Upah Minimum Jepang

Nilai Upah Minimum terbaru untuk Jepang

Harga

1.177 JPY/Hour

Perubahan +/-

+56 JPY/Hour

Perubahan Persentase

+5,00 %

Rata-rata

823,48 JPY/Hour

Tertinggi sepanjang masa

1.177,00 JPY/Hour

1/1/2026

Terendah sepanjang masa

663,00 JPY/Hour

1/1/2002

Nilai saat ini dari Upah Minimum di Jepang adalah 1.177 JPY/Hour. Upah Minimum di Jepang meningkat menjadi 1.177 JPY/Hour pada 1/1/2026, setelah sebelumnya 1.121 JPY/Hour pada 1/1/2025. Dari 1/1/2002 hingga 1/1/2026, rata-rata PDB di Jepang adalah 823,48 JPY/Hour. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2026 dengan 1.177,00 JPY/Hour, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/2002 dengan 663,00 JPY/Hour.

Sumber: Ministry of Health, Labour and Welfare, Japan

Upah Minimum di Jepang naik pada 1/1/2026 dari 1.121 JPY/Hour pada 1/1/2025 menjadi 1.177 JPY/Hour. Upah Minimum di Jepang rata-rata 823,48 JPY/Hour dari 1/1/2002 hingga 1/1/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 1.177,00 JPY/Hour pada 1/1/2026, dan rekor terendah 663,00 JPY/Hour pada 1/1/2002.

Upah Minimum

Upah Minimum

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Upah Minimum
Tanggal
Upah Minimum
1 Jan 2019
901,00 JPY/Hour
1 Jan 2020
902,00 JPY/Hour
1 Jan 2021
930,00 JPY/Hour
1 Jan 2022
961,00 JPY/Hour
1 Jan 2023
1.002,00 JPY/Hour
1 Jan 2024
1.054,00 JPY/Hour
1 Jan 2025
1.121,00 JPY/Hour
1 Jan 2026
1.177,00 JPY/Hour

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Upah Minimum Riwayat

Upah Minimum — Riwayat
TanggalNilai
1.177 JPY/Hour
1.121 JPY/Hour
1.054 JPY/Hour
1.002 JPY/Hour
961 JPY/Hour
930 JPY/Hour
902 JPY/Hour
901 JPY/Hour
874 JPY/Hour
848 JPY/Hour

Indikator Makro Serupa dengan Upah Minimum

Upah Minimum

Di Jepang, upah minimum merujuk pada rata-rata tertimbang nasional per jam. Terdapat dua jenis upah minimum: regional - diterapkan untuk semua karyawan di suatu wilayah terlepas dari perbedaan industri - dan spesifik - diterapkan untuk pekerja di industri tertentu. Gaji tertinggi dibayarkan di Tokyo, Kanagawa, dan Osaka; yang terendah berada di Okinawa, Nagasaki, Miyazaki, Much, Kumamoto, Kochi, dan Tottori.

Apa itu Upah Minimum?

