Upah Minimum Latvia

Nilai Upah Minimum terbaru untuk Latvia

Harga

780 EUR/Bulan

Perubahan +/-

+0 EUR/Bulan

Perubahan Persentase

+0,00 %

Rata-rata

348,76 EUR/Bulan

Tertinggi sepanjang masa

780,00 EUR/Bulan

1/6/2026

Terendah sepanjang masa

75,00 EUR/Bulan

30/6/1999

Nilai Upah Minimum saat ini di Latvia adalah 780 EUR/Bulan. Upah Minimum di Latvia menurun menjadi 780 EUR/Bulan pada 1/12/2026, setelah sebelumnya sebesar 780 EUR/Bulan pada 1/6/2026. Dari 1/3/1999 hingga 31/12/2026, rata-rata PDB di Latvia sebesar 348,76 EUR/Bulan. Tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/6/2026 dengan 780,00 EUR/Bulan, sedangkan nilai terendah tercatat pada 30/6/1999 dengan 75,00 EUR/Bulan.

Sumber: EUROSTAT

Upah Minimum di Latvia turun pada 1/12/2026 dari 780 EUR/Bulan pada 1/6/2026 menjadi 780 EUR/Bulan. Upah Minimum di Latvia rata-rata 348,76 EUR/Bulan dari 1/3/1999 hingga 31/12/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 780,00 EUR/Bulan pada 1/6/2026, dan rekor terendah 75,00 EUR/Bulan pada 30/6/1999.

Upah Minimum

Upah Minimum

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Upah Minimum
Tanggal
Upah Minimum
6 Jan 2024
700,00 EUR/Month
9 Jan 2024
700,00 EUR/Month
12 Jan 2024
700,00 EUR/Month
3 Jan 2025
740,00 EUR/Month
6 Jan 2025
740,00 EUR/Month
12 Jan 2025
740,00 EUR/Month
6 Jan 2026
780,00 EUR/Month
12 Jan 2026
780,00 EUR/Month
Akses data ini lewat Eulerpool API

Upah Minimum Riwayat

Upah Minimum — Riwayat
TanggalNilai
780 EUR/Bulan
780 EUR/Bulan
740 EUR/Bulan
740 EUR/Bulan
740 EUR/Bulan
700 EUR/Bulan
700 EUR/Bulan
700 EUR/Bulan
700 EUR/Bulan
620 EUR/Bulan
...

Indikator Makro Serupa dengan Upah Minimum

Apa itu Upah Minimum?

