Cadangan Devisa Selandia Baru

Nilai Cadangan Devisa terbaru untuk Selandia Baru

Harga

54,4 miliar NZD

Perubahan +/-

+5,26 miliar NZD

Perubahan Persentase

+10,71 %

Rata-rata

15,87 miliar NZD

Tertinggi sepanjang masa

60,72 miliar NZD

1/3/2026

Terendah sepanjang masa

1,03 miliar NZD

1/7/1983

Nilai Cadangan Devisa saat ini di Selandia Baru adalah 54,4 miliar NZD. Cadangan Devisa di Selandia Baru meningkat menjadi 54,4 miliar NZD pada 1/9/2026, setelah sebelumnya sebesar 49,14 miliar NZD pada 1/8/2026. Dari 1/1/1983 hingga 1/9/2026, rata-rata PDB di Selandia Baru adalah 15,87 miliar NZD. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/3/2026 dengan 60,72 miliar NZD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/7/1983 dengan 1,03 miliar NZD.

Sumber: Reserve Bank of New Zealand

Cadangan Devisa di Selandia Baru naik pada 1/9/2026 dari 49,14 miliar NZD pada 1/8/2026 menjadi 54,4 miliar NZD. Cadangan Devisa di Selandia Baru rata-rata 15,87 miliar NZD dari 1/1/1983 hingga 1/9/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 60,72 miliar NZD pada 1/3/2026, dan rekor terendah 1,03 miliar NZD pada 1/7/1983.

Cadangan Devisa

Cadangan Devisa

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Cadangan Valuta Asing
Tanggal
Cadangan Valuta Asing
2 Jan 2026
48,84 miliar NZD
3 Jan 2026
60,72 miliar NZD
4 Jan 2026
53,74 miliar NZD
5 Jan 2026
54,70 miliar NZD
6 Jan 2026
52,04 miliar NZD
7 Jan 2026
51,13 miliar NZD
8 Jan 2026
49,14 miliar NZD
9 Jan 2026
54,40 miliar NZD
Akses data ini lewat Eulerpool API

Cadangan Devisa Riwayat

Cadangan Devisa — Riwayat
TanggalNilai
54,4 miliar NZD
49,14 miliar NZD
51,13 miliar NZD
52,04 miliar NZD
54,7 miliar NZD
53,74 miliar NZD
60,72 miliar NZD
48,84 miliar NZD
51,19 miliar NZD
48,65 miliar NZD
...

Cadangan Devisa

Di Selandia Baru, Cadangan Devisa adalah aset asing yang dimiliki atau dikendalikan oleh bank sentral negara tersebut. Cadangan ini terdiri dari emas atau mata uang tertentu. Selain itu, cadangan ini juga dapat berupa hak penarikan khusus dan surat berharga yang dapat diperdagangkan yang dinominasikan dalam mata uang asing seperti surat utang negara, obligasi pemerintah, obligasi korporasi dan ekuitas, serta pinjaman dalam mata uang asing.

Apa itu Cadangan Devisa?

