Australia Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

Harga

Harga

101,36 Poin

Perubahan +/-

-4,06 Poin

Perubahan Persentase

-3,85 %

Nilai terkini dari Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi di Australia adalah 101,36 Poin. Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi di Australia menurun menjadi 101,36 Poin pada 1/5/2026, setelah sebelumnya 105,42 Poin pada 1/4/2026. Dari 1/9/1972 hingga 1/5/2026, rata-rata PDB di Australia sebesar 57,70 Poin. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/3/2026 dengan 108,37 Poin, sedangkan nilai terendah dicatat pada 1/9/1972 dengan 8,66 Poin.

Sumber: Australian Bureau of Statistics

The current value of Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia is 101,36 Poin. Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia decreased to 101,36 Poin from 105,42 Poin.Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia averaged 57,70 Poin from 1/9/1972 until 1/5/2026.The all-time high was 108,37 Poin (1/3/2026)and the record low was 8,66 Poin (1/9/1972).

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

IHK Transportasi
Date
IHK Transportasi
10 Jan 2025
100,26 points
11 Jan 2025
100,58 points
12 Jan 2025
100,62 points
1 Jan 2026
99,93 points
2 Jan 2026
99,28 points
3 Jan 2026
108,37 points
4 Jan 2026
105,42 points
5 Jan 2026
101,36 points
Access this data via the Eulerpool API

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi Riwayat

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi — Riwayat
TanggalNilai
101,36 Poin
105,42 Poin
108,37 Poin
99,28 Poin
99,93 Poin
100,62 Poin
100,58 Poin
100,26 Poin
100 Poin
99,89 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

CPI Rata-rata Terpangkas QoQ

Kuartal

Saat Ini
0,8 %
Sebelumnya
0,9 %

Deflator PDB

Kuartal

Saat Ini
105,8 points
Sebelumnya
105,5 points

Ekspektasi inflasi

Bulanan

Saat Ini
4,7 %
Sebelumnya
5,5 %

Harga Ekspor

Kuartal

Saat Ini
158,6 points
Sebelumnya
157,8 points

Harga Ekspor MoM

Kuartal

Saat Ini
0,5 %
Sebelumnya
3,2 %

Harga Impor

Kuartal

Saat Ini
135,5 points
Sebelumnya
135,4 points

Harga Impor Bulanan

Kuartal

Saat Ini
0,1 %
Sebelumnya
0,9 %

Harga Komoditas Tahun ke Tahun

Bulanan

Saat Ini
16,9 %
Sebelumnya
18,4 %

Harga Produsen

Kuartal

Saat Ini
138,2 points
Sebelumnya
137,7 points

Indeks Harga Konsumen (IHK)

Kuartal

Saat Ini
102,09 points
Sebelumnya
102,8 points

Indeks Harga Konsumen Inti

Kuartal

Saat Ini
107,05 points
Sebelumnya
106,65 points

Indeks Harga Konsumen untuk Perumahan dan Utilitas

Kuartal

Saat Ini
103,8 points
Sebelumnya
103,33 points

Indeks Harga Rantai PDB

Kuartal

Saat Ini
105,8 points
Sebelumnya
105 points

Indeks Inflasi MI MoM

Bulanan

Saat Ini
-0,4 %
Sebelumnya
-0,3 %

Indikator CPI Bulanan

Bulanan

Saat Ini
3,5 %
Sebelumnya
3 %

Inflasi Harga Produsen Bulan ke Bulan

Kuartal

Saat Ini
0,4 %
Sebelumnya
0,8 %

Inflasi Layanan

Kuartal

Saat Ini
3,7 %
Sebelumnya
3,5 %

Inflasi Pangan

Kuartal

Saat Ini
3,3 %
Sebelumnya
2,8 %

Inflasi Sewa

Kuartal

Saat Ini
3,6 %
Sebelumnya
3,5 %

Median CPI Tertimbang QoQ

Kuartal

Saat Ini
0,4 %
Sebelumnya
0,3 %

Median-CPI Tertimbang YoY

Kuartal

Saat Ini
3,6 %
Sebelumnya
3,4 %

Perubahan Harga Produsen

Kuartal

Saat Ini
3 %
Sebelumnya
3,5 %

Tingkat inflasi

Kuartal

Saat Ini
4 %
Sebelumnya
4,2 %

Tingkat inflasi inti

Kuartal

Saat Ini
3,6 %
Sebelumnya
3,4 %

Tingkat Inflasi MoM

Kuartal

Saat Ini
-0,7 %
Sebelumnya
0,4 %

Apa itu Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi?

