🇧🇹

Bhutan Indeks Korupsi

Harga

Harga
71 Poin
Perubahan +/-
-1 Poin
Perubahan Persentase
-1,39 %

Nilai saat ini dari Indeks Korupsi di Bhutan adalah 71 Poin. Indeks Korupsi di Bhutan menurun menjadi 71 Poin pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 72 Poin pada 1/1/2024. Dari 1/1/2006 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Bhutan adalah 63,25 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2024 dengan 72 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/1/2007 dengan 50 Poin.

Sumber: Transparency International

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Indeks Korupsi
Date
Indeks Korupsi
1 Jan 2006
60 Points
1 Jan 2007
50 Points
1 Jan 2008
52 Points
1 Jan 2009
50 Points
1 Jan 2010
57 Points
1 Jan 2011
57 Points
1 Jan 2012
63 Points
1 Jan 2013
63 Points
1 Jan 2014
65 Points
1 Jan 2015
65 Points
1 Jan 2016
65 Points
1 Jan 2017
67 Points
1 Jan 2018
68 Points
1 Jan 2019
68 Points
1 Jan 2020
68 Points
Access this data via the Eulerpool API

Indeks Korupsi Riwayat

Indeks Korupsi — Riwayat
TanggalNilai
71 Poin
72 Poin
68 Poin
68 Poin
68 Poin
68 Poin
68 Poin
68 Poin
67 Poin
65 Poin

Indeks Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi mengklasifikasikan negara dan wilayah berdasarkan tingkat persepsi korupsi di sektor publik mereka. Skor suatu negara atau wilayah menunjukkan tingkat persepsi korupsi di sektor publik pada skala dari 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Halaman makro untuk negara lain di Asia

Apa itu Indeks Korupsi?

Corruption Index merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang tingkat korupsi di berbagai negara. Di situs Eulerpool, kami menampilkan data-data ekonomi yang komprehensif dan up-to-date, termasuk di dalamnya Corruption Index yang bisa menjadi panduan bagi investor, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas untuk memahami tren dan situasi korupsi di dunia. Corruption Index biasanya diukur oleh berbagai lembaga internasional, salah satunya Transparency International melalui Corruption Perceptions Index (CPI). Indeks ini mengukur persepsi masyarakat dan pelaku bisnis terhadap tingkat korupsi di sektor publik. Semakin rendah skor CPI suatu negara, semakin tinggi tingkat korupsinya. Sebaliknya, skor yang tinggi menunjukkan tingkat korupsi yang lebih rendah. Data CPI ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi dan kebijakan ekonomi. Korupsi adalah salah satu masalah utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Ketidaktransparanan dalam sektor publik, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik-praktik suap dan kecurangan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang tidak sehat. Hal ini juga memperburuk distribusi kekayaan dan mengurangi efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, Corruption Index menjadi alat yang sangat penting untuk mengukur dan memantau kadar korupsi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik. Di situs Eulerpool, kami menampilkan Corruption Index dalam bentuk yang mudah dipahami dan dianalisis. Data kami diambil dari sumber-sumber yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai situasi terkini. Dengan melihat Corruption Index, pengguna dapat membandingkan tingkat korupsi antar negara dan melihat tren perubahan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah seperti Denmark, Selandia Baru, dan Finlandia biasanya mendapatkan skor CPI yang tinggi. Negara-negara tersebut dikenal memiliki institusi yang kuat, hukum yang tegas, dan budaya yang menentang praktik korupsi. Di sisi lain, negara-negara dengan skor CPI rendah seperti Somalia, Sudan Selatan, dan Suriah menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan politik, konflik bersenjata, dan lemahnya penegakan hukum seringkali memperburuk situasi di negara-negara tersebut. Korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial. Masyarakat yang terlibat dalam korupsi cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, yang dapat mengarah pada ketimpangan sosial dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, memonitor dan memahami Corruption Index menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Melalui situs Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah mengakses Corruption Index dan menggunakan data ini sebagai alat analisis dalam berbagai konteks. Investor, misalnya, dapat menggunakan informasi ini untuk menilai risiko investasi di negara tertentu. Negara dengan skor CPI rendah mungkin menghadapi lebih banyak risiko dalam hal perlindungan hukum dan stabilitas ekonomi, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk menilai efektivitas kebijakan anti-korupsi yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Di sektor akademisi, Corruption Index sangat berguna untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan ekonomi politik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan berbagai indikator makroekonomi lainnya seperti GDP, tingkat pengangguran, dan investasi asing langsung. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih matang dan berbasis data untuk mengatasi masalah korupsi. Eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang transparan dan dapat diandalkan bagi semua pengguna. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada data seperti Corruption Index, kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kami juga mendorong pengguna untuk aktif menggunakan data ini dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan demi terciptanya dunia yang lebih bebas dari korupsi. Kesimpulannya, Corruption Index adalah indikator penting yang membantu menggambarkan tingkat korupsi di berbagai negara. Dengan memahami dan memantau data ini, kita dapat mengidentifikasi masalah, memahami tren, dan mengambil langkah konkret untuk memberantas korupsi. Melalui situs Eulerpool, kami menyediakan akses mudah dan terpercaya untuk data Corruption Index, yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk analisis dan keputusan yang lebih baik. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Indeks Korupsi Bhutan — FAQ

What is the current Indeks Korupsi in Bhutan?

The current Indeks Korupsi in Bhutan is 71 Poin as of 1/1/2025.

How has the Indeks Korupsi in Bhutan changed recently?

The Indeks Korupsi in Bhutan decreased from 72 Poin (1/1/2024) to 71 Poin (1/1/2025).

What is the all-time high for Indeks Korupsi in Bhutan?

The all-time high for Indeks Korupsi in Bhutan was 72 Poin, recorded on 1/1/2024.

What is the all-time low for Indeks Korupsi in Bhutan?

The all-time low for Indeks Korupsi in Bhutan was 50 Poin, recorded on 1/1/2007.

What is the historical average of Indeks Korupsi in Bhutan?

The historical average of Indeks Korupsi in Bhutan is 63,25 Poin, calculated over the period from 1/1/2006 to 1/1/2025.

Where does the Indeks Korupsi data for Bhutan come from?

The Indeks Korupsi data for Bhutan is sourced from Transparency International and published on Eulerpool.