Indeks Korupsi Mauritius

Nilai Indeks Korupsi terbaru untuk Mauritius

Harga

48 Poin

Perubahan +/-

-3 Poin

Perubahan Persentase

-5,88 %

Rata-rata

50,18 Poin

Tertinggi sepanjang masa

57,00 Poin

1/1/2012

Terendah sepanjang masa

41,00 Poin

1/1/2004

Nilai saat ini dari Indeks Korupsi di Mauritius adalah 48 Poin. Indeks Korupsi di Mauritius menurun menjadi 48 Poin pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 51 Poin pada 1/1/2024. Dari 1/1/1998 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Mauritius adalah 50,18 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2012 dengan 57,00 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/1/2004 dengan 41,00 Poin.

Sumber: Transparency International

Indeks Korupsi di Mauritius turun pada 1/1/2025 dari 51 Poin pada 1/1/2024 menjadi 48 Poin. Indeks Korupsi di Mauritius rata-rata 50,18 Poin dari 1/1/1998 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 57,00 Poin pada 1/1/2012, dan rekor terendah 41,00 Poin pada 1/1/2004.

Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Indeks Korupsi
Tanggal
Indeks Korupsi
1 Jan 2018
51,00 Points
1 Jan 2019
52,00 Points
1 Jan 2020
53,00 Points
1 Jan 2021
54,00 Points
1 Jan 2022
50,00 Points
1 Jan 2023
51,00 Points
1 Jan 2024
51,00 Points
1 Jan 2025
48,00 Points

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Indeks Korupsi Riwayat

Indeks Korupsi — Riwayat
TanggalNilai
48 Poin
51 Poin
51 Poin
50 Poin
54 Poin
53 Poin
52 Poin
51 Poin
50 Poin
54 Poin

Indeks Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi memeringkat negara dan wilayah berdasarkan sejauh mana sektor publik mereka dianggap korup. Skor suatu negara atau wilayah menunjukkan tingkat persepsi korupsi sektor publik pada skala dari 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Apa itu Indeks Korupsi?

Corruption Index merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang tingkat korupsi di berbagai negara. Di situs Eulerpool, kami menampilkan data-data ekonomi yang komprehensif dan up-to-date, termasuk di dalamnya Corruption Index yang bisa menjadi panduan bagi investor, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas untuk memahami tren dan situasi korupsi di dunia. Corruption Index biasanya diukur oleh berbagai lembaga internasional, salah satunya Transparency International melalui Corruption Perceptions Index (CPI). Indeks ini mengukur persepsi masyarakat dan pelaku bisnis terhadap tingkat korupsi di sektor publik. Semakin rendah skor CPI suatu negara, semakin tinggi tingkat korupsinya. Sebaliknya, skor yang tinggi menunjukkan tingkat korupsi yang lebih rendah. Data CPI ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi dan kebijakan ekonomi. Korupsi adalah salah satu masalah utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Ketidaktransparanan dalam sektor publik, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik-praktik suap dan kecurangan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang tidak sehat. Hal ini juga memperburuk distribusi kekayaan dan mengurangi efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, Corruption Index menjadi alat yang sangat penting untuk mengukur dan memantau kadar korupsi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik. Di situs Eulerpool, kami menampilkan Corruption Index dalam bentuk yang mudah dipahami dan dianalisis. Data kami diambil dari sumber-sumber yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai situasi terkini. Dengan melihat Corruption Index, pengguna dapat membandingkan tingkat korupsi antar negara dan melihat tren perubahan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah seperti Denmark, Selandia Baru, dan Finlandia biasanya mendapatkan skor CPI yang tinggi. Negara-negara tersebut dikenal memiliki institusi yang kuat, hukum yang tegas, dan budaya yang menentang praktik korupsi. Di sisi lain, negara-negara dengan skor CPI rendah seperti Somalia, Sudan Selatan, dan Suriah menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan politik, konflik bersenjata, dan lemahnya penegakan hukum seringkali memperburuk situasi di negara-negara tersebut. Korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial. Masyarakat yang terlibat dalam korupsi cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, yang dapat mengarah pada ketimpangan sosial dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, memonitor dan memahami Corruption Index menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Melalui situs Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah mengakses Corruption Index dan menggunakan data ini sebagai alat analisis dalam berbagai konteks. Investor, misalnya, dapat menggunakan informasi ini untuk menilai risiko investasi di negara tertentu. Negara dengan skor CPI rendah mungkin menghadapi lebih banyak risiko dalam hal perlindungan hukum dan stabilitas ekonomi, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk menilai efektivitas kebijakan anti-korupsi yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Di sektor akademisi, Corruption Index sangat berguna untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan ekonomi politik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan berbagai indikator makroekonomi lainnya seperti GDP, tingkat pengangguran, dan investasi asing langsung. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih matang dan berbasis data untuk mengatasi masalah korupsi. Eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang transparan dan dapat diandalkan bagi semua pengguna. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada data seperti Corruption Index, kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kami juga mendorong pengguna untuk aktif menggunakan data ini dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan demi terciptanya dunia yang lebih bebas dari korupsi. Kesimpulannya, Corruption Index adalah indikator penting yang membantu menggambarkan tingkat korupsi di berbagai negara. Dengan memahami dan memantau data ini, kita dapat mengidentifikasi masalah, memahami tren, dan mengambil langkah konkret untuk memberantas korupsi. Melalui situs Eulerpool, kami menyediakan akses mudah dan terpercaya untuk data Corruption Index, yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk analisis dan keputusan yang lebih baik. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Indeks Korupsi Mauritius — FAQ

Berapa Indeks Korupsi saat ini di Mauritius?

Indeks Korupsi saat ini di Mauritius adalah 48 Poin per 1/1/2025.

Bagaimana perubahan Indeks Korupsi di Mauritius belakangan ini?

Indeks Korupsi di Mauritius turun dari 51 Poin (1/1/2024) menjadi 48 Poin (1/1/2025).

Berapa rekor tertinggi Indeks Korupsi di Mauritius?

Rekor tertinggi Indeks Korupsi di Mauritius adalah 57,00 Poin, tercatat pada 1/1/2012.

Berapa rekor terendah Indeks Korupsi di Mauritius?

Rekor terendah Indeks Korupsi di Mauritius adalah 41,00 Poin, tercatat pada 1/1/2004.

Berapa rata-rata historis Indeks Korupsi di Mauritius?

Rata-rata historis Indeks Korupsi di Mauritius adalah 50,18 Poin, dihitung dari 1/1/1998 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Indeks Korupsi untuk Mauritius berasal?

Data Indeks Korupsi untuk Mauritius bersumber dari Transparency International dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.