Suku Bunga Pinjaman Denmark

Nilai Suku Bunga Pinjaman terbaru untuk Denmark

Harga

2,25 %

Perubahan +/-

+0,25 %

Rata-rata

2,65 %

Tertinggi sepanjang masa

15,00 %

1/11/1992

Terendah sepanjang masa

-0,45 %

24/9/2021

Nilai saat ini dari Suku Bunga Pinjaman di Denmark adalah 9,88 %. Suku Bunga Pinjaman di Denmark meningkat menjadi 9,88 % pada 1/9/2026, setelah sebelumnya sebesar 2 % pada 1/8/2026. Dari 1/4/1992 hingga 1/9/2026, rata-rata PDB di Denmark adalah 2,65 %. Rekor tertinggi dicapai pada 1/11/1992 dengan 15,00 %, sementara nilai terendah tercatat pada 24/9/2021 dengan -0,45 %.

Sumber: Danmarks Nationalbank

Suku Bunga Pinjaman di Denmark naik pada 1/9/2026 dari 2 % pada 1/8/2026 menjadi 9,88 %. Suku Bunga Pinjaman di Denmark rata-rata 2,65 % dari 1/4/1992 hingga 1/9/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 15,00 % pada 1/11/1992, dan rekor terendah -0,45 % pada 24/9/2021.

Suku Bunga Pinjaman

Suku Bunga Pinjaman

Detail

Kurs

ⓘ

Tinjauan

Diagram kurs saham memberikan wawasan terperinci dan dinamis tentang kinerja saham DK Lending Rate dan menampilkan harga yang teragregasi harian, mingguan atau bulanan. Pengguna dapat beralih antar kerangka waktu yang berbeda untuk menganalisis sejarah saham secara hati-hati dan mengambil keputusan investasi yang berbasis data.

Fungsi Intraday

Fungsi Intraday menyediakan data waktu nyata dan memungkinkan investor untuk melihat fluktuasi harga saham DK Lending Rate selama hari perdagangan, agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat waktu dan strategis.

Total Return dan Perubahan Harga Relatif

Lihat total return dari saham DK Lending Rate untuk menilai profitabilitasnya seiring waktu. Perubahan harga relatif, berdasarkan harga tersedia pertama dalam kerangka waktu yang dipilih, memberikan wawasan dalam kinerja saham dan membantu dalam mengevaluasi potensi investasinya.

Interpretasi dan Investasi

Gunakan data komprehensif yang disajikan dalam diagram kurs saham untuk menganalisis tren pasar, pergerakan harga, dan potensi return dari DK Lending Rate. Ambil keputusan investasi yang berinformasi dengan membandingkan berbagai kerangka waktu dan mengevaluasi data intraday untuk manajemen portofolio yang dioptimalkan.

DK Lending Rate Sejarah Kurs
TanggalDK Lending Rate Harga
1/9/20262,25 %
1/8/20262,00 %
Akses data ini lewat Eulerpool API

Suku Bunga Pinjaman Riwayat

Suku Bunga Pinjaman — Riwayat
TanggalNilai
9,88 %

Indikator Makro Serupa dengan Suku Bunga Pinjaman

Apa itu Suku Bunga Pinjaman?

