🇩🇪

Jerman Pertumbuhan Upah

Harga

Harga
1,8 %
Perubahan +/-
-0,1 %
Perubahan Persentase
-5,26 %

Nilai saat ini dari Pertumbuhan Upah di Jerman adalah 1,8 %. Pertumbuhan Upah di Jerman menurun menjadi 1,8 % pada 1/3/2026, setelah sebelumnya adalah 1,9 % pada 1/12/2025. Dari 1/3/1992 hingga 1/3/2026, rata-rata PDB di Jerman adalah 0,38 %. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/9/1992 dengan 6 %, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/9/2022 dengan -5,4 %.

Sumber: Federal Statistical Office

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Pertumbuhan Upah

Pertumbuhan Upah

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Pertumbuhan Upah
Date
Pertumbuhan Upah
3 Jan 1992
5,4 %
6 Jan 1992
3,1 %
9 Jan 1992
6 %
12 Jan 1992
5,3 %
3 Jan 1993
1,2 %
6 Jan 1993
0,9 %
3 Jan 1994
0,8 %
3 Jan 1995
0,1 %
6 Jan 1995
1,8 %
9 Jan 1995
1,6 %
12 Jan 1995
1,1 %
3 Jan 1996
1 %
9 Jan 1998
0,6 %
12 Jan 1998
0,3 %
3 Jan 1999
0,3 %
Access this data via the Eulerpool API

Pertumbuhan Upah Riwayat

Pertumbuhan Upah — Riwayat
TanggalNilai
1,8 %
1,9 %
2,7 %
1,9 %
1,2 %
2,5 %
2,9 %
3,1 %
3,8 %
1,8 %
...

Indikator Makro Serupa dengan Pertumbuhan Upah

🇩🇪

Biaya tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
124,27 points
Sebelumnya
123,49 points
🇩🇪

Jumlah Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
2,987 Juta.
Sebelumnya
2,998 Juta.
🇩🇪

Ketenagakerjaan Penuh Waktu

Kuartal

Saat Ini
28,437 Juta.
Sebelumnya
28,768 Juta.
🇩🇪

Lowongan Kerja

Bulanan

Saat Ini
642.810
Sebelumnya
641.210
🇩🇪

Orang yang Bekerja

Bulanan

Saat Ini
45,607 Juta.
Sebelumnya
45,519 Juta.
🇩🇪

Pekerjaan paruh waktu

Kuartal

Saat Ini
12,052 Juta.
Sebelumnya
12,133 Juta.
🇩🇪

Perubahan Ketenagakerjaan

Kuartal

Saat Ini
-0,1 %
Sebelumnya
-0,1 %
🇩🇪

Perubahan Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
-12.000
Sebelumnya
19.000
🇩🇪

Populasi

Tahunan

Saat Ini
83,5 Juta.
Sebelumnya
83,58 Juta.
🇩🇪

Produktivitas

Bulanan

Saat Ini
95,3 points
Sebelumnya
95 points
🇩🇪

Tingkat Kesempatan Kerja

Kuartal

Saat Ini
77,1 %
Sebelumnya
77,7 %
🇩🇪

Tingkat partisipasi tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
80,4 %
Sebelumnya
80,8 %
🇩🇪

Tingkat Penawaran Pekerjaan

Kuartal

Saat Ini
2,7 %
Sebelumnya
2,9 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
6,3 %
Sebelumnya
6,4 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran Jangka Panjang

Kuartal

Saat Ini
1,1 %
Sebelumnya
1,1 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran Pemuda

Bulanan

Saat Ini
7,2 %
Sebelumnya
7,3 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran yang Terharmonisasi

Bulanan

Saat Ini
3,8 %
Sebelumnya
3,8 %
🇩🇪

Upah

Tahunan

Saat Ini
4.701 EUR/Month
Sebelumnya
4.479 EUR/Month
🇩🇪

Upah di Sektor Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
106,63 points
Sebelumnya
104,13 points
🇩🇪

Upah Minimum

Tahunan

Saat Ini
13,9 EUR/Hour
Sebelumnya
12,82 EUR/Hour
🇩🇪

Usia Pensiun Perempuan

Tahunan

Saat Ini
66,33 Years
Sebelumnya
66,17 Years
🇩🇪

Usia Pensiun Pria

Tahunan

Saat Ini
66,33 Years
Sebelumnya
66,17 Years

Apa itu Pertumbuhan Upah?

