Jepang Perubahan dalam Persediaan

Harga

Harga

449,3 miliar JPY

Perubahan +/-

-735,1 miliar JPY

Perubahan Persentase

-62,07 %

Nilai saat ini Perubahan dalam Persediaan di Jepang adalah 449,3 miliar JPY. Perubahan dalam Persediaan di Jepang menurun menjadi 449,3 miliar JPY pada 1/9/2025, setelah sebelumnya 1,18 Bio. JPY pada 1/6/2025. Dari 1/3/1994 hingga 1/6/2026, rata-rata PDB di Jepang adalah 487,57 miliar JPY. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/12/2008 dengan 7,10 Bio. JPY, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/9/2009 dengan -6,22 Bio. JPY.

Sumber: Cabinet Office, Japan

The current value of Perubahan dalam Persediaan in Jepang is 449,3 miliarJPY. Perubahan dalam Persediaan in Jepang decreased to 449,3 miliarJPY from 1,18 Bio.JPY.Perubahan dalam Persediaan in Jepang averaged 487,57 miliarJPY from 1/3/1994 until 1/6/2026.The all-time high was 7,10 Bio.JPY (1/12/2008)and the record low was -6,22 Bio.JPY (1/9/2009).

Perubahan dalam Persediaan

Perubahan dalam Persediaan

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Perubahan Tingkat Inventaris
Date
Perubahan Tingkat Inventaris
9 Jan 2022
2,36 Bio. JPY
12 Jan 2022
1,96 Bio. JPY
3 Jan 2023
1,16 Bio. JPY
6 Jan 2023
1,05 Bio. JPY
9 Jan 2024
482,80 miliar JPY
3 Jan 2025
2,55 Bio. JPY
6 Jan 2025
1,18 Bio. JPY
9 Jan 2025
449,30 miliar JPY
Access this data via the Eulerpool API

Perubahan dalam Persediaan Riwayat

Perubahan dalam Persediaan — Riwayat
TanggalNilai
449,3 miliar JPY
1,18 Bio. JPY
2,55 Bio. JPY
482,8 miliar JPY
1,05 Bio. JPY
1,16 Bio. JPY
1,96 Bio. JPY
2,36 Bio. JPY
2,01 Bio. JPY
3,19 Bio. JPY
...

Indikator Makro Serupa dengan Perubahan dalam Persediaan

Capex Tankan Semua Industri

Kuartal

Saat Ini
11,5 %
Sebelumnya
3,3 %

Iklim Bisnis

Kuartal

Saat Ini
22 points
Sebelumnya
17 points

Indeks industri tersier

Bulanan

Saat Ini
107,3 points
Sebelumnya
106,1 points

Indeks Kesesuaian

Bulanan

Saat Ini
118,2 points
Sebelumnya
117,9 points

Indeks Reuters Tankan

Bulanan

Saat Ini
18 points
Sebelumnya
13 points

Indeks Survei Bisnis untuk Perusahaan Manufaktur Besar

Kuartal

Saat Ini
-1,8 %
Sebelumnya
3,8 %

Indikator Awal

Bulanan

Saat Ini
116,4 points
Sebelumnya
116,4 points

Indikator Awal yang Terkompilasi

Bulanan

Saat Ini
100,3 points
Sebelumnya
100,24 points

Investasi Pribadi

Kuartal

Saat Ini
0 %
Sebelumnya
6,5 %

Kebangkrutan

Bulanan

Saat Ini
1.028 Companies
Sebelumnya
1.021 Companies

Keuntungan Perusahaan

Kuartal

Saat Ini
32,63 Bio. JPY
Sebelumnya
30,03 Bio. JPY

Outlook Tankan Sektor Non-Manufaktur

Kuartal

Saat Ini
28 points
Sebelumnya
29 points

Outlook Tankan untuk Perusahaan Manufaktur Besar

Kuartal

Saat Ini
17 points
Sebelumnya
14 points

Pemesanan mesin

Bulanan

Saat Ini
-12,4 %
Sebelumnya
8,7 %

Pendaftaran Kendaraan

Bulanan

Saat Ini
242.578 Units
Sebelumnya
247.956 Units

Pesanan alat mesin

Bulanan

Saat Ini
193,1 miliar JPY
Sebelumnya
203,52 miliar JPY

Pesanan Baru

Bulanan

Saat Ini
1,69 Bio. JPY
Sebelumnya
1,25 Bio. JPY

PMI Komposit

Bulanan

Saat Ini
52,7 points
Sebelumnya
52,8 points

PMI Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
54,5 points
Sebelumnya
54,8 points

