Cadangan Devisa Australia

Nilai Cadangan Devisa terbaru untuk Australia

Harga

109,72 miliar AUD

Perubahan +/-

+3,7 miliar AUD

Perubahan Persentase

+3,49 %

Rata-rata

35,08 miliar AUD

Tertinggi sepanjang masa

112,45 miliar AUD

1/12/2025

Terendah sepanjang masa

1,13 miliar AUD

1/12/1969

Nilai Cadangan Devisa saat ini di Australia adalah 109,72 miliar AUD. Cadangan Devisa di Australia meningkat menjadi 109,72 miliar AUD pada 1/9/2026, setelah sebelumnya sebesar 106,02 miliar AUD pada 1/8/2026. Dari 1/7/1969 hingga 1/9/2026, rata-rata PDB di Australia adalah 35,08 miliar AUD. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/12/2025 dengan 112,45 miliar AUD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/12/1969 dengan 1,13 miliar AUD.

Sumber: Reserve Bank of Australia

Cadangan Devisa di Australia naik pada 1/9/2026 dari 106,02 miliar AUD pada 1/8/2026 menjadi 109,72 miliar AUD. Cadangan Devisa di Australia rata-rata 35,08 miliar AUD dari 1/7/1969 hingga 1/9/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 112,45 miliar AUD pada 1/12/2025, dan rekor terendah 1,13 miliar AUD pada 1/12/1969.

Cadangan Devisa

Cadangan Devisa

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Cadangan Valuta Asing
Tanggal
Cadangan Valuta Asing
2 Jan 2026
105,80 miliar AUD
3 Jan 2026
106,81 miliar AUD
4 Jan 2026
102,88 miliar AUD
5 Jan 2026
100,57 miliar AUD
6 Jan 2026
102,52 miliar AUD
7 Jan 2026
106,65 miliar AUD
8 Jan 2026
106,02 miliar AUD
9 Jan 2026
109,72 miliar AUD

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Cadangan Devisa Riwayat

Cadangan Devisa — Riwayat
TanggalNilai
109,72 miliar AUD
106,02 miliar AUD
106,65 miliar AUD
102,52 miliar AUD
100,57 miliar AUD
102,88 miliar AUD
106,81 miliar AUD
105,8 miliar AUD
104,73 miliar AUD
112,45 miliar AUD
...

Cadangan Devisa

Di Australia, Cadangan Devisa merupakan aset asing yang dimiliki atau dikendalikan oleh bank sentral negara tersebut. Cadangan ini terdiri dari emas atau mata uang tertentu. Mereka juga dapat berupa hak penarikan khusus dan sekuritas yang dapat diperdagangkan yang didenominasikan dalam mata uang asing, seperti surat utang jangka pendek, obligasi pemerintah, obligasi korporasi, saham, dan pinjaman mata uang asing.

Apa itu Cadangan Devisa?

