Impor Denmark

Nilai Impor terbaru untuk Denmark

Harga

162,77 miliar DKK

Perubahan +/-

+1,06 miliar DKK

Perubahan Persentase

+0,66 %

Rata-rata

39,38 miliar DKK

Tertinggi sepanjang masa

183,47 miliar DKK

1/12/2024

Terendah sepanjang masa

915,00 Juta. DKK

1/9/1960

Nilai saat ini dari Impor di Denmark adalah 162,77 miliar DKK. Impor di Denmark meningkat menjadi 162,77 miliar DKK pada 1/8/2026, setelah sebelumnya adalah 161,71 miliar DKK pada 1/7/2026. Dari 1/1/1960 hingga 1/8/2026, rata-rata PDB di Denmark adalah 39,38 miliar DKK. Puncak tertinggi tercapai pada 1/12/2024 dengan 183,47 miliar DKK, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/9/1960 dengan 915,00 Juta. DKK.

Sumber: Statistics Denmark

Impor di Denmark naik pada 1/8/2026 dari 161,71 miliar DKK pada 1/7/2026 menjadi 162,77 miliar DKK. Impor di Denmark rata-rata 39,38 miliar DKK dari 1/1/1960 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 183,47 miliar DKK pada 1/12/2024, dan rekor terendah 915,00 Juta. DKK pada 1/9/1960.

Impor

Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Impor
Tanggal
Impor
1 Jan 2026
150,66 miliar DKK
2 Jan 2026
152,17 miliar DKK
3 Jan 2026
160,77 miliar DKK
4 Jan 2026
163,47 miliar DKK
5 Jan 2026
166,47 miliar DKK
6 Jan 2026
168,91 miliar DKK
7 Jan 2026
161,71 miliar DKK
8 Jan 2026
162,77 miliar DKK

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Impor Riwayat

Impor — Riwayat
TanggalNilai
162,77 miliar DKK
161,71 miliar DKK
168,91 miliar DKK
166,47 miliar DKK
163,47 miliar DKK
160,77 miliar DKK
152,17 miliar DKK
150,66 miliar DKK
155,95 miliar DKK
153,55 miliar DKK
...

Indikator Makro Serupa dengan Impor

Impor

Pada tahun 2017, Denmark mengimpor terutama: mesin (22 persen dari total impor); barang manufaktur berbagai jenis (18 persen); barang manufaktur yang diklasifikasikan terutama berdasarkan bahan (14 persen); hewan hidup, makanan, minuman, dan tembakau (13 persen); bahan kimia dan produk terkait (13 persen); peralatan transportasi (9 persen); serta bahan bakar mineral, pelumas, dan bahan terkait (6 persen). Mitra impor utama adalah: Jerman (23 persen dari total impor), Swedia (12 persen), Belanda dan Tiongkok (masing-masing 8 persen), Inggris (4 persen), Prancis dan Norwegia (masing-masing 3 persen).

Apa itu Impor?

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.

Impor Denmark — FAQ

Berapa Impor saat ini di Denmark?

Impor saat ini di Denmark adalah 162,77 miliar DKK per 1/8/2026.

Bagaimana perubahan Impor di Denmark belakangan ini?

Impor di Denmark naik dari 161,71 miliar DKK (1/7/2026) menjadi 162,77 miliar DKK (1/8/2026).

Berapa rekor tertinggi Impor di Denmark?

Rekor tertinggi Impor di Denmark adalah 183,47 miliar DKK, tercatat pada 1/12/2024.

Berapa rekor terendah Impor di Denmark?

Rekor terendah Impor di Denmark adalah 915,00 Juta. DKK, tercatat pada 1/9/1960.

Berapa rata-rata historis Impor di Denmark?

Rata-rata historis Impor di Denmark adalah 39,38 miliar DKK, dihitung dari 1/1/1960 hingga 1/8/2026.

Dari mana data Impor untuk Denmark berasal?

Data Impor untuk Denmark bersumber dari Statistics Denmark dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.