PMI Sektor Jasa

Bulanan

Saat Ini
51,2 points
Sebelumnya
52,2 points

PMI Sektor Jasa Non-Manufaktur

Kuartal

Saat Ini
37 points
Sebelumnya
36 points

Produksi Baja

Bulanan

Saat Ini
6,8 Juta. Tonnes
Sebelumnya
7 Juta. Tonnes

Produksi Industri

Bulanan

Saat Ini
4,2 %
Sebelumnya
-2,1 %

Produksi Industri MoM

Bulanan

Saat Ini
1,3 %
Sebelumnya
0,1 %

Produksi Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
4,1 %
Sebelumnya
-2,1 %

Produksi Otomotif

Bulanan

Saat Ini
540.331 Units
Sebelumnya
589.567 Units

Produksi Pertambangan

Bulanan

Saat Ini
-7,2 %
Sebelumnya
-7,1 %

Produksi Semen

Bulanan

Saat Ini
3,39 Juta. Tonnes
Sebelumnya
3,82 Juta. Tonnes

Prospek Survei Pengamat Ekonomi

Bulanan

Saat Ini
45,8 points
Sebelumnya
45,7 points

Suasana Hati Usaha Kecil

Kuartal

Saat Ini
9 points
Sebelumnya
7 points

Survei Pengamat Ekonomi

Bulanan

Saat Ini
45,7 points
Sebelumnya
44 points

Tingkat Utilisasi Kapasitas

Bulanan

Saat Ini
103 points
Sebelumnya
102,9 points

Perubahan dalam Persediaan

Di Jepang, perubahan dalam persediaan sering kali menjadi indikator utama bagi kinerja keseluruhan ekonomi.

Apa itu Perubahan dalam Persediaan?

