Tiongkok Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)

Harga

Harga

27 %

Perubahan +/-

+7,6 %

Perubahan Persentase

+39,18 %

Nilai saat ini dari Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) di Tiongkok adalah 27 %. Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) di Tiongkok meningkat menjadi 27 % pada 1/6/2026, setelah sebelumnya sebesar 19,4 % pada 1/5/2026. Dari 1/1/1991 hingga 1/6/2026, rata-rata GDP di Tiongkok adalah 13,98 %. Tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/2/2021 dengan 154,30 %, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/2/2020 dengan -40,60 %.

Sumber: General Administration of Customs

The current value of Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok is 27%. Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok increased to 27% from 19,4%.Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok averaged 13,98% from 1/1/1991 until 1/6/2026.The all-time high was 154,30% (1/2/2021)and the record low was -40,60% (1/2/2020).

Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)

Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Ekspor YoY
Date
Ekspor YoY
11 Jan 2025
5,80 %
12 Jan 2025
6,50 %
1 Jan 2026
10,00 %
2 Jan 2026
39,60 %
3 Jan 2026
2,50 %
4 Jan 2026
14,10 %
5 Jan 2026
19,40 %
6 Jan 2026
27,00 %
Access this data via the Eulerpool API

Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) Riwayat

Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) — Riwayat
TanggalNilai
27 %
19,4 %
14,1 %
2,5 %
39,6 %
10 %
6,5 %
5,8 %
8,2 %
4,2 %
...

Indikator Makro Serupa dengan Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)

Angkutan Barang Rel

Bulanan

Saat Ini
459,32 Juta. Ton
Sebelumnya
446,17 Juta. Ton

Arus Modal

Kuartal

Saat Ini
-184,1 miliar USD
Sebelumnya
-234,81 miliar USD

Cadangan emas

Kuartal

Saat Ini
2.313,46 Tonnes
Sebelumnya
2.306,3 Tonnes

Ekspor

Bulanan

Saat Ini
412,39 miliar USD
Sebelumnya
376,78 miliar USD

Ekspor Mobil

Bulanan

Saat Ini
935.648
Sebelumnya
857.377

Ekspor mobil listrik

Bulanan

Saat Ini
315.590
Sebelumnya
278.688

Impor

Bulanan

Saat Ini
286,76 miliar USD
Sebelumnya
271,35 miliar USD

Impor YoY

Bulanan

Saat Ini
36 %
Sebelumnya
27,4 %

Indeks Terorisme

Tahunan

Saat Ini
1,31 Points
Sebelumnya
1,86 Points

Investasi Langsung Asing

Bulanan

Saat Ini
48,31 miliar USD
Sebelumnya
42 miliar USD

Investasi Langsung Asing YoY

Bulanan

Saat Ini
-5 %
Sebelumnya
-8,6 %

Kedatangan turis

Tahunan

Saat Ini
35,17 Juta.
Sebelumnya
26,94 Juta.

