Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Denmark

Nilai Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terbaru untuk Denmark

Harga

27,9 % of GDP

Perubahan +/-

-2,6 % of GDP

Rata-rata

42,27 % of GDP

Tertinggi sepanjang masa

58,10 % of GDP

1/1/1999

Terendah sepanjang masa

27,90 % of GDP

1/1/2025

Nilai terkini dari Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark adalah 27,9 % of GDP. Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark menurun menjadi 27,9 % of GDP pada 1/1/2025, setelah sebelumnya sebesar 30,5 % of GDP pada 1/1/2024. Dari 1/1/1999 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Denmark adalah 42,27 % of GDP. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/1/1999 dengan 58,10 % of GDP, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/2025 dengan 27,90 % of GDP.

Sumber: Statistics Denmark

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark turun pada 1/1/2025 dari 30,5 % of GDP pada 1/1/2024 menjadi 27,9 % of GDP. Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark rata-rata 42,27 % of GDP dari 1/1/1999 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 58,10 % of GDP pada 1/1/1999, dan rekor terendah 27,90 % of GDP pada 1/1/2025.

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Utang negara terhadap PDB
Tanggal
Utang negara terhadap PDB
1 Jan 2018
38,50 % of GDP
1 Jan 2019
38,30 % of GDP
1 Jan 2020
45,20 % of GDP
1 Jan 2021
39,60 % of GDP
1 Jan 2022
33,30 % of GDP
1 Jan 2023
33,00 % of GDP
1 Jan 2024
30,50 % of GDP
1 Jan 2025
27,90 % of GDP

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Riwayat

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) — Riwayat
TanggalNilai
27,9 % of GDP
30,5 % of GDP
33 % of GDP
33,3 % of GDP
39,6 % of GDP
45,2 % of GDP
38,3 % of GDP
38,5 % of GDP
40,2 % of GDP
41,7 % of GDP

Indikator Makro Serupa dengan Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Secara umum, utang pemerintah sebagai persentase dari PDB digunakan oleh investor untuk mengukur kemampuan suatu negara dalam melakukan pembayaran di masa mendatang atas utangnya, sehingga mempengaruhi biaya pinjaman negara dan hasil obligasi pemerintah.

Apa itu Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)?

