Impor Singapura

Nilai Impor terbaru untuk Singapura

Harga

74,89 miliar SGD

Perubahan +/-

-170,93 Juta. SGD

Perubahan Persentase

-0,23 %

Rata-rata

18,88 miliar SGD

Tertinggi sepanjang masa

77,55 miliar SGD

1/5/2026

Terendah sepanjang masa

266,38 Juta. SGD

1/7/1964

Nilai terkini dari Impor di Singapura adalah 74,89 miliar SGD. Impor di Singapura menurun menjadi 74,89 miliar SGD pada 1/8/2026, setelah sebelumnya 75,06 miliar SGD pada 1/7/2026. Dari 1/1/1964 hingga 1/8/2026, rata-rata PDB di Singapura adalah 18,88 miliar SGD. Tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/5/2026 dengan 77,55 miliar SGD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/7/1964 dengan 266,38 Juta. SGD.

Sumber: Statistics Singapore

Impor di Singapura turun pada 1/8/2026 dari 75,06 miliar SGD pada 1/7/2026 menjadi 74,89 miliar SGD. Impor di Singapura rata-rata 18,88 miliar SGD dari 1/1/1964 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 77,55 miliar SGD pada 1/5/2026, dan rekor terendah 266,38 Juta. SGD pada 1/7/1964.

Impor

Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Impor
Tanggal
Impor
1 Jan 2026
62,53 miliar SGD
2 Jan 2026
63,07 miliar SGD
3 Jan 2026
70,40 miliar SGD
4 Jan 2026
73,47 miliar SGD
5 Jan 2026
77,55 miliar SGD
6 Jan 2026
72,07 miliar SGD
7 Jan 2026
75,06 miliar SGD
8 Jan 2026
74,89 miliar SGD
Akses data ini lewat Eulerpool API

Impor Riwayat

Impor — Riwayat
TanggalNilai
74,89 miliar SGD
75,06 miliar SGD
72,07 miliar SGD
77,55 miliar SGD
73,47 miliar SGD
70,4 miliar SGD
63,07 miliar SGD
62,53 miliar SGD
59,57 miliar SGD
57,95 miliar SGD
...

Indikator Makro Serupa dengan Impor

Impor

Produk impor terbesar, dengan pangsa 43 persen, adalah mesin dan peralatan (dengan elektronik mencakup 60 persen). Negara ini juga mengimpor: minyak mentah (32 persen), berbagai barang manufaktur (7 persen) dan produk kimia (7 persen). Mitra impor utama adalah: China (11 persen), Malaysia (11 persen), Amerika Serikat (9 persen), Korea Selatan (8 persen), Jepang (6 persen) dan Indonesia (5 persen).

Apa itu Impor?

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.

Impor Singapura — FAQ

Berapa Impor saat ini di Singapura?

Impor saat ini di Singapura adalah 74,89 miliar SGD per 1/8/2026.

Bagaimana perubahan Impor di Singapura belakangan ini?

Impor di Singapura turun dari 75,06 miliar SGD (1/7/2026) menjadi 74,89 miliar SGD (1/8/2026).

Berapa rekor tertinggi Impor di Singapura?

Rekor tertinggi Impor di Singapura adalah 77,55 miliar SGD, tercatat pada 1/5/2026.

Berapa rekor terendah Impor di Singapura?

Rekor terendah Impor di Singapura adalah 266,38 Juta. SGD, tercatat pada 1/7/1964.

Berapa rata-rata historis Impor di Singapura?

Rata-rata historis Impor di Singapura adalah 18,88 miliar SGD, dihitung dari 1/1/1964 hingga 1/8/2026.

Dari mana data Impor untuk Singapura berasal?

Data Impor untuk Singapura bersumber dari Statistics Singapore dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.