Perubahan dalam Persediaan Islandia

Nilai Perubahan dalam Persediaan terbaru untuk Islandia

Harga

16,63 miliar ISK

Perubahan +/-

-4,16 miliar ISK

Perubahan Persentase

-20,02 %

Rata-rata

467,47 Juta. ISK

Tertinggi sepanjang masa

30,21 miliar ISK

1/3/2023

Terendah sepanjang masa

-23,74 miliar ISK

1/6/2023

Nilai saat ini Perubahan dalam Persediaan di Islandia adalah 16,63 miliar ISK. Perubahan dalam Persediaan di Islandia menurun menjadi 16,63 miliar ISK pada 1/3/2026, setelah sebelumnya 20,79 miliar ISK pada 1/9/2025. Dari 1/3/1997 hingga 1/6/2026, rata-rata PDB di Islandia adalah 467,47 Juta. ISK. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/3/2023 dengan 30,21 miliar ISK, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/6/2023 dengan -23,74 miliar ISK.

Sumber: Statistics Iceland

Perubahan dalam Persediaan di Islandia turun pada 1/3/2026 dari 20,79 miliar ISK pada 1/9/2025 menjadi 16,63 miliar ISK. Perubahan dalam Persediaan di Islandia rata-rata 467,47 Juta. ISK dari 1/3/1997 hingga 1/6/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 30,21 miliar ISK pada 1/3/2023, dan rekor terendah -23,74 miliar ISK pada 1/6/2023.

Perubahan dalam Persediaan

Perubahan dalam Persediaan

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Perubahan Tingkat Inventaris
Tanggal
Perubahan Tingkat Inventaris
3 Jan 2021
9,56 miliar ISK
9 Jan 2021
9,87 miliar ISK
3 Jan 2022
17,74 miliar ISK
9 Jan 2022
19,20 miliar ISK
3 Jan 2023
30,21 miliar ISK
9 Jan 2023
19,75 miliar ISK
9 Jan 2025
20,79 miliar ISK
3 Jan 2026
16,63 miliar ISK

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Perubahan dalam Persediaan Riwayat

Perubahan dalam Persediaan — Riwayat
TanggalNilai
16,63 miliar ISK
20,79 miliar ISK
19,75 miliar ISK
30,21 miliar ISK
19,2 miliar ISK
17,74 miliar ISK
9,87 miliar ISK
9,56 miliar ISK
11,83 miliar ISK
1,51 miliar ISK

Perubahan dalam Persediaan

Di Islandia, perubahan dalam persediaan sering kali menjadi indikator awal untuk kinerja keseluruhan ekonomi.

Apa itu Perubahan dalam Persediaan?

