Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Latvia

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian terbaru untuk Latvia

Harga

273,41 Juta. EUR

Perubahan +/-

+75,53 Juta. EUR

Rata-rata

225,77 Juta. EUR

Tertinggi sepanjang masa

400,99 Juta. EUR

1/9/2021

Terendah sepanjang masa

104,46 Juta. EUR

1/3/1997

Nilai saat ini dari Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia adalah 273,41 Juta. EUR. Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia meningkat menjadi 273,41 Juta. EUR pada 1/6/2026, setelah sebelumnya sebesar 197,87 Juta. EUR pada 1/3/2026. Dari 1/3/1995 hingga 1/6/2026, rata-rata Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia adalah 225,77 Juta. EUR. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/9/2021 dengan 400,99 Juta. EUR, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/3/1997 dengan 104,46 Juta. EUR.

Sumber: Central Statistical Bureau of Latvia

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia naik pada 1/6/2026 dari 197,87 Juta. EUR pada 1/3/2026 menjadi 273,41 Juta. EUR. Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia rata-rata 225,77 Juta. EUR dari 1/3/1995 hingga 1/6/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 400,99 Juta. EUR pada 1/9/2021, dan rekor terendah 104,46 Juta. EUR pada 1/3/1997.

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

PDB dari Pertanian
Tanggal
PDB dari Pertanian
9 Jan 2024
307,22 Juta. EUR
12 Jan 2024
228,31 Juta. EUR
3 Jan 2025
205,25 Juta. EUR
6 Jan 2025
281,77 Juta. EUR
9 Jan 2025
306,89 Juta. EUR
12 Jan 2025
208,58 Juta. EUR
3 Jan 2026
197,87 Juta. EUR
6 Jan 2026
273,41 Juta. EUR
Akses data ini lewat Eulerpool API

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Riwayat

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian — Riwayat
TanggalNilai
273,41 Juta. EUR
197,87 Juta. EUR
208,58 Juta. EUR
306,89 Juta. EUR
281,77 Juta. EUR
205,25 Juta. EUR
228,31 Juta. EUR
307,22 Juta. EUR
296,08 Juta. EUR
203,58 Juta. EUR
...

