🇩🇪

Jerman Arus Modal

Harga

Harga
26,849 miliar EUR
Perubahan +/-
-15,192 miliar EUR
Perubahan Persentase
-36,14 %

Nilai saat ini dari Arus Modal di Jerman adalah 26,849 miliar EUR. Arus Modal di Jerman menurun menjadi 26,849 miliar EUR pada 1/12/2025, setelah sebelumnya adalah 42,041 miliar EUR pada 1/11/2025. Dari 1/1/1971 hingga 1/11/2025, rata-rata GDP di Jerman adalah 5,71 miliar EUR. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/3/2025 dengan 68,73 miliar EUR, sementara nilai terendah tercatat pada 1/10/2025 dengan -33,19 miliar EUR.

Sumber: Deutsche Bundesbank

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Arus Modal

Arus Modal

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Arus Modal
Date
Arus Modal
1 Jan 1971
1,61 miliar EUR
2 Jan 1971
907,59 Juta. EUR
3 Jan 1971
1,06 miliar EUR
4 Jan 1971
322,54 Juta. EUR
5 Jan 1971
1,86 miliar EUR
9 Jan 1971
777,06 Juta. EUR
10 Jan 1971
335,07 Juta. EUR
1 Jan 1972
1,75 miliar EUR
3 Jan 1972
388,81 Juta. EUR
4 Jan 1972
175,30 Juta. EUR
6 Jan 1972
639,79 Juta. EUR
10 Jan 1972
337,69 Juta. EUR
11 Jan 1972
403,87 Juta. EUR
12 Jan 1972
8,02 Juta. EUR
1 Jan 1973
963,56 Juta. EUR
Access this data via the Eulerpool API

Arus Modal Riwayat

Arus Modal — Riwayat
TanggalNilai
26,849 miliar EUR
42,041 miliar EUR
22,192 miliar EUR
13,869 miliar EUR
1,35 miliar EUR
43,361 miliar EUR
29,511 miliar EUR
17,448 miliar EUR
62,419 miliar EUR
4,633 miliar EUR
...

