Harga Produsen India

Nilai Harga Produsen terbaru untuk India

Harga

112,5 Poin

Perubahan +/-

+1,7 Poin

Perubahan Persentase

+1,53 %

Rata-rata

102,95 Poin

Tertinggi sepanjang masa

155,40 Poin

1/6/2022

Terendah sepanjang masa

62,44 Poin

1/4/2004

Nilai saat ini dari Harga Produsen di India adalah 112,5 Poin. Harga Produsen di India meningkat menjadi 112,5 Poin pada 1/9/2026, setelah sebelumnya sebesar 110,8 Poin pada 1/8/2026. Dari 1/4/2004 hingga 1/9/2026, rata-rata GDP di India adalah 102,95 Poin. Puncak tertinggi tercapai pada 1/6/2022 dengan 155,40 Poin, sementara nilai terendah dicatat pada 1/4/2004 dengan 62,44 Poin.

Sumber: Office of the Economic Advisor, India

Harga Produsen di India naik pada 1/9/2026 dari 110,8 Poin pada 1/8/2026 menjadi 112,5 Poin. Harga Produsen di India rata-rata 102,95 Poin dari 1/4/2004 hingga 1/9/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 155,40 Poin pada 1/6/2022, dan rekor terendah 62,44 Poin pada 1/4/2004.

Harga Produsen

Harga Produsen

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Harga Produsen
Tanggal
Harga Produsen
2 Jan 2026
103,30 points
3 Jan 2026
104,90 points
4 Jan 2026
108,80 points
5 Jan 2026
109,90 points
6 Jan 2026
110,00 points
7 Jan 2026
109,90 points
8 Jan 2026
110,80 points
9 Jan 2026
112,50 points

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Harga Produsen Riwayat

Harga Produsen — Riwayat
TanggalNilai
112,5 Poin
110,8 Poin
109,9 Poin
110 Poin
109,9 Poin
108,8 Poin
104,9 Poin
103,3 Poin
102,6 Poin
102,1 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Harga Produsen

Harga Produsen

Di India, Indeks Harga Grosir (WPI) adalah ukuran utama inflasi. WPI mengukur harga dari keranjang representatif barang-barang grosir. Di India, indeks harga grosir dibagi menjadi tiga kelompok: Artikel Primer (22,6 persen dari total bobot); Bahan Bakar dan Tenaga (13,2 persen); dan Produk Manufaktur (64,2 persen). Indeks Makanan dari kelompok Artikel Primer dan Produk Manufaktur menyumbang 24,4 persen dari total bobot. Komponen paling penting dari kelompok Produk Manufaktur adalah Logam Dasar (9,7 persen dari total bobot); Produk Makanan (9,1 persen); Bahan Kimia dan Produk Kimia (6,5 persen) dan Tekstil (4,9 persen). Dalam kelompok Artikel Primer, komponen paling penting adalah Artikel Makanan (15,3 persen), sementara dalam kategori Bahan Bakar dan Tenaga, kategori yang paling penting adalah HSD (3,1 persen).

Apa itu Harga Produsen?