Ketentuan Perdagangan

Bulanan

Saat Ini
87,6 points
Sebelumnya
88,2 points

Kewajiban Investasi Langsung

Kuartal

Saat Ini
34,3 miliar USD
Sebelumnya
46,35 miliar USD

Lalu Lintas Barang di Jalan Tol

Bulanan

Saat Ini
3,76 miliar Ton
Sebelumnya
3,81 miliar Ton

Layanan Neraca Transaksi Berjalan

Kuartal

Saat Ini
-59,6 miliar USD
Sebelumnya
-48,52 miliar USD

Neraca Perdagangan

Bulanan

Saat Ini
125,62 miliar USD
Sebelumnya
105,43 miliar USD

Neraca Perdagangan Barang

Kuartal

Saat Ini
247,4 miliar USD
Sebelumnya
310,27 miliar USD

Penjualan senjata

Tahunan

Saat Ini
880 Juta. SIPRI TIV
Sebelumnya
1,29 miliar SIPRI TIV

Produksi Minyak Mentah

Bulanan

Saat Ini
4.490 BBL/D/1K
Sebelumnya
4.420 BBL/D/1K

Rekening Transaksi Berjalan

Kuartal

Saat Ini
184,3 miliar USD
Sebelumnya
243,82 miliar USD

Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB

Tahunan

Saat Ini
3,7 % of GDP
Sebelumnya
2,2 % of GDP

Transportasi Barang

Bulanan

Saat Ini
4,95 miliar Ton
Sebelumnya
4,98 miliar Ton

Transportasi Barang di Jalur Air Daratan

Bulanan

Saat Ini
728,59 Juta. Ton
Sebelumnya
720,79 Juta. Ton

Transportasi Barang Penerbangan Sipil

Bulanan

Saat Ini
878.000 Ton
Sebelumnya
854.000 Ton

Utang Luar Negeri

Tahunan

Saat Ini
2,33 Bio. USD
Sebelumnya
2,42 Bio. USD

Apa itu Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)?

