Upah Mauritius

Nilai Upah terbaru untuk Mauritius

Harga

45.794 MUR/Bulan

Perubahan +/-

+2.283 MUR/Bulan

Perubahan Persentase

+5,25 %

Rata-rata

27.354,40 MUR/Bulan

Tertinggi sepanjang masa

45.794,00 MUR/Bulan

1/1/2025

Terendah sepanjang masa

12.632,00 MUR/Bulan

1/1/2006

Nilai saat ini dari Upah di Mauritius adalah 45.794 MUR/Bulan. Upah di Mauritius meningkat menjadi 45.794 MUR/Bulan pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 43.511 MUR/Bulan pada 1/1/2024. Dari 1/1/2006 hingga 1/1/2025, rata-rata PDB di Mauritius adalah 27.354,40 MUR/Bulan. Rekor tertinggi dicapai pada 1/1/2025 dengan 45.794,00 MUR/Bulan, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/2006 dengan 12.632,00 MUR/Bulan.

Sumber: Central Statistics Office, Mauritius

Upah di Mauritius naik pada 1/1/2025 dari 43.511 MUR/Bulan pada 1/1/2024 menjadi 45.794 MUR/Bulan. Upah di Mauritius rata-rata 27.354,40 MUR/Bulan dari 1/1/2006 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 45.794,00 MUR/Bulan pada 1/1/2025, dan rekor terendah 12.632,00 MUR/Bulan pada 1/1/2006.

Upah

Upah

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Upah
Tanggal
Upah
1 Jan 2018
31.689,00 MUR/Month
1 Jan 2019
32.468,00 MUR/Month
1 Jan 2020
33.612,00 MUR/Month
1 Jan 2021
33.793,00 MUR/Month
1 Jan 2022
36.996,00 MUR/Month
1 Jan 2023
39.211,00 MUR/Month
1 Jan 2024
43.511,00 MUR/Month
1 Jan 2025
45.794,00 MUR/Month
Akses data ini lewat Eulerpool API

Upah Riwayat

Upah — Riwayat
TanggalNilai
45.794 MUR/Bulan
43.511 MUR/Bulan
39.211 MUR/Bulan
36.996 MUR/Bulan
33.793 MUR/Bulan
33.612 MUR/Bulan
32.468 MUR/Bulan
31.689 MUR/Bulan
29.680 MUR/Bulan
27.626 MUR/Bulan

Apa itu Upah?