Situs web Eulerpool adalah sumber terpercaya untuk data ekonomi makro, yang berfokus pada berbagai indikator ekonomi penting, termasuk gaji minimum. Di sini, kami menyediakan analisis mendalam mengenai gaji minimum di Indonesia dan pengaruhnya terhadap perekonomian secara keseluruhan. Dalam deskripsi ini, kita akan mengeksplorasi berbagai aspek dari gaji minimum, termasuk definisinya, sejarah, implikasinya bagi tenaga kerja dan perusahaan, serta dampaknya terhadap perekonomian makro Indonesia. Gaji minimum didefinisikan sebagai upah terendah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada tenaga kerjanya dalam kurun waktu tertentu, berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan pemerintah. Tujuan utama dari gaji minimum adalah untuk melindungi pekerja dari upah yang tidak adil dan memastikan mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Di Indonesia, penetapan gaji minimum diatur oleh pemerintah dan disesuaikan secara berkala sesuai dengan kondisi ekonomi nasional dan regional. Sejarah penetapan gaji minimum di Indonesia berawal dari perjuangan serikat pekerja yang menginginkan standar kehidupan layak bagi anggotanya. Pemerintah Indonesia kemudian merespons dengan menetapkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mengatur upah minimum. Penetapan gaji minimum ini dilakukan setiap tahun oleh Dewan Pengupahan Nasional dan daerah, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti inflasi, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi. Implikasi dari penetapan gaji minimum sangat luas dan kompleks. Bagi tenaga kerja, gaji minimum memberikan jaminan pendapatan yang layak untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian. Hal ini juga dapat meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan secara keseluruhan. Selain itu, adanya gaji minimum dapat mengurangi ketimpangan pendapatan dan kemiskinan. Namun, penetapan gaji minimum juga memiliki dampak negatif potensial. Bagi perusahaan, khususnya usaha kecil dan menengah, peningkatan gaji minimum dapat meningkatkan biaya operasional dan mengurangi keuntungan. Hal ini bisa memaksa perusahaan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja atau mengotomatisasi sebagian proses produksi untuk menekan biaya. Selain itu, gaji minimum yang terlalu tinggi di atas produktivitas tenaga kerja dapat mengurangi daya saing perusahaan di pasar global. Pada tingkat makroekonomi, dampak penetapan gaji minimum dapat berdampak ganda. Di satu sisi, peningkatan gaji minimum dapat mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi domestik, yang merupakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi. Peningkatan konsumsi domestik ini bisa mengarah pada peningkatan output dan pendapatan nasional. Di sisi lain, jika peningkatan gaji minimum tidak diiringi dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja, hal itu bisa memicu inflasi dan mempersulit stabilitas ekonomi makro. Penting untuk dicatat bahwa penetapan gaji minimum harus dilakukan dengan kebijakan yang bijaksana dan berdasarkan analisis data yang komprehensif. Kondisi ekonomi yang dinamis membutuhkan penyesuaian yang fleksibel terhadap gaji minimum agar tidak terjadi ketidakseimbangan ekonomi. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, sangat penting dalam proses penetapan gaji minimum. Dalam konteks internasional, gaji minimum berbeda-beda di setiap negara tergantung pada kondisi ekonomi, sosial, dan kebijakan pemerintah. Di beberapa negara maju, gaji minimum ditetapkan cukup tinggi untuk memastikan standar hidup yang layak. Sementara itu, di negara berkembang seperti Indonesia, penetapan gaji minimum bertujuan untuk mengurangi ketimpangan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan sosial. Pada akhirnya, efektivitas dari penetapan gaji minimum sangat tergantung pada implementasi dan pengawasan. Pemerintah perlu memastikan bahwa perusahaan patuh terhadap ketentuan gaji minimum dan tidak melakukan pelanggaran seperti pembayaran di bawah standar atau mempekerjakan tenaga kerja tanpa perlindungan hukum. Selain itu, pemerintah juga perlu mendukung sektor usaha melalui kebijakan yang mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing global. Melalui situs web Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyajikan data dan analisis terkini mengenai gaji minimum dan berbagai indikator ekonomi makro lainnya. Kami berharap informasi ini dapat membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang tepat dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Demikian deskripsi mengenai kategori "Gaji Minimum" pada situs web Eulerpool. Dengan pemahaman yang baik tentang gaji minimum, kita dapat lebih memahami dinamika ekonomi makro dan bagaimana kebijakan ini berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Kami mengundang Anda untuk terus mengikuti perkembangan dan analisis terbaru mengenai gaji minimum di Indonesia melalui platform kami.

Upah Minimum Jepang — FAQ

Berapa Upah Minimum saat ini di Jepang?

Upah Minimum saat ini di Jepang adalah 1.177 JPY/Hour per 1/1/2026.

Bagaimana perubahan Upah Minimum di Jepang belakangan ini?

Upah Minimum di Jepang naik dari 1.121 JPY/Hour (1/1/2025) menjadi 1.177 JPY/Hour (1/1/2026).

Berapa rekor tertinggi Upah Minimum di Jepang?

Rekor tertinggi Upah Minimum di Jepang adalah 1.177,00 JPY/Hour, tercatat pada 1/1/2026.

Berapa rekor terendah Upah Minimum di Jepang?

Rekor terendah Upah Minimum di Jepang adalah 663,00 JPY/Hour, tercatat pada 1/1/2002.

Berapa rata-rata historis Upah Minimum di Jepang?

Rata-rata historis Upah Minimum di Jepang adalah 823,48 JPY/Hour, dihitung dari 1/1/2002 hingga 1/1/2026.

Dari mana data Upah Minimum untuk Jepang berasal?

Data Upah Minimum untuk Jepang bersumber dari Ministry of Health, Labour and Welfare, Japan dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.