Neraca Perdagangan Australia
Nilai Neraca Perdagangan terbaru untuk Australia
Harga
495 Juta. AUD
Perubahan +/-
-856 Juta. AUD
Perubahan Persentase
-63,36 %
Rata-rata
803,31 Juta. AUD
Tertinggi sepanjang masa
19,09 miliar AUD
1/6/2022
Terendah sepanjang masa
-3,30 miliar AUD
1/2/2008
Nilai Neraca Perdagangan saat ini di Australia adalah 495 Juta. AUD. Neraca Perdagangan di Australia menurun menjadi 495 Juta. AUD pada 1/8/2026, setelah sebelumnya berada di angka 1,35 miliar AUD pada 1/7/2026. Dari 1/7/1971 hingga 1/8/2026, rata-rata PDB di Australia adalah 803,31 Juta. AUD. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/6/2022 dengan 19,09 miliar AUD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/2/2008 dengan -3,30 miliar AUD.
Neraca Perdagangan di Australia turun pada 1/8/2026 dari 1,35 miliar AUD pada 1/7/2026 menjadi 495 Juta. AUD. Neraca Perdagangan di Australia rata-rata 803,31 Juta. AUD dari 1/7/1971 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 19,09 miliar AUD pada 1/6/2022, dan rekor terendah -3,30 miliar AUD pada 1/2/2008.
Neraca Perdagangan
Neraca Perdagangan
3 tahun
5 tahun
10 tahun
25 Tahun
Maks
Neraca Perdagangan Riwayat
| Tanggal | Nilai |
|---|---|
| 495 Juta. AUD | |
| 1,35 miliar AUD | |
| 1,96 miliar AUD | |
| 1,31 miliar AUD | |
| 5,18 miliar AUD | |
| 2,55 miliar AUD | |
| 3,2 miliar AUD | |
| 2,33 miliar AUD | |
| 4,28 miliar AUD | |
| 3,5 miliar AUD |
Indikator Makro Serupa dengan Neraca Perdagangan
Arus Modal
Kuartal
Cadangan emas
Kuartal
Ekspor
Bulanan
Impor
Bulanan
Indeks Terorisme
Tahunan
Investasi Langsung Asing
Tahunan
Kedatangan turis
Bulanan
Ketentuan Perdagangan
Kuartal
Penjualan senjata
Tahunan
Produksi Minyak Mentah
Bulanan
Rekening Transaksi Berjalan
Kuartal
Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB
Kuartal
Utang Luar Negeri
Kuartal
Neraca Perdagangan
Australia telah mencatat surplus perdagangan yang konsisten sejak 2017 berkat peningkatan ekspor sumber daya seperti gas alam, bijih logam dan mineral, batu bara, kokas dan briket, serta barang-barang pedesaan seperti daging dan sereal. Surplus perdagangan terbesar tercatat dengan China, Hong Kong, Jepang, dan Selandia Baru, sementara defisit perdagangan terbesar terjadi dengan Amerika Serikat, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand.
Halaman makro untuk negara lain di Oseania
Apa itu Neraca Perdagangan?
