India Cadangan Devisa
Harga
Nilai Cadangan Devisa di India saat ini adalah 29,115 miliar USD. Cadangan Devisa di India menurun menjadi 29,115 miliar USD pada 13/3/2026, setelah sebelumnya sebesar 716,81 miliar USD pada 6/3/2026. Dari 11/9/1998 hingga 30/1/2026, rata-rata PDB di India adalah 313,17 miliar USD. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 30/1/2026 dengan 723,77 miliar USD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 11/9/1998 dengan 29,05 miliar USD.
macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low
Cadangan Devisa
Cadangan Devisa
Detail
Kurs
ⓘTinjauan
Diagram kurs saham memberikan wawasan terperinci dan dinamis tentang kinerja saham IN Foreign Exchange Reserves dan menampilkan harga yang teragregasi harian, mingguan atau bulanan. Pengguna dapat beralih antar kerangka waktu yang berbeda untuk menganalisis sejarah saham secara hati-hati dan mengambil keputusan investasi yang berbasis data.
Fungsi Intraday
Fungsi Intraday menyediakan data waktu nyata dan memungkinkan investor untuk melihat fluktuasi harga saham IN Foreign Exchange Reserves selama hari perdagangan, agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat waktu dan strategis.
Total Return dan Perubahan Harga Relatif
Lihat total return dari saham IN Foreign Exchange Reserves untuk menilai profitabilitasnya seiring waktu. Perubahan harga relatif, berdasarkan harga tersedia pertama dalam kerangka waktu yang dipilih, memberikan wawasan dalam kinerja saham dan membantu dalam mengevaluasi potensi investasinya.
Interpretasi dan Investasi
Gunakan data komprehensif yang disajikan dalam diagram kurs saham untuk menganalisis tren pasar, pergerakan harga, dan potensi return dari IN Foreign Exchange Reserves. Ambil keputusan investasi yang berinformasi dengan membandingkan berbagai kerangka waktu dan mengevaluasi data intraday untuk manajemen portofolio yang dioptimalkan.
| Tanggal | IN Foreign Exchange Reserves Harga |
|---|---|
| 13/3/2026 | 709.760.000.000,00 USD |
| 6/3/2026 | 716.810.000.000,00 USD |
| 27/2/2026 | 728.490.000.000,00 USD |
Cadangan Devisa Riwayat
| Tanggal | Nilai |
|---|---|
| 29,115 miliar USD |
Indikator Makro Serupa dengan Cadangan Devisa
Jumlah Uang Beredar M1
Bulanan
Jumlah Uang M0
Bulanan
Jumlah Uang M2
Bulanan
Jumlah Uang M3
frequency_biweekly
Neraca Bank Sentral
Bulanan
Pertumbuhan Kredit
frequency_biweekly
Rasio cadangan tunai
frequency_daily
Suku bunga antar bank
frequency_daily
Tingkat Reverse Repo
Bulanan
Tingkat suku bunga
frequency_daily
Cadangan Devisa
Di India, Cadangan Devisa adalah aset luar negeri yang dimiliki atau dikendalikan oleh bank sentral negara tersebut. Cadangan ini terdiri dari emas atau mata uang tertentu. Cadangan juga bisa berupa hak penarikan khusus dan surat berharga yang dapat diperdagangkan dalam denominasi mata uang asing seperti surat utang negara, obligasi pemerintah, obligasi korporasi, dan saham serta pinjaman dalam mata uang asing.
Apa itu Cadangan Devisa?
Foreign Exchange Reserves, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai cadangan devisa, merupakan komponen penting dalam ekonomi makro yang berperan signifikan dalam menentukan stabilitas keuangan suatu negara. Istilah ini merujuk pada aset yang dimiliki oleh bank sentral dalam bentuk mata uang asing yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti intervensi di pasar valuta asing, pembayaran utang luar negeri, dan menjaga nilai tukar mata uang domestik. Pada dasarnya, foreign exchange reserves mencakup aset-aset yang secara umum terdiri dari berbagai bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, emas, dan hak penarikan khusus atau Special Drawing Rights (SDR) dari International Monetary Fund (IMF). Bank sentral suatu negara mengelola cadangan devisa ini dengan tujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kebutuhan darurat serta menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan. Pentingnya Foreign Exchange Reserves dalam Ekonomi Makro Cadangan devisa memiliki beberapa fungsi kunci yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi makro suatu negara. Pertama, foreign exchange reserves digunakan untuk stabilisasi nilai tukar mata uang domestik. Ketika terjadi volatilitas ekonomi atau serangan spekulatif terhadap mata uang domestik, bank sentral dapat menggunakan cadangan devisa untuk membeli atau menjual mata uang asing guna mempengaruhi nilai tukar. Kedua, cadangan devisa memberikan kepercayaan kepada investor internasional dan lembaga keuangan tentang kestabilan ekonomi suatu negara. Ketersediaan cadangan devisa yang cukup menunjukkan bahwa suatu negara memiliki bantalan keuangan yang solid untuk mengelola risiko ekonomi dan keuangan yang mungkin timbul. Ketiga, foreign exchange reserves sangat penting dalam menghadapi keadaan krisis. Sebagai contoh, selama periode krisis ekonomi global, cadangan devisa dapat digunakan untuk membayar kewajiban hutang luar negeri, sehingga mencegah terjadinya default. Selain itu, cadangan