Denmark Tingkat Pengangguran

Harga

Harga

2,7 %

Perubahan +/-

+0 %

Perubahan Persentase

+0,00 %

Nilai saat ini dari Tingkat Pengangguran di Denmark adalah 2,7 %. Tingkat Pengangguran di Denmark menurun menjadi 2,7 % pada 1/6/2026, setelah sebelumnya mencapai 2,7 % pada 1/5/2026. Dari 1/1/1980 hingga 1/6/2026, rata-rata GDP di Denmark adalah 6,08 %. Rekor tertinggi tercapai pada 1/3/1994 dengan 12,90 %, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/6/2008 dengan 1,60 %.

Sumber: Statistics Denmark

The current value of Tingkat Pengangguran in Denmark is 2,7%. Tingkat Pengangguran in Denmark decreased to 2,7% from 2,7%.Tingkat Pengangguran in Denmark averaged 6,08% from 1/1/1980 until 1/6/2026.The all-time high was 12,90% (1/3/1994)and the record low was 1,60% (1/6/2008).

Tingkat Pengangguran

Tingkat Pengangguran

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Tingkat Pengangguran
Date
Tingkat Pengangguran
11 Jan 2025
2,60 %
12 Jan 2025
2,60 %
1 Jan 2026
2,60 %
2 Jan 2026
2,70 %
3 Jan 2026
2,70 %
4 Jan 2026
2,70 %
5 Jan 2026
2,70 %
6 Jan 2026
2,70 %
Access this data via the Eulerpool API

Tingkat Pengangguran Riwayat

Tingkat Pengangguran — Riwayat
TanggalNilai
2,7 %
2,7 %
2,7 %
2,7 %
2,7 %
2,6 %
2,6 %
2,6 %
2,6 %
2,6 %
...

Indikator Makro Serupa dengan Tingkat Pengangguran

Tingkat Pengangguran

Di Denmark, tingkat pengangguran dalam persen dihitung untuk kelompok orang yang menjadi anggota dana asuransi pengangguran dan untuk keseluruhan kelompok orang yang terdaftar sebagai pengangguran, yaitu orang yang diasuransikan pengangguran ditambah orang yang tidak diasuransikan pengangguran. Kedua perhitungan dilakukan untuk rentang usia 16-66 tahun dan tidak termasuk orang yang menerima manfaat pensiun dini atau manfaat transisi. Tingkat pengangguran dalam persen untuk orang yang terdaftar sebagai pengangguran dihitung dengan membandingkan rata-rata jumlah orang pengangguran dengan angkatan kerja (RAS).

Apa itu Tingkat Pengangguran?