Indikator Makro Serupa dengan Arus Modal

🇩🇪

Cadangan emas

Kuartal

Saat Ini
3.350,25 Tonnes
Sebelumnya
3.350,25 Tonnes
🇩🇪

Ekspor

Bulanan

Saat Ini
133,3 miliar EUR
Sebelumnya
128,11 miliar EUR
🇩🇪

Ekspor Mobil

Bulanan

Saat Ini
225.3 Units
Sebelumnya
217.9 Units
🇩🇪

Impor

Bulanan

Saat Ini
116,2 miliar EUR
Sebelumnya
114,6 miliar EUR
🇩🇪

Impor Gas Alam

Bulanan

Saat Ini
364.14 Terajoule
Sebelumnya
350.327,265 Terajoule
🇩🇪

Indeks Terorisme

Tahunan

Saat Ini
4,748 Points
Sebelumnya
2,782 Points
🇩🇪

Investasi Langsung Asing

Bulanan

Saat Ini
9,16 miliar EUR
Sebelumnya
5,694 miliar EUR
🇩🇪

Kedatangan turis

Bulanan

Saat Ini
2,568 Juta.
Sebelumnya
3,188 Juta.
🇩🇪

Ketentuan Perdagangan

Bulanan

Saat Ini
103,8 points
Sebelumnya
103,8 points
🇩🇪

Layanan Neraca Transaksi Berjalan

Bulanan

Saat Ini
-4,676 miliar EUR
Sebelumnya
-8,455 miliar EUR
🇩🇪

Neraca Perdagangan

Bulanan

Saat Ini
17,1 miliar EUR
Sebelumnya
13,6 miliar EUR
🇩🇪

Neraca Perdagangan Barang

Bulanan

Saat Ini
12,652 miliar EUR
Sebelumnya
16,167 miliar EUR
🇩🇪

Penjualan senjata

Tahunan

Saat Ini
2,049 miliar SIPRI TIV
Sebelumnya
2,472 miliar SIPRI TIV
🇩🇪

Produksi Minyak Mentah

Bulanan

Saat Ini
32 BBL/D/1K
Sebelumnya
30 BBL/D/1K
🇩🇪

Rekening Transaksi Berjalan

Bulanan

Saat Ini
15,099 miliar EUR
Sebelumnya
14,8 miliar EUR
🇩🇪

Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB

Tahunan

Saat Ini
5,8 % of GDP
Sebelumnya
5,5 % of GDP
🇩🇪

Transfer Uang

Bulanan

Saat Ini
671,784 Juta. EUR
Sebelumnya
671,784 Juta. EUR
🇩🇪

Utang Luar Negeri

Kuartal

Saat Ini
6,787 Bio. EUR
Sebelumnya
6,678 Bio. EUR
🇩🇪

Utang Luar Negeri terhadap PDB

Kuartal

Saat Ini
153 % of GDP
Sebelumnya
152 % of GDP

Arus Modal

Di Jerman, aliran modal internasional diukur menggunakan Neraca Modal dan Keuangan dari Neraca Pembayaran.

Apa itu Arus Modal?

Capital Flows, atau aliran modal, adalah konsep sentral dalam ekonomi makro yang mencerminkan pergerakan modal atau uang antarnegara. Aliran modal dapat melibatkan berbagai bentuk investasi, termasuk investasi asing langsung (FDI), investasi portofolio, dan bentuk penerimaan finansial lainnya yang berkontribusi pada perekonomian suatu negara. Di situs Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data makroekonomi komprehensif yang dapat membantu Anda memahami dampak dan dynamic aliran modal terhadap perekonomian global. Ketika berbicara tentang Capital Flows, kita harus memahami dua kategori utama: aliran modal masuk (inflows) dan aliran modal keluar (outflows). Modal masuk adalah aliran modal yang datang ke suatu negara dari investor luar negeri. Ini bisa berupa investasi di proyek infrastruktur, pembelian saham perusahaan dalam negeri, atau investasi properti. Sebaliknya, modal keluar terjadi ketika investor domestik menanamkan modal mereka di luar negeri. Ini bisa dalam bentuk pembelian aset asing atau investasi di proyek pembangunan di negara lain. Aliran modal tersebut membawa dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi suatu negara. Ketika inflows meningkat, ini cenderung menambah cadangan devisa suatu negara dan dapat meningkatkan nilai tukar mata uangnya. Ini dapat memfasilitasi perekonomian yang lebih sehat dengan menyediakan sumber pendanaan yang luas bagi proyek-proyek pembangunan dan meningkatkan kapasitas produksi nasional. Sementara itu, aliran modal keluar dapat mengindikasikan kekhawatiran investor domestik untuk mencari keuntungan atau keamanan yang lebih besar di luar negeri, yang mungkin mencerminkan keraguan terhadap iklim investasi di dalam negeri. Pentingnya memonitor dan menganalisis Capital Flows terletak pada pengaruhnya yang besar terhadap berbagai aspek ekonomi, seperti inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi. Misalnya, masuknya modal dalam jumlah besar bisa menciptakan tekanan inflasi jika ekonomi tidak siap menyerap aliran dana tersebut. Di sisi lain, aliran keluar modal yang besar dapat menyebabkan krisis likuiditas yang memerlukan penyesuaian suku bunga oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas ekonomi. Regulasi dan kebijakan pemerintah juga berperan krusial dalam mengelola Capital Flows. Sebagian negara menerapkan kontrol modal untuk membatasi atau mengatur aliran modal masuk dan keluar guna menjaga stabilitas ekonomi. Misalnya, kontrol modal dapat diterapkan untuk mencegah pelarian modal