***Upah: Analisis dan Dinamika dalam Ekonomi Makro di Indonesia*** Upah merupakan sebuah komponen vital dalam analisis ekonomi makro yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat serta kestabilan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di laman Eulerpool, kami fokus untuk menyajikan data ekonomi makro yang komprehensif dan akurat, termasuk data upah yang sangat relevan untuk berbagai sektor di Indonesia. Upah, sering kali disebut sebagai gaji atau remunerasi, adalah kompensasi finansial yang diterima oleh pekerja sebagai balasan atas tenaga kerja yang mereka berikan. Dalam konteks ekonomi makro, upah memiliki peran ganda: sebagai pengeluaran bagi perusahaan dan pendapatan bagi pekerja. Pengaruh ganda ini menjadikan analisis upah sangat penting untuk memahami dinamika ekonomi secara keseluruhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah cukup kompleks dan bervariasi. Pertama, penawaran dan permintaan tenaga kerja merupakan elemen mendasar dalam penentuan upah. Di pasar tenaga kerja yang kompetitif, peningkatan permintaan terhadap tenaga kerja berkualitas tinggi dapat mendorong peningkatan upah. Sebaliknya, jika penawaran tenaga kerja melebihi permintaan, upah cenderung menurun. Kedua, tingkat pendidikan dan keahlian pekerja memainkan peranan penting dalam menentukan besaran upah. Pekerja dengan kualifikasi dan keahlian yang lebih tinggi biasanya mendapatkan upah yang lebih baik. Ini karena mereka dianggap mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap produktivitas perusahaan. Maka dari itu, investasi dalam pendidikan dan pelatihan menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global. Beban biaya hidup juga merupakan faktor signifikan yang dapat mempengaruhi tingkat upah. Di daerah dengan biaya hidup yang tinggi, seperti di kota-kota besar di Indonesia, upah cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang memiliki biaya hidup lebih rendah. Ini karena upah harus disesuaikan agar mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja di daerah tersebut. Selain faktor-faktor ekonomi, regulasi pemerintah juga memainkan peran dalam penentuan upah. Di Indonesia, pemerintah menetapkan upah minimum regional (UMR) yang bertujuan untuk melindungi kesejahteraan pekerja. Penetapan UMR ini didasarkan pada kebutuhan hidup layak serta produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kebijakan ini sangat penting dalam mencegah eksploitasi tenaga kerja dan memastikan distribusi pendapatan yang lebih adil. Di sisi lain, dinamika upah juga dipengaruhi oleh hubungan antara buruh dan perusahaan. Serikat pekerja memiliki peranan krusial dalam proses negosiasi upah. Melalui serikat pekerja, buruh dapat menyampaikan aspirasi mereka mengenai kondisi kerja dan besaran upah yang layak. Di beberapa kasus, negosiasi ini dapat menciptakan tensi antara buruh dan manajemen perusahaan, namun jika dikelola dengan baik, dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Tren globalisasi dan investasi asing juga tidak dapat diabaikan dalam analisis upah di Indonesia. Globalisasi membuka pasar tenaga kerja Indonesia kepada pengaruh eksternal, termasuk standar upah dari perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia. Keberadaan perusahaan asing yang memberikan upah lebih tinggi sering kali memicu peningkatan standar upah domestik, karena perusahaan lokal terpaksa menawarkan kompensasi yang kompetitif untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja berkualitas. Namun demikian, ada juga tantangan yang dihadapi dalam konteks globalisasi. Adanya persaingan global memaksa perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas, yang terkadang dapat berujung pada penekanan upah pekerja. Oleh karena itu, perlindungan hak pekerja dan kebijakan ekonomi yang inklusif sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja. Dalam perspektif jangka panjang, dinamika upah juga terkait erat dengan inovasi teknologi dan otomatisasi. Penerapan teknologi canggih di berbagai sektor industri tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mengubah struktur pekerjaan. Pekerjaan yang bersifat rutin dan dapat diotomatisasi mungkin mengalami penurunan permintaan, sementara pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus dalam pengelolaan teknologi akan meningkat. Perubahan ini berimplikasi langsung pada komposisi upah di berbagai sektor. Saat menganalisis upah di Indonesia, penting juga untuk memperhatikan disparitas upah antara gender dan kelompok sosial lainnya. Walaupun telah terjadi kemajuan dalam beberapa dekade terakhir, masih terdapat kesenjangan upah yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Disparitas upah ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sektor pekerjaan yang didominasi oleh gender tertentu, tingkat pendidikan, serta diskriminasi di tempat kerja. Kebijakan yang mendorong kesetaraan gender dan inklusi sosial menjadi kunci dalam mengatasi isu ini. Pada akhirnya, memahami dinamika upah di Indonesia memerlukan pendekatan holistik yang mencakup analisis dari berbagai faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data dan analisis yang tepat guna membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang informatif. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi upah, diharapkan dapat tercipta kebijakan dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Sebagai platform yang menyediakan data ekonomi makro, kami mengundang para pengguna untuk mengeksplorasi lebih lanjut informasi terkait upah dan berbagai indikator ekonomi lainnya yang kami tawarkan. Analisis yang komprehensif dan data yang dapat diandalkan menjadi fondasi penting dalam merumuskan strategi bisnis dan kebijakan ekonomi yang akurat. Melalui kolaborasi dan pemahaman bersama, kita dapat bergerak menuju ekonomi yang lebih adil dan sejahtera bagi semua.

Upah Mauritius — FAQ

Berapa Upah saat ini di Mauritius?

Upah saat ini di Mauritius adalah 45.794 MUR/Bulan per 1/1/2025.

Bagaimana perubahan Upah di Mauritius belakangan ini?

Upah di Mauritius naik dari 43.511 MUR/Bulan (1/1/2024) menjadi 45.794 MUR/Bulan (1/1/2025).

Berapa rekor tertinggi Upah di Mauritius?

Rekor tertinggi Upah di Mauritius adalah 45.794,00 MUR/Bulan, tercatat pada 1/1/2025.

Berapa rekor terendah Upah di Mauritius?

Rekor terendah Upah di Mauritius adalah 12.632,00 MUR/Bulan, tercatat pada 1/1/2006.

Berapa rata-rata historis Upah di Mauritius?

Rata-rata historis Upah di Mauritius adalah 27.354,40 MUR/Bulan, dihitung dari 1/1/2006 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Upah untuk Mauritius berasal?

Data Upah untuk Mauritius bersumber dari Central Statistics Office, Mauritius dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.