Pendapatan Pariwisata Korea Selatan

Nilai Pendapatan Pariwisata terbaru untuk Korea Selatan

Harga

2,49 miliar USD

Perubahan +/-

-136,7 Juta. USD

Perubahan Persentase

-5,21 %

Rata-rata

925,45 Juta. USD

Tertinggi sepanjang masa

2,78 miliar USD

1/6/2026

Terendah sepanjang masa

318,40 Juta. USD

1/1/1995

Nilai saat ini dari Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan adalah 2,49 miliar USD. Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan berkurang menjadi 2,49 miliar USD pada 1/8/2026, setelah sebelumnya 2,62 miliar USD pada 1/7/2026. Dari 1/1/1995 hingga 1/8/2026, rata-rata GDP di Korea Selatan adalah 925,45 Juta. USD. Tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/6/2026 dengan 2,78 miliar USD, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/1995 dengan 318,40 Juta. USD.

Sumber: Korea Tourism Organization

Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan turun pada 1/8/2026 dari 2,62 miliar USD pada 1/7/2026 menjadi 2,49 miliar USD. Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan rata-rata 925,45 Juta. USD dari 1/1/1995 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 2,78 miliar USD pada 1/6/2026, dan rekor terendah 318,40 Juta. USD pada 1/1/1995.

Pendapatan Pariwisata

Pendapatan Pariwisata

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Pendapatan pariwisata
Tanggal
Pendapatan pariwisata
1 Jan 2026
1,64 miliar USD
2 Jan 2026
1,56 miliar USD
3 Jan 2026
2,65 miliar USD
4 Jan 2026
2,40 miliar USD
5 Jan 2026
2,58 miliar USD
6 Jan 2026
2,78 miliar USD
7 Jan 2026
2,62 miliar USD
8 Jan 2026
2,49 miliar USD

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Pendapatan Pariwisata Riwayat

Pendapatan Pariwisata — Riwayat
TanggalNilai
2,49 miliar USD
2,62 miliar USD
2,78 miliar USD
2,58 miliar USD
2,4 miliar USD
2,65 miliar USD
1,56 miliar USD
1,64 miliar USD
2,03 miliar USD
1,89 miliar USD
...

Indikator Makro Serupa dengan Pendapatan Pariwisata

Pendapatan Pariwisata

Di Korea Selatan, Pendapatan Pariwisata mengacu pada jumlah pengeluaran yang dibayarkan oleh pengunjung internasional untuk barang dan jasa di negara tersebut.

Apa itu Pendapatan Pariwisata?