Navigasi ekonomi global tidak dapat dipahami sepenuhnya tanpa mengulas salah satu komponen utamanya: Neraca Perdagangan. Neraca Perdagangan, yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Balance of Trade (BoT), adalah indikator kunci yang mencerminkan kesehatan ekonomi sebuah negara melalui selisih antara nilai ekspor dan impor barang serta jasa. Melalui artikel ini, Eulerpool akan membahas secara detail konsep, komponen, serta implikasi neraca perdagangan pada perekonomian Indonesia sehingga Anda mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang topik ini. Neraca perdagangan merupakan bagian integral dari neraca pembayaran (Balance of Payments), yang juga mencakup transaksi keuangan dan modal. Secara sederhana, neraca perdagangan adalah selisih antara nilai total ekspor dan impor suatu negara dalam periode tertentu. Jika nilai ekspor lebih besar dari impor, negara tersebut memiliki surplus neraca perdagangan. Sebaliknya, jika nilai impor melebihi ekspor, terjadi defisit neraca perdagangan. Pada dasarnya, ekspor dan impor melibatkan pergerakan barang fisik, seperti bahan mentah dan barang jadi, serta jasa, seperti pariwisata dan layanan keuangan. Ekspor adalah proses menjual barang dan jasa ke luar negeri, sementara impor adalah pembelian barang dan jasa dari luar negeri. Kedua aktivitas ekonomi ini berdampak langsung pada pendapatan nasional, tingkat pekerjaan, serta daya beli konsumen. Neraca perdagangan tidak hanya mencerminkan aktivitas perdagangan suatu negara, tetapi juga menunjukkan kompetensi perdagangan internasional sebuah negara. Misalnya, negara yang sering kali memiliki surplus neraca perdagangan biasanya lebih kompetitif dalam memproduksi barang dan jasa yang diminati. Indonesia, sebagai negara berkembang dengan berbagai sektor ekonomi yang terdiversifikasi, memiliki kiprah penting dalam peta perdagangan internasional. Dalam konteks Indonesia, neraca perdagangan memainkan peran krusial. Sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam melimpah dan basis manufaktur yang berkembang, Indonesia memiliki kapasitas ekspor yang cukup signifikan. Produk utama ekspor Indonesia mencakup minyak sawit, batu bara, karet, tekstil, dan berbagai produk manufaktur. Di sisi lain, Indonesia juga membutuhkan impor, baik untuk bahan baku industri maupun barang konsumsi, seperti elektronik dan bahan bakar minyak. Perubahan dalam neraca perdagangan Indonesia bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Secara internal, kondisi perekonomian domestik seperti pertumbuhan GDP, inflasi, dan kebijakan fiskal serta moneter dapat mempengaruhi ekspor dan impor. Sementara itu, faktor eksternal meliputi fluktuasi harga komoditas internasional, tarif perdagangan, serta stabilitas politik global. Salah satu elemen penting untuk mencapai keseimbangan dalam neraca perdagangan adalah kebijakan perdagangan yang efektif. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan daya saing ekspor melalui diversifikasi produk, peningkatan kualitas barang, serta penetrasi pasar baru. Selain itu, upaya memperbaiki infrastruktur dan logistik juga merupakan langkah strategis yang diambil untuk mendukung kelancaran ekspor dan impor. Perubahan dalam neraca perdagangan memiliki implikasi besar terhadap ekonomi makro. Surplus neraca perdagangan biasanya dianggap sebagai sinyal positif yang menunjukkan daya saing yang kuat dan penambahan cadangan devisa. Cadangan devisa yang besar memberi stabilitas bagi ekonomi nasional dan meningkatkan kemampuan negara dalam membiayai proyek pembangunan serta membayar utang luar negeri. Sebaliknya, defisit neraca perdagangan yang berkepanjangan dapat berisiko memicu ketidakseimbangan ekonomi. Defisit ini menandakan bahwa negara lebih banyak mengeluarkan devisa untuk impor daripada yang diterima dari ekspor. Akibatnya, hal ini dapat menyebabkan penurunan cadangan devisa, memberikan tekanan pada nilai tukar mata uang domestik, dan tertrigger inflasi. Selain itu, kondisi neraca perdagangan memiliki implikasi langsung terhadap nilai tukar mata uang. Misalnya, ketika Indonesia mengalami surplus perdagangan, permintaan akan mata uang Rupiah meningkat karena mitra dagang perlu menukar mata uang mereka dengan Rupiah untuk membayar barang dan jasa dari Indonesia. Begitu juga sebaliknya, defisit perdagangan mengakibatkan pasokan mata uang Rupiah yang lebih rendah di pasar internasional, menekan nilai tukar. Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi neraca perdagangan mencakup diantaranya kebijakan tarif dan non-tarif. Tarif adalah bea yang dikenakan pada barang impor, meningkatkan harga barang asing di pasar domestik. Sementara itu, kebijakan non-tarif meliputi berbagai regulasi seperti kuota, standar produk, serta penetapan sertifikasi yang dapat mempengaruhi aliran barang dan jasa lintas negara. Pemahaman mendalam tentang neraca perdagangan juga memungkinkan para pembuat kebijakan dan pelaku ekonomi untuk merumuskan strategi yang tepat dalam menghadapi dinamika perdagangan global. Dalam era globalisasi, di mana arus barang, jasa, dan modal semakin bebas, menjaga keseimbangan neraca perdagangan menjadi tujuan utama bagi stabilitas ekonomi jangka panjang. Eulerpool, sebagai penyedia data ekonomi makro yang terpercaya, senantiasa siap mendukung kebutuhan Anda dengan menyediakan informasi terkini dan analisis mendalam mengenai berbagai aspek ekonomi, termasuk neraca perdagangan. Dengan data yang akurat dan analisis yang cermat, kami membantu Anda dalam memahami kompleksitas perekonomian dan membuat keputusan yang lebih terinformasi. Dalam kesimpulannya, neraca perdagangan adalah barometer ekonomi yang penting bagi setiap negara. Bagi Indonesia, menjaga keseimbangan dalam neraca perdagangan memerlukan kebijakan yang cerdas dan strategi yang efektif. Tantangan dan peluang di sektor perdagangan internasional menuntut perhatian yang mendalam dan tindakan yang terkoordinasi. Eulerpool berharap penjelasan ini dapat memberikan wawasan yang bermanfaat dan memperkaya pemahaman Anda tentang neraca perdagangan sebagai salah satu pilar utama ekonomi makro.
Neraca Perdagangan Australia — FAQ
Berapa Neraca Perdagangan saat ini di Australia?
Neraca Perdagangan saat ini di Australia adalah 495 Juta. AUD per 1/8/2026.
Bagaimana perubahan Neraca Perdagangan di Australia belakangan ini?
Neraca Perdagangan di Australia turun dari 1,35 miliar AUD (1/7/2026) menjadi 495 Juta. AUD (1/8/2026).
Berapa rekor tertinggi Neraca Perdagangan di Australia?
Rekor tertinggi Neraca Perdagangan di Australia adalah 19,09 miliar AUD, tercatat pada 1/6/2022.
Berapa rekor terendah Neraca Perdagangan di Australia?
Rekor terendah Neraca Perdagangan di Australia adalah -3,30 miliar AUD, tercatat pada 1/2/2008.
Berapa rata-rata historis Neraca Perdagangan di Australia?
Rata-rata historis Neraca Perdagangan di Australia adalah 803,31 Juta. AUD, dihitung dari 1/7/1971 hingga 1/8/2026.
Dari mana data Neraca Perdagangan untuk Australia berasal?
Data Neraca Perdagangan untuk Australia bersumber dari Australian Bureau of Statistics dan dipublikasikan di Eulerpool.
Alat dan analisis lainnya
Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.
Penyaring Saham
Saring 20.000+ saham di seluruh dunia dengan 1.000.000+ metrik data.
Pelacak Insiden
Lacak pembelian dan penjualan insider secara real-time.
Superinvestor
Lacak portfolio investor terbesar dunia
Kalender Dividen
Rencanakan pendapatan pasif Anda dengan tanggal pembayaran dividen.
Kalender Hasil Kuartalan
Tanggal dan waktu laporan kuartalan dalam satu pandangan.
Kalender Ekonomi
Peristiwa ekonomi dan rilis data dari 200+ negara.
Pelacak Kongres
Pengungkapan STOCK Act dari anggota Kongres AS
Fear & Greed Index
Indikator sentimen pasar
Indeks Crypto Fear & Greed
Indikator Sentimen Pasar Crypto
Ide
Daftar saham yang dikurasi menurut strategi, indeks, dan negara.
Sektor
Saham teratas diurutkan menurut industri dan sektor.
Negara-negara
Pasar saham dan perusahaan terkemuka menurut negara.
Strategi
Strategi investasi terbukti dengan return historis.
Indeks
Kinerja dan komposisi indeks saham utama.
ETFs
9.000+ ETF menurut penyedia, kelas aset, dan indeks.
Kripto
Harga live dan kapitalisasi pasar koin utama.
Komoditas
Gold, oil, gas, metals, agriculture and electricity prices.
Valas
Kurs live untuk pasangan mata uang utama.
Glosarium
Kamus pasar saham komprehensif untuk istilah keuangan dan saham
Blog
Berita, kemitraan, dan pengumuman produk