Akun Lancar Barang Jerman

Nilai Akun Lancar Barang terbaru untuk Jerman

Harga

21,06 miliar EUR

Perubahan +/-

+3,88 miliar EUR

Perubahan Persentase

+22,61 %

Rata-rata

8,87 miliar EUR

Tertinggi sepanjang masa

26,83 miliar EUR

1/3/2017

Terendah sepanjang masa

-368,54 Juta. EUR

1/1/1981

Nilai saat ini dari Akun Lancar Barang di Jerman adalah 21,06 miliar EUR. Akun Lancar Barang di Jerman meningkat menjadi 21,06 miliar EUR pada 1/7/2026, setelah sebelumnya 17,18 miliar EUR pada 1/6/2026. Dari 1/1/1971 hingga 1/7/2026, rata-rata GDP di Jerman adalah 8,87 miliar EUR. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/3/2017 dengan 26,83 miliar EUR, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/1981 dengan -368,54 Juta. EUR.

Sumber: Deutsche Bundesbank

Akun Lancar Barang di Jerman naik pada 1/7/2026 dari 17,18 miliar EUR pada 1/6/2026 menjadi 21,06 miliar EUR. Akun Lancar Barang di Jerman rata-rata 8,87 miliar EUR dari 1/1/1971 hingga 1/7/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 26,83 miliar EUR pada 1/3/2017, dan rekor terendah -368,54 Juta. EUR pada 1/1/1981.

Akun Lancar Barang

Akun Lancar Barang

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Neraca Perdagangan Barang
Tanggal
Neraca Perdagangan Barang
12 Jan 2025
8,09 miliar EUR
1 Jan 2026
13,73 miliar EUR
2 Jan 2026
19,70 miliar EUR
3 Jan 2026
20,58 miliar EUR
4 Jan 2026
15,07 miliar EUR
5 Jan 2026
15,49 miliar EUR
6 Jan 2026
17,18 miliar EUR
7 Jan 2026
21,06 miliar EUR
Akses data ini lewat Eulerpool API

Akun Lancar Barang Riwayat

Akun Lancar Barang — Riwayat
TanggalNilai
21,06 miliar EUR
17,18 miliar EUR
15,49 miliar EUR
15,07 miliar EUR
20,58 miliar EUR
19,7 miliar EUR
13,73 miliar EUR
8,09 miliar EUR
12,2 miliar EUR
16,76 miliar EUR
...

Indikator Makro Serupa dengan Akun Lancar Barang

Apa itu Akun Lancar Barang?

