Produksi Baja Iran
Nilai Produksi Baja terbaru untuk Iran
Harga
1,7 Juta. Ton metrik
Perubahan +/-
-900.000 Ton metrik
Perubahan Persentase
-34,62 %
Rata-rata
1,16 Juta. Ton metrik
Tertinggi sepanjang masa
3,40 Juta. Ton metrik
1/5/2025
Terendah sepanjang masa
166.000,00 Ton metrik
1/9/1991
Nilai produksi baja terkini di Iran adalah 1,7 Juta. Ton metrik. Produksi baja di Iran turun menjadi 1,7 Juta. Ton metrik pada 1/2/2026, setelah sebelumnya 2,6 Juta. Ton metrik pada 1/1/2026. Dari 1/1/1991 hingga 1/2/2026, rata-rata GDP di Iran adalah 1,16 Juta. Ton metrik. Pencapaian tertinggi sepanjang masa terjadi pada 1/5/2025 dengan 3,40 Juta. Ton metrik, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/9/1991 dengan 166.000,00 Ton metrik.
Produksi Baja di Iran turun pada 1/2/2026 dari 2,6 Juta. Ton metrik pada 1/1/2026 menjadi 1,7 Juta. Ton metrik. Produksi Baja di Iran rata-rata 1,16 Juta. Ton metrik dari 1/1/1991 hingga 1/2/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 3,40 Juta. Ton metrik pada 1/5/2025, dan rekor terendah 166.000,00 Ton metrik pada 1/9/1991.
Produksi Baja
Produksi Baja
3 tahun
5 tahun
10 tahun
25 Tahun
Maks
Produksi Baja Riwayat
| Tanggal | Nilai |
|---|---|
| 1,7 Juta. Ton metrik | |
| 2,6 Juta. Ton metrik | |
| 3 Juta. Ton metrik | |
| 3,4 Juta. Ton metrik | |
| 3,3 Juta. Ton metrik | |
| 2,3 Juta. Ton metrik | |
| 1,6 Juta. Ton metrik | |
| 2,2 Juta. Ton metrik | |
| 2,2 Juta. Ton metrik | |
| 3,4 Juta. Ton metrik |
Halaman makro untuk negara lain di Asia
Apa itu Produksi Baja?
Produksi baja adalah salah satu sektor industri yang paling vital dan strategis dalam perekonomian global. Sebagai situs profesional yang menampilkan data makroekonomi, Eulerpool dengan bangga menyajikan informasi mendalam tentang kategori produksi baja di Indonesia dan dunia. Melalui artikel ini, kita akan memahami betapa pentingnya industri ini, berbagai faktor yang memengaruhinya, serta dampak makroekonominya. Industri baja memainkan peran yang sangat penting karena merupakan salah satu bahan dasar utama dalam berbagai sektor, mulai dari konstruksi, manufaktur, otomotif, hingga infrastruktur. Peran baja dalam pembangunan infrastruktur tidak bisa diabaikan, mengingat sebagian besar jembatan, gedung pencakar langit, dan jaringan kereta api bergantung pada baja sebagai bahan konstruksi utama. Di Indonesia, produksi baja mengalami perkembangan yang signifikan selama beberapa dekade terakhir. Sebagai negara berkembang dengan tingkat urbanisasi yang terus meningkat, permintaan baja dalam negeri terus tumbuh. Pemerintah Indonesia telah menetapkan sejumlah kebijakan dan inisiatif untuk meningkatkan kapasitas produksi baja nasional. Misalnya, proyek pembangunan jalan tol trans-Sumatera dan berbagai proyek infrastruktur lainnya yang dijalankan pemerintah membutuhkan pasokan baja yang stabil dan berkualitas. Namun, industri baja di Indonesia bukan tanpa tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah ensuring pasokan bahan baku yang stabil dan terjangkau. Kebanyakan bahan baku industri baja, seperti bijih besi, masih harus diimpor dari luar negeri. Hal ini menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan, yang bisa mempengaruhi profitabilitas perusahaan baja domestik. Selain itu, ada juga tantangan dari aspek teknologi dan pengetahuan di industri baja Indonesia. Sebagian besar pabrik baja domestik masih menggunakan teknologi yang lebih tua dan kurang efisien dibandingkan dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, modernisasi dan investasi dalam teknologi terbaru menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing dan efisiensi energi dalam industri ini. Di sisi lain, pemerintah juga memandang pentingnya peningkatan standar lingkungan dalam produksi baja. Proses produksi baja yang tidak efisien dapat menyebabkan polusi udara dan air yang signifikan. Oleh karena itu, adopsi teknologi ramah lingkungan dan praktik produksi yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam berbagai kebijakan industri baja di Indonesia. Tak kalah penting adalah dampak makroekonomi dari industri baja global. Industri baja adalah barometer perekonomian global karena tingkat produksi dan konsumsi baja dapat mencerminkan kondisi ekonomi suatu negara. Ketika ekonomi global tumbuh, permintaan baja meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas konstruksi dan manufaktur. Sebaliknya, ketika ekonomi melambat, permintaan baja juga cenderung menurun. Di tingkat global, China adalah pemain dominan dalam industri baja. Produksi baja China mencakup sekitar 50% dari