🇩🇪

Jerman Produktivitas

Harga

Harga
95,3 Poin
Perubahan +/-
+0,3 Poin
Perubahan Persentase
+0,32 %

Nilai saat ini dari Produktivitas di Jerman adalah 95,3 Poin. Produktivitas di Jerman meningkat menjadi 95,3 Poin pada 1/4/2026, setelah sebelumnya berada di angka 95 Poin pada 1/3/2026. Dari 1/1/1962 hingga 1/4/2026, rata-rata GDP di Jerman adalah 63,21 Poin. Rekor tertinggi dicapai pada 1/11/2017 dengan 105,3 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/2/1962 dengan 17 Poin.

Sumber: Deutsche Bundesbank

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Produktivitas

Produktivitas

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Produktivitas
Date
Produktivitas
1 Jan 1962
17,2 points
2 Jan 1962
17 points
3 Jan 1962
17,2 points
4 Jan 1962
17 points
5 Jan 1962
17,3 points
6 Jan 1962
17,2 points
7 Jan 1962
17,3 points
8 Jan 1962
17,9 points
9 Jan 1962
17,8 points
10 Jan 1962
17,8 points
11 Jan 1962
17,9 points
12 Jan 1962
17,2 points
1 Jan 1963
17,7 points
2 Jan 1963
17,5 points
3 Jan 1963
18,1 points
Access this data via the Eulerpool API

Produktivitas Riwayat

Produktivitas — Riwayat
TanggalNilai
95,3 Poin
95 Poin
95,4 Poin
95,1 Poin
95,4 Poin
97,8 Poin
95,7 Poin
95,4 Poin
93,2 Poin
96,3 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Produktivitas

🇩🇪

Biaya tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
124,27 points
Sebelumnya
123,49 points
🇩🇪

Jumlah Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
2,987 Juta.
Sebelumnya
2,998 Juta.
🇩🇪

Ketenagakerjaan Penuh Waktu

Kuartal

Saat Ini
28,437 Juta.
Sebelumnya
28,768 Juta.
🇩🇪

Lowongan Kerja

Bulanan

Saat Ini
642.810
Sebelumnya
641.210
🇩🇪

Orang yang Bekerja

Bulanan

Saat Ini
45,607 Juta.
Sebelumnya
45,519 Juta.
🇩🇪

Pekerjaan paruh waktu

Kuartal

Saat Ini
12,052 Juta.
Sebelumnya
12,133 Juta.
🇩🇪

Pertumbuhan Upah

Kuartal

Saat Ini
1,8 %
Sebelumnya
1,9 %
🇩🇪

Perubahan Ketenagakerjaan

Kuartal

Saat Ini
-0,1 %
Sebelumnya
-0,1 %
🇩🇪

Perubahan Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
-12.000
Sebelumnya
19.000
🇩🇪

Populasi

Tahunan

Saat Ini
83,5 Juta.
Sebelumnya
83,58 Juta.
🇩🇪

Tingkat Kesempatan Kerja

Kuartal

Saat Ini
77,1 %
Sebelumnya
77,7 %
🇩🇪

Tingkat partisipasi tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
80,4 %
Sebelumnya
80,8 %
🇩🇪

Tingkat Penawaran Pekerjaan

Kuartal

Saat Ini
2,7 %
Sebelumnya
2,9 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
6,3 %
Sebelumnya
6,4 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran Jangka Panjang

Kuartal

Saat Ini
1,1 %
Sebelumnya
1,1 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran Pemuda

Bulanan

Saat Ini
7,2 %
Sebelumnya
7,3 %
🇩🇪

Tingkat Pengangguran yang Terharmonisasi

Bulanan

Saat Ini
3,8 %
Sebelumnya
3,8 %
🇩🇪

Upah

Tahunan

Saat Ini
4.701 EUR/Month
Sebelumnya
4.479 EUR/Month
🇩🇪

Upah di Sektor Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
106,63 points
Sebelumnya
104,13 points
🇩🇪

Upah Minimum

Tahunan

Saat Ini
13,9 EUR/Hour
Sebelumnya
12,82 EUR/Hour
🇩🇪

Usia Pensiun Perempuan

Tahunan

Saat Ini
66,33 Years
Sebelumnya
66,17 Years
🇩🇪

Usia Pensiun Pria

Tahunan

Saat Ini
66,33 Years
Sebelumnya
66,17 Years

Produktivitas

Di Jerman, Produktivitas adalah nilai riil output yang dihasilkan oleh satu unit tenaga kerja selama periode waktu tertentu.

Apa itu Produktivitas?