Current account goods atau neraca barang dalam akun berjalan merupakan salah satu komponen penting dalam laporan neraca pembayaran suatu negara. Sebagai situs profesional yang menampilkan data ekonomi makro, Eulerpool siap memberikan penjelasan yang mendalam dan komprehensif mengenai topik ini. Neraca barang sendiri melibatkan transaksi ekspor dan impor barang, dan menjadi indikator kunci dari kesehatan perdagangan internasional suatu negara serta menggambarkan ketahanan ekonomi suatu negara dalam menghadapi tantangan global. Dalam konteks akun berjalan, neraca barang berkaitan erat dengan berbagai transaksi yang melibatkan penjualan dan pembelian barang fisik lintas batas negara. Eksport adalah penjualan barang dari dalam negeri ke luar negeri, sementara import adalah pembelian barang dari luar negeri ke dalam negeri. Keseimbangan antara nilai export dan import ini akan menentukan surplus atau defisit dalam neraca barang. Surplus dihasilkan ketika nilai ekspor lebih tinggi dari nilai impor, yang berarti negara tersebut menghasilkan lebih banyak dari yang dikonsumsi. Sebaliknya, defisit terjadi ketika nilai impor lebih tinggi dari nilai ekspor, menunjukkan ketergantungan negara pada barang-barang luar negeri. Posisi neraca barang dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kekuatan dan kelemahan perekonomian suatu negara. Misalnya, negara yang memiliki surplus perdagangan yang signifikan mungkin memiliki industri manufaktur yang kuat atau keunggulan komparatif dalam produksi barang tertentu. Di sisi lain, defisit perdagangan yang besar dapat mengindikasikan masalah struktural seperti ketergantungan pada barang impor, biaya produksi yang lebih tinggi dalam negeri, atau daya saing yang rendah di pasar internasional. Untuk memantau dan menganalisis dinamika ini, data yang akurat dan terbaru sangat diperlukan. Di sinilah pentingnya situs seperti Eulerpool yang menyediakan data makroekonomi terkini dan lengkap. Informasi ini tidak hanya penting untuk pengambil keputusan ekonomi atau perencanaan bisnis, tetapi juga untuk investor, analis, dan akademisi yang berkepentingan dengan perkembangan ekonomi global. Dengan data yang diberikan oleh Eulerpool, pengguna dapat menarik kesimpulan yang didukung oleh bukti kuat serta melakukan analisis mendalam mengenai tren dan prospek perdagangan suatu negara. Faktor yang mempengaruhi neraca barang antara lain adalah kebijakan perdagangan, nilai tukar mata uang, tingkat produksi dalam negeri, serta kondisi ekonomi global. Misalnya, kebijakan proteksionis seperti tarif impor yang tinggi dapat menekan angka impor, begitu juga dengan kebijakan subvensionis yang mendukung industri lokal bisa meningkatkan ekspor. Perubahan nilai tukar mata uang juga memiliki dampak yang signifikan; nilai tukar yang lebih lemah dapat membuat barang ekspor lebih kompetitif di pasar internasional namun juga membuat barang impor menjadi lebih mahal. Selain itu, kondisi ekonomi global mempunyai pengaruh besar terhadap neraca barang. Kemerosotan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama bisa mengurangi permintaan untuk barang ekspor. Demikian pula, perlambatan ekonomi global bisa berdampak pada rendahnya harga komoditas yang diekspor, yang pada gilirannya bisa mengurangi pendapatan dari ekspor. Contoh yang mudah dipahami adalah hubungan perdagangan antara Indonesia dan negara-negara lain dalam ASEAN serta mitra dagang utama seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Keputusan kebijakan di negara-negara tersebut bisa berdampak langsung pada neraca barang Indonesia. Misalnya, jika ada peningkatan permintaan untuk produk kelapa sawit atau karet dari Indonesia, hal ini bisa meningkatkan neraca perdagangan Indonesia. Sebaliknya, jika negara-negara tersebut memberlakukan pembatasan impor atau tarif yang tinggi terhadap produk Indonesia, ini bisa menekan ekspor dan berpengaruh negatif pada neraca barang. Seiring dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, dinamika dalam neraca barang semakin kompleks dan cepat berubah. Dengan adanya platform data ekonomi makro seperti Eulerpool, pengguna dapat mengikuti perubahan ini dengan lebih cermat dan cepat. Data real-time yang disajikan memungkinkan analis untuk menilai kondisi ekonomi saat ini dan memberi wawasan yang penting untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Informasi mengenai neraca barang juga menjadi penting bagi penentuan kebijakan ekonomi domestik. Pemerintah dapat menggunakan data ini untuk merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan daya saing produk lokal di pasar internasional dan mengurangi ketergantungan pada barang impor. Kebijakan yang tepat bisa mencakup peningkatan kualitas produk, pengurangan biaya produksi melalui efisiensi dan teknologi, serta peningkatan kampanye pemasaran dan branding di luar negeri. Di sektor swasta, perusahaan dapat menggunakan informasi ini untuk menilai potensi pasar ekspor, menentukan strategi ekspansi, serta memilih mitra dagang yang tepat. Selain itu, bagi sektor keuangan, data dari neraca barang dapat menjadi indikator penting dalam penilaian risiko dan peluang investasi. Bank dan lembaga keuangan bisa menggunakan informasi ini untuk menilai kredibilitas dan stabilitas ekonomi dari negara-negara tempat mereka beroperasi atau berinvestasi. Secara keseluruhan, pemahaman yang mendalam mengenai neraca barang dalam akun berjalan adalah hal yang krusial bagi berbagai pemangku kepentingan dalam perekonomian. Dengan menyajikan data yang akurat dan analisis yang mendalam, situs seperti Eulerpool berperan penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang berinformasi baik di sektor publik maupun swasta. Eulerpool, sebagai sumber data makroekonomi terkemuka, menawarkan kemudahan akses terhadap informasi yang diperlukan oleh para profesional ekonomi. Melalui analisis mendalam dan data yang teraktualisasi, Eulerpool membantu para penggunanya untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam mengenai dinamika ekonomi global, termasuk aspek krusial seperti neraca barang dalam akun berjalan. Dengan demikian, Eulerpool menjadi mitra yang tak ternilai bagi siapa saja yang membutuhkan informasi ekonomi yang handal dan terkini.

Akun Lancar Barang Jerman — FAQ

Berapa Akun Lancar Barang saat ini di Jerman?

Akun Lancar Barang saat ini di Jerman adalah 21,06 miliar EUR per 1/7/2026.

Bagaimana perubahan Akun Lancar Barang di Jerman belakangan ini?

Akun Lancar Barang di Jerman naik dari 17,18 miliar EUR (1/6/2026) menjadi 21,06 miliar EUR (1/7/2026).

Berapa rekor tertinggi Akun Lancar Barang di Jerman?

Rekor tertinggi Akun Lancar Barang di Jerman adalah 26,83 miliar EUR, tercatat pada 1/3/2017.

Berapa rekor terendah Akun Lancar Barang di Jerman?

Rekor terendah Akun Lancar Barang di Jerman adalah -368,54 Juta. EUR, tercatat pada 1/1/1981.

Berapa rata-rata historis Akun Lancar Barang di Jerman?

Rata-rata historis Akun Lancar Barang di Jerman adalah 8,87 miliar EUR, dihitung dari 1/1/1971 hingga 1/7/2026.

Dari mana data Akun Lancar Barang untuk Jerman berasal?

Data Akun Lancar Barang untuk Jerman bersumber dari Deutsche Bundesbank dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.