Foreign Exchange Reserves, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai cadangan devisa, merupakan komponen penting dalam ekonomi makro yang berperan signifikan dalam menentukan stabilitas keuangan suatu negara. Istilah ini merujuk pada aset yang dimiliki oleh bank sentral dalam bentuk mata uang asing yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti intervensi di pasar valuta asing, pembayaran utang luar negeri, dan menjaga nilai tukar mata uang domestik. Pada dasarnya, foreign exchange reserves mencakup aset-aset yang secara umum terdiri dari berbagai bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, emas, dan hak penarikan khusus atau Special Drawing Rights (SDR) dari International Monetary Fund (IMF). Bank sentral suatu negara mengelola cadangan devisa ini dengan tujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kebutuhan darurat serta menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan. Pentingnya Foreign Exchange Reserves dalam Ekonomi Makro Cadangan devisa memiliki beberapa fungsi kunci yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi makro suatu negara. Pertama, foreign exchange reserves digunakan untuk stabilisasi nilai tukar mata uang domestik. Ketika terjadi volatilitas ekonomi atau serangan spekulatif terhadap mata uang domestik, bank sentral dapat menggunakan cadangan devisa untuk membeli atau menjual mata uang asing guna mempengaruhi nilai tukar. Kedua, cadangan devisa memberikan kepercayaan kepada investor internasional dan lembaga keuangan tentang kestabilan ekonomi suatu negara. Ketersediaan cadangan devisa yang cukup menunjukkan bahwa suatu negara memiliki bantalan keuangan yang solid untuk mengelola risiko ekonomi dan keuangan yang mungkin timbul. Ketiga, foreign exchange reserves sangat penting dalam menghadapi keadaan krisis. Sebagai contoh, selama periode krisis ekonomi global, cadangan devisa dapat digunakan untuk membayar kewajiban hutang luar negeri, sehingga mencegah terjadinya default. Selain itu, cadangan ini dapat digunakan untuk mendanai impor yang penting, seperti bahan baku produksi, yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan ekonomi. Sumber-Sumber Foreign Exchange Reserves Ada beberapa sumber utama dari mana sebuah negara bisa memperoleh foreign exchange reserves. Pertama, melalui surplus dalam neraca perdagangan, di mana nilai ekspor melebihi nilai impor. Kedua, arus modal masuk dari investasi asing langsung (Foreign Direct Investment, FDI) dan portofolio investasi. Ketiga, penerimaan dari pariwisata internasional dan remitansi pekerja migran juga berkontribusi pada peningkatan cadangan devisa. Pengelolaan Foreign Exchange Reserves Pengelolaan cadangan devisa merupakan tanggung jawab dari bank sentral suatu negara, seperti Bank Indonesia. Pengelolaan ini mencakup berbagai keputusan strategis tentang komposisi, tingkat likuiditas, dan diversifikasi aset. Misalnya, bank sentral harus memutuskan seberapa besar porsi yang dialokasikan dalam bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, serta emas. Diversifikasi cadangan devisa penting untuk mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar atau perubahan suku bunga internasional. Selain itu, bank sentral juga harus memastikan bahwa aset yang dimiliki cukup likuid untuk memenuhi kebutuhan darurat tanpa harus menjual investasi pada kondisi yang merugikan. Tantangan dalam Mengelola Foreign Exchange Reserves Ada berbagai tantangan dalam mengelola foreign exchange reserves. Salah satunya adalah risiko nilai tukar, di mana perubahan drastis dalam nilai tukar mata uang asing bisa berdampak pada nilai cadangan devisa dalam mata uang domestik. Selain itu, risiko suku bunga juga merupakan aspek penting, karena perubahan suku bunga internasional dapat mempengaruhi nilai surat berharga yang dimiliki oleh bank sentral. Fluktuasi harga emas juga dapat berdampak pada nilai cadangan devisa. Selain itu, bank sentral harus berupaya untuk memastikan bahwa cadangan devisa tetap dalam jumlah yang memadai tanpa memicu inflasi domestik. Meningkatkan cadangan devisa secara berlebihan melalui intervensi di pasar valuta asing bisa mempengaruhi jumlah uang beredar yang berdampak pada inflasi. Relevansi Foreign Exchange Reserves bagi Indonesia Bagi Indonesia, foreign exchange reserves memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Sebagai negara dengan ekonomi terbuka, Indonesia rentan terhadap volatilitas ekonomi global dan fluktuasi pasar finansial. Dengan memiliki cadangan devisa yang memadai, Bank Indonesia dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta menciptakan kepercayaan di kalangan investor. Lebih jauh, foreign exchange reserves juga penting dalam mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang dijalankan pemerintah. Dalam situasi di mana ada tekanan inflasi atau tekanan deflasi, cadangan devisa memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan kebutuhan ekonomi. Kesimpulan Foreign exchange reserves atau cadangan devisa merupakan instrumen yang krusial dalam ekonomi makro yang digunakan oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar, memitigasi risiko ekonomi, dan memberikan bantalan keuangan dalam kondisi krisis. Pengelolaan yang strategis dan bijaksana dari cadangan devisa ini sangat penting untuk memastikan bahwa ekonomi suatu negara tetap stabil dan dapat menghadapi berbagai tantangan global dengan lebih baik. Sebagai sumber daya keuangan yang paling likuid dan dapat diandalkan, foreign exchange reserves memainkan peran sentral dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Dengan memahami pentingnya dan pengelolaan yang efektif dari cadangan devisa, negara seperti Indonesia dapat lebih siap untuk menghadapi tekanan-tekanan ekonomi dan keuangan di masa depan. Di situs kami, Eulerpool, kami menyediakan berbagai data ekonomi makro termasuk foreign exchange reserves yang dapat diakses oleh profesional dan publik untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terkini untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.

Cadangan Devisa Australia — FAQ

Berapa Cadangan Devisa saat ini di Australia?

Cadangan Devisa saat ini di Australia adalah 109,72 miliar AUD per 1/9/2026.

Bagaimana perubahan Cadangan Devisa di Australia belakangan ini?

Cadangan Devisa di Australia naik dari 106,02 miliar AUD (1/8/2026) menjadi 109,72 miliar AUD (1/9/2026).

Berapa rekor tertinggi Cadangan Devisa di Australia?

Rekor tertinggi Cadangan Devisa di Australia adalah 112,45 miliar AUD, tercatat pada 1/12/2025.

Berapa rekor terendah Cadangan Devisa di Australia?

Rekor terendah Cadangan Devisa di Australia adalah 1,13 miliar AUD, tercatat pada 1/12/1969.

Berapa rata-rata historis Cadangan Devisa di Australia?

Rata-rata historis Cadangan Devisa di Australia adalah 35,08 miliar AUD, dihitung dari 1/7/1969 hingga 1/9/2026.

Dari mana data Cadangan Devisa untuk Australia berasal?

Data Cadangan Devisa untuk Australia bersumber dari Reserve Bank of Australia dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.