Kategori 'Pendapatan Pariwisata' merupakan salah satu indikator makroekonomi yang paling penting dan relevan dalam analisis ekonomi suatu negara. Pendapatan pariwisata mengacu pada jumlah uang yang diperoleh dari wisatawan domestik dan internasional yang mengunjungi suatu negara atau wilayah tertentu. Di situs Eulerpool, kami menyajikan data makroekonomi yang komprehensif dan akurat, termasuk informasi mendetail mengenai pendapatan pariwisata, yang bisa menjadi alat penting bagi para analis, ekonom, pembuat kebijakan, dan pelaku bisnis di sektor pariwisata. Pendapatan pariwisata sebagai bagian dari sektor jasa ekonomi, memainkan peran kunci dalam perekonomian banyak negara, terutama negara-negara yang memiliki destinasi wisata yang populer. Pendapatan ini berasal dari berbagai sumber, seperti pengeluaran untuk akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, hiburan, belanja, serta berbagai layanan dan produk lainnya yang dibutuhkan wisatawan selama perjalanan mereka. Meninjau pendapatan pariwisata memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, pendapatan rumah tangga, dan pendapatan pemerintah melalui perpajakan. Pengetahuan ini sangat penting dalam menyusun strategi pembangunan ekonomi jangka panjang, kebijakan fiskal, dan perencanaan kota. Misalnya, negara dengan sektor pariwisata yang kuat mungkin menginvestasikan lebih banyak dana dalam infrastruktur pariwisata, promosi destinasi, dan peningkatan layanan untuk menarik lebih banyak wisatawan. Di negara berkembang, pariwisata sering dipandang sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. Pendapatan pariwisata dapat berkontribusi pada pengentasan kemiskinan dengan menyediakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan di daerah pedesaan maupun perkotaan. Selain itu, dengan melibatkan komunitas lokal dalam aktivitas pariwisata, seperti homestay atau panduan wisata, pendapatan pariwisata bisa tersebar lebih merata dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Sektor pariwisata juga membantu dalam diversifikasi ekonomi. Di banyak negara yang bergantung pada komoditas tunggal, pariwisata menyediakan aliran pendapatan alternatif yang dapat menstabilkan perekonomian selama periode penurunan harga komoditas. Misalnya, negara-negara di kawasan Karibia atau Pasifik mungkin bergantung pada pariwisata untuk menyeimbangkan pendapatan negara ketika ada fluktuasi harga di industri pertanian atau perikanan mereka. Namun, penting juga untuk mempertimbangkan dampak negatif dari pariwisata. Over-tourism atau pariwisata berlebihan bisa menekan infrastruktur lokal, merusak lingkungan alam, dan menyebabkan gangguan sosial. Oleh karena itu, penting untuk menyelaraskan pertumbuhan pendapatan pariwisata dengan praktik berkelanjutan. Data pendapatan pariwisata yang kami tampilkan di Eulerpool dapat membantu pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memantau dan mengelola dampak pariwisata secara bertanggung jawab. Secara global, tren pendapatan pariwisata terus menunjukkan peningkatan seiring dengan meningkatnya mobilitas global dan peningkatan daya beli di banyak negara. Kemajuan dalam teknologi transportasi dan telekomunikasi telah membuat perjalanan internasional menjadi lebih mudah dan terjangkau. Negara-negara berkembang seperti Indonesia, Vietnam, dan Thailand melihat pertumbuhan yang signifikan dalam pendapatan pariwisata, sebagian besar didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan dari negara-negara berkembangk, seperti China dan India. Pandemi COVID-19 yang melanda dunia pada tahun 2020 menjadi tantangan besar bagi sektor pariwisata global. Banyak negara memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus, yang menyebabkan penurunan drastis dalam pendapatan pariwisata. Di masa pascapandemi, pemulihan sektor ini membutuhkan strategi yang bijaksana dan adaptif. Analisis terhadap data pendapatan pariwisata terkini menjadi semakin penting untuk mengarahkan kebijakan pemulihan dan meminimalisasi kerugian yang dialami oleh sektor ini. Di Eulerpool, kami percaya bahwa akses terhadap data yang akurat dan up-to-date adalah kunci dalam membuat keputusan yang tepat. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa informasi yang kami kumpulkan dan sajikan berasal dari sumber yang dapat dipercaya, seperti badan statistik nasional, laporan industri, dan lembaga internasional seperti Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO). Kami juga menawarkan fitur interaktif yang memungkinkan pengguna untuk mengkustomisasi tampilan data sesuai kebutuhan mereka. Misalnya, pengguna dapat membandingkan pendapatan pariwisata dari berbagai negara atau wilayah dalam periode waktu tertentu. Analisis ini bisa membantu memahami tren global dan regional serta memprediksi potensi pertumbuhan di masa depan. Selain itu, pengguna juga dapat mengakses berbagai grafik dan visualisasi data yang mempermudah interpretasi informasi. Dengan memahami pendapatan pariwisata melalui data yang kami sediakan, stakeholders di sektor ini dapat merencanakan strategi yang lebih efektif, mengidentifikasi peluang pasar, dan mengatasi tantangan yang ada. Misalnya, data tren pendapatan pariwisata dapat digunakan oleh pelaku industri perhotelan untuk mengidentifikasi waktu-waktu puncak kunjungan wisatawan sehingga mereka dapat merencanakan promosi atau penawaran khusus untuk meningkatkan keterisian kamar. Demikian pula, agen perjalanan dapat menggunakan data ini untuk merancang paket tur yang menarik berdasarkan pada bulan-bulan dengan pendapatan pariwisata tertinggi atau destinasi paling populer. Pemerintah daerah dan nasional juga dapat memanfaatkannya untuk menyusun anggaran yang lebih akurat, meningkatkan layanan publik, dan mengoptimalkan dampak ekonomi dari pariwisata. Pendapatan pariwisata merupakan indikator makroekonomi yang kompleks dan mencakup banyak aspek. Namun, dengan analisis yang tepat dan data yang terpercaya, kita dapat menggali wawasan yang berharga dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Eulerpool berkomitmen untuk menjadi sumber data makroekonomi yang handal, membantu Anda dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan mendukung upaya untuk mencapai kemakmuran yang lebih luas melalui sektor pariwisata yang dinamis. Sebagai penutup, kami mengundang Anda untuk menjelajahi lebih lanjut kategori 'Pendapatan Pariwisata' di website kami dan menemukan berbagai informasi penting yang dapat mendukung kegiatan analisis dan perencanaan Anda. Eulerpool hadir sebagai mitra terpercaya Anda dalam memahami dinamika ekonomi global melalui data yang akurat dan komprehensif.

Pendapatan Pariwisata Korea Selatan — FAQ

Berapa Pendapatan Pariwisata saat ini di Korea Selatan?

Pendapatan Pariwisata saat ini di Korea Selatan adalah 2,49 miliar USD per 1/8/2026.

Bagaimana perubahan Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan belakangan ini?

Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan turun dari 2,62 miliar USD (1/7/2026) menjadi 2,49 miliar USD (1/8/2026).

Berapa rekor tertinggi Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan?

Rekor tertinggi Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan adalah 2,78 miliar USD, tercatat pada 1/6/2026.

Berapa rekor terendah Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan?

Rekor terendah Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan adalah 318,40 Juta. USD, tercatat pada 1/1/1995.

Berapa rata-rata historis Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan?

Rata-rata historis Pendapatan Pariwisata di Korea Selatan adalah 925,45 Juta. USD, dihitung dari 1/1/1995 hingga 1/8/2026.

Dari mana data Pendapatan Pariwisata untuk Korea Selatan berasal?

Data Pendapatan Pariwisata untuk Korea Selatan bersumber dari Korea Tourism Organization dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.