Kategori "Perubahan pada Inventaris" di Eulerpool merupakan objek yang sangat krusial untuk dipahami dalam analisis makroekonomi. Sebagai indikator utama dalam perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan pada inventaris memberikan wawasan mendalam mengenai kesehatan ekonomi suatu negara dan potensi pertumbuhan atau kontraksi di masa mendatang. Di artikel ini, kami akan membahas secara rinci apa yang dimaksud dengan perubahan pada inventaris, mengapa indikator ini penting, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pandangan kita terhadap ekonomi makro Indonesia. Secara umum, inventaris adalah barang-barang atau produk yang disimpan oleh perusahaan baik sebagai bahan baku, barang setengah jadi, maupun produk jadi. Perubahan pada inventaris menggambarkan perbedaan antara jumlah inventaris yang dimiliki perusahaan pada awal dan akhir periode tertentu, biasanya dalam satu kuartal atau satu tahun. Dalam konteks makroekonomi, perubahan pada inventaris adalah bagian integral dari perhitungan PDB, terutama dalam komponen inventaris perusahaan. Perubahan inventaris dapat bersifat positif atau negatif. Jika jumlah inventaris bertambah dari periode sebelumnya, maka perubahan ini dianggap positif dan biasanya dinilai sebagai investasi inventaris. Sebaliknya, jika jumlah inventaris menurun, perubahan ini dianggap negatif dan menunjukkan adanya pengurangan inventaris. Dalam laporan PDB, investasi inventaris yang positif menambah nilai total PDB, sedangkan pengurangan inventaris akan menguranginya. Mengapa perubahan pada inventaris begitu penting dalam analisis makroekonomi? Pertama, perubahan inventaris mencerminkan ekspektasi perusahaan terhadap permintaan di masa depan. Jika perusahaan meningkatkan jumlah inventaris, hal ini dapat diartikan bahwa mereka mengharapkan permintaan untuk produk mereka akan meningkat. Di sisi lain, penurunan inventaris dapat menunjukkan bahwa perusahaan waspada terhadap potensi penurunan permintaan. Kedua, perubahan inventaris sering kali digunakan sebagai indikator awal untuk mengukur kondisi ekonomi lebih luas. Sebagai contoh, peningkatan mendadak dalam inventaris yang belum terjual mungkin menandakan bahwa permintaan konsumen lebih lemah dari yang diperkirakan, yang dapat berujung pada klaim bahwa perlambatan ekonomi sedang berlangsung. Sebaliknya, penurunan inventaris yang cepat bisa menandakan bahwa ekonomi sedang tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan, menunjukkan permintaan yang kuat. Selain itu, perubahan inventaris juga memainkan peran penting dalam siklus bisnis. Dalam fase ekspansi, perusahaan biasanya melakukan peningkatan inventaris untuk mengimbangi tingginya permintaan, sementara pada fase resesi, mereka cenderung mengurangi stok guna menyesuaikan penurunan permintaan. Dengan demikian, memantau perubahan pada inventaris dapat membantu pengambil kebijakan dan peneliti ekonomi dalam mengidentifikasi tahapan siklus bisnis serta merespon ke arah yang sesuai guna memastikan stabilitas ekonomi. Dalam konteks Indonesia, memahami perubahan pada inventaris menjadi lebih kritis mengingat perekonomian nasional yang dinamis dan kecenderungan konsumsi domestik yang terus berubah. Data mengenai perubahan inventaris dapat membantu mengungkap pola perilaku konsumen, efisiensi produksi, serta strategi bisnis dari perusahaan-perusahaan besar hingga skala kecil. Salah satu tantangan dalam menginterpretasikan data perubahan inventaris di Indonesia adalah keberagaman sektor industri. Setiap sektor dapat menunjukkan pola perubahan inventaris yang berbeda. Misalnya, sektor manufaktur mungkin mengalami fluktuasi inventaris yang lebih signifikan dibandingkan dengan sektor jasa karena karakteristik fisik barang yang dihasilkan. Oleh karena itu, analisis spesifik per sektor sangat diperlukan untuk pemahaman yang lebih komprehensif. Perubahan pada inventaris juga memiliki implikasi signifikan terhadap kebijakan moneter dan fiskal. Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter, dapat menggunakan informasi mengenai perubahan inventaris sebagai salah satu indikator untuk menilai tekanan inflasi atau deflasi. Jika perusahaan menimbun inventaris berlebihan, hal ini mungkin memicu penurunan harga barang, sementara penurunan inventaris yang drastis bisa memicu kenaikan harga, mempengaruhi laju inflasi. Di sisi kebijakan fiskal, pemerintah dapat menyesuaikan alokasi anggaran untuk stimulus ekonomi berdasarkan data perubahan inventaris. Misalnya, dalam situasi di mana inventaris mulai menumpuk karena penurunan permintaan, pemerintah bisa mengeluarkan stimulus untuk meningkatkan daya beli konsumen, mendorong konsumsi, dan pada akhirnya mengurangi stok inventaris yang berlebihan. Sebagai platform data makroekonomi yang terpercaya, Eulerpool menyediakan data perubahan inventaris secara real-time dan historis bagi pengguna. Data ini dapat diakses oleh akademisi, peneliti, analis keuangan, serta pembuat kebijakan untuk mendukung analisis yang mendalam dan pengambilan keputusan yang berdasar data. Melalui analisis data ini, pengguna dapat mengidentifikasi tren jangka panjang dan jangka pendek, memahami penyebab perubahan inventaris, dan membuat proyeksi mengenai kondisi ekonomi masa depan. Menyimpulkan, perubahan pada inventaris adalah indikator penting dalam analisis makroekonomi karena memberikan gambaran mengenai ekspektasi ekonomi, mencerminkan kondisi bisnis dan konsumsi, serta berdampak langsung pada perhitungan PDB. Di platform Eulerpool, data ini tidak hanya disajikan secara akurat dan up-to-date, tetapi juga dianalisis dalam konteks lebih luas untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada pengguna. Dengan demikian, data perubahan inventaris dari Eulerpool dapat menjadi alat yang berharga dalam meramalkan dan memahami dinamika ekonomi Indonesia. Kami mengundang Anda untuk menjelajahi lebih dalam kategori perubahan pada inventaris di situs kami dan memanfaatkannya untuk analisis serta penelitian lebih lanjut. Terima kasih telah memilih Eulerpool sebagai sumber informasi makroekonomi tepercaya Anda. Kami berkomitmen untuk terus memberikan data berkualitas tinggi dan analisis tepat guna mendukung pemahaman Anda terhadap ekonomi Indonesia dan global.

Perubahan dalam Persediaan Jepang — FAQ

What is the current Perubahan dalam Persediaan in Jepang?

The current Perubahan dalam Persediaan in Jepang is 449,3 miliarJPY as of 1/9/2025.

How has the Perubahan dalam Persediaan in Jepang changed recently?

The Perubahan dalam Persediaan in Jepang decreased from 1,18 Bio.JPY (1/6/2025) to 449,3 miliarJPY (1/9/2025).

What is the all-time high for Perubahan dalam Persediaan in Jepang?

The all-time high for Perubahan dalam Persediaan in Jepang was 7,10 Bio.JPY, recorded on 1/12/2008.

What is the all-time low for Perubahan dalam Persediaan in Jepang?

The all-time low for Perubahan dalam Persediaan in Jepang was -6,22 Bio.JPY, recorded on 1/9/2009.

What is the historical average of Perubahan dalam Persediaan in Jepang?

The historical average of Perubahan dalam Persediaan in Jepang is 487,57 miliarJPY, calculated over the period from 1/3/1994 to 1/6/2026.

Where does the Perubahan dalam Persediaan data for Jepang come from?

The Perubahan dalam Persediaan data for Jepang is sourced from Cabinet Office, Japan and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.