Government Debt to GDP: Analisis Lengkap untuk Memahami Peranannya dalam Ekonomi Nasional Pengenalan Kategori "Government Debt to GDP" merupakan salah satu indikator makroekonomi utama yang digunakan untuk menilai kesehatan finansial suatu negara. Indikator ini mengukur tingkat utang pemerintah dalam kaitannya dengan Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut. Rasio ini memberikan gambaran seberapa besar utang pemerintah dibandingkan dengan total output ekonomi yang dihasilkan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai pentingnya Government Debt to GDP, bagaimana cara menghitungnya, serta implikasinya bagi kebijakan ekonomi suatu negara. Mengapa Government Debt to GDP Penting? Rasio Government Debt to GDP penting karena mencerminkan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kewajiban utangnya. Dengan memahami rasio ini, investor, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum dapat menilai apakah utang pemerintah berada pada tingkat yang berkelanjutan atau tidak. Tingkat utang yang tinggi dibandingkan dengan PDB bisa menandakan risiko keuangan yang lebih besar, sedangkan tingkat utang yang rendah menandakan bahwa suatu negara memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk berinvestasi dalam pembangunan tanpa harus menghadapi beban utang yang berat. Cara Menghitung Government Debt to GDP Menghitung rasio Government Debt to GDP cukup sederhana. Rasio ini dihitung dengan membagi total utang pemerintah (baik domestik maupun internasional) dengan PDB nominal, kemudian mengalikannya dengan 100 untuk mendapatkan persentase. Sebagai contoh, jika total utang pemerintah Indonesia adalah Rp 5.000 triliun dan PDB nominal adalah Rp 15.000 triliun, maka rasio Government Debt to GDP adalah (5.000 / 15.000) * 100 = 33,33%. Implikasi Rasio Government Debt to GDP Rasio yang lebih tinggi dari 100% menunjukkan bahwa total utang pemerintah melebihi total output ekonomi yang dihasilkan dalam setahun. Ini bisa menandakan beban utang yang berat dan risiko kebangkrutan, terutama jika pendapatan negara tidak cukup untuk membayar bunga dan pokok utang. Sebaliknya, rasio yang lebih rendah dari 60% sering dianggap sebagai tingkat utang yang berkelanjutan dan lebih dapat dikelola. Namun, interpretasi rasio ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa mempertimbangkan faktor lainnya. Misalnya, negara-negara dengan ekonomi maju sering memiliki rasio utang yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara berkembang, mengingat mereka memiliki akses yang lebih besar ke pasar keuangan internasional dan dianggap lebih stabil oleh investor. Kebijakan Fiskal dan Government Debt to GDP Pemerintah memiliki beberapa opsi kebijakan fiskal untuk mengelola rasio utang ini. Salah satu caranya adalah melalui penerapan kebijakan penghematan (austerity) yang melibatkan pengurangan belanja publik dan/atau peningkatan pajak. Langkah ini dapat membantu mengurangi utang pemerintah, tetapi bisa berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek. Di sisi lain, pemerintah juga bisa memilih untuk meningkatkan utang sementara tetapi menginvestasikannya dalam proyek-proyek yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka panjang, seperti infrastruktur atau pendidikan. Jika investasi ini berhasil, PDB akan meningkat dan pada akhirnya memperbaiki rasio Government Debt to GDP. Dinamika Global dan Pengaruhnya Rasio Government Debt to GDP tidak hanya dipengaruhi oleh kebijakan domestik tetapi juga oleh dinamika global. Misalnya, suku bunga global yang tinggi dapat meningkatkan biaya utang bagi negara-negara yang memiliki kewajiban utang dalam mata uang asing. Fluktuasi nilai tukar juga dapat mempengaruhi jumlah utang karena sebagian besar utang negara berkembang adalah dalam bentuk mata uang asing seperti dolar AS atau euro. Selain itu, resesi global atau volatilitas pasar juga dapat mengurangi PDB suatu negara, yang pada gilirannya meningkatkan rasio utang terhadap PDB. Studi Kasus Indonesia Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara memiliki rasio Government Debt to GDP yang relatif rendah dibandingkan dengan banyak negara lainnya. Namun, ini tidak berarti Indonesia bebas dari risiko. Tingkat utang pemerintah yang lebih rendah memberi Indonesia lebih banyak ruang untuk manuver fiskal dalam menghadapi krisis ekonomi, seperti pandemi COVID-19 yang berdampak besar pada PDB di seluruh dunia. Namun, agar tetap berkelanjutan, pemerintah harus tetap berhati-hati dalam pengelolaan utang dan memastikan dana yang dipinjam diinvestasikan dalam proyek-proyek produktif. Kesimpulan Government Debt to GDP adalah indikator penting yang memberikan wawasan tentang kesehatan fiskal suatu negara dan kemampuan pemerintah untuk memenuhi kewajiban utangnya. Rasio ini harus dianalisis dalam konteks yang lebih luas, termasuk kondisi ekonomi global dan kebijakan fiskal domestik. Memahami rasio ini tidak hanya penting bagi pembuat kebijakan tetapi juga bagi investor dan masyarakat umum yang ingin memahami arah kebijakan ekonomi suatu negara. Sebagai sebuah website profesional yang menampilkan data makroekonomi, eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data yang akurat dan analisis yang mendalam bagi para pengguna kami. Kami percaya bahwa dengan informasi yang tepat, semua pihak dapat membuat keputusan yang lebih informatif dan strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Denmark — FAQ

Berapa Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini di Denmark?

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini di Denmark adalah 27,9 % of GDP per 1/1/2025.

Bagaimana perubahan Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark belakangan ini?

Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark turun dari 30,5 % of GDP (1/1/2024) menjadi 27,9 % of GDP (1/1/2025).

Berapa rekor tertinggi Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark?

Rekor tertinggi Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark adalah 58,10 % of GDP, tercatat pada 1/1/1999.

Berapa rekor terendah Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark?

Rekor terendah Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark adalah 27,90 % of GDP, tercatat pada 1/1/2025.

Berapa rata-rata historis Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark?

Rata-rata historis Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Denmark adalah 42,27 % of GDP, dihitung dari 1/1/1999 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Denmark berasal?

Data Utang Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Denmark bersumber dari Statistics Denmark dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.