Produktivitas dalam ekonomi makro merupakan salah satu indikator penting yang digunakan untuk mengukur efisiensi dan output suatu ekonomi. Di situs kami, eulerpool, kami menyediakan berbagai data makroekonomi, termasuk indikator produktivitas yang dapat membantu dalam analisis ekonomi yang lebih mendalam. Produktivitas sering kali didefinisikan sebagai output per unit input, yang meliputi berbagai bentuk seperti tenaga kerja, modal, dan bahan baku. Dengan kata lain, produktivitas mengukur seberapa efisien sumber daya-sumber daya yang tersedia digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Di tingkat nasional, produktivitas yang tinggi dikaitkan dengan standar hidup yang lebih tinggi, pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, dan peningkatan daya saing global. Ada beberapa cara untuk mengukur produktivitas, dan masing-masing memberikan perspektif yang berbeda mengenai efisiensi ekonomi. Salah satu metode yang paling umum adalah Produktivitas Total Faktor (TFP), yang mengukur output yang dihasilkan dengan mempertimbangkan semua input yang digunakan dalam proses produksi. TFP sering dipandang sebagai indikator penciptaan nilai tambah yang bersih dari inovasi teknologi, efisiensi manajerial, dan peningkatan proses produksi. Di Indonesia, seperti di banyak negara lain, pengukuran dan analisis produktivitas memiliki peran kunci dalam perumusan kebijakan ekonomi. Peningkatan produktivitas merupakan salah satu sasaran utama dalam program pembangunan pemerintah, baik melalui pelatihan dan pendidikan tenaga kerja, peningkatan akses terhadap teknologi, maupun penyediaan infrastruktur yang memadai. Kebijakan yang berfokus pada produktivitas bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam konteks yang lebih luas, produktivitas juga mempengaruhi kondisi pasar tenaga kerja. Tingkat produktivitas yang tinggi biasanya diiringi oleh peningkatan upah dan kesejahteraan pekerja. Sebaliknya, stagnasi atau penurunan produktivitas dapat menyebabkan tekanan pada pasar tenaga kerja, termasuk tingkat pengangguran yang tinggi dan rendahnya pertumbuhan upah. Oleh karena itu, analisis produktivitas tidak hanya penting untuk sektor bisnis tetapi juga untuk perencanaan kebijakan sosial dan ekonomi. Data produktivitas sering kali diperoleh dari berbagai sumber resmi, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia, yang menyediakan data tentang output sektor-sektor ekonomi dan penggunaan input. Data ini digunakan oleh ekonom dan analis untuk mengidentifikasi tren, memprediksi perkembangan ekonomi, dan mengevaluasi efektivitas kebijakan. Di eulerpool, kami menyediakan akses ke data ini dalam format yang mudah digunakan dan diinterpretasikan, memungkinkan pengguna untuk melakukan analisis yang mendalam dan komprehensif. Selain itu, produktivitas juga berkaitan erat dengan inovasi dan teknologi. Dalam era digital saat ini, pengadopsian teknologi baru memainkan peran besar dalam meningkatkan produktivitas. Otomasi, kecerdasan buatan, dan teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi operasional dan membuka peluang baru bagi pertumbuhan. Di sisi lain, investasi dalam penelitian dan pengembangan (R&D) juga krusial untuk menciptakan terobosan inovatif yang dapat mendorong produktivitas. Namun, peningkatan produktivitas tidak datang tanpa tantangan. Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa peningkatan produktivitas merata di seluruh sektor ekonomi dan populasi. Disparitas produktivitas antara sektor-sektor, seperti manufaktur dan jasa, atau antara kawasan perkotaan dan pedesaan, dapat menciptakan ketimpangan ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, kebijakan yang menyasar peningkatan produktivitas harus juga mempertimbangkan inklusivitas dan pemerataan manfaat. Di tingkat perusahaan, peningkatan produktivitas sering kali terkait dengan perbaikan proses bisnis dan penerapan praktik terbaik. Investasi dalam pelatihan karyawan, adopsi teknologi baru, dan peningkatan kualitas manajerial semuanya merupakan faktor kunci yang dapat mendorong produktivitas. Perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitas cenderung lebih kompetitif di pasar, memperoleh keuntungan yang lebih tinggi, dan memiliki kemampuan lebih besar untuk berinvestasi kembali dalam pertumbuhan. Produktivitas juga memiliki implikasi penting bagi kebijakan fiskal dan moneter. Tingkat produktivitas yang lebih tinggi dapat memperluas basis pajak dan meningkatkan pendapatan negara, yang pada gilirannya dapat digunakan untuk mendanai program publik dan infrastruktur. Di sisi moneternya, produktivitas tinggi dapat menekan tekanan inflasi, memungkinkan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Di eulerpool, kami memahami pentingnya akses terhadap data produktivitas yang akurat dan up-to-date. Layanan kami dirancang untuk membantu ekonom, peneliti, pembuat kebijakan, dan profesional bisnis dalam mendapatkan wawasan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang informatif. Dengan penyajian data yang interaktif dan analitis, kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Secara keseluruhan, produktivitas adalah elemen kunci dalam dinamika ekonomi makro. Pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas, serta cara mengukurnya, sangat penting untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang efektif. Di eulerpool, kami menyediakan alat dan sumber daya yang diperlukan untuk analisis produktivitas yang mendalam, membantu pengguna untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ada di depan. Dengan demikian, kami berkontribusi pada penciptaan ekonomi yang lebih efisien, adil, dan berkelanjutan.

Produktivitas Jerman — FAQ

What is the current Produktivitas in Jerman?

The current Produktivitas in Jerman is 95,3 Poin as of 1/4/2026.

How has the Produktivitas in Jerman changed recently?

The Produktivitas in Jerman increased from 95 Poin (1/3/2026) to 95,3 Poin (1/4/2026).

What is the all-time high for Produktivitas in Jerman?

The all-time high for Produktivitas in Jerman was 105,3 Poin, recorded on 1/11/2017.

What is the all-time low for Produktivitas in Jerman?

The all-time low for Produktivitas in Jerman was 17 Poin, recorded on 1/2/1962.

What is the historical average of Produktivitas in Jerman?

The historical average of Produktivitas in Jerman is 63,21 Poin, calculated over the period from 1/1/1962 to 1/4/2026.

Where does the Produktivitas data for Jerman come from?

The Produktivitas data for Jerman is sourced from Deutsche Bundesbank and published on Eulerpool.