Kategori "Perubahan pada Inventaris" di Eulerpool merupakan objek yang sangat krusial untuk dipahami dalam analisis makroekonomi. Sebagai indikator utama dalam perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan pada inventaris memberikan wawasan mendalam mengenai kesehatan ekonomi suatu negara dan potensi pertumbuhan atau kontraksi di masa mendatang. Di artikel ini, kami akan membahas secara rinci apa yang dimaksud dengan perubahan pada inventaris, mengapa indikator ini penting, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pandangan kita terhadap ekonomi makro Indonesia. Secara umum, inventaris adalah barang-barang atau produk yang disimpan oleh perusahaan baik sebagai bahan baku, barang setengah jadi, maupun produk jadi. Perubahan pada inventaris menggambarkan perbedaan antara jumlah inventaris yang dimiliki perusahaan pada awal dan akhir periode tertentu, biasanya dalam satu kuartal atau satu tahun. Dalam konteks makroekonomi, perubahan pada inventaris adalah bagian integral dari perhitungan PDB, terutama dalam komponen inventaris perusahaan. Perubahan inventaris dapat bersifat positif atau negatif. Jika jumlah inventaris bertambah dari periode sebelumnya, maka perubahan ini dianggap positif dan biasanya dinilai sebagai investasi inventaris. Sebaliknya, jika jumlah inventaris menurun, perubahan ini dianggap negatif dan menunjukkan adanya pengurangan inventaris. Dalam laporan PDB, investasi inventaris yang positif menambah nilai total PDB, sedangkan pengurangan inventaris akan menguranginya. Mengapa perubahan pada inventaris begitu penting dalam analisis makroekonomi? Pertama, perubahan inventaris mencerminkan ekspektasi perusahaan terhadap permintaan di masa depan. Jika perusahaan meningkatkan jumlah inventaris, hal ini dapat diartikan bahwa mereka mengharapkan permintaan untuk produk mereka akan meningkat. Di sisi lain, penurunan inventaris dapat menunjukkan bahwa perusahaan waspada terhadap potensi penurunan permintaan. Kedua, perubahan inventaris sering kali digunakan sebagai indikator awal untuk mengukur kondisi ekonomi lebih luas. Sebagai contoh, peningkatan mendadak dalam inventaris yang belum terjual mungkin menandakan bahwa permintaan konsumen lebih lemah dari yang diperkirakan, yang dapat berujung pada klaim bahwa perlambatan ekonomi sedang berlangsung. Sebaliknya, penurunan inventaris yang cepat bisa menandakan bahwa ekonomi sedang tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan, menunjukkan permintaan yang kuat. Selain itu, perubahan inventaris juga memainkan peran penting dalam siklus bisnis. Dalam fase ekspansi, perusahaan biasanya melakukan peningkatan inventaris untuk mengimbangi tingginya permintaan, sementara pada fase resesi, mereka cenderung mengurangi stok guna menyesuaikan penurunan permintaan. Dengan demikian, memantau perubahan pada inventaris dapat membantu pengambil kebijakan dan peneliti ekonomi dalam mengidentifikasi tahapan siklus bisnis serta merespon ke arah yang sesuai guna memastikan stabilitas ekonomi. Dalam konteks Indonesia, memahami perubahan pada inventaris menjadi lebih kritis mengingat perekonomian nasional yang dinamis dan kecenderungan konsumsi domestik yang terus berubah. Data mengenai perubahan inventaris dapat membantu mengungkap pola perilaku konsumen, efisiensi produksi, serta strategi bisnis dari perusahaan-perusahaan besar hingga skala kecil. Salah satu tantangan dalam menginterpretasikan data perubahan inventaris di Indonesia adalah keberagaman sektor industri. Setiap sektor dapat menunjukkan pola perubahan inventaris yang berbeda. Misalnya, sektor manufaktur mungkin mengalami fluktuasi inventaris yang lebih signifikan dibandingkan dengan sektor jasa karena karakteristik fisik barang yang dihasilkan. Oleh karena itu, analisis spesifik per sektor sangat diperlukan untuk pemahaman yang lebih komprehensif. Perubahan pada inventaris juga memiliki implikasi signifikan terhadap kebijakan moneter dan fiskal. Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter, dapat menggunakan informasi mengenai perubahan inventaris sebagai salah satu indikator untuk menilai tekanan inflasi atau deflasi. Jika perusahaan menimbun inventaris berlebihan, hal ini mungkin memicu penurunan harga barang, sementara penurunan inventaris yang drastis bisa memicu kenaikan harga, mempengaruhi laju inflasi. Di sisi kebijakan fiskal, pemerintah dapat menyesuaikan alokasi anggaran untuk stimulus ekonomi berdasarkan data perubahan inventaris. Misalnya, dalam situasi di mana inventaris mulai menumpuk karena penurunan permintaan, pemerintah bisa mengeluarkan stimulus untuk meningkatkan daya beli konsumen, mendorong konsumsi, dan pada akhirnya mengurangi stok inventaris yang berlebihan. Sebagai platform data makroekonomi yang terpercaya, Eulerpool menyediakan data perubahan inventaris secara real-time dan historis bagi pengguna. Data ini dapat diakses oleh akademisi, peneliti, analis keuangan, serta pembuat kebijakan untuk mendukung analisis yang mendalam dan pengambilan keputusan yang berdasar data. Melalui analisis data ini, pengguna dapat mengidentifikasi tren jangka panjang dan jangka pendek, memahami penyebab perubahan inventaris, dan membuat proyeksi mengenai kondisi ekonomi masa depan. Menyimpulkan, perubahan pada inventaris adalah indikator penting dalam analisis makroekonomi karena memberikan gambaran mengenai ekspektasi ekonomi, mencerminkan kondisi bisnis dan konsumsi, serta berdampak langsung pada perhitungan PDB. Di platform Eulerpool, data ini tidak hanya disajikan secara akurat dan up-to-date, tetapi juga dianalisis dalam konteks lebih luas untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada pengguna. Dengan demikian, data perubahan inventaris dari Eulerpool dapat menjadi alat yang berharga dalam meramalkan dan memahami dinamika ekonomi Indonesia. Kami mengundang Anda untuk menjelajahi lebih dalam kategori perubahan pada inventaris di situs kami dan memanfaatkannya untuk analisis serta penelitian lebih lanjut. Terima kasih telah memilih Eulerpool sebagai sumber informasi makroekonomi tepercaya Anda. Kami berkomitmen untuk terus memberikan data berkualitas tinggi dan analisis tepat guna mendukung pemahaman Anda terhadap ekonomi Indonesia dan global.

Perubahan dalam Persediaan Islandia — FAQ

Berapa Perubahan dalam Persediaan saat ini di Islandia?

Perubahan dalam Persediaan saat ini di Islandia adalah 16,63 miliar ISK per 1/3/2026.

Bagaimana perubahan Perubahan dalam Persediaan di Islandia belakangan ini?

Perubahan dalam Persediaan di Islandia turun dari 20,79 miliar ISK (1/9/2025) menjadi 16,63 miliar ISK (1/3/2026).

Berapa rekor tertinggi Perubahan dalam Persediaan di Islandia?

Rekor tertinggi Perubahan dalam Persediaan di Islandia adalah 30,21 miliar ISK, tercatat pada 1/3/2023.

Berapa rekor terendah Perubahan dalam Persediaan di Islandia?

Rekor terendah Perubahan dalam Persediaan di Islandia adalah -23,74 miliar ISK, tercatat pada 1/6/2023.

Berapa rata-rata historis Perubahan dalam Persediaan di Islandia?

Rata-rata historis Perubahan dalam Persediaan di Islandia adalah 467,47 Juta. ISK, dihitung dari 1/3/1997 hingga 1/6/2026.

Dari mana data Perubahan dalam Persediaan untuk Islandia berasal?

Data Perubahan dalam Persediaan untuk Islandia bersumber dari Statistics Iceland dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.