Kebangkrutan Belanda

Nilai Kebangkrutan terbaru untuk Belanda

Harga

409 Companies

Perubahan +/-

+92 Companies

Perubahan Persentase

+29,02 %

Rata-rata

407,32 Companies

Tertinggi sepanjang masa

1.185,00 Companies

1/5/2013

Terendah sepanjang masa

72,00 Companies

1/2/1956

Nilai saat ini dari Kebangkrutan di Belanda adalah 409 Companies. Kebangkrutan di Belanda meningkat menjadi 409 Companies pada 1/9/2026, setelah sebelumnya sebesar 317 Companies pada 1/8/2026. Dari 1/1/1956 hingga 1/9/2026, rata-rata GDP di Belanda adalah 407,32 Companies. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/5/2013 dengan 1.185,00 Companies, sementara nilai terendah tercatat pada 1/2/1956 dengan 72,00 Companies.

Sumber: Statistics Netherlands

Kebangkrutan di Belanda naik pada 1/9/2026 dari 317 Companies pada 1/8/2026 menjadi 409 Companies. Kebangkrutan di Belanda rata-rata 407,32 Companies dari 1/1/1956 hingga 1/9/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 1.185,00 Companies pada 1/5/2013, dan rekor terendah 72,00 Companies pada 1/2/1956.

Kebangkrutan

Kebangkrutan

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Kebangkrutan
Tanggal
Kebangkrutan
2 Jan 2026
325,00 Companies
3 Jan 2026
389,00 Companies
4 Jan 2026
307,00 Companies
5 Jan 2026
292,00 Companies
6 Jan 2026
384,00 Companies
7 Jan 2026
281,00 Companies
8 Jan 2026
317,00 Companies
9 Jan 2026
409,00 Companies

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Kebangkrutan Riwayat

Kebangkrutan — Riwayat
TanggalNilai
409 Companies
317 Companies
281 Companies
384 Companies
292 Companies
307 Companies
389 Companies
325 Companies
288 Companies
341 Companies
...

Indikator Makro Serupa dengan Kebangkrutan

Kebangkrutan

Di Belanda, kebangkrutan mencakup perusahaan insolven yang tidak dapat membayar hutang mereka kepada kreditur dan melanjutkan bisnis mereka.

Apa itu Kebangkrutan?

