Thailand Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)
Harga
Harga
20,8 %
Perubahan +/-
+10,2 %
Perubahan Persentase
+96,23 %
Nilai saat ini dari Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) di Thailand adalah 20,8 %. Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) di Thailand meningkat menjadi 20,8 % pada 1/6/2026, setelah sebelumnya sebesar 10,6 % pada 1/5/2026. Dari 1/1/1994 hingga 1/6/2026, rata-rata GDP di Thailand adalah 8,14 %. Tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/6/2010 dengan 45,50 %, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/5/2009 dengan -26,60 %.
The current value of Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand is 20,8%. Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand increased to 20,8% from 10,6%.Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand averaged 8,14% from 1/1/1994 until 1/6/2026.The all-time high was 45,50% (1/6/2010)and the record low was -26,60% (1/5/2009).
Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)
Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)
3 tahun
5 tahun
10 tahun
25 Tahun
Maks
Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) Riwayat
| Tanggal | Nilai |
|---|---|
| 20,8 % | |
| 10,6 % | |
| 23,1 % | |
| 18,7 % | |
| 9,9 % | |
| 24,4 % | |
| 16,8 % | |
| 7,1 % | |
| 5,7 % | |
| 19 % |
Indikator Makro Serupa dengan Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)
Cadangan emas
Kuartal
Ekspor
Bulanan
Impor
Bulanan
Impor YoY
Bulanan
Indeks Terorisme
Tahunan
Investasi Langsung Asing
Kuartal
Kedatangan turis
Bulanan
Ketentuan Perdagangan
Bulanan
Neraca Perdagangan
Bulanan
Produksi Minyak Mentah
Bulanan
Rekening Transaksi Berjalan
Bulanan
Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB
Tahunan
Transfer Uang
Bulanan
Utang Luar Negeri
Kuartal
Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)
Thailand adalah ekonomi yang berorientasi ekspor dengan kegiatan ekspor menyumbang sekitar 65 persen dari PDB. Negara ini terutama mengekspor barang-barang manufaktur (86 persen dari total pengiriman) dengan elektronik (14 persen), kendaraan (13 persen), mesin dan peralatan (7,5 persen), serta bahan makanan (7,5 persen) sebagai yang terpenting. Barang-barang pertanian, terutama beras dan karet, menyumbang 8 persen dari total pengiriman. Mitra ekspor utama adalah China (12 persen), Jepang (10 persen), Amerika Serikat (10 persen), dan Uni Eropa (9,5 persen). Mitra lainnya termasuk: Malaysia, Australia, dan Singapura.
Halaman makro untuk negara lain di Asia
Apa itu Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY)?
Ekspor Tahunan (YoY): Memahami dan Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pada era globalisasi yang terus berkembang, indikator ekonomi memainkan peran penting dalam menilai kesehatan dan kemajuan ekonomi suatu negara. Salah satu indikator kunci yang sering dianalisis oleh ekonom, pembuat kebijakan, dan investor adalah Ekspor Tahun ke Tahun (YoY). Di situs web kami, eulerpool, kami menyediakan data ekonomi makro yang komprehensif, termasuk informasi mengenai ekspor YoY untuk berbagai negara, termasuk Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep ini serta dampaknya terhadap perekonomian nasional. Ekspor YoY mengacu pada perubahan prosentase nilai barang dan jasa yang diekspor oleh suatu negara dari satu tahun ke tahun berikutnya. Dengan kata lain, ini adalah ukuran bagaimana nilai ekspor suatu negara berkembang dari tahun sebelumnya. Di Indonesia, ekspor memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengembangkan sektor industri. Sektor Ekspor Indonesia Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki berbagai sektor ekspor yang signifikan. Produk-produk utama yang diekspor meliputi minyak kelapa sawit, batu bara, karet, gas alam, mesin, serta tekstil dan produk tekstil. Keanekaragaman ini memungkinkan Indonesia untuk memiliki portofolio ekspor yang beragam, yang merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Fluktuasi dalam salah satu sektor dapat ditutupi dengan kinerja yang kuat dari sektor lainnya. Faktor Pendorong Ekspor YoY di Indonesia Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ekspor YoY di Indonesia: 1. **Permintaan Global**: Permintaan global terhadap produk-produk Indonesia sangat berpengaruh terhadap kinerja ekspor. Ketika ekonomi besar seperti Amerika Serikat, China, dan Uni Eropa berada dalam kondisi yang baik, permintaan terhadap produk ekspor Indonesia cenderung meningkat. 2. **Harga Komoditas**: Indonesia merupakan pengekspor besar produk komoditas, seperti minyak kelapa sawit dan batu bara. Perubahan harga global komoditas ini sangat mempengaruhi nilai ekspor negara. Misalnya, kenaikan harga minyak kelapa sawit di pasar global akan meningkatkan nilai ekspor produk tersebut. 3. **Kebijakan Pemerintah**: Kebijakan ekonomi yang mendukung, seperti perjanjian perdagangan bebas dan insentif untuk eksportir, dapat memperkuat kinerja ekspor. Pemerintah Indonesia terus berupaya menciptakan iklim bisnis yang kondusif untuk mendorong ekspor. 4. **Kurs Mata Uang**: Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang lain juga berperan penting. Nilai tukar yang kompetitif dapat membuat produk Indonesia lebih murah dan lebih menarik di pasar internasional. 5. **Infrastruktur dan Teknologi**: Peningkatan infrastruktur dan teknologi produksi dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas barang yang diekspor, serta efisiensi dalam proses ekspor itu sendiri. Dampak Ekspor YoY terhadap Ekonomi Indonesia 1. **Pertumbuhan Ekonomi**: Peningkatan ekspor YoY secara langsung berdampak positif terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Ekspor yang kuat menunjukkan permintaan internasional yang tinggi terhadap produk-produk Indonesia, yang dapat meningkatkan produksi dan, pada akhirnya, PDB. 2. **Lapangan Kerja**: Sektor ekspor yang tumbuh dapat menciptakan lapangan kerja baru, baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya, perkembangan industri manufaktur untuk memenuhi permintaan ekspor dapat membuka peluang kerja baru, serta menciptakan efek berganda pada sektor terkait lainnya. 