Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) Tiongkok

Nilai Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) terbaru untuk Tiongkok

Harga

50,7 Poin

Perubahan +/-

+1,2 Poin

Rata-rata

51,94 Poin

Tertinggi sepanjang masa

57,00 Poin

1/3/2023

Terendah sepanjang masa

28,90 Poin

1/2/2020

Nilai saat ini dari Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok adalah 50,7 Poin. Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok meningkat menjadi 50,7 Poin pada 1/9/2026, setelah sebelumnya 49,5 Poin pada 1/8/2026. Dari 1/1/2017 hingga 1/9/2026, rata-rata PDB di Tiongkok adalah 51,94 Poin. Puncak tertinggi dicapai pada 1/3/2023 dengan 57,00 Poin, sementara nilai terendah tercatat pada 1/2/2020 dengan 28,90 Poin.

Sumber: National Bureau of Statistics of China

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok naik pada 1/9/2026 dari 49,5 Poin pada 1/8/2026 menjadi 50,7 Poin. Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok rata-rata 51,94 Poin dari 1/1/2017 hingga 1/9/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 57,00 Poin pada 1/3/2023, dan rekor terendah 28,90 Poin pada 1/2/2020.

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI)

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI)

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • Maks

PMI Umum NBS
Tanggal
PMI Umum NBS
2 Jan 2026
49,50 points
3 Jan 2026
50,50 points
4 Jan 2026
50,10 points
5 Jan 2026
50,50 points
6 Jan 2026
50,60 points
7 Jan 2026
49,30 points
8 Jan 2026
49,50 points
9 Jan 2026
50,70 points
Akses data ini lewat Eulerpool API

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) Riwayat

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) — Riwayat
TanggalNilai
50,7 Poin
49,5 Poin
49,3 Poin
50,6 Poin
50,5 Poin
50,1 Poin
50,5 Poin
49,5 Poin
49,8 Poin
50,7 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI)

Iklim Bisnis

Bulanan

Saat Ini
50,1 points
Sebelumnya
49,8 points

Indeks Persyaratan Bisnis

Bulanan

Saat Ini
48,3 points
Sebelumnya
50,1 points

Indikator Awal

Bulanan

Saat Ini
148,2 points
Sebelumnya
148,3 points

Indikator Awal yang Terkompilasi

Bulanan

Saat Ini
97,41 points
Sebelumnya
97,64 points

Keuntungan Perusahaan

Bulanan

Saat Ini
5,27 Bio. CNY
Sebelumnya
4,58 Bio. CNY

Pendaftaran Kendaraan

Bulanan

Saat Ini
1,54 Juta. Units
Sebelumnya
1,46 Juta. Units

Pendaftaran Kendaraan Listrik

Bulanan

Saat Ini
1,64 Juta. Units
Sebelumnya
1,56 Juta. Units

Perubahan Tingkat Inventaris

Tahunan

Saat Ini
1,54 Bio. CNY
Sebelumnya
1,12 Bio. CNY

Pesanan Baru

Bulanan

Saat Ini
50,5 points
Sebelumnya
50,6 points

PMI Komposit

Bulanan

Saat Ini
52,1 points
Sebelumnya
50,8 points

PMI Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
52,1 points
Sebelumnya
51,5 points

PMI Sektor Jasa

Bulanan

Saat Ini
51,6 points
Sebelumnya
51,4 points

PMI Sektor Jasa Non-Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
50,2 %
Sebelumnya
49 %

Produksi Baja

Bulanan

Saat Ini
74,6 Juta. Tonnes
Sebelumnya
76,9 Juta. Tonnes

Produksi Industri

Bulanan

Saat Ini
5,2 %
Sebelumnya
4,5 %

Produksi Industri MoM

Bulanan

Saat Ini
0,54 %
Sebelumnya
0,11 %

Produksi Listrik

Bulanan

Saat Ini
943.800 Gigawatt-hour
Sebelumnya
943.900 Gigawatt-hour

Produksi Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
6,1 %
Sebelumnya
5,5 %

