Indeks Korupsi Nepal

Nilai Indeks Korupsi terbaru untuk Nepal

Harga

34 Poin

Perubahan +/-

+0 Poin

Perubahan Persentase

+0,00 %

Rata-rata

29,05 Poin

Tertinggi sepanjang masa

35,00 Poin

1/1/2023

Terendah sepanjang masa

22,00 Poin

1/1/2010

Nilai saat ini dari Indeks Korupsi di Nepal adalah 34 Poin. Indeks Korupsi di Nepal menurun menjadi 34 Poin pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 34 Poin pada 1/1/2024. Dari 1/1/2004 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Nepal adalah 29,05 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2023 dengan 35,00 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/1/2010 dengan 22,00 Poin.

Sumber: Transparency International

Indeks Korupsi di Nepal turun pada 1/1/2025 dari 34 Poin pada 1/1/2024 menjadi 34 Poin. Indeks Korupsi di Nepal rata-rata 29,05 Poin dari 1/1/2004 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 35,00 Poin pada 1/1/2023, dan rekor terendah 22,00 Poin pada 1/1/2010.

Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Indeks Korupsi
Tanggal
Indeks Korupsi
1 Jan 2018
31,00 Points
1 Jan 2019
34,00 Points
1 Jan 2020
33,00 Points
1 Jan 2021
33,00 Points
1 Jan 2022
34,00 Points
1 Jan 2023
35,00 Points
1 Jan 2024
34,00 Points
1 Jan 2025
34,00 Points
Akses data ini lewat Eulerpool API

Indeks Korupsi Riwayat

Indeks Korupsi — Riwayat
TanggalNilai
34 Poin
34 Poin
35 Poin
34 Poin
33 Poin
33 Poin
34 Poin
31 Poin
31 Poin
29 Poin

Indeks Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi memberi peringkat negara dan wilayah berdasarkan seberapa korup sektor publik mereka dipersepsikan. Skor suatu negara atau wilayah menunjukkan tingkat korupsi sektor publik yang dipersepsikan pada skala dari 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Apa itu Indeks Korupsi?

Corruption Index merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang tingkat korupsi di berbagai negara. Di situs Eulerpool, kami menampilkan data-data ekonomi yang komprehensif dan up-to-date, termasuk di dalamnya Corruption Index yang bisa menjadi panduan bagi investor, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas untuk memahami tren dan situasi korupsi di dunia. Corruption Index biasanya diukur oleh berbagai lembaga internasional, salah satunya Transparency International melalui Corruption Perceptions Index (CPI). Indeks ini mengukur persepsi masyarakat dan pelaku bisnis terhadap tingkat korupsi di sektor publik. Semakin rendah skor CPI suatu negara, semakin tinggi tingkat korupsinya. Sebaliknya, skor yang tinggi menunjukkan tingkat korupsi yang lebih rendah. Data CPI ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi dan kebijakan ekonomi. Korupsi adalah salah satu masalah utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Ketidaktransparanan dalam sektor publik, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik-praktik suap dan kecurangan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang tidak sehat. Hal ini juga memperburuk distribusi kekayaan dan mengurangi efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, Corruption Index menjadi alat yang sangat penting untuk mengukur dan memantau kadar korupsi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik. Di situs Eulerpool, kami menampilkan Corruption Index dalam bentuk yang mudah dipahami dan dianalisis. Data kami diambil dari sumber-sumber yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai situasi terkini. Dengan melihat Corruption Index, pengguna dapat membandingkan tingkat korupsi antar negara dan melihat tren perubahan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah seperti Denmark, Selandia Baru, dan Finlandia biasanya mendapatkan skor CPI yang tinggi. Negara-negara tersebut dikenal memiliki institusi yang kuat, hukum yang tegas, dan budaya yang menentang praktik korupsi. Di sisi lain, negara-negara dengan skor CPI rendah seperti Somalia, Sudan Selatan, dan Suriah menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan politik, konflik bersenjata, dan lemahnya penegakan hukum seringkali memperburuk situasi di negara-negara tersebut. Korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial. Masyarakat yang terlibat dalam korupsi cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, yang dapat mengarah pada ketimpangan sosial dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, memonitor dan memahami Corruption Index menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Melalui situs Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah mengakses Corruption Index dan menggunakan data ini sebagai alat analisis dalam berbagai konteks. Investor, misalnya, dapat menggunakan informasi ini untuk menilai risiko investasi di negara tertentu. Negara dengan skor CPI rendah mungkin menghadapi lebih banyak risiko dalam hal perlindungan hukum dan stabilitas ekonomi, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk menilai efektivitas kebijakan anti-korupsi yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Di sektor akademisi, Corruption Index sangat berguna untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan ekonomi politik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan berbagai indikator makroekonomi lainnya seperti GDP, tingkat pengangguran, dan investasi asing langsung. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih matang dan berbasis data untuk mengatasi masalah korupsi. Eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang transparan dan dapat diandalkan bagi semua pengguna. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada data seperti Corruption Index, kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kami juga mendorong pengguna untuk aktif menggunakan data ini dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan demi terciptanya dunia yang lebih bebas dari korupsi. Kesimpulannya, Corruption Index adalah indikator penting yang membantu menggambarkan tingkat korupsi di berbagai negara. Dengan memahami dan memantau data ini, kita dapat mengidentifikasi masalah, memahami tren, dan mengambil langkah konkret untuk memberantas korupsi. Melalui situs Eulerpool, kami menyediakan akses mudah dan terpercaya untuk data Corruption Index, yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk analisis dan keputusan yang lebih baik. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Indeks Korupsi Nepal — FAQ

Berapa Indeks Korupsi saat ini di Nepal?

Indeks Korupsi saat ini di Nepal adalah 34 Poin per 1/1/2025.

Bagaimana perubahan Indeks Korupsi di Nepal belakangan ini?

Indeks Korupsi di Nepal turun dari 34 Poin (1/1/2024) menjadi 34 Poin (1/1/2025).

Berapa rekor tertinggi Indeks Korupsi di Nepal?

Rekor tertinggi Indeks Korupsi di Nepal adalah 35,00 Poin, tercatat pada 1/1/2023.

Berapa rekor terendah Indeks Korupsi di Nepal?

Rekor terendah Indeks Korupsi di Nepal adalah 22,00 Poin, tercatat pada 1/1/2010.

Berapa rata-rata historis Indeks Korupsi di Nepal?

Rata-rata historis Indeks Korupsi di Nepal adalah 29,05 Poin, dihitung dari 1/1/2004 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Indeks Korupsi untuk Nepal berasal?

Data Indeks Korupsi untuk Nepal bersumber dari Transparency International dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.