Informasi Umum
Indeks Saham Jerman (DAX) merepresentasikan 40 perusahaan terbesar di pasar saham Jerman dan dengan demikian mencakup 80 persen dari semua perusahaan publik Jerman yang terdaftar. Indeks didasarkan pada data harian dari bursa elektronik Xetra, yang buka dari pukul 09.00 hingga 17.30.
Keluarga saham DAX meluas ke MDAX dan SDAX. Perusahaan oleh karena itu dapat bergabung dan keluar dari DAX, tergantung pada kinerja mereka. Deutsche Börse, yang mengelola indeks, menentukan perusahaan mana yang disertakan.
Perhitungan indeks
Perhitungan didasarkan pada indeks harga, yang berasal dari rumus ahli ekonomi Ernst Louis Étienne Laspeyres. Perusahaan/saham di DAX memiliki bobot yang berbeda dan oleh karena itu memiliki dampak yang berbeda pada kinerja keseluruhan DAX.
Singkatnya: Free float dikali harga saham sama dengan bobot indeks. Ini berarti bahwa hanya kapitalisasi pasar saham yang dapat diperdagangkan secara bebas yang diperhitungkan untuk perhitungan. Jadi jika pemegang saham utama memiliki lebih dari 5% perusahaan, 5% ini dikecualikan dari penimbangan. Batas atas adalah 10%, jadi perusahaan dapat menyumbang maksimal 10% dari indeks.
DAX dipublikasikan baik sebagai indeks kinerja maupun sebagai indeks harga. Dalam hal indeks kinerja, dividen perusahaan yang disertakan dalam DAX diinvestasikan kembali secara matematis. Dalam hal indeks harga, dividen tidak diperhitungkan.
Ikhtisar riwayat indeks
Indeks Saham Jerman menggabungkan 40 perusahaan terbesar menjadi satu nilai. Publikasi pertama adalah pada 1 Juli 1988 dengan level 1.000 poin. Namun, selama bertahun-tahun, DAX hanya terdiri dari 30 perusahaan. Pada September 2021, diperluas dengan 10 pendaki dari MDAX untuk lebih baik mewakili ekonomi Jerman.
Hari terbaik dan terburuk DAX
DAX mencatat kenaikan harian tertinggi pada 13 Oktober 2008 karena spekulasi tentang paket penyelamat sebagai respons terhadap resesi mulai dari 2007 yang disebabkan oleh krisis keuangan. Pada hari itu, DAX ditutup dengan kenaikan 11,4%. Kenaikan signifikan lainnya sebesar 11% terjadi pada 28 Oktober 2008, didorong oleh short squeeze saham VW.
Salah satu kerugian harian terbesar terjadi pada 12 Maret 2020 karena wabah Virus Corona. Pada hari itu, DAX kehilangan 12,2%. Pada 19 Agustus 1991, DAX turun 9,4% sebagai respons terhadap upaya kudeta di Uni Soviet terhadap Mikhail Gorbachev.
Kinerja Harga Historis DAX
Perluasan ke 40 perusahaan seharusnya cukup baik bagi DAX, karena sekarang mencakup lebih banyak perusahaan pertumbuhan dalam indeks. Dalam jangka panjang, DAX tertinggal jauh dari indeks serupa seperti Dow Jones, tetapi juga secara konsisten memberikan hasil positif dalam jangka panjang.
DAX: Pentingnya bagi investor pribadi
Dibandingkan dengan indeks Eropa, DAX berkinerja cukup baik. Dalam lima tahun terakhir, indeks telah memberikan hasil 31%, sedangkan Euro Stoxx hanya mencapai 25% dan FTSE 100 mendapatkan hasil 5%. Dari perspektif historis, berinvestasi dalam DAX bukan merupakan pilihan yang buruk jika seseorang ingin berinvestasi di Eropa.
Namun, pada tingkat internasional, indeks saham Jerman tidak dapat bersaing. MSCI World yang sangat terdiversifikasi luas juga berkinerja jauh lebih baik dalam lima tahun terakhir, dengan hasil 66%. Oleh karena itu, berinvestasi dalam indeks ini dan saham DAX harus dipertimbangkan dengan hati-hati.