Produksi Otomotif

Bulanan

Saat Ini
2,68 Juta. Units
Sebelumnya
2,57 Juta. Units

Produksi Pertambangan

Bulanan

Saat Ini
-1,4 %
Sebelumnya
-4,2 %

Produksi Semen

Bulanan

Saat Ini
129,08 Juta. Tonnes
Sebelumnya
126,71 Juta. Tonnes

Tingkat Utilisasi Kapasitas

Kuartal

Saat Ini
73 %
Sebelumnya
73,6 %

Total Penjualan Kendaraan

Bulanan

Saat Ini
2,71 Juta. Units
Sebelumnya
2,58 Juta. Units

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI)

Di China, Indeks Manajer Pembelian Komprehensif (PMI) NBS mengukur kinerja sektor manufaktur dan non-manufaktur. Angka di atas 50 menunjukkan adanya ekspansi tren ekonomi secara keseluruhan dibandingkan bulan sebelumnya; di bawah 50 merepresentasikan kontraksi; sementara angka 50 menunjukkan tidak ada perubahan.

Apa itu Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI)?

NBS General PMI (Purchasing Managers' Index) merupakan indikator ekonomi penting yang dihasilkan oleh Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) Tiongkok. Index ini mencerminkan kondisi sektor manufaktur dan jasa di Tiongkok dan sering digunakan oleh analis, investor, dan pembuat kebijakan untuk memahami performa ekonomi negara tersebut. Dalam konteks ekonomi makro, NBS General PMI memberikan gambaran mengenai aktivitas bisnis, permintaan, dan tren ekonomi yang sedang berlangsung. Artikel ini akan menjelaskan secara mendetail tentang NBS General PMI, metodologi pengukurannya, serta implikasinya bagi ekonomi global, termasuk Indonesia. Penggunaan PMI dalam analisis ekonomi umumnya bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dalam kondisi bisnis dan ekonomi dalam jangka pendek hingga menengah. NBS General PMI dihitung berdasarkan survei bulanan yang mencakup berbagai pertanyaan kepada manajer pembelian di perusahaan manufaktur dan jasa. Survei ini biasanya mencakup hal-hal seperti volume pesanan baru, tingkat produksi, kecepatan pengiriman pemasok, persediaan, dan kondisi ketenagakerjaan. Nilai PMI di atas 50 menunjukkan ekspansi, sedangkan nilai di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Metodologi pengukuran NBS General PMI mengikuti pendekatan standar yang berlaku di banyak negara maju. Survei ini mencakup sekitar 3.000 perusahaan manufaktur dan 1.200 perusahaan jasa, memberikan cakupan yang cukup komprehensif untuk menganalisis tren dalam segmen-segmen utama ekonomi Tiongkok. Data yang diperoleh kemudian diolah untuk menghasilkan indeks penyebaran (diffusion index) yang memberikan nilai PMI. Struktur survei ini memungkinkan penilaian komprehensif yang tidak hanya mencakup aspek produksi, tetapi juga aspek manajerial dan logistik lainnya. Implikasi NBS General PMI sangat luas, terlebih lagi karena Tiongkok adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Fluktuasi dalam NBS General PMI dapat memberikan indikasi awal mengenai perubahan signifikan dalam ekonomi global. Ketika NBS General PMI menunjukkan kenaikan, ini sering kali dianggap sebagai tanda bahwa ekonomi Tiongkok sedang berkembang, yang dapat berdampak positif pada pasar saham global, harga komoditas, dan aktivitas perdagangan internasional. Sebaliknya, penurunan dalam PMI dapat mengindikasikan perlambatan ekonomi yang mungkin mempengaruhi rantai pasokan global, investasi asing, dan dinamika pasar global lainnya. Untuk Indonesia, NBS General PMI juga memiliki dampak yang tidak kalah signifikan. Sebagai negara dengan hubungan perdagangan yang kuat dengan Tiongkok, perubahan dalam kondisi ekonomi Tiongkok dapat berdampak langsung pada ekspor dan impor Indonesia. Produk-produk seperti sawit, batu bara, dan karet yang diekspor ke Tiongkok akan sangat dipengaruhi oleh perubahan dalam aktivitas ekonomi di sana. Selain itu, banyak bahan baku dan barang modal yang diimpor Indonesia dari Tiongkok, sehingga perubahan dalam produksi industri Tiongkok juga dapat mempengaruhi biaya produksi dan harga barang di dalam negeri. Dalam analisis investasi, para investor sering menggunakan NBS General PMI sebagai