Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Brasil

Nilai Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terbaru untuk Brasil

Harga

78,6 % of GDP

Perubahan +/-

+0,5 % of GDP

Rata-rata

76,16 % of GDP

Tertinggi sepanjang masa

90,70 % of GDP

1/10/2020

Terendah sepanjang masa

61,70 % of GDP

1/4/2015

Nilai saat ini dari Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil adalah 78,6 % of GDP. Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil meningkat menjadi 78,6 % of GDP pada 1/10/2025, setelah sebelumnya 78,1 % of GDP pada 1/9/2025. Dari 1/4/2015 hingga 1/10/2025, rata-rata PDB di Brasil adalah 76,16 % of GDP. Titik tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/10/2020 dengan 90,70 % of GDP, sementara nilai terendah dicatat pada 1/4/2015 dengan 61,70 % of GDP.

Sumber: Banco Central do Brasil

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil naik pada 1/10/2025 dari 78,1 % of GDP pada 1/9/2025 menjadi 78,6 % of GDP. Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil rata-rata 76,16 % of GDP dari 1/4/2015 hingga 1/10/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 90,70 % of GDP pada 1/10/2020, dan rekor terendah 61,70 % of GDP pada 1/4/2015.

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Total Utang terhadap PDB
Tanggal
Total Utang terhadap PDB
3 Jan 2025
75,70 % of GDP
4 Jan 2025
76,00 % of GDP
5 Jan 2025
76,10 % of GDP
6 Jan 2025
76,60 % of GDP
7 Jan 2025
77,40 % of GDP
8 Jan 2025
77,50 % of GDP
9 Jan 2025
78,10 % of GDP
10 Jan 2025
78,60 % of GDP

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Riwayat

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) — Riwayat
TanggalNilai
78,6 % of GDP
78,1 % of GDP
77,5 % of GDP
77,4 % of GDP
76,6 % of GDP
76,1 % of GDP
76 % of GDP
75,7 % of GDP
75,9 % of GDP
75,6 % of GDP
...

Apa itu Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)?