ini dapat digunakan untuk mendanai impor yang penting, seperti bahan baku produksi, yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan ekonomi. Sumber-Sumber Foreign Exchange Reserves Ada beberapa sumber utama dari mana sebuah negara bisa memperoleh foreign exchange reserves. Pertama, melalui surplus dalam neraca perdagangan, di mana nilai ekspor melebihi nilai impor. Kedua, arus modal masuk dari investasi asing langsung (Foreign Direct Investment, FDI) dan portofolio investasi. Ketiga, penerimaan dari pariwisata internasional dan remitansi pekerja migran juga berkontribusi pada peningkatan cadangan devisa. Pengelolaan Foreign Exchange Reserves Pengelolaan cadangan devisa merupakan tanggung jawab dari bank sentral suatu negara, seperti Bank Indonesia. Pengelolaan ini mencakup berbagai keputusan strategis tentang komposisi, tingkat likuiditas, dan diversifikasi aset. Misalnya, bank sentral harus memutuskan seberapa besar porsi yang dialokasikan dalam bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, serta emas. Diversifikasi cadangan devisa penting untuk mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar atau perubahan suku bunga internasional. Selain itu, bank sentral juga harus memastikan bahwa aset yang dimiliki cukup likuid untuk memenuhi kebutuhan darurat tanpa harus menjual investasi pada kondisi yang merugikan. Tantangan dalam Mengelola Foreign Exchange Reserves Ada berbagai tantangan dalam mengelola foreign exchange reserves. Salah satunya adalah risiko nilai tukar, di mana perubahan drastis dalam nilai tukar mata uang asing bisa berdampak pada nilai cadangan devisa dalam mata uang domestik. Selain itu, risiko suku bunga juga merupakan aspek penting, karena perubahan suku bunga internasional dapat mempengaruhi nilai surat berharga yang dimiliki oleh bank sentral. Fluktuasi harga emas juga dapat berdampak pada nilai cadangan devisa. Selain itu, bank sentral harus berupaya untuk memastikan bahwa cadangan devisa tetap dalam jumlah yang memadai tanpa memicu inflasi domestik. Meningkatkan cadangan devisa secara berlebihan melalui intervensi di pasar valuta asing bisa mempengaruhi jumlah uang beredar yang berdampak pada inflasi. Relevansi Foreign Exchange Reserves bagi Indonesia Bagi Indonesia, foreign exchange reserves memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Sebagai negara dengan ekonomi terbuka, Indonesia rentan terhadap volatilitas ekonomi global dan fluktuasi pasar finansial. Dengan memiliki cadangan devisa yang memadai, Bank Indonesia dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta menciptakan kepercayaan di kalangan investor. Lebih jauh, foreign exchange reserves juga penting dalam mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang dijalankan pemerintah. Dalam situasi di mana ada tekanan inflasi atau tekanan deflasi, cadangan devisa memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan kebutuhan ekonomi. Kesimpulan Foreign exchange reserves atau cadangan devisa merupakan instrumen yang krusial dalam ekonomi makro yang digunakan oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar, memitigasi risiko ekonomi, dan memberikan bantalan keuangan dalam kondisi krisis. Pengelolaan yang strategis dan bijaksana dari cadangan devisa ini sangat penting untuk memastikan bahwa ekonomi suatu negara tetap stabil dan dapat menghadapi berbagai tantangan global dengan lebih baik. Sebagai sumber daya keuangan yang paling likuid dan dapat diandalkan, foreign exchange reserves memainkan peran sentral dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Dengan memahami pentingnya dan pengelolaan yang efektif dari cadangan devisa, negara seperti Indonesia dapat lebih siap untuk menghadapi tekanan-tekanan ekonomi dan keuangan di masa depan. Di situs kami, Eulerpool, kami menyediakan berbagai data ekonomi makro termasuk foreign exchange reserves yang dapat diakses oleh profesional dan publik untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terkini untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.
Cadangan Devisa India — FAQ
What is the current Cadangan Devisa in India?
The current Cadangan Devisa in India is 29,115 miliarUSD as of 13/3/2026.
How has the Cadangan Devisa in India changed recently?
The Cadangan Devisa in India decreased from 716,81 miliarUSD (6/3/2026) to 29,115 miliarUSD (13/3/2026).
What is the all-time high for Cadangan Devisa in India?
The all-time high for Cadangan Devisa in India was 723,77 miliarUSD, recorded on 30/1/2026.
What is the all-time low for Cadangan Devisa in India?
The all-time low for Cadangan Devisa in India was 29,05 miliarUSD, recorded on 11/9/1998.
What is the historical average of Cadangan Devisa in India?
The historical average of Cadangan Devisa in India is 313,17 miliarUSD, calculated over the period from 11/9/1998 to 30/1/2026.
Where does the Cadangan Devisa data for India come from?
The Cadangan Devisa data for India is sourced from Reserve Bank of India and published on Eulerpool.