total produksi baja dunia. Dominasi China dalam industri baja global memberikan dampak signifikan terhadap harga baja internasional. Fluktuasi harga baja sering kali dipicu oleh kebijakan dan kondisi ekonomi di negara Tirai Bambu ini. Di antara negara-negara produsen baja lainnya, India, Jepang, dan Amerika Serikat juga dikenal sebagai produsen baja utama dunia. Setiap negara memiliki dinamika industrinya masing-masing, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kebijakan domestik, infrastruktur, dan teknologi produksi. Pergeseran dalam perdagangan internasional juga memainkan peran penting dalam industri baja. Tarif impor dan kebijakan perdagangan internasional lainnya dapat mempengaruhi arus perdagangan baja antara negara-negara. Misalnya, perang dagang antara Amerika Serikat dan China beberapa tahun terakhir membawa dampak yang cukup signifikan terhadap industri baja global. Industri baja juga tidak terlepas dari inovasi dan perkembangan teknologi. Penerapan teknologi Industri 4.0, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analisis data besar (big data analytics), diharapkan akan membawa perubahan besar dalam efisiensi produksi dan pengelolaan rantai pasok industri baja. Perusahaan-perusahaan yang cepat mengadopsi teknologi ini berpotensi memiliki keunggulan kompetitif di pasar global. Peran ekonomi sirkular dalam industri baja juga semakin mendapatkan perhatian. Industri baja yang berkelanjutan dan ramah lingkungan adalah tujuan utama yang harus dicapai. Penggunaan kembali dan daur ulang baja bekas merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri ini. Produksi baja daur ulang tidak hanya mengurangi kebutuhan akan bahan baku baru tetapi juga menghemat energi yang digunakan dalam proses produksi. Secara keseluruhan, industri baja memiliki peran yang sangat penting dan kompleks dalam perekonomian global. Di Indonesia, industri ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan peluang. Dengan kebijakan yang tepat, pengembangan teknologi, dan fokus pada keberlanjutan, industri baja Indonesia memiliki potensi untuk tumbuh dan menjadi lebih kompetitif di pasar global. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data dan analisis makroekonomi yang akurat dan terkini untuk membantu para pemangku kepentingan dalam membuat keputusan strategis di sektor ini.
Produksi Baja Iran — FAQ
Berapa Produksi Baja saat ini di Iran?
Produksi Baja saat ini di Iran adalah 1,7 Juta. Ton metrik per 1/2/2026.
Bagaimana perubahan Produksi Baja di Iran belakangan ini?
Produksi Baja di Iran turun dari 2,6 Juta. Ton metrik (1/1/2026) menjadi 1,7 Juta. Ton metrik (1/2/2026).
Berapa rekor tertinggi Produksi Baja di Iran?
Rekor tertinggi Produksi Baja di Iran adalah 3,40 Juta. Ton metrik, tercatat pada 1/5/2025.
Berapa rekor terendah Produksi Baja di Iran?
Rekor terendah Produksi Baja di Iran adalah 166.000,00 Ton metrik, tercatat pada 1/9/1991.
Berapa rata-rata historis Produksi Baja di Iran?
Rata-rata historis Produksi Baja di Iran adalah 1,16 Juta. Ton metrik, dihitung dari 1/1/1991 hingga 1/2/2026.
Dari mana data Produksi Baja untuk Iran berasal?
Data Produksi Baja untuk Iran bersumber dari World Steel Association dan dipublikasikan di Eulerpool.
Alat dan analisis lainnya
Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.
Penyaring Saham
Saring 20.000+ saham di seluruh dunia dengan 1.000.000+ metrik data.
Pelacak Insiden
Lacak pembelian dan penjualan insider secara real-time.
Superinvestor
Lacak portfolio investor terbesar dunia
Kalender Dividen
Rencanakan pendapatan pasif Anda dengan tanggal pembayaran dividen.
Kalender Hasil Kuartalan
Tanggal dan waktu laporan kuartalan dalam satu pandangan.
Kalender Ekonomi
Peristiwa ekonomi dan rilis data dari 200+ negara.
Pelacak Kongres
Pengungkapan STOCK Act dari anggota Kongres AS
Fear & Greed Index
Indikator sentimen pasar
Indeks Crypto Fear & Greed
Indikator Sentimen Pasar Crypto
Ide
Daftar saham yang dikurasi menurut strategi, indeks, dan negara.
Sektor
Saham teratas diurutkan menurut industri dan sektor.
Negara-negara
Pasar saham dan perusahaan terkemuka menurut negara.
Strategi
Strategi investasi terbukti dengan return historis.
Indeks
Kinerja dan komposisi indeks saham utama.
ETFs
9.000+ ETF menurut penyedia, kelas aset, dan indeks.
Kripto
Harga live dan kapitalisasi pasar koin utama.
Komoditas
Gold, oil, gas, metals, agriculture and electricity prices.
Valas
Kurs live untuk pasangan mata uang utama.
Glosarium
Kamus pasar saham komprehensif untuk istilah keuangan dan saham
Blog
Berita, kemitraan, dan pengumuman produk