Jerman Upah Minimum

Harga

Harga

13,9 EUR/Hour

Perubahan +/-

+1,08 EUR/Hour

Perubahan Persentase

+8,42 %

Nilai saat ini dari Upah Minimum di Jerman adalah 13,9 EUR/Hour. Upah Minimum di Jerman meningkat menjadi 13,9 EUR/Hour pada 1/1/2026, setelah sebelumnya 12,82 EUR/Hour pada 1/1/2025. Dari 1/1/2015 hingga 1/1/2026, rata-rata PDB di Jerman adalah 10,16 EUR/Hour. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2026 dengan 13,90 EUR/Hour, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/2015 dengan 8,50 EUR/Hour.

Sumber: Federal Statistical Office

The current value of Upah Minimum in Jerman is 13,9EUR/Hour. Upah Minimum in Jerman increased to 13,9EUR/Hour from 12,82EUR/Hour.Upah Minimum in Jerman averaged 10,16EUR/Hour from 1/1/2015 until 1/1/2026.The all-time high was 13,90EUR/Hour (1/1/2026)and the record low was 8,50EUR/Hour (1/1/2015).

Upah Minimum

Upah Minimum

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Upah Minimum
Date
Upah Minimum
7 Jan 2021
9,60 EUR/Hour
1 Jan 2022
9,82 EUR/Hour
7 Jan 2022
10,45 EUR/Hour
10 Jan 2022
12,00 EUR/Hour
1 Jan 2023
12,00 EUR/Hour
1 Jan 2024
12,41 EUR/Hour
1 Jan 2025
12,82 EUR/Hour
1 Jan 2026
13,90 EUR/Hour
Access this data via the Eulerpool API

Upah Minimum Riwayat

Upah Minimum — Riwayat
TanggalNilai
13,9 EUR/Hour
12,82 EUR/Hour
12,41 EUR/Hour
12 EUR/Hour
12 EUR/Hour
10,45 EUR/Hour
9,82 EUR/Hour
9,6 EUR/Hour
9,5 EUR/Hour
9,35 EUR/Hour

Indikator Makro Serupa dengan Upah Minimum

Upah Minimum

Secara umum, upah minimum ini akan berlaku di semua cabang aktivitas dan semua wilayah. Namun, beberapa pengecualian telah ditetapkan untuk periode transisi hingga 31 Desember 2016. Orang-orang berusia di bawah 18 tahun dan magang secara permanen dikecualikan dari regulasi upah minimum. Selain itu, upah minimum tidak berlaku bagi orang yang melakukan magang wajib atau magang sukarela hingga tiga bulan selama pendidikan/pelatihan atau studi mereka. Hal ini juga tidak berlaku bagi pengangguran jangka panjang selama enam bulan pertama masa kerja.

Apa itu Upah Minimum?