CPI Transportation atau Indeks Harga Konsumen untuk Transportasi adalah salah satu indikator ekonomi penting yang kerap digunakan untuk memahami bagaimana perubahan harga barang dan jasa dalam sektor transportasi mempengaruhi daya beli konsumen. Sebagai salah satu komponen utama dalam pengukuran inflasi, CPI Transportation memiliki dampak signifikan terhadap berbagai aspek ekonomi, baik bagi konsumen, pelaku bisnis, maupun pemerintah. Untuk memahami CPI Transportation dengan lebih mendalam, pertama-tama perlu dijelaskan apa itu CPI secara umum. CPI atau Consumer Price Index adalah indikator yang menghitung rata-rata perubahan harga dari sejumlah barang dan jasa yang biasa dikonsumsi rumah tangga. Indeks ini diwakili oleh sekumpulan harga produk yang dikelompokkan dalam beberapa kategori, salah satunya adalah transportasi. Transportasi adalah sektor yang mencakup berbagai jasa dan barang yang dibutuhkan untuk memindahkan orang atau barang dari satu tempat ke tempat lain. Dalam konteks CPI, transportasi biasanya mencakup berbagai subkategori seperti harga bahan bakar, tiket angkutan umum, biaya perawatan kendaraan, dan asuransi kendaraan. Perubahan harga dalam subkategori tersebut kemudian dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan Indeks Harga Konsumen di sektor transportasi. Di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) secara rutin menerbitkan data CPI, termasuk CPI Transportation. Data ini menjadi alat yang sangat berguna bagi berbagai pihak untuk membuat keputusan ekonomi. Misalnya, pelaku bisnis dapat menggunakan data CPI Transportation untuk merencanakan strategi penetapan harga atau logistic, sementara pemerintah bisa memanfaatkannya untuk merumuskan kebijakan fiskal yang lebih tepat sasaran. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi CPI Transportation adalah harga bahan bakar. Bahan bakar merupakan komponen penting dalam transportasi, tidak hanya untuk kendaraan pribadi tetapi juga untuk transportasi umum dan logistik. Ketika harga bahan bakar naik, biasanya akan diikuti kenaikan tarif transportasi umum dan biaya-biaya lain yang terkait dengan transportasi. Hal ini akan tercermin dalam peningkatan CPI Transportation. Oleh karena itu, fluktuasi harga bahan bakar sering kali menjadi faktor yang sangat diperhatikan dalam analisis CPI Transportation. Selain bahan bakar, biaya perawatan kendaraan dan suku cadang juga memainkan peran yang signifikan. Dalam jangka panjang, inflasi di sektor ini dapat mempengaruhi keputusan konsumen mengenai perawatan kendaraan mereka, yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja ekonomi keseluruhan. Misalnya, jika biaya perawatan menjadi terlalu mahal, konsumen mungkin memilih untuk mengurangi frekuensi penggunaan kendaraan pribadi atau beralih ke opsi transportasi yang lebih murah. Di sisi lain, sektor transportasi umum juga sangat dipengaruhi oleh perubahan harga dan memiliki dampak langsung terhadap CPI Transportation. Kenaikan tarif transportasi umum dapat terjadi akibat berbagai alasan, mulai dari kenaikan biaya operasional hingga perubahan kebijakan pemerintah. Misalnya, jika pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi bahan bakar, operator transportasi umum mungkin akan menaikkan tarif untuk menutupi biaya tambahan tersebut. Ini akan mempengaruhi daya beli konsumen dan secara langsung tercermin dalam CPI Transportation. Dalam konteks makroekonomi, CPI Transportation adalah indikator yang sangat penting untuk mengukur inflasi secara keseluruhan. Inflasi yang tinggi di sektor ini dapat mengindikasikan adanya tekanan harga di seluruh perekonomian. Misalnya, inflasi tinggi di sektor transportasi dapat memberi tekanan tambahan pada sektor-sektor lain, karena biaya logistik dan distribusi barang juga akan meningkat. Ini berarti barang-barang konsumsi lainnya mungkin juga akan mengalami kenaikan harga, yang pada akhirnya mempengaruhi inflasi secara umum. Tidak hanya itu, data CPI Transportation juga sering digunakan oleh bank sentral untuk menetapkan kebijakan moneter. Bank Indonesia, misalnya, dapat menggunakan data CPI Transportation sebagai salah satu indikator dalam menentukan suku bunga acuan. Jika inflasi di sektor transportasi dianggap terlalu tinggi, bank sentral mungkin akan mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat untuk menahan laju inflasi. Untuk situs eulerpool, menampilkan data CPI Transportation secara komprehensif dan up-to-date sangatlah penting. Dengan menyediakan analisis dan visualisasi data yang mendalam, pengguna situs dapat memperoleh wawasan yang lebih baik mengenai kondisi ekonomi saat ini dan proyeksi masa mendatang. Ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi ekonom dan analis, tetapi juga bagi pelaku bisnis dan pembuat kebijakan. Sebagai kesimpulan, CPI Transportation adalah indikator penting dalam memahami dinamika ekonomi di sektor transportasi dan dampaknya terhadap inflasi secara keseluruhan. Mengikuti perkembangan CPI Transportation dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari perencanaan bisnis yang lebih baik hingga pembuatan kebijakan yang lebih efektif. Eulerpool, sebagai situs penyedia data ekonomi, memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang akurat dan up-to-date mengenai CPI Transportation, membantu berbagai pihak untuk membuat keputusan yang lebih baik dan berdasarkan data.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi Australia — FAQ

What is the current Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia?

The current Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia is 101,36 Poin as of 1/5/2026.

How has the Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia changed recently?

The Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia decreased from 105,42 Poin (1/4/2026) to 101,36 Poin (1/5/2026).

What is the all-time high for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia?

The all-time high for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia was 108,37 Poin, recorded on 1/3/2026.

What is the all-time low for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia?

The all-time low for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia was 8,66 Poin, recorded on 1/9/1972.

What is the historical average of Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia?

The historical average of Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Australia is 57,70 Poin, calculated over the period from 1/9/1972 to 1/5/2026.

Where does the Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi data for Australia come from?

The Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi data for Australia is sourced from Australian Bureau of Statistics and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.