Lending rate atau tingkat suku bunga pinjaman adalah salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam analisis ekonomi dan finansial. Eulerpool, sebagai salah satu platform terkemuka untuk penyediaan data makroekonomi, memberikan sorotan khusus pada variabel ini untuk membantu para profesional dan investor dalam membuat keputusan yang lebih baik. Tingkat suku bunga pinjaman mencerminkan biaya yang dikenakan oleh bank atau lembaga keuangan ketika meminjamkan uang kepada konsumen atau bisnis. Tingkat ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan moneter bank sentral, inflasi, permintaan dan penawaran uang, serta risiko kredit dari peminjam. Memahami dinamika di balik perubahan tingkat suku bunga pinjaman dapat memberikan wawasan yang signifikan tentang kondisi ekonomi suatu negara dan kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah dan otoritas moneter. Bank sentral, seperti Bank Indonesia, memainkan peran kunci dalam menentukan tingkat suku bunga dasar, yang kemudian mempengaruhi tingkat suku bunga pinjaman yang ditawarkan oleh bank komersial. Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, biaya pinjaman menjadi lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat menurunkan permintaan kredit dari konsumen dan bisnis. Ini biasanya dilakukan untuk mengendalikan inflasi dengan mengurangi jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Sebaliknya, ketika bank sentral menurunkan suku bunga, pinjaman menjadi lebih murah, mendorong konsumsi dan investasi, sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi. Tingkat suku bunga pinjaman juga berhubungan erat dengan risiko kredit. Bank menentukan tingkat suku bunga berdasarkan profil risiko dari peminjam. Pemegang kartu kredit dengan sejarah kredit yang baik biasanya menerima suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan individu atau bisnis dengan riwayat kredit yang buruk. Ini adalah pendekatan yang digunakan oleh bank untuk melindungi diri mereka sendiri dari risiko gagal bayar. Selain itu, tingkat suku bunga pinjaman juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global dan iklim investasi. Misalnya, dalam situasi di mana ekonomi global mengalami ketidakstabilan, bank cenderung lebih berhati-hati dalam memberikan pinjaman dan mungkin menetapkan suku bunga yang lebih tinggi untuk mencerminkan peningkatan risiko. Di sisi lain, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang stabil, bank mungkin lebih agresif dalam memberikan pinjaman dengan suku bunga yang lebih rendah untuk mendorong ekspansi ekonomi lebih lanjut. Pengaruh tingkat suku bunga pinjaman terhadap sektor-sektor ekonomi sangat beragam. Dalam sektor perumahan, misalnya, tingkat suku bunga hipotek yang rendah dapat mendorong peningkatan pembelian rumah, yang pada gilirannya dapat merangsang pertumbuhan dalam industri konstruksi dan sektor terkait lainnya. Sebaliknya, suku bunga hipotek yang tinggi dapat menekan permintaan untuk properti dan memperlambat pertumbuhan ekonomi dalam sektor ini. Dalam dunia bisnis, tingkat suku bunga pinjaman yang rendah memungkinkan perusahaan untuk meminjam dengan biaya lebih rendah, meningkatkan kemampuan mereka untuk berinvestasi dalam proyek ekspansi, membeli peralatan baru, atau meningkatkan stok bahan baku. Ini dapat berdampak positif terhadap produktivitas dan inovasi, serta dapat menciptakan peluang kerja baru. Namun, sebaliknya, suku bunga yang tinggi dapat memperlambat investasi bisnis karena biaya pinjaman yang meningkat, yang dapat membatasi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dampak tingkat suku bunga pinjaman terhadap perekonomian juga terlihat dalam perilaku konsumen. Suku bunga yang rendah cenderung mendorong konsumen untuk meminjam lebih banyak untuk membiayai pengeluaran konsumsi seperti pembelian mobil, barang tahan lama, dan bahkan pendidikan. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan permintaan barang dan jasa. Namun, tingkat suku bunga yang tinggi dapat menekan konsumsi karena biaya pinjaman yang lebih mahal, yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi. Pentingnya pemantauan perubahan tingkat suku bunga pinjaman juga terlihat dalam strategi investasi. Investor mencari tingkat pengembalian yang lebih tinggi di pasar keuangan dapat dipengaruhi oleh suku bunga pinjaman. Ketika suku bunga naik, obligasi baru yang diterbitkan akan menawarkan kupon yang lebih tinggi, membuat obligasi lama dengan kupon lebih rendah kurang menarik. Ini dapat mengakibatkan penurunan harga obligasi di pasar sekunder dan memberikan tantangan bagi portofolio investasi yang sudah ada. Tingkat suku bunga pinjaman juga mencerminkan kesehatan sistem keuangan secara keseluruhan. Suku bunga yang sangat tinggi atau sangat rendah bisa menjadi indikasi dari ketidakseimbangan ekonomi atau krisis keuangan. Sebagai contoh, suku bunga yang sangat tinggi bisa mengindikasikan inflasi yang tidak terkendali atau kepercayaan yang rendah terhadap mata uang suatu negara. Di sisi lain, suku bunga yang sangat rendah bisa mencerminkan upaya bank sentral untuk mengatasi resesi melalui kebijakan moneter yang sangat longgar. Dalam konteks perdagangan internasional, tingkat suku bunga pinjaman suatu negara juga mempengaruhi nilai tukar mata uangnya. Suku bunga yang lebih tinggi menarik investor asing yang mencari pengembalian yang lebih besar, yang dapat meningkatkan permintaan untuk mata uang tersebut dan memperkuat nilai tukarnya. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah dapat menyebabkan aliran modal keluar dan melemahkan nilai tukar mata uang. Secara keseluruhan, pemahaman mendalam tentang tingkat suku bunga pinjaman adalah kunci bagi berbagai pemangku kepentingan ekonomi, termasuk pemerintah, bank, perusahaan, dan konsumen. Data yang komprehensif dan analisis yang akurat tentang tingkat suku bunga pinjaman, seperti yang disediakan oleh Eulerpool, sangat penting untuk membuat keputusan yang informatif dan strategis. Melalui pemantauan yang cermat dari setiap perubahan dan tren dalam suku bunga pinjaman, para pengambil keputusan dapat merencanakan langkah-langkah yang tepat untuk mengantisipasi dan merespons dinamika ekonomi yang terus berubah.

Suku Bunga Pinjaman Denmark — FAQ

Berapa Suku Bunga Pinjaman saat ini di Denmark?

Suku Bunga Pinjaman saat ini di Denmark adalah 9,88 % per 1/9/2026.

Bagaimana perubahan Suku Bunga Pinjaman di Denmark belakangan ini?

Suku Bunga Pinjaman di Denmark naik dari 2 % (1/8/2026) menjadi 9,88 % (1/9/2026).

Berapa rekor tertinggi Suku Bunga Pinjaman di Denmark?

Rekor tertinggi Suku Bunga Pinjaman di Denmark adalah 15,00 %, tercatat pada 1/11/1992.

Berapa rekor terendah Suku Bunga Pinjaman di Denmark?

Rekor terendah Suku Bunga Pinjaman di Denmark adalah -0,45 %, tercatat pada 24/9/2021.

Berapa rata-rata historis Suku Bunga Pinjaman di Denmark?

Rata-rata historis Suku Bunga Pinjaman di Denmark adalah 2,65 %, dihitung dari 1/4/1992 hingga 1/9/2026.

Dari mana data Suku Bunga Pinjaman untuk Denmark berasal?

Data Suku Bunga Pinjaman untuk Denmark bersumber dari Danmarks Nationalbank dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.