🇯🇵

Jepang Indeks Korupsi

Harga

Harga
71 Poin
Perubahan +/-
+0 Poin
Perubahan Persentase
+null %

Nilai saat ini dari Indeks Korupsi di Jepang adalah 71 Poin. Indeks Korupsi di Jepang menurun menjadi 71 Poin pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 71 Poin pada 1/1/2024. Dari 1/1/1995 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Jepang adalah 71,72 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2011 dengan 80 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/1/1998 dengan 58 Poin.

Sumber: Transparency International

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Indeks Korupsi
Date
Indeks Korupsi
1 Jan 1995
67,2 Points
1 Jan 1996
70,5 Points
1 Jan 1997
65,7 Points
1 Jan 1998
58 Points
1 Jan 1999
60 Points
1 Jan 2000
64 Points
1 Jan 2001
71 Points
1 Jan 2002
71 Points
1 Jan 2003
70 Points
1 Jan 2004
69 Points
1 Jan 2005
73 Points
1 Jan 2006
76 Points
1 Jan 2007
75 Points
1 Jan 2008
73 Points
1 Jan 2009
77 Points
Access this data via the Eulerpool API

Indeks Korupsi Riwayat

Indeks Korupsi — Riwayat
TanggalNilai
71 Poin
71 Poin
73 Poin
73 Poin
73 Poin
74 Poin
73 Poin
73 Poin
73 Poin
72 Poin

Indeks Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi mengurutkan negara dan wilayah berdasarkan seberapa korup sektor publik mereka dianggap. Skor suatu negara atau wilayah menunjukkan tingkat persepsi korupsi di sektor publik pada skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Halaman makro untuk negara lain di Asia

Apa itu Indeks Korupsi?

Corruption Index merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang tingkat korupsi di berbagai negara. Di situs Eulerpool, kami menampilkan data-data ekonomi yang komprehensif dan up-to-date, termasuk di dalamnya Corruption Index yang bisa menjadi panduan bagi investor, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas untuk memahami tren dan situasi korupsi di dunia. Corruption Index biasanya diukur oleh berbagai lembaga internasional, salah satunya Transparency International melalui Corruption Perceptions Index (CPI). Indeks ini mengukur persepsi masyarakat dan pelaku bisnis terhadap tingkat korupsi di sektor publik. Semakin rendah skor CPI suatu negara, semakin tinggi tingkat korupsinya. Sebaliknya, skor yang tinggi menunjukkan tingkat korupsi yang lebih rendah. Data CPI ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi dan kebijakan ekonomi. Korupsi adalah salah satu masalah utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Ketidaktransparanan dalam sektor publik, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik-praktik suap dan kecurangan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang tidak sehat. Hal ini juga memperburuk distribusi kekayaan dan mengurangi efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, Corruption Index menjadi alat yang sangat penting untuk mengukur dan memantau kadar korupsi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik. Di situs Eulerpool, kami menampilkan Corruption Index dalam bentuk yang mudah dipahami dan dianalisis. Data kami diambil dari sumber-sumber yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai situasi terkini. Dengan melihat Corruption Index, pengguna dapat membandingkan tingkat korupsi antar negara dan melihat tren perubahan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah seperti Denmark, Selandia Baru, dan Finlandia biasanya mendapatkan skor CPI yang tinggi. Negara-negara tersebut dikenal memiliki institusi yang kuat, hukum yang tegas, dan budaya yang menentang praktik korupsi. Di sisi lain, negara-negara dengan skor CPI rendah seperti Somalia, Sudan Selatan, dan Suriah menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan politik, konflik bersenjata, dan lemahnya penegakan hukum seringkali memperburuk situasi di negara-negara tersebut. Korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial. Masyarakat yang terlibat dalam korupsi cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, yang dapat mengarah pada ketimpangan sosial dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, memonitor dan memahami Corruption Index menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Melalui situs Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah mengakses Corruption Index dan menggunakan data ini sebagai alat analisis dalam berbagai konteks. Investor, misalnya, dapat menggunakan informasi ini untuk menilai risiko investasi di negara tertentu. Negara dengan skor CPI rendah mungkin menghadapi lebih banyak risiko dalam hal perlindungan hukum dan stabilitas ekonomi, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk menilai efektivitas kebijakan anti-korupsi yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Di sektor akademisi, Corruption Index sangat berguna untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan ekonomi politik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan berbagai indikator makroekonomi lainnya seperti GDP, tingkat pengangguran, dan investasi asing langsung. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih matang dan berbasis data untuk mengatasi masalah korupsi. Eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang transparan dan dapat diandalkan bagi semua pengguna. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada data seperti Corruption Index, kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kami juga mendorong pengguna untuk aktif menggunakan data ini dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan demi terciptanya dunia yang lebih bebas dari korupsi. Kesimpulannya, Corruption Index adalah indikator penting yang membantu menggambarkan tingkat korupsi di berbagai negara. Dengan memahami dan memantau data ini, kita dapat mengidentifikasi masalah, memahami tren, dan mengambil langkah konkret untuk memberantas korupsi. Melalui situs Eulerpool, kami menyediakan akses mudah dan terpercaya untuk data Corruption Index, yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk analisis dan keputusan yang lebih baik. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Indeks Korupsi Jepang — FAQ

What is the current Indeks Korupsi in Jepang?

The current Indeks Korupsi in Jepang is 71 Poin as of 1/1/2025.

How has the Indeks Korupsi in Jepang changed recently?

The Indeks Korupsi in Jepang decreased from 71 Poin (1/1/2024) to 71 Poin (1/1/2025).

What is the all-time high for Indeks Korupsi in Jepang?

The all-time high for Indeks Korupsi in Jepang was 80 Poin, recorded on 1/1/2011.

What is the all-time low for Indeks Korupsi in Jepang?

The all-time low for Indeks Korupsi in Jepang was 58 Poin, recorded on 1/1/1998.

What is the historical average of Indeks Korupsi in Jepang?

The historical average of Indeks Korupsi in Jepang is 71,72 Poin, calculated over the period from 1/1/1995 to 1/1/2025.

Where does the Indeks Korupsi data for Jepang come from?

The Indeks Korupsi data for Jepang is sourced from Transparency International and published on Eulerpool.