Ekspor Tahunan (YoY): Memahami dan Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pada era globalisasi yang terus berkembang, indikator ekonomi memainkan peran penting dalam menilai kesehatan dan kemajuan ekonomi suatu negara. Salah satu indikator kunci yang sering dianalisis oleh ekonom, pembuat kebijakan, dan investor adalah Ekspor Tahun ke Tahun (YoY). Di situs web kami, eulerpool, kami menyediakan data ekonomi makro yang komprehensif, termasuk informasi mengenai ekspor YoY untuk berbagai negara, termasuk Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep ini serta dampaknya terhadap perekonomian nasional. Ekspor YoY mengacu pada perubahan prosentase nilai barang dan jasa yang diekspor oleh suatu negara dari satu tahun ke tahun berikutnya. Dengan kata lain, ini adalah ukuran bagaimana nilai ekspor suatu negara berkembang dari tahun sebelumnya. Di Indonesia, ekspor memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengembangkan sektor industri. Sektor Ekspor Indonesia Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki berbagai sektor ekspor yang signifikan. Produk-produk utama yang diekspor meliputi minyak kelapa sawit, batu bara, karet, gas alam, mesin, serta tekstil dan produk tekstil. Keanekaragaman ini memungkinkan Indonesia untuk memiliki portofolio ekspor yang beragam, yang merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Fluktuasi dalam salah satu sektor dapat ditutupi dengan kinerja yang kuat dari sektor lainnya. Faktor Pendorong Ekspor YoY di Indonesia Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ekspor YoY di Indonesia: 1. **Permintaan Global**: Permintaan global terhadap produk-produk Indonesia sangat berpengaruh terhadap kinerja ekspor. Ketika ekonomi besar seperti Amerika Serikat, China, dan Uni Eropa berada dalam kondisi yang baik, permintaan terhadap produk ekspor Indonesia cenderung meningkat. 2. **Harga Komoditas**: Indonesia merupakan pengekspor besar produk komoditas, seperti minyak kelapa sawit dan batu bara. Perubahan harga global komoditas ini sangat mempengaruhi nilai ekspor negara. Misalnya, kenaikan harga minyak kelapa sawit di pasar global akan meningkatkan nilai ekspor produk tersebut. 3. **Kebijakan Pemerintah**: Kebijakan ekonomi yang mendukung, seperti perjanjian perdagangan bebas dan insentif untuk eksportir, dapat memperkuat kinerja ekspor. Pemerintah Indonesia terus berupaya menciptakan iklim bisnis yang kondusif untuk mendorong ekspor. 4. **Kurs Mata Uang**: Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang lain juga berperan penting. Nilai tukar yang kompetitif dapat membuat produk Indonesia lebih murah dan lebih menarik di pasar internasional. 5. **Infrastruktur dan Teknologi**: Peningkatan infrastruktur dan teknologi produksi dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas barang yang diekspor, serta efisiensi dalam proses ekspor itu sendiri. Dampak Ekspor YoY terhadap Ekonomi Indonesia 1. **Pertumbuhan Ekonomi**: Peningkatan ekspor YoY secara langsung berdampak positif terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Ekspor yang kuat menunjukkan permintaan internasional yang tinggi terhadap produk-produk Indonesia, yang dapat meningkatkan produksi dan, pada akhirnya, PDB. 2. **Lapangan Kerja**: Sektor ekspor yang tumbuh dapat menciptakan lapangan kerja baru, baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya, perkembangan industri manufaktur untuk memenuhi permintaan ekspor dapat membuka peluang kerja baru, serta menciptakan efek berganda pada sektor terkait lainnya. 3. **Pendapatan Negara**: Ekspor yang meningkat juga berarti peningkatan pendapatan negara melalui pajak dan bea masuk. Ini memberi pemerintah lebih banyak sumber daya untuk diinvestasikan kembali dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik lainnya. 4. **Kestabilan Nilai Tukar**: Ekspor yang kuat membantu menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, karena menghasilkan aliran valuta asing yang masuk ke dalam negeri. Stabilitas nilai tukar sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. 5. **Diversifikasi Ekonomi**: Ekspor mendorong diversifikasi ekonomi, karena negara didorong untuk memproduksi barang-barang yang memiliki keunggulan komparatif. Diversifikasi ini mengurangi ketergantungan pada sektor-sektor tertentu dan membuat ekonomi lebih tahan terhadap guncangan eksternal. Tantangan dalam Mengoptimalkan Ekspor YoY Meskipun potensi ekspor Indonesia sangat besar, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekspor YoY: 1. **Hambatan Tarif dan Non-Tarif**: Hambatan perdagangan seperti tarif tinggi dan regulasi ketat di negara tujuan ekspor bisa menjadi penghalang. Oleh karena itu, diplomasi ekonomi dan perjanjian perdagangan bebas menjadi sangat penting. 2. **Kompetisi Global**: Indonesia harus bersaing dengan negara-negara lain yang juga memiliki produk serupa. Pengembangan inovasi dan peningkatan kualitas produk menjadi kunci dalam memenangkan persaingan. 3. **Infrastruktur yang Kurang Memadai**: Meskipun ada peningkatan, infrastruktur yang masih kurang memadai, seperti pelabuhan dan jalan, dapat menghambat proses ekspor. Peningkatan infrastruktur secara berkelanjutan sangat diperlukan. 4. **Fluktuasi Harga Komoditas**: Sebagai pengekspor komoditas utama, nilai ekspor Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga di pasar global. Diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan ini. 5. **Regulasi Domestik**: Kebijakan domestik yang tidak konsisten dapat menciptakan ketidakpastian bagi eksportir. Peningkatan koordinasi antar lembaga pemerintah dan reformasi regulasi menjadi kunci dalam menciptakan iklim ekspor yang kondusif. Kesimpulan Ekspor YoY adalah indikator penting dalam menilai kinerja ekonomi Indonesia di kancah global. Peningkatan ekspor tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan PDB, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menstabilkan nilai tukar, dan mendiversifikasi ekonomi. Namun, untuk memaksimalkan potensi ekspor, perlu diatasi berbagai tantangan yang ada, mulai dari hambatan perdagangan hingga infrastruktur yang memadai. Sebagai salah satu situs penyedia data ekonomi makro terkemuka, eulerpool berkomitmen membantu pengguna memahami tren dan statistik penting dalam ekonomi global. Dengan informasi yang akurat dan up-to-date, kami berharap dapat memberikan panduan yang berguna bagi ekonom, pembuat kebijakan, investor, dan siapa pun yang tertarik dengan kinerja ekspor Indonesia. Teruslah mengikuti situs kami untuk mendapatkan data dan analisis terbaru guna menginformasikan keputusan ekonomi Anda.

Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) Tiongkok — FAQ

What is the current Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok?

The current Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok is 27% as of 1/6/2026.

How has the Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok changed recently?

The Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok increased from 19,4% (1/5/2026) to 27% (1/6/2026).

What is the all-time high for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok?

The all-time high for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok was 154,30%, recorded on 1/2/2021.

What is the all-time low for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok?

The all-time low for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok was -40,60%, recorded on 1/2/2020.

What is the historical average of Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok?

The historical average of Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Tiongkok is 13,98%, calculated over the period from 1/1/1991 to 1/6/2026.

Where does the Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) data for Tiongkok come from?

The Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) data for Tiongkok is sourced from General Administration of Customs and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.