Indikator Makro Serupa dengan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Apa itu Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor pertanian merupakan indikator ekonomi yang sangat penting yang digunakan untuk mengukur kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian suatu negara. Di Indonesia, pentingnya sektor pertanian tidak dapat dipandang sebelah mata, mengingat negara ini dianugerahi dengan keanekaragaman hayati yang kaya dan lahan pertanian yang luas. Melalui artikel ini, mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai PDB dari sektor pertanian di Indonesia dan bagaimana hal ini mempengaruhi berbagai aspek ekonomi nasional. PDB dari sektor pertanian mencakup total nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh kegiatan produksi di subsektor pertanian. Sub-sektor ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Nilai tambah bruto dihasilkan dari selisih antara output bruto dan input antara seperti bahan baku dan biaya produksi. Secara historis, sektor pertanian telah memainkan peran yang sangat vital dalam mendukung perekonomian Indonesia. Pada era awal kemerdekaan hingga tahun 1980-an, sektor ini mendominasi struktur ekonomi Indonesia, menyumbang lebih dari 30 persen terhadap PDB nasional. Kondisi ini tidak terlepas dari karakteristik demografi Indonesia, yang mana sebagian besar penduduknya tinggal di wilayah pedesaan dan mengandalkan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Namun, seiring dengan perkembangan ekonomi dan adanya industrialisasi serta urbanisasi, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB nasional mengalami penurunan secara bertahap. Meski demikian, sektor ini tetap menjadi tulang punggung bagi ketahanan pangan, penyediaan bahan baku industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan wilayah pedesaan. Kontribusi PDB dari sektor pertanian sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal mencakup perubahan iklim, bencana alam, harga komoditas internasional, serta kebijakan perdagangan global. Sementara itu, faktor internal meliputi luas lahan pertanian, sistem irigasi, penggunaan teknologi pertanian, ketersediaan modal dan kredit pertanian, serta kebijakan pemerintah dalam sektor pertanian. Indonesia, dengan iklim tropisnya, memiliki potensi yang sangat besar dalam menghasilkan berbagai jenis produk pertanian seperti padi, jagung, karet, kelapa sawit, kopi, dan kakao. Diversifikasi produksi pertanian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB, sekaligus menjadi komoditas andalan dalam perdagangan internasional. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian di Indonesia tidaklah sedikit. Tantangan ini termasuk ketergantungan pada sektor pertanian subsisten, rendahnya akses terhadap teknologi modern, masalah irigasi, degradasi lahan, serta ketidakpastian harga komoditas. Semua tantangan ini dapat berpengaruh terhadap fluktuasi PDB dari sektor pertanian dari waktu ke waktu. Pemerintah Indonesia menyadari betul pentingnya sektor pertanian bagi perekonomian nasional. Kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor ini antara lain melalui subsidi pupuk, perbaikan infrastruktur pertanian, program kredit usaha tani, hingga upaya dalam mengembangkan sektor agroindustri. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi, sektor pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan stabil terhadap PDB nasional. Salah satu pendekatan yang diambil adalah dengan menerapkan teknologi pertanian modern melalui mekanisasi serta pengembangan penelitian dan inovasi untuk mengoptimalkan hasil produksi. Penggunaan teknologi ini, seperti drone untuk pemetaan lahan dan irigasi pintar, memiliki potensi untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, pasar domestik dan internasional bagi produk pertanian Indonesia juga memainkan peran yang krusial. Ekspor produk pertanian seperti kelapa sawit, kakao, dan kopi terus meningkat, memberikan devisa yang signifikan bagi negara. Namun, persaingan di pasar global memerlukan produk yang berkualitas tinggi dan berdaya saing kuat. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan pengolahan pasca-panen dan sertifikasi produk menjadi aspek penting untuk diperhatikan. Dalam konteks ketahanan pangan, sektor pertanian memiliki mandat untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini mencakup produksi pangan pokok seperti padi, jagung, dan kedelai, yang menjadi dasar konsumsi masyarakat. Ketahanan pangan yang kuat diharapkan dapat membantu menstabilkan harga pangan dan menjaga inflasi tetap rendah. Sebagai penutup, PDB dari sektor pertanian merupakan cerminan dari bagaimana sektor ini berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Dengan berbagai upaya dan kebijakan yang diterapkan, diharapkan kontribusi ini dapat terus meningkat, mendukung ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Eulerpool sebagai website profesional dalam penyajian data makroekonomi, berkomitmen untuk terus menyediakan informasi yang akurat dan terkini mengenai PDB dari sektor pertanian, sehingga dapat menjadi panduan bagi para pengambil kebijakan, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat luas. Eulerpool, dengan tim ahli dan teknologi canggih, memastikan bahwa data yang disajikan selalu relevan dan dapat diandalkan. Kami menyadari bahwa dalam era digital saat ini, informasi dan data yang akurat sangat penting untuk pengambilan keputusan yang tepat. Itulah mengapa kami berusaha untuk menjadi sumber informasi makroekonomi terpercaya, termasuk data PDB dari sektor pertanian di Indonesia. Kami mengundang Anda untuk terus mengikuti update terkini dari Eulerpool guna mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang perekonomian Indonesia dan sektor-sektor penting lainnya.

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Latvia — FAQ

Berapa Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian saat ini di Latvia?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian saat ini di Latvia adalah 273,41 Juta. EUR per 1/6/2026.

Bagaimana perubahan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia belakangan ini?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia naik dari 197,87 Juta. EUR (1/3/2026) menjadi 273,41 Juta. EUR (1/6/2026).

Berapa rekor tertinggi Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia?

Rekor tertinggi Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia adalah 400,99 Juta. EUR, tercatat pada 1/9/2021.

Berapa rekor terendah Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia?

Rekor terendah Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia adalah 104,46 Juta. EUR, tercatat pada 1/3/1997.

Berapa rata-rata historis Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia?

Rata-rata historis Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Latvia adalah 225,77 Juta. EUR, dihitung dari 1/3/1995 hingga 1/6/2026.

Dari mana data Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian untuk Latvia berasal?

Data Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian untuk Latvia bersumber dari Central Statistical Bureau of Latvia dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.