Wage growth merujuk pada peningkatan gaji atau upah yang diterima oleh pekerja dari waktu ke waktu. Di Indonesia, konsep ini sangat penting untuk dipahami karena secara langsung mempengaruhi daya beli masyarakat, kesejahteraan ekonomi, dan stabilitas sosial. Wage growth dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk inflasi, produktivitas tenaga kerja, kebijakan pemerintah, dan kondisi pasar tenaga kerja. Dalam analisis makroekonomi, wage growth sering kali digunakan sebagai indikator kunci untuk menilai kesehatan ekonomi dan prospek pertumbuhan di masa depan. Sebagai platform profesional yang menampilkan data ekonomi makro, eulerpool memberikan perhatian khusus pada analisis wage growth. Informasi ini sangat penting bagi pengambil keputusan, baik di sektor publik maupun swasta, untuk merencanakan strategi bisnis, kebijakan tenaga kerja, dan pemerataan kesejahteraan. Pada dasarnya, wage growth dapat dilihat dari dua perspektif utama: nominal dan riil. Wage growth nominal menggambarkan peningkatan keseluruhan dalam jumlah uang yang diterima oleh pekerja tanpa mempertimbangkan efek inflasi. Sedangkan, wage growth riil memperhitungkan daya beli sejati dari upah yang diterima, dengan menyesuaikan peningkatan nominal tersebut terhadap tingkat inflasi. Dengan kata lain, wage growth riil memberikan gambaran yang lebih akurat tentang peningkatan standar hidup yang sesungguhnya dialami oleh pekerja. Di Indonesia, pertumbuhan upah ini dapat sangat bervariasi antar sektor dan wilayah. Misalnya, sektor teknologi informasi dan komunikasi mungkin mengalami pertumbuhan upah yang lebih cepat dibandingkan dengan sektor pertanian atau manufaktur. Selain itu, wilayah metropolitan seperti Jakarta dan Surabaya biasanya melaporkan wage growth yang lebih tinggi karena permintaan tenaga kerja yang juga lebih tinggi dan biaya hidup yang lebih besar. Faktor kunci yang mempengaruhi wage growth di Indonesia meliputi produktivitas tenaga kerja, kondisi pasar tenaga kerja, dan kebijakan pemerintah. Produktivitas tenaga kerja mencerminkan efisiensi pekerja dalam menghasilkan barang dan jasa. Semakin tinggi produktivitasnya, semakin tinggi pula kemungkinan upah akan meningkat karena perusahaan cenderung mengapresiasi tenaga kerja yang lebih produktif dengan memberikan imbalan yang lebih besar. Kondisi pasar tenaga kerja juga memainkan peran penting. Jika tingkat pengangguran rendah dan permintaan tenaga kerja tinggi, perusahaan akan bersaing untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja berkualitas dengan menawarkan upah yang lebih tinggi. Sebaliknya, dalam kondisi pasar tenaga kerja yang lesu dengan tingkat pengangguran tinggi, wage growth cenderung stagnan atau bahkan menurun. Kebijakan pemerintah seperti penetapan upah minimum regional (UMR) dan insentif pajak juga memiliki dampak signifikan terhadap wage growth. Sebagai contoh, kenaikan UMR yang ditetapkan oleh pemerintah dapat mendorong peningkatan wage growth, namun juga bisa berdampak negatif terhadap usaha kecil yang harus menanggung biaya tenaga kerja yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kebijakan semacam ini harus dirancang dengan hati-hati untuk mencapai keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan bisnis. Wage growth juga mempengaruhi daya beli dan konsumsi masyarakat. Peningkatan upah biasanya meningkatkan daya beli pekerja, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konsumsi barang dan jasa. Hal ini sangat penting bagi perekonomian Indonesia yang sangat bergantung pada konsumsi domestik sebagai motor utama pertumbuhannya. Selain itu, peningkatan upah juga dapat membantu mengurangi ketimpangan ekonomi dan sosial dengan memungkinkan lebih banyak orang untuk dapat mengakses pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Namun, di sisi lain, wage growth yang terlalu cepat tanpa didukung oleh peningkatan produktivitas dapat memicu inflasi. Ketika upah naik tajam, perusahaan mungkin akan menaikkan harga barang dan jasa untuk menutupi biaya tenaga kerja yang lebih tinggi, yang akhirnya dapat mengurangi daya beli masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, monitoring dan analisis wage growth sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan upah dan kestabilan harga. Di eulerpool, kami menyediakan data yang komprehensif dan real-time tentang wage growth di berbagai sektor dan wilayah di Indonesia. Data ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai pihak, mulai dari bisnis yang ingin merencanakan strategi pemasaran dan penggajian, hingga pemerintah dan lembaga penelitian yang membutuhkan analisis mendalam untuk perumusan kebijakan. Dengan informasi yang tepat dan akurat, berbagai pemangku kepentingan bisa membuat keputusan yang lebih baik dan lebih tepat sasaran. Selain itu, eulerpool juga menampilkan data komparatif internasional yang memungkinkan pengguna untuk membandingkan wage growth di Indonesia dengan negara-negara lain. Hal ini memberikan perspektif yang lebih luas tentang posisi Indonesia dalam konteks ekonomi global dan bisa menjadi dasar bagi analisis lebih lanjut dalam upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah internasional. Untuk memastikan bahwa data yang kami sajikan selalu mutakhir dan akurat, tim ahli kami di eulerpool selalu melakukan pemantauan dan pembaruan secara berkala berdasarkan sumber-sumber terpercaya. Kami juga menyediakan berbagai alat analisis yang membantu pengguna untuk mengeksplorasi data dengan lebih mendalam dan mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif. Dengan demikian, melalui data dan analisis yang kami tawarkan, eulerpool berkomitmen untuk menjadi mitra yang andal dan bermanfaat dalam memahami dinamika wage growth dan dampak ekonominya di Indonesia. Kami percaya bahwa dengan informasi yang tepat dan analisis yang mendalam, kita semua bisa berkontribusi lebih baik dalam pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan seimbang di masa depan.

Pertumbuhan Upah Jerman — FAQ

What is the current Pertumbuhan Upah in Jerman?

The current Pertumbuhan Upah in Jerman is 1,8% as of 1/3/2026.

How has the Pertumbuhan Upah in Jerman changed recently?

The Pertumbuhan Upah in Jerman decreased from 1,9% (1/12/2025) to 1,8% (1/3/2026).

What is the all-time high for Pertumbuhan Upah in Jerman?

The all-time high for Pertumbuhan Upah in Jerman was 6%, recorded on 1/9/1992.

What is the all-time low for Pertumbuhan Upah in Jerman?

The all-time low for Pertumbuhan Upah in Jerman was -5,4%, recorded on 1/9/2022.

What is the historical average of Pertumbuhan Upah in Jerman?

The historical average of Pertumbuhan Upah in Jerman is 0,38%, calculated over the period from 1/3/1992 to 1/3/2026.

Where does the Pertumbuhan Upah data for Jerman come from?

The Pertumbuhan Upah data for Jerman is sourced from Federal Statistical Office and published on Eulerpool.