Impor Australia

Nilai Impor terbaru untuk Australia

Harga

46,94 miliar AUD

Perubahan +/-

+2,56 miliar AUD

Perubahan Persentase

+5,78 %

Rata-rata

12,44 miliar AUD

Tertinggi sepanjang masa

46,94 miliar AUD

1/8/2026

Terendah sepanjang masa

267,00 Juta. AUD

1/5/1972

Nilai saat ini dari Impor di Australia adalah 46,94 miliar AUD. Impor di Australia meningkat menjadi 46,94 miliar AUD pada 1/8/2026, setelah sebelumnya adalah 44,38 miliar AUD pada 1/7/2026. Dari 1/7/1971 hingga 1/8/2026, rata-rata PDB di Australia adalah 12,44 miliar AUD. Puncak tertinggi tercapai pada 1/8/2026 dengan 46,94 miliar AUD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/5/1972 dengan 267,00 Juta. AUD.

Sumber: Australian Bureau of Statistic

Impor di Australia naik pada 1/8/2026 dari 44,38 miliar AUD pada 1/7/2026 menjadi 46,94 miliar AUD. Impor di Australia rata-rata 12,44 miliar AUD dari 1/7/1971 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 46,94 miliar AUD pada 1/8/2026, dan rekor terendah 267,00 Juta. AUD pada 1/5/1972.

Impor

Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Impor
Tanggal
Impor
1 Jan 2026
41,11 miliar AUD
2 Jan 2026
40,12 miliar AUD
3 Jan 2026
45,48 miliar AUD
4 Jan 2026
45,73 miliar AUD
5 Jan 2026
46,03 miliar AUD
6 Jan 2026
45,45 miliar AUD
7 Jan 2026
44,38 miliar AUD
8 Jan 2026
46,94 miliar AUD

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Impor Riwayat

Impor — Riwayat
TanggalNilai
46,94 miliar AUD
44,38 miliar AUD
45,45 miliar AUD
46,03 miliar AUD
45,73 miliar AUD
45,48 miliar AUD
40,12 miliar AUD
41,11 miliar AUD
41,03 miliar AUD
41,78 miliar AUD
...

Indikator Makro Serupa dengan Impor

Impor

Australia mengimpor terutama mesin dan perlengkapan transportasi (40 persen dari total impor), di mana kendaraan jalan raya menyumbang 12 persen, mesin industri 6 persen, mesin listrik 5 persen, dan telekomunikasi serta perekaman suara 5 persen. Negara ini juga mengimpor: minyak bumi (11 persen); barang manufaktur (12 persen); bahan kimia dan produk terkait (10 persen); serta makanan dan hewan hidup (5 persen). Mitra impor utama adalah China (23 persen dari total impor), Amerika Serikat (11 persen), Jepang (7 persen), Korea Selatan, Thailand dan Jerman (masing-masing 5 persen) serta Malaysia (4 persen).

Apa itu Impor?

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.

Impor Australia — FAQ

Berapa Impor saat ini di Australia?

Impor saat ini di Australia adalah 46,94 miliar AUD per 1/8/2026.

Bagaimana perubahan Impor di Australia belakangan ini?

Impor di Australia naik dari 44,38 miliar AUD (1/7/2026) menjadi 46,94 miliar AUD (1/8/2026).

Berapa rekor tertinggi Impor di Australia?

Rekor tertinggi Impor di Australia adalah 46,94 miliar AUD, tercatat pada 1/8/2026.

Berapa rekor terendah Impor di Australia?

Rekor terendah Impor di Australia adalah 267,00 Juta. AUD, tercatat pada 1/5/1972.

Berapa rata-rata historis Impor di Australia?

Rata-rata historis Impor di Australia adalah 12,44 miliar AUD, dihitung dari 1/7/1971 hingga 1/8/2026.

Dari mana data Impor untuk Australia berasal?

Data Impor untuk Australia bersumber dari Australian Bureau of Statistic dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.