Unemployment Rate atau tingkat pengangguran adalah salah satu indikator kunci dalam makroekonomi yang mengukur proporsi angkatan kerja yang tidak bekerja tetapi aktif mencari pekerjaan. Pada era informasi dan teknologi, mengetahui kondisi ekonomi sangat penting untuk para investor, ahli ekonomi, ataupun pemerintah. Eulerpool, sebagai situs web profesional yang menampilkan data ekonomi makro, menyediakan informasi komprehensif mengenai berbagai indikator ekonomi termasuk tingkat pengangguran. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Unemployment Rate di Indonesia, faktor-faktor yang memengaruhi, serta implikasinya bagi ekonomi dan masyarakat. Tingkat pengangguran dianggap sebagai indikator kesehatan ekonomi suatu negara. Tingkat pengangguran yang tinggi menunjukkan adanya permasalahan dalam perekonomian, seperti kurangnya investasi atau ketidakstabilan pasar tenaga kerja. Sebaliknya, tingkat pengangguran yang rendah biasanya dihubungkan dengan perekonomian yang kuat di mana banyak pekerjaan tersedia. Data mengenai tingkat pengangguran mengisyaratkan banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan atau tidak dapat menemukan pekerjaan dalam jangka waktu tertentu. Dalam konteks Indonesia, tingkat pengangguran merupakan salah satu isu signifikan yang menjadi fokus utama pemerintah. Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menciptakan lapangan kerja yang cukup untuk mengakomodasi angkatan kerja yang terus bertambah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran di Indonesia mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun, dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi global, kebijakan pemerintah, serta perkembangan sektor-sektor industri tertentu. Beberapa faktor utama yang mempengaruhi tingkat pengangguran di Indonesia antara lain adalah pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan kebijakan pemerintah. Pertumbuhan ekonomi yang kuat biasanya meningkatkan permintaan tenaga kerja sehingga menurunkan tingkat pengangguran. Sebaliknya, jika pertumbuhan ekonomi melambat atau terjadi resesi, banyak perusahaan yang mungkin memutuskan untuk memberhentikan pekerja atau membatasi perekrutan yang bisa meningkatkan angka pengangguran. Investasi, baik domestik maupun asing, juga memainkan peran penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru. Investasi yang masuk bisa membuat pabrik-pabrik baru berdiri, bisnis baru dibuka, dan berbagai sektor ekonomi turut berkembang sehingga menyerap banyak tenaga kerja. Pendidikan juga merupakan faktor kunci dalam mengurangi tingkat pengangguran. Angkatan kerja yang terdidik dan terampil cenderung lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang layak dibandingkan dengan yang memiliki pendidikan rendah. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan guna menurunkan tingkat pengangguran. Program pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, dan beasiswa sering kali menjadi bagian dari strategi untuk mempersiapkan angkatan kerja yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Kebijakan pemerintah juga memainkan peran penting dalam pengurangan pengangguran. Berbagai kebijakan ekonomi, fiskal, dan moneter yang diadopsi oleh pemerintah bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan daya saing, dan menarik investasi. Contohnya adalah insentif pajak bagi perusahaan yang membuka lapangan kerja baru, serta program-program penciptaan lapangan kerja langsung melalui pembangunan infrastruktur dan proyek publik lainnya. Selain itu, sektor-sektor industri tertentu memiliki dampak signifikan terhadap tingkat pengangguran. Misalnya, sektor pertanian, yang menyerap sebagian besar tenaga kerja di Indonesia, sering kali dipengaruhi oleh faktor musiman dan kondisi cuaca. Sektor manufaktur juga memainkan peranan penting, dan adanya peningkatan atau penurunan permintaan barang manufaktur dapat mempengaruhi tingkat pengangguran. Di era digital ini, sektor teknologi dan informasi berkembang pesat dan menciptakan berbagai peluang pekerjaan baru, terutama untuk tenaga kerja yang memiliki keterampilan di bidang teknologi. Dampak pengangguran sangat luas dan beragam. Dari sisi ekonomi, pengangguran tinggi dapat menurunkan produksi ekonomi, pendapatan, dan konsumsi domestik. Pada tingkat individual dan masyarakat, pengangguran bisa menyebabkan penurunan kualitas hidup, peningkatan kemiskinan, hingga masalah sosial seperti kriminalitas. Oleh karena itu, upaya untuk menurunkan tingkat pengangguran sangat penting demi mencapai kestabilan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dalam konteks global, tingkat pengangguran juga memberikan gambaran mengenai daya tarik investasi suatu negara. Negara dengan tingkat pengangguran rendah biasanya lebih menarik bagi investor karena menunjukkan kondisi ekonomi yang stabil dan prospek bisnis yang baik. Oleh karena itu, pemantauan data tingkat pengangguran bukan hanya penting bagi pembuat kebijakan, tetapi juga bagi pelaku pasar dan investor yang ingin mengambil keputusan yang tepat. Eulerpool sebagai penyedia data ekonomi makro menghadirkan informasi terkini dan akurat mengenai tingkat pengangguran di Indonesia, serta berbagai indikator ekonomi lainnya. Melalui platform ini, pengguna dapat dengan mudah mengakses data, analisis, dan tren yang membantu memahami kondisi ekonomi secara komprehensif. Informasi ini sangat bermanfaat bagi siapapun yang ingin memahami dan menganalisis perekonomian Indonesia, baik untuk tujuan penelitian, investasi, atau pembuatan kebijakan. Sebagai penutup, tingkat pengangguran adalah indikator penting dalam menilai kesehatan dan dinamika ekonomi suatu negara. Dalam konteks Indonesia, berbagai upaya terus dilakukan untuk mengurangi tingkat pengangguran melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, peningkatan kualitas pendidikan, serta kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja. Eulerpool memainkan peranan penting dengan menyediakan data dan informasi yang membantu dalam pemantauan dan analisis tingkat pengangguran serta indikator ekonomi lainnya, mendukung berbagai pihak dalam membuat keputusan yang terinformasi dan tepat.

Tingkat Pengangguran Denmark — FAQ

What is the current Tingkat Pengangguran in Denmark?

The current Tingkat Pengangguran in Denmark is 2,7% as of 1/6/2026.

How has the Tingkat Pengangguran in Denmark changed recently?

The Tingkat Pengangguran in Denmark decreased from 2,7% (1/5/2026) to 2,7% (1/6/2026).

What is the all-time high for Tingkat Pengangguran in Denmark?

The all-time high for Tingkat Pengangguran in Denmark was 12,90%, recorded on 1/3/1994.

What is the all-time low for Tingkat Pengangguran in Denmark?

The all-time low for Tingkat Pengangguran in Denmark was 1,60%, recorded on 1/6/2008.

What is the historical average of Tingkat Pengangguran in Denmark?

The historical average of Tingkat Pengangguran in Denmark is 6,08%, calculated over the period from 1/1/1980 to 1/6/2026.

Where does the Tingkat Pengangguran data for Denmark come from?

The Tingkat Pengangguran data for Denmark is sourced from Statistics Denmark and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.