3. **Pendapatan Negara**: Ekspor yang meningkat juga berarti peningkatan pendapatan negara melalui pajak dan bea masuk. Ini memberi pemerintah lebih banyak sumber daya untuk diinvestasikan kembali dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik lainnya. 4. **Kestabilan Nilai Tukar**: Ekspor yang kuat membantu menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, karena menghasilkan aliran valuta asing yang masuk ke dalam negeri. Stabilitas nilai tukar sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. 5. **Diversifikasi Ekonomi**: Ekspor mendorong diversifikasi ekonomi, karena negara didorong untuk memproduksi barang-barang yang memiliki keunggulan komparatif. Diversifikasi ini mengurangi ketergantungan pada sektor-sektor tertentu dan membuat ekonomi lebih tahan terhadap guncangan eksternal. Tantangan dalam Mengoptimalkan Ekspor YoY Meskipun potensi ekspor Indonesia sangat besar, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekspor YoY: 1. **Hambatan Tarif dan Non-Tarif**: Hambatan perdagangan seperti tarif tinggi dan regulasi ketat di negara tujuan ekspor bisa menjadi penghalang. Oleh karena itu, diplomasi ekonomi dan perjanjian perdagangan bebas menjadi sangat penting. 2. **Kompetisi Global**: Indonesia harus bersaing dengan negara-negara lain yang juga memiliki produk serupa. Pengembangan inovasi dan peningkatan kualitas produk menjadi kunci dalam memenangkan persaingan. 3. **Infrastruktur yang Kurang Memadai**: Meskipun ada peningkatan, infrastruktur yang masih kurang memadai, seperti pelabuhan dan jalan, dapat menghambat proses ekspor. Peningkatan infrastruktur secara berkelanjutan sangat diperlukan. 4. **Fluktuasi Harga Komoditas**: Sebagai pengekspor komoditas utama, nilai ekspor Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga di pasar global. Diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan ini. 5. **Regulasi Domestik**: Kebijakan domestik yang tidak konsisten dapat menciptakan ketidakpastian bagi eksportir. Peningkatan koordinasi antar lembaga pemerintah dan reformasi regulasi menjadi kunci dalam menciptakan iklim ekspor yang kondusif. Kesimpulan Ekspor YoY adalah indikator penting dalam menilai kinerja ekonomi Indonesia di kancah global. Peningkatan ekspor tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan PDB, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menstabilkan nilai tukar, dan mendiversifikasi ekonomi. Namun, untuk memaksimalkan potensi ekspor, perlu diatasi berbagai tantangan yang ada, mulai dari hambatan perdagangan hingga infrastruktur yang memadai. Sebagai salah satu situs penyedia data ekonomi makro terkemuka, eulerpool berkomitmen membantu pengguna memahami tren dan statistik penting dalam ekonomi global. Dengan informasi yang akurat dan up-to-date, kami berharap dapat memberikan panduan yang berguna bagi ekonom, pembuat kebijakan, investor, dan siapa pun yang tertarik dengan kinerja ekspor Indonesia. Teruslah mengikuti situs kami untuk mendapatkan data dan analisis terbaru guna menginformasikan keputusan ekonomi Anda.
Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) Thailand — FAQ
What is the current Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand?
The current Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand is 20,8% as of 1/6/2026.
How has the Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand changed recently?
The Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand increased from 10,6% (1/5/2026) to 20,8% (1/6/2026).
What is the all-time high for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand?
The all-time high for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand was 45,50%, recorded on 1/6/2010.
What is the all-time low for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand?
The all-time low for Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand was -26,60%, recorded on 1/5/2009.
What is the historical average of Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand?
The historical average of Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) in Thailand is 8,14%, calculated over the period from 1/1/1994 to 1/6/2026.
Where does the Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) data for Thailand come from?
The Ekspor Tahun-ke-Tahun (YoY) data for Thailand is sourced from Ministry of Commerce, Thailand and published on Eulerpool.
Alat dan analisis lainnya
Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.
Penyaring Saham
Saring 20.000+ saham di seluruh dunia dengan 1.000.000+ metrik data.
Pelacak Insiden
Lacak pembelian dan penjualan insider secara real-time.
Superinvestor
Lacak portfolio investor terbesar dunia
Kalender Dividen
Rencanakan pendapatan pasif Anda dengan tanggal pembayaran dividen.
Kalender Hasil Kuartalan
Semua hasil kuartalan sekilas.
Kalender Ekonomi
Peristiwa ekonomi dan rilis data dari 200+ negara.
Pelacak Kongres
Pengungkapan STOCK Act dari anggota Kongres AS
Fear & Greed Index
Market Sentiment Indicator
Indeks Crypto Fear & Greed
Indikator Sentimen Pasar Crypto
Ide
Daftar saham yang dikurasi menurut strategi, indeks, dan negara.
Sektor
Saham teratas diurutkan menurut industri dan sektor.
Negara-negara
Pasar saham dan perusahaan terkemuka menurut negara.
Strategi
Strategi investasi terbukti dengan return historis.
Indeks
Kinerja dan komposisi indeks saham utama.
Glosarium
Kamus pasar saham komprehensif untuk istilah keuangan dan saham
Blog
Berita, kemitraan, dan pengumuman produk