**Deskripsi Profesional Kategori Makroekonomi: Kebangkrutan di Eulerpool** Kebangkrutan (bankruptcy) merupakan fenomena ekonomi yang signifikan dan sarat akan implikasi baik bagi perusahaan maupun perekonomian suatu negara secara keseluruhan. Di Eulerpool, kami menampilkan data makroekonomi yang komprehensif serta analisis mendalam mengenai kebangkrutan, sehingga para pengguna kami dapat memperoleh wawasan penting yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan strategis. Pada artikel ini, kami akan mengulas secara detail mengenai kebangkrutan, mulai dari definisi, faktor-faktor penyebab, dampak terhadap perekonomian, serta cara menginterpretasikan data kebangkrutan yang tersedia di platform kami. Kebangkrutan adalah suatu kondisi di mana individu atau perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban finansialnya kepada kreditur. Hal ini umumnya terjadi ketika utang melebihi aset dan arus kas tidak dapat menutupi pengeluaran operasional serta pembayaran utang. Dalam konteks hukum, kebangkrutan mengacu pada proses hukum di mana entitas yang gagal membayar dapat memperoleh perlindungan dari kreditur sambil berupaya mengatur kembali atau melikuidasi asetnya. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kebangkrutan, baik dari sisi internal maupun eksternal. Faktor internal bisa mencakup manajemen yang buruk, model bisnis yang tidak efektif, atau kesalahan strategi investasi. Di sisi lain, faktor eksternal dapat berupa ketidakstabilan ekonomi makro seperti resesi, perubahan regulasi yang merugikan, atau bencana alam yang tak terduga. Di Eulerpool, kami menyediakan data dan analisis yang membantu memetakan serta memahami faktor-faktor ini, baik dari perspektif historis maupun proyeksi masa depan. Kejadian kebangkrutan sejalan dengan siklus ekonomi dan dapat menjadi indikator penting untuk kondisi ekonomi secara keseluruhan. Ketika tingkat kebangkrutan tinggi, itu bisa menjadi tanda bahwa perekonomian sedang mengalami tekanan yang signifikan, seperti resesi. Sebaliknya, rendahnya tingkat kebangkrutan umumnya menunjukkan kondisi ekonomi yang stabil dan sehat. Para pembuat kebijakan, analisis pasar, dan investor memantau data kebangkrutan untuk menilai risiko ekonomi dan menyesuaikan strategi mereka dengan faktor risiko tersebut. Melalui platform Eulerpool, kami memberikan akses ke data terkini dan berkualitas tinggi sehingga para pengguna dapat melakukan pengamatan, analisis, dan proyeksi berdasarkan dinamika kebangkrutan. Dampak kebangkrutan terhadap perekonomian luas tidak boleh dianggap remeh. Ketika sebuah perusahaan besar mengalami kebangkrutan, implikasinya bisa meluas ke berbagai sektor dan lapisan masyarakat. Misalnya, kebangkrutan perusahaan besar dapat menyebabkan hilangnya ribuan pekerjaan, merusak rantai pasokan, dan mengganggu stabilitas pasar keuangan. Oleh karena itu, analisis kebangkrutan yang akurat dan tepat waktu sangat penting. Di Eulerpool, kami memastikan bahwa data yang kami sajikan selalu up-to-date dan dirinci untuk membantu analitis prediktif serta penguatan pengambilan keputusan yang informatif. Selain itu, kebangkrutan juga dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan konsumen. Ketika tingkat kebangkrutan meningkat, investor mungkin akan lebih berhati-hati dan bisa mengurangi investasinya. Konsumen, di sisi lain, bisa menjadi lebih waspada dalam pengeluaran mereka, yang pada gilirannya dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Melalui pemahaman yang mendalam tentang tren kebangkrutan, profesional di bidang ekonomi dan keuangan dapat lebih siap untuk menghadapi berbagai tantangan dan merancang strategi yang lebih adaptif. Di platform Eulerpool, pengguna dapat mengakses berbagai jenis data kebangkrutan, termasuk data historis, laporan tren, serta prediksi kebangkrutan berdasarkan model ekonomi tertentu. Kami juga menyediakan alat analisis canggih yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi berbagai skenario dan memahami implikasi dari berbagai tingkat kebangkrutan terhadap sektor-sektor tertentu dan ekonomi secara keseluruhan. Perangkat ini dirancang untuk memberikan wawasan yang tidak hanya deskriptif tetapi juga prediktif, sehingga dapat membantu pengguna dalam membuat rencana strategis yang lebih baik dan lebih harmonis dengan kondisi pasar. Pentingnya data kebangkrutan juga terlihat dalam sektor kredit dan perbankan. Bank dan lembaga keuangan lainnya menggunakan data kebangkrutan untuk menilai risiko kredit dan membuat keputusan tentang pemberian pinjaman. Tingkat kebangkrutan yang meningkat biasanya akan menyebabkan lembaga keuangan lebih berhati-hati dalam memberikan kredit, yang pada akhirnya dapat memperketat likuiditas dalam perekonomian dan memperburuk kondisi ekonomi. Di Eulerpool, data kami mencakup analisis detail tentang bagaimana kebangkrutan mempengaruhi sektor keuangan, termasuk dampak potensial pada risiko kredit dan strategi manajemen risiko. Kebijakan pemerintah dan regulasi juga memainkan peranan penting dalam konteks kebangkrutan. Pemerintah sering kali campur tangan untuk mencegah kebangkrutan besar yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi. Ini bisa berupa bantuan finansial, restrukturisasi utang, atau kebijakan fiskal dan moneter yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Di Eulerpool, kami menyediakan analisis mengenai intervensi pemerintah dan bagaimana dampaknya terhadap dinamika kebangkrutan, sehingga para pembuat kebijakan dan peneliti dapat lebih memahami efektivitas dari tindakan-tindakan tersebut. Secara keseluruhan, memahami kebangkrutan dalam konteks makroekonomi adalah kunci untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan perencanaan strategi yang lebih efektif. Melalui platform Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan akses ke data dan analisis yang andal, komprehensif, dan inovatif mengenai kebangkrutan. Kami percaya bahwa dengan informasi yang tepat, para profesional, investor, dan pembuat kebijakan dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan stabilitas serta kesejahteraan ekonomi secara menyeluruh. Dengan demikian, kami mengundang Anda untuk menjelajahi lebih lanjut berbagai data dan alat analisis yang kami tawarkan di Eulerpool. Dengan begitu, Anda dapat makin memahami dinamika kebangkrutan dan bagaimana mengatur strategi untuk masa depan yang lebih baik, stabil, dan berkelanjutan.

Kebangkrutan Belanda — FAQ

Berapa Kebangkrutan saat ini di Belanda?

Kebangkrutan saat ini di Belanda adalah 409 Companies per 1/9/2026.

Bagaimana perubahan Kebangkrutan di Belanda belakangan ini?

Kebangkrutan di Belanda naik dari 317 Companies (1/8/2026) menjadi 409 Companies (1/9/2026).

Berapa rekor tertinggi Kebangkrutan di Belanda?

Rekor tertinggi Kebangkrutan di Belanda adalah 1.185,00 Companies, tercatat pada 1/5/2013.

Berapa rekor terendah Kebangkrutan di Belanda?

Rekor terendah Kebangkrutan di Belanda adalah 72,00 Companies, tercatat pada 1/2/1956.

Berapa rata-rata historis Kebangkrutan di Belanda?

Rata-rata historis Kebangkrutan di Belanda adalah 407,32 Companies, dihitung dari 1/1/1956 hingga 1/9/2026.

Dari mana data Kebangkrutan untuk Belanda berasal?

Data Kebangkrutan untuk Belanda bersumber dari Statistics Netherlands dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.