yang dapat menurunkan nilai mata uang dan cadangan devisa. Namun, kontrol modal yang terlalu ketat juga bisa menghambat investasi asing dan menurunkan daya saing ekonomi suatu negara di pasar global. Dalam pasar global yang saling terhubung, fenomena Capital Flows tidak hanya berdampak pada negara tertentu tetapi juga pada ekonomi global secara keseluruhan. Lonjakan atau penurunan tajam dalam aliran modal dapat mempengaruhi sentimen pasar global, perdagangan internasional, dan bahkan kebijakan moneter di negara-negara besar. Contohnya, krisis keuangan 2008 menunjukkan bagaimana aliran modal yang tak terkontrol dan spekulatif dapat mengakibatkan krisis ekonomi yang berdampak luas. Pasar negara berkembang sering kali menjadi sasaran utama dalam studi Capital Flows mengingat volatilitas yang lebih tinggi dan tantangan ekonomi yang lebih besar yang mereka hadapi. Cadangan devisa mereka yang relatif lebih rendah dan pasar keuangan yang kurang mendalam membuat mereka lebih rentan terhadap fluktuasi aliran modal. Untuk menghadapi tantangan ini, negara-negara berkembang perlu mengembangkan kebijakan yang bijaksana dalam mengelola aliran modal, memanfaatkan teknologi untuk monitoring, dan ikut berpartisipasi dalam kerjasama internasional yang mengarah pada stabilitas finansial global. Eulerpool menyediakan alat dan data yang sangat dibutuhkan oleh para ekonom, investor, dan pembuat kebijakan untuk menganalisis Capital Flows dengan tepat. Melalui analisis data yang mendalam, kita bisa mendapatkan wawasan penting seperti asal-muasal aliran modal, sektor-sektor yang menerima atau melepaskan modal, serta tren terbaru yang terjadi di pasar global. Dengan demikian, pengguna dapat membuat keputusan yang lebih informasi baik untuk strategi investasi maupun kebijakan ekonomi. Dalam rangka memahami dinamika aliran modal, penting juga untuk mengaitkannya dengan indikator ekonomi lainnya seperti PDB, inflasi, dan tingkat pengangguran. Sinergi antarindikator ini memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kesehatan ekonomi suatu negara dan bagaimana Capital Flows mempengaruhinya. Misalnya, ekonomi yang kuat dengan tingkat PDB yang tinggi dan pengangguran rendah cenderung menarik lebih banyak investasi asing, menciptakan siklus positif aliran modal yang bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi. Dengan terus memperbaharui data dan analisis kami, Eulerpool membantu Anda tetap berada di garis depan dalam memahami dan memanfaatkan informasi Capital Flows. Kami menyediakan laporan komprehensif, grafik interaktif, dan alat analisis yang user-friendly untuk memfasilitasi pemeriksaan mendalam dan strategi pengambilan keputusan. Memahami dan mengelola Capital Flows bukan hanya tentang mengetahui di mana uang bergerak tetapi juga tentang mengaplikasikan wawasan tersebut untuk mengembangkan strategi yang adaptif dan proaktif guna menghadapi tantangan ekonomi yang ada dan yang akan datang. Kami percaya bahwa dengan informasi yang tepat, Anda dapat membuat keputusan strategis yang berdampak positif pada portofolio investasi maupun kebijakan ekonomi Anda. Di Eulerpool, kami komprehensif mengemas data makroekonomi dan menyediakan platform yang mudah diakses demi mendukung keberhasilan Anda dalam analisis dan implementasi. Semoga informasi mengenai Capital Flows ini bisa memberikan fondasi yang kuat dan bermanfaat bagi pemahaman serta strategi Anda dalam menavigasi kompleksitas ekonomi global.

Arus Modal Jerman — FAQ

What is the current Arus Modal in Jerman?

The current Arus Modal in Jerman is 26,849 miliarEUR as of 1/12/2025.

How has the Arus Modal in Jerman changed recently?

The Arus Modal in Jerman decreased from 42,041 miliarEUR (1/11/2025) to 26,849 miliarEUR (1/12/2025).

What is the all-time high for Arus Modal in Jerman?

The all-time high for Arus Modal in Jerman was 68,73 miliarEUR, recorded on 1/3/2025.

What is the all-time low for Arus Modal in Jerman?

The all-time low for Arus Modal in Jerman was -33,19 miliarEUR, recorded on 1/10/2025.

What is the historical average of Arus Modal in Jerman?

The historical average of Arus Modal in Jerman is 5,71 miliarEUR, calculated over the period from 1/1/1971 to 1/11/2025.

Where does the Arus Modal data for Jerman come from?

The Arus Modal data for Jerman is sourced from Deutsche Bundesbank and published on Eulerpool.