alat untuk menentukan kebijakan investasi di pasar saham. Misalnya, peningkatan dalam nilai PMI dapat mengindikasikan kondisi ekonomi yang sehat, yang membangkitkan optimisme di pasar saham. Banyak investor yang mungkin akan meningkatkan eksposur mereka terhadap saham-saham perusahaan yang operasinya sangat bergantung pada permintaan dari Tiongkok. Sebaliknya, investor cenderung menjauhi saham-saham yang mungkin terpengaruh oleh penurunan dalam aktivitas ekonomi di Tiongkok. Dari sisi kebijakan ekonomi, pembuat kebijakan dan pemerintah dapat menggunakan data PMI untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat. Jika data PMI mengindikasikan adanya perlambatan ekonomi, pemerintah dapat mempertimbangkan stimulus atau kebijakan fiskal yang dapat mendorong pertumbuhan. Sebaliknya, jika PMI menunjukkan pertumbuhan yang kuat, kebijakan mungkin cenderung difokuskan pada pengelolaan inflasi dan stabilitas ekonomi. Pentingnya NBS General PMI tidak hanya terletak pada informasi yang diberikan mengenai ekonomi Tiongkok, tetapi juga bagaimana informasi tersebut berinteraksi dengan indikator ekonomi lainnya untuk membentuk pandangan yang lebih holistik mengenai kondisi ekonomi global. Misalnya, NBS General PMI sering kali dianalisis bersamaan dengan indikator ekonomi lain seperti GDP, inflasi, dan data tenaga kerja untuk memahami dinamika ekonomi secara lebih mendalam. Selain itu, hubungan antara PMI dan kebijakan moneter yang diterapkan oleh bank sentral juga dapat memberikan wawasan tambahan mengenai arah kebijakan ekonomi dan potensial dampaknya bagi kegiatan ekonomi global. Secara keseluruhan, NBS General PMI adalah indikator yang sangat informatif dan penting dalam analisis ekonomi makro. Di Eulerpool, kami menyediakan data PMI yang terperinci dan diperbarui secara berkala agar penggunjung situs kami bisa mendapatkan gambaran yang jelas dan terkini mengenai kondisi ekonomi Tiongkok. Bagi para analis, investor, dan pembuat kebijakan, memahami tren dan pergerakan dalam NBS General PMI dapat menjadi kunci untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan informatif, baik dalam konteks perdagangan, investasi, maupun perumusan kebijakan ekonomi. Eulerpool berkomitmen untuk memberikan data ekonomi yang akurat dan relevan bagi para penggunanya, termasuk data NBS General PMI. Melalui platform kami, pengguna dapat dengan mudah mengakses informasi penting ini dan menggunakannya sebagai dasar analisis berbagai aspek ekonomi makro. Kami percaya bahwa akses terhadap data yang andal dan komprehensif adalah kunci untuk memahami dan memanfaatkan peluang dalam ekonomi global yang dinamis ini.

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) Tiongkok — FAQ

Berapa Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) saat ini di Tiongkok?

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) saat ini di Tiongkok adalah 50,7 Poin per 1/9/2026.

Bagaimana perubahan Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok belakangan ini?

Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok naik dari 49,5 Poin (1/8/2026) menjadi 50,7 Poin (1/9/2026).

Berapa rekor tertinggi Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok?

Rekor tertinggi Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok adalah 57,00 Poin, tercatat pada 1/3/2023.

Berapa rekor terendah Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok?

Rekor terendah Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok adalah 28,90 Poin, tercatat pada 1/2/2020.

Berapa rata-rata historis Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok?

Rata-rata historis Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) di Tiongkok adalah 51,94 Poin, dihitung dari 1/1/2017 hingga 1/9/2026.

Dari mana data Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) untuk Tiongkok berasal?

Data Indeks Manajer Pembelian Umum NBS (PMI) untuk Tiongkok bersumber dari National Bureau of Statistics of China dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.