Eulerpool adalah tujuan utama Anda untuk data ekonomi makro yang komprehensif dan dapat diandalkan. Salah satu kategori penting yang kami tampilkan adalah 'Producer Prices' atau Harga Produsen. Dalam konteks ekonomi makro, harga produsen memainkan peran krusial dalam mengukur inflasi di tingkat produksi dan memberikan wawasan berharga tentang dinamika harga dalam rantai pasokan. Artikel ini akan menguraikan secara mendalam apa yang dimaksud dengan harga produsen, bagaimana mereka diukur, dan mengapa mereka sangat penting dalam analisis ekonomi. Harga produsen dapat diartikan sebagai harga yang dikenakan oleh produsen untuk barang dan jasa sebelum memasuki tahap distribusi selanjutnya. Ini adalah cerminan biaya input material serta biaya operasional lainnya yang harus dikeluarkan oleh produsen untuk menghasilkan produk akhir. Dalam banyak kasus, harga ini adalah indikator awal dari inflasi konsumen, karena kenaikan biaya produksi cenderung mengalir ke konsumen akhir dalam jangka waktu tertentu. Metode pengukuran harga produsen bisa bervariasi, namun yang paling umum digunakan adalah Indeks Harga Produsen (Producer Price Index atau PPI). PPI adalah kumpulan indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga jual yang diterima oleh produsen domestik untuk output mereka dari waktu ke waktu. Indeks ini mencakup berbagai sektor industri, dari pertanian hingga manufaktur, dan menawarkan gambaran yang luas tentang bagaimana harga di tingkat produsen berubah seiring waktu. Mengapa penting untuk memahami harga produsen? Pertama-tama, PPI adalah indikator leading untuk inflasi. Ini berarti bahwa perubahan dalam PPI sering kali mendahului perubahan dalam Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index atau CPI). Sehingga, jika PPI menunjukkan kenaikan yang signifikan, ini mungkin menjadi tanda awal bahwa inflasi akan meningkat di masa mendatang. Bagi pengambil keputusan di bidang ekonomi, termasuk pembuat kebijakan dan investor, memahami tren dalam PPI dapat sangat membantu dalam mengantisipasi perubahan ekonomi yang lebih luas. Selain itu, analisis harga produsen juga membantu dalam evaluasi kesehatan sektor industri tertentu. Misalnya, jika PPI untuk sektor manufaktur menunjukkan peningkatan yang stabil, ini bisa menjadi indikasi bahwa produsen di sektor tersebut mampu membebankan biaya lebih tinggi kepada pembeli mereka, yang bisa menjadi tanda kesehatan ekonomi yang baik di sektor tersebut. Di sisi lain, penurunan PPI dapat menunjukkan penurunan permintaan atau tekanan harga yang mungkin mempengaruhi profitabilitas produsen. Di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) adalah lembaga yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan merilis data PPI. Mereka melakukan survei rutin pada berbagai industri untuk mencatat perubahan harga di tingkat produsen. Data yang mereka kumpulkan kemudian diproses dan disusun dalam bentuk laporan yang dapat digunakan oleh berbagai stakeholders untuk analisis lebih lanjut. Namun demikian, penting juga untuk menyadari bahwa PPI bukanlah satu-satunya indikator yang harus diperhatikan. Secara ideal, analisis ekonomi yang komprehensif akan mempertimbangkan berbagai indikator lain seperti CPI, produktivitas tenaga kerja, dan tingkat pengangguran untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang dinamika ekonomi. Namun, nilai tambah yang diberikan oleh PPI dalam konteks analisis harga dan inflasi sangat signifikan dan tidak dapat diabaikan. Dalam lingkungan bisnis, pemahaman tentang harga produsen juga penting untuk perencanaan strategis. Misalnya, perusahaan yang beroperasi di sektor dengan volatilitas harga bahan baku tinggi harus memahami tren dalam PPI untuk merencanakan strategi pengadaan dan produksi mereka. Dengan demikian, mereka dapat mengelola risiko yang terkait dengan fluktuasi harga dan memastikan bahwa mereka dapat tetap kompetitif di pasar. Selain itu, investor yang berfokus pada sektor-sektor khusus juga harus melihat PPI sebagai alat analisis penting. Perubahan dalam PPI bisa memberikan indikasi awal tentang prospek keuntungan di sektor-sektor tertentu. Sebagai contoh, peningkatan signifikan dalam PPI untuk sektor energi dapat menjadi tanda bahwa harga energi akan naik, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Di Eulerpool, kami memahami pentingnya informasi yang akurat dan terkini terkait harga produsen. Oleh karena itu, kami menyajikan data PPI yang detail dan up-to-date, yang dapat diakses kapan saja oleh pengguna kami. Kami juga menyediakan alat analisis yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi tren historis dan membuat prediksi berdasarkan data yang ada. Dengan demikian, pengguna kami dapat membuat keputusan yang lebih informasional dan berdasar data dalam konteks ekonomi makro. Dalam rangka membantu pengguna memahami data harga produsen dengan lebih baik, kami juga menampilkan analisis dan laporan reguler yang mencakup berbagai sektor ekonomi. Laporan-laporan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana perubahan harga di tingkat produsen mempengaruhi ekonomi secara keseluruhan, serta bagaimana mereka mungkin berdampak pada berbagai sektor industri ke depan. Sebagai kesimpulan, harga produsen adalah indikator penting dalam analisis ekonomi makro yang tidak boleh diabaikan. PPI memberikan wawasan berharga tentang inflasi di tingkat produksi dan memiliki implikasi signifikan bagi pengambil keputusan di berbagai bidang. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data dan analisis yang komprehensif dan terkini tentang harga produsen untuk membantu pengguna membuat keputusan yang lebih informasi. Jadi, kunjungi situs kami dan manfaatkan data PPI yang kami sediakan untuk analisis ekonomi makro yang lebih mendalam dan akurat.

Harga Produsen India — FAQ

Berapa Harga Produsen saat ini di India?

Harga Produsen saat ini di India adalah 112,5 Poin per 1/9/2026.

Bagaimana perubahan Harga Produsen di India belakangan ini?

Harga Produsen di India naik dari 110,8 Poin (1/8/2026) menjadi 112,5 Poin (1/9/2026).

Berapa rekor tertinggi Harga Produsen di India?

Rekor tertinggi Harga Produsen di India adalah 155,40 Poin, tercatat pada 1/6/2022.

Berapa rekor terendah Harga Produsen di India?

Rekor terendah Harga Produsen di India adalah 62,44 Poin, tercatat pada 1/4/2004.

Berapa rata-rata historis Harga Produsen di India?

Rata-rata historis Harga Produsen di India adalah 102,95 Poin, dihitung dari 1/4/2004 hingga 1/9/2026.

Dari mana data Harga Produsen untuk India berasal?

Data Harga Produsen untuk India bersumber dari Office of the Economic Advisor, India dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.