DAX→Indeks Saham Jerman (DAX) mencakup 40 perusahaan terbesar dari pasar saham Jerman dan dengan demikian mengandung 80 persen dari semua perusahaan yang terdaftar di bursa saham Jerman.
S&P 500→S&P 500 (Standard & Poor’s 500, SPX) mencakup 500 perusahaan terbesar di Amerika Serikat berdasarkan kapitalisasi pasar. Indeks ini adalah salah satu dari tiga indeks utama AS.
NASDAQ 100→NASDAQ 100 adalah indeks saham yang terutama terdiri dari perusahaan teknologi Amerika. Indeks ini mencakup 100 perusahaan non-bank paling berharga yang terdaftar di bursa saham Amerika, Nasdaq.
EURO STOXX 50→EURO STOXX 50 berisi 50 perusahaan terbesar dari wilayah mata uang euro. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan dari negara seperti Swiss atau Swedia tidak termasuk dalam indeks tersebut.
MDAX→MDAX adalah indeks lanjutan dari DAX, yang meliputi 40 perusahaan terbesar. MDAX mencakup 50 perusahaan/saham terbesar yang mengikuti setelah 40 perusahaan DAX. Pada umumnya, ini adalah perusahaan Mid-Cap.
SDAX→SDAX merupakan indeks lanjutan dari MDAX, yang mencakup 50 perusahaan terbesar setelah DAX. SDAX mencakup 70 perusahaan terbesar yang mengikuti setelah perusahaan ke-50 MDAX. Ini terutama adalah perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil (Small-Cap).
FTSE 100→Indeks ini mencakup perusahaan-perusahaan yang berbasis di Inggris, yang terdaftar di London Stock Exchange. Indeks ini dihitung dan dikelola oleh perusahaan Inggris FTSE Group.
IBEX 35→Indeks Iberian Index 35 (IBEX) didirikan pada tanggal 14 Januari 1992 oleh bursa saham di Madrid. Basis indeks tersebut dihitung mundur sampai tanggal 31 Desember 1989. Untuk hari tersebut, nilai awal yang ditetapkan adalah 3.000 poin.