Gross Debt to GDP atau Rasio Utang terhadap PDB adalah salah satu indikator makroekonomi yang paling signifikan dalam menilai kesehatan ekonomi suatu negara. Rasio ini menggambarkan perbandingan antara total utang pemerintah dengan Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut. Dalam konteks ini, utang pemerintah mengacu pada total utang yang diambil oleh pemerintah dari sumber eksternal maupun internal untuk membiayai berbagai kebutuhan negara. Pada artikel kali ini, kami dari Eulerpool akan membahas secara mendalam mengenai Gross Debt to GDP, pentingnya indikator ini, serta bagaimana kita dapat memahami dan memanfaatkan data ini dalam analisis ekonomi. Pertama-tama, penting untuk memahami komponen-komponen yang mempengaruhi Gross Debt to GDP. Produk Domestik Bruto (PDB) adalah nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya dalam satu tahun. PDB sering dijadikan ukuran utama untuk menilai kemakmuran ekonomi negara. Di sisi lain, utang pemerintah mencakup semua kewajiban finansial yang harus dibayar oleh pemerintah, termasuk obligasi, pinjaman dari lembaga keuangan internasional, dan bentuk-bentuk utang lainnya. Gross Debt to GDP digunakan untuk mengukur seberapa besar beban utang yang harus ditanggung oleh suatu negara dalam kaitannya dengan kapasitas ekonominya. Rasio ini biasanya dinyatakan dalam persentase. Misalnya, jika suatu negara memiliki utang sebesar 1 triliun rupiah dan PDB sebesar 5 triliun rupiah, maka Rasio Utang terhadap PDB adalah 20%. Semakin besar rasio ini, semakin besar pula beban utang terhadap kapasitas produksi ekonomi negara tersebut. Salah satu alasan utama mengapa Gross Debt to GDP menjadi indikator yang penting adalah karena rasio ini dapat memberikan gambaran tentang kemungkinan stabilitas fiskal suatu negara. Negara dengan rasio utang yang tinggi mungkin menghadapi risiko lebih besar dalam memenuhi kewajiban pembayaran utangnya. Hal ini dapat menurunkan kepercayaan investor dan meningkatkan biaya pinjaman di masa mendatang. Sebaliknya, negara dengan rasio utang yang rendah mungkin memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mengatasi krisis ekonomi atau melakukan investasi dalam infrastruktur dan layanan publik. Selain itu, Gross Debt to GDP juga sering digunakan oleh lembaga pemeringkat kredit untuk menilai kelayakan kredit suatu negara. Peringkat kredit yang lebih tinggi dapat memberikan keuntungan dalam bentuk biaya pinjaman yang lebih rendah. Sebaliknya, jika rasio utang terlalu tinggi, lembaga pemeringkat mungkin menurunkan nilai kredit negara tersebut, yang pada gilirannya dapat meningkatkan biaya pinjaman dan membatasi akses ke pasar finansial internasional. Penting juga untuk mempertimbangkan bahwa Gross Debt to GDP bukanlah satu-satunya indikator yang harus diperhatikan. Rasio ini harus dilihat bersama dengan indikator ekonomi lainnya seperti defisit anggaran, inflasi, tingkat pengangguran, dan kestabilan politik. Konteks yang lebih luas ini membantu untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kesehatan ekonomi suatu negara. Dalam analisis Gross Debt to GDP, penting untuk memperhatikan tren jangka panjang. Suatu negara dengan rasio utang yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun mungkin menghadapi risiko fiskal yang lebih besar di masa depan. Namun, perlu pula diingat bahwa peningkatan sementara dalam rasio utang tidak selalu buruk. Misalnya, pemerintah mungkin memutuskan untuk meningkatkan utang untuk membiayai proyek infrastruktur besar yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Dalam konteks global, Gross Debt to GDP juga bervariasi di antara negara-negara. Negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat sering memiliki rasio utang yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara berkembang. Hal ini sebagian karena negara maju memiliki kapasitas ekonomi dan infrastruktur yang lebih kuat untuk mengelola dan membayar kembali utang mereka. Namun, negara-negara berkembang yang memiliki rasio utang yang tinggi mungkin menghadapi tantangan yang lebih besar dalam memenuhi kewajiban utangnya dan mendapatkan akses ke pasar keuangan internasional. Untuk pengguna situs Eulerpool, memahami Gross Debt to GDP dapat membantu dalam melakukan analisis ekonomi yang lebih komprehensif. Misalnya, investor dapat menggunakan data ini untuk menilai risiko investasi di suatu negara. Analis kebijakan juga dapat memanfaatkan informasi ini untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengelola utang dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi. Data kami yang detail dan terperinci memungkinkan pengguna untuk melacak dan menganalisis tren Gross Debt to GDP dari waktu ke waktu, serta membandingkan rasio ini di antara berbagai negara. Secara keseluruhan, Gross Debt to GDP adalah indikator yang penting dan bermanfaat dalam memahami dinamika ekonomi suatu negara. Meskipun tidak bisa berdiri sendiri tanpa konteks dan analisis tambahan, rasio ini memberikan pandangan yang berharga tentang kapasitas dan kesehatan fiskal negara. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang akurat, terkini, dan mendalam untuk membantu pengguna kami membuat keputusan yang lebih informasional dan strategis. Dengan memahami Gross Debt to GDP, pengguna dapat menggali lebih dalam tentang stabilitas fiskal dan prospek ekonomi negara, sehingga memungkinkan analisis yang lebih cerdas dan keputusan yang lebih baik.

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Brasil — FAQ

Berapa Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini di Brasil?

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini di Brasil adalah 78,6 % of GDP per 1/10/2025.

Bagaimana perubahan Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil belakangan ini?

Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil naik dari 78,1 % of GDP (1/9/2025) menjadi 78,6 % of GDP (1/10/2025).

Berapa rekor tertinggi Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil?

Rekor tertinggi Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil adalah 90,70 % of GDP, tercatat pada 1/10/2020.

Berapa rekor terendah Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil?

Rekor terendah Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil adalah 61,70 % of GDP, tercatat pada 1/4/2015.

Berapa rata-rata historis Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil?

Rata-rata historis Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Brasil adalah 76,16 % of GDP, dihitung dari 1/4/2015 hingga 1/10/2025.

Dari mana data Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Brasil berasal?

Data Utang Kotor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Brasil bersumber dari Banco Central do Brasil dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.