Situs web Eulerpool adalah sumber terpercaya untuk data ekonomi makro, yang berfokus pada berbagai indikator ekonomi penting, termasuk gaji minimum. Di sini, kami menyediakan analisis mendalam mengenai gaji minimum di Indonesia dan pengaruhnya terhadap perekonomian secara keseluruhan. Dalam deskripsi ini, kita akan mengeksplorasi berbagai aspek dari gaji minimum, termasuk definisinya, sejarah, implikasinya bagi tenaga kerja dan perusahaan, serta dampaknya terhadap perekonomian makro Indonesia. Gaji minimum didefinisikan sebagai upah terendah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada tenaga kerjanya dalam kurun waktu tertentu, berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan pemerintah. Tujuan utama dari gaji minimum adalah untuk melindungi pekerja dari upah yang tidak adil dan memastikan mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Di Indonesia, penetapan gaji minimum diatur oleh pemerintah dan disesuaikan secara berkala sesuai dengan kondisi ekonomi nasional dan regional. Sejarah penetapan gaji minimum di Indonesia berawal dari perjuangan serikat pekerja yang menginginkan standar kehidupan layak bagi anggotanya. Pemerintah Indonesia kemudian merespons dengan menetapkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mengatur upah minimum. Penetapan gaji minimum ini dilakukan setiap tahun oleh Dewan Pengupahan Nasional dan daerah, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti inflasi, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi. Implikasi dari penetapan gaji minimum sangat luas dan kompleks. Bagi tenaga kerja, gaji minimum memberikan jaminan pendapatan yang layak untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian. Hal ini juga dapat meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan secara keseluruhan. Selain itu, adanya gaji minimum dapat mengurangi ketimpangan pendapatan dan kemiskinan. Namun, penetapan gaji minimum juga memiliki dampak negatif potensial. Bagi perusahaan, khususnya usaha kecil dan menengah, peningkatan gaji minimum dapat meningkatkan biaya operasional dan mengurangi keuntungan. Hal ini bisa memaksa perusahaan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja atau mengotomatisasi sebagian proses produksi untuk menekan biaya. Selain itu, gaji minimum yang terlalu tinggi di atas produktivitas tenaga kerja dapat mengurangi daya saing perusahaan di pasar global. Pada tingkat makroekonomi, dampak penetapan gaji minimum dapat berdampak ganda. Di satu sisi, peningkatan gaji minimum dapat mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi domestik, yang merupakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi. Peningkatan konsumsi domestik ini bisa mengarah pada peningkatan output dan pendapatan nasional. Di sisi lain, jika peningkatan gaji minimum tidak diiringi dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja, hal itu bisa memicu inflasi dan mempersulit stabilitas ekonomi makro. Penting untuk dicatat bahwa penetapan gaji minimum harus dilakukan dengan kebijakan yang bijaksana dan berdasarkan analisis data yang komprehensif. Kondisi ekonomi yang dinamis membutuhkan penyesuaian yang fleksibel terhadap gaji minimum agar tidak terjadi ketidakseimbangan ekonomi. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, sangat penting dalam proses penetapan gaji minimum. Dalam konteks internasional, gaji minimum berbeda-beda di setiap negara tergantung pada kondisi ekonomi, sosial, dan kebijakan pemerintah. Di beberapa negara maju, gaji minimum ditetapkan cukup tinggi untuk memastikan standar hidup yang layak. Sementara itu, di negara berkembang seperti Indonesia, penetapan gaji minimum bertujuan untuk mengurangi ketimpangan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan sosial. Pada akhirnya, efektivitas dari penetapan gaji minimum sangat tergantung pada implementasi dan pengawasan. Pemerintah perlu memastikan bahwa perusahaan patuh terhadap ketentuan gaji minimum dan tidak melakukan pelanggaran seperti pembayaran di bawah standar atau mempekerjakan tenaga kerja tanpa perlindungan hukum. Selain itu, pemerintah juga perlu mendukung sektor usaha melalui kebijakan yang mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing global. Melalui situs web Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyajikan data dan analisis terkini mengenai gaji minimum dan berbagai indikator ekonomi makro lainnya. Kami berharap informasi ini dapat membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang tepat dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Demikian deskripsi mengenai kategori "Gaji Minimum" pada situs web Eulerpool. Dengan pemahaman yang baik tentang gaji minimum, kita dapat lebih memahami dinamika ekonomi makro dan bagaimana kebijakan ini berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Kami mengundang Anda untuk terus mengikuti perkembangan dan analisis terbaru mengenai gaji minimum di Indonesia melalui platform kami.

Upah Minimum Jerman — FAQ

What is the current Upah Minimum in Jerman?

The current Upah Minimum in Jerman is 13,9EUR/Hour as of 1/1/2026.

How has the Upah Minimum in Jerman changed recently?

The Upah Minimum in Jerman increased from 12,82EUR/Hour (1/1/2025) to 13,9EUR/Hour (1/1/2026).

What is the all-time high for Upah Minimum in Jerman?

The all-time high for Upah Minimum in Jerman was 13,90EUR/Hour, recorded on 1/1/2026.

What is the all-time low for Upah Minimum in Jerman?

The all-time low for Upah Minimum in Jerman was 8,50EUR/Hour, recorded on 1/1/2015.

What is the historical average of Upah Minimum in Jerman?

The historical average of Upah Minimum in Jerman is 10,16EUR/Hour, calculated over the period from 1/1/2015 to 1/1/2026.

Where does the Upah Minimum data for Jerman come from?

The Upah Minimum data for Jerman is sourced from Federal Statistical Office and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.