Situs web Eulerpool adalah sumber terpercaya untuk data ekonomi makro, yang berfokus pada berbagai indikator ekonomi penting, termasuk gaji minimum. Di sini, kami menyediakan analisis mendalam mengenai gaji minimum di Indonesia dan pengaruhnya terhadap perekonomian secara keseluruhan. Dalam deskripsi ini, kita akan mengeksplorasi berbagai aspek dari gaji minimum, termasuk definisinya, sejarah, implikasinya bagi tenaga kerja dan perusahaan, serta dampaknya terhadap perekonomian makro Indonesia. Gaji minimum didefinisikan sebagai upah terendah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada tenaga kerjanya dalam kurun waktu tertentu, berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan pemerintah. Tujuan utama dari gaji minimum adalah untuk melindungi pekerja dari upah yang tidak adil dan memastikan mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Di Indonesia, penetapan gaji minimum diatur oleh pemerintah dan disesuaikan secara berkala sesuai dengan kondisi ekonomi nasional dan regional. Sejarah penetapan gaji minimum di Indonesia berawal dari perjuangan serikat pekerja yang menginginkan standar kehidupan layak bagi anggotanya. Pemerintah Indonesia kemudian merespons dengan menetapkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mengatur upah minimum. Penetapan gaji minimum ini dilakukan setiap tahun oleh Dewan Pengupahan Nasional dan daerah, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti inflasi, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi. Implikasi dari penetapan gaji minimum sangat luas dan kompleks. Bagi tenaga kerja, gaji minimum memberikan jaminan pendapatan yang layak untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian. Hal ini juga dapat meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan secara keseluruhan. Selain itu, adanya gaji minimum dapat mengurangi ketimpangan pendapatan dan kemiskinan. Namun, penetapan gaji minimum juga memiliki dampak negatif potensial. Bagi perusahaan, khususnya usaha kecil dan menengah, peningkatan gaji minimum dapat meningkatkan biaya operasional dan mengurangi keuntungan. Hal ini bisa memaksa perusahaan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja atau mengotomatisasi sebagian proses produksi untuk menekan biaya. Selain itu, gaji minimum yang terlalu tinggi di atas produktivitas tenaga kerja dapat mengurangi daya saing perusahaan di pasar global. Pada tingkat makroekonomi, dampak penetapan gaji minimum dapat berdampak ganda. Di satu sisi, peningkatan gaji minimum dapat mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi domestik, yang merupakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi. Peningkatan konsumsi domestik ini bisa mengarah pada peningkatan output dan pendapatan nasional. Di sisi lain, jika peningkatan gaji minimum tidak diiringi dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja, hal itu bisa memicu inflasi dan mempersulit stabilitas ekonomi makro. Penting untuk dicatat bahwa penetapan gaji minimum harus dilakukan dengan kebijakan yang bijaksana dan berdasarkan analisis data yang komprehensif. Kondisi ekonomi yang dinamis membutuhkan penyesuaian yang fleksibel terhadap gaji minimum agar tidak terjadi ketidakseimbangan ekonomi. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, sangat penting dalam proses penetapan gaji minimum. Dalam konteks internasional, gaji minimum berbeda-beda di setiap negara tergantung pada kondisi ekonomi, sosial, dan kebijakan pemerintah. Di beberapa negara maju, gaji minimum ditetapkan cukup tinggi untuk memastikan standar hidup yang layak. Sementara itu, di negara berkembang seperti Indonesia, penetapan gaji minimum bertujuan untuk mengurangi ketimpangan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan sosial. Pada akhirnya, efektivitas dari penetapan gaji minimum sangat tergantung pada implementasi dan pengawasan. Pemerintah perlu memastikan bahwa perusahaan patuh terhadap ketentuan gaji minimum dan tidak melakukan pelanggaran seperti pembayaran di bawah standar atau mempekerjakan tenaga kerja tanpa perlindungan hukum. Selain itu, pemerintah juga perlu mendukung sektor usaha melalui kebijakan yang mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing global. Melalui situs web Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyajikan data dan analisis terkini mengenai gaji minimum dan berbagai indikator ekonomi makro lainnya. Kami berharap informasi ini dapat membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang tepat dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Demikian deskripsi mengenai kategori "Gaji Minimum" pada situs web Eulerpool. Dengan pemahaman yang baik tentang gaji minimum, kita dapat lebih memahami dinamika ekonomi makro dan bagaimana kebijakan ini berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Kami mengundang Anda untuk terus mengikuti perkembangan dan analisis terbaru mengenai gaji minimum di Indonesia melalui platform kami.

Upah Minimum Latvia — FAQ

Berapa Upah Minimum saat ini di Latvia?

Upah Minimum saat ini di Latvia adalah 780 EUR/Bulan per 1/12/2026.

Bagaimana perubahan Upah Minimum di Latvia belakangan ini?

Upah Minimum di Latvia turun dari 780 EUR/Bulan (1/6/2026) menjadi 780 EUR/Bulan (1/12/2026).

Berapa rekor tertinggi Upah Minimum di Latvia?

Rekor tertinggi Upah Minimum di Latvia adalah 780,00 EUR/Bulan, tercatat pada 1/6/2026.

Berapa rekor terendah Upah Minimum di Latvia?

Rekor terendah Upah Minimum di Latvia adalah 75,00 EUR/Bulan, tercatat pada 30/6/1999.

Berapa rata-rata historis Upah Minimum di Latvia?

Rata-rata historis Upah Minimum di Latvia adalah 348,76 EUR/Bulan, dihitung dari 1/3/1999 hingga 31/12/2026.

Dari mana data Upah Minimum untuk Latvia berasal?

Data Upah Minimum untuk Latvia bersumber dari EUROSTAT dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.