Impor Papua Nugini
Nilai Impor terbaru untuk Papua Nugini
Harga
5,55 miliar PGK
Perubahan +/-
-182,1 Juta. PGK
Perubahan Persentase
-3,18 %
Rata-rata
2,39 miliar PGK
Tertinggi sepanjang masa
5,73 miliar PGK
1/12/2025
Terendah sepanjang masa
518,00 Juta. PGK
1/3/1998
Nilai terkini dari Impor di Papua Nugini adalah 5,55 miliar PGK. Impor di Papua Nugini menurun menjadi 5,55 miliar PGK pada 1/3/2026, setelah sebelumnya 5,73 miliar PGK pada 1/12/2025. Dari 1/6/1997 hingga 1/3/2026, rata-rata PDB di Papua Nugini adalah 2,39 miliar PGK. Tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/12/2025 dengan 5,73 miliar PGK, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/3/1998 dengan 518,00 Juta. PGK.
Impor di Papua Nugini turun pada 1/3/2026 dari 5,73 miliar PGK pada 1/12/2025 menjadi 5,55 miliar PGK. Impor di Papua Nugini rata-rata 2,39 miliar PGK dari 1/6/1997 hingga 1/3/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 5,73 miliar PGK pada 1/12/2025, dan rekor terendah 518,00 Juta. PGK pada 1/3/1998.
Impor
Impor
3 tahun
5 tahun
10 tahun
25 Tahun
Maks
Akses data ini lewat Eulerpool API
100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu
Impor Riwayat
| Tanggal | Nilai |
|---|---|
| 5,55 miliar PGK | |
| 5,73 miliar PGK | |
| 5,31 miliar PGK | |
| 4,81 miliar PGK | |
| 4,58 miliar PGK | |
| 5,13 miliar PGK | |
| 5,03 miliar PGK | |
| 5,26 miliar PGK | |
| 3,94 miliar PGK | |
| 4,6 miliar PGK |
Indikator Makro Serupa dengan Impor
Arus Modal
Kuartal
Cadangan emas
Kuartal
Ekspor
Kuartal
Indeks Terorisme
Tahunan
Investasi Langsung Asing
Kuartal
Neraca Perdagangan
Kuartal
Produksi Minyak Mentah
Bulanan
Rekening Transaksi Berjalan
Kuartal
Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB
Tahunan
Impor
Papua Nugini terutama mengimpor bahan bakar, beras, kendaraan, mesin berat, daging, besi dan baja, serta ban. Mitra impor utama Papua Nugini adalah Australia, Amerika Serikat, Singapura, Tiongkok, Jepang, Selandia Baru, Malaysia, Hong Kong, dan Indonesia.
Halaman makro untuk negara lain di Oseania
Apa itu Impor?
Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.
Impor Papua Nugini — FAQ
Berapa Impor saat ini di Papua Nugini?
Impor saat ini di Papua Nugini adalah 5,55 miliar PGK per 1/3/2026.
Bagaimana perubahan Impor di Papua Nugini belakangan ini?
Impor di Papua Nugini turun dari 5,73 miliar PGK (1/12/2025) menjadi 5,55 miliar PGK (1/3/2026).
Berapa rekor tertinggi Impor di Papua Nugini?
Rekor tertinggi Impor di Papua Nugini adalah 5,73 miliar PGK, tercatat pada 1/12/2025.
Berapa rekor terendah Impor di Papua Nugini?
Rekor terendah Impor di Papua Nugini adalah 518,00 Juta. PGK, tercatat pada 1/3/1998.
Berapa rata-rata historis Impor di Papua Nugini?
Rata-rata historis Impor di Papua Nugini adalah 2,39 miliar PGK, dihitung dari 1/6/1997 hingga 1/3/2026.
Dari mana data Impor untuk Papua Nugini berasal?
Data Impor untuk Papua Nugini bersumber dari Bank of Papua New Guinea dan dipublikasikan di Eulerpool.
Key Figures
Semua Indikator Makro untuk Papua Nugini
Alat dan analisis lainnya
Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.
Penyaring Saham
Saring 20.000+ saham di seluruh dunia dengan 1.000.000+ metrik data.
Pelacak Insiden
Lacak pembelian dan penjualan insider secara real-time.
Superinvestor
Lacak portfolio investor terbesar dunia
Kalender Dividen
Rencanakan pendapatan pasif Anda dengan tanggal pembayaran dividen.
Kalender Hasil Kuartalan
Tanggal dan waktu laporan kuartalan dalam satu pandangan.
Kalender Ekonomi
Peristiwa ekonomi dan rilis data dari 200+ negara.
Pelacak Kongres
Pengungkapan STOCK Act dari anggota Kongres AS
Fear & Greed Index
Indikator sentimen pasar
Indeks Crypto Fear & Greed
Indikator Sentimen Pasar Crypto
Ide
Daftar saham yang dikurasi menurut strategi, indeks, dan negara.
Sektor
Saham teratas diurutkan menurut industri dan sektor.
Negara-negara
Pasar saham dan perusahaan terkemuka menurut negara.
Strategi
Strategi investasi terbukti dengan return historis.
Indeks
Kinerja dan komposisi indeks saham utama.
ETFs
9.000+ ETF menurut penyedia, kelas aset, dan indeks.
Kripto
Harga live dan kapitalisasi pasar koin utama.
Komoditas
Gold, oil, gas, metals, agriculture and electricity prices.
Valas
Kurs live untuk pasangan mata uang utama.
Glosarium
Kamus pasar saham komprehensif untuk istilah keuangan dan saham
Blog
Berita, kemitraan, dan pengumuman produk