Foreign Exchange Reserves, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai cadangan devisa, merupakan komponen penting dalam ekonomi makro yang berperan signifikan dalam menentukan stabilitas keuangan suatu negara. Istilah ini merujuk pada aset yang dimiliki oleh bank sentral dalam bentuk mata uang asing yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti intervensi di pasar valuta asing, pembayaran utang luar negeri, dan menjaga nilai tukar mata uang domestik. Pada dasarnya, foreign exchange reserves mencakup aset-aset yang secara umum terdiri dari berbagai bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, emas, dan hak penarikan khusus atau Special Drawing Rights (SDR) dari International Monetary Fund (IMF). Bank sentral suatu negara mengelola cadangan devisa ini dengan tujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kebutuhan darurat serta menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan. Pentingnya Foreign Exchange Reserves dalam Ekonomi Makro Cadangan devisa memiliki beberapa fungsi kunci yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi makro suatu negara. Pertama, foreign exchange reserves digunakan untuk stabilisasi nilai tukar mata uang domestik. Ketika terjadi volatilitas ekonomi atau serangan spekulatif terhadap mata uang domestik, bank sentral dapat menggunakan cadangan devisa untuk membeli atau menjual mata uang asing guna mempengaruhi nilai tukar. Kedua, cadangan devisa memberikan kepercayaan kepada investor internasional dan lembaga keuangan tentang kestabilan ekonomi suatu negara. Ketersediaan cadangan devisa yang cukup menunjukkan bahwa suatu negara memiliki bantalan keuangan yang solid untuk mengelola risiko ekonomi dan keuangan yang mungkin timbul. Ketiga, foreign exchange reserves sangat penting dalam menghadapi keadaan krisis. Sebagai contoh, selama periode krisis ekonomi global, cadangan devisa dapat digunakan untuk membayar kewajiban hutang luar negeri, sehingga mencegah terjadinya default. Selain itu, cadangan ini dapat digunakan untuk mendanai impor yang penting, seperti bahan baku produksi, yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan ekonomi. Sumber-Sumber Foreign Exchange Reserves Ada beberapa sumber utama dari mana sebuah negara bisa memperoleh foreign exchange reserves. Pertama, melalui surplus dalam neraca perdagangan, di mana nilai ekspor melebihi nilai impor. Kedua, arus modal masuk dari investasi asing langsung (Foreign Direct Investment, FDI) dan portofolio investasi. Ketiga, penerimaan dari pariwisata internasional dan remitansi pekerja migran juga berkontribusi pada peningkatan cadangan devisa. Pengelolaan Foreign Exchange Reserves Pengelolaan cadangan devisa merupakan tanggung jawab dari bank sentral suatu negara, seperti Bank Indonesia. Pengelolaan ini mencakup berbagai keputusan strategis tentang komposisi, tingkat likuiditas, dan diversifikasi aset. Misalnya, bank sentral harus memutuskan seberapa besar porsi yang dialokasikan dalam bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, serta emas. Diversifikasi cadangan devisa penting untuk mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar atau perubahan suku bunga internasional. Selain itu, bank sentral juga harus memastikan bahwa aset yang dimiliki cukup likuid untuk memenuhi kebutuhan darurat tanpa harus menjual investasi pada kondisi yang merugikan. Tantangan dalam Mengelola Foreign Exchange Reserves Ada berbagai tantangan dalam mengelola foreign exchange reserves. Salah satunya adalah risiko nilai tukar, di mana perubahan drastis dalam nilai tukar mata uang asing bisa berdampak pada nilai cadangan devisa dalam mata uang domestik. Selain itu, risiko suku bunga juga merupakan aspek penting, karena perubahan suku bunga internasional dapat mempengaruhi nilai surat berharga yang dimiliki oleh bank sentral. Fluktuasi harga emas juga dapat berdampak pada nilai cadangan devisa. Selain itu, bank sentral harus berupaya untuk memastikan bahwa cadangan devisa tetap dalam jumlah yang memadai tanpa memicu inflasi domestik. Meningkatkan cadangan devisa secara berlebihan melalui intervensi di pasar valuta asing bisa mempengaruhi jumlah uang beredar yang berdampak pada inflasi. Relevansi Foreign Exchange Reserves bagi Indonesia Bagi Indonesia, foreign exchange reserves memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Sebagai negara dengan ekonomi terbuka, Indonesia rentan terhadap volatilitas ekonomi global dan fluktuasi pasar finansial. Dengan memiliki cadangan devisa yang memadai, Bank Indonesia dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta menciptakan kepercayaan di kalangan investor. Lebih jauh, foreign exchange reserves juga penting dalam mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang dijalankan pemerintah. Dalam situasi di mana ada tekanan inflasi atau tekanan deflasi, cadangan devisa memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan kebutuhan ekonomi. Kesimpulan Foreign exchange reserves atau cadangan devisa merupakan instrumen yang krusial dalam ekonomi makro yang digunakan oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar, memitigasi risiko ekonomi, dan memberikan bantalan keuangan dalam kondisi krisis. Pengelolaan yang strategis dan bijaksana dari cadangan devisa ini sangat penting untuk memastikan bahwa ekonomi suatu negara tetap stabil dan dapat menghadapi berbagai tantangan global dengan lebih baik. Sebagai sumber daya keuangan yang paling likuid dan dapat diandalkan, foreign exchange reserves memainkan peran sentral dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Dengan memahami pentingnya dan pengelolaan yang efektif dari cadangan devisa, negara seperti Indonesia dapat lebih siap untuk menghadapi tekanan-tekanan ekonomi dan keuangan di masa depan. Di situs kami, Eulerpool, kami menyediakan berbagai data ekonomi makro termasuk foreign exchange reserves yang dapat diakses oleh profesional dan publik untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terkini untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.

Cadangan Devisa Selandia Baru — FAQ

Berapa Cadangan Devisa saat ini di Selandia Baru?

Cadangan Devisa saat ini di Selandia Baru adalah 54,4 miliar NZD per 1/9/2026.

Bagaimana perubahan Cadangan Devisa di Selandia Baru belakangan ini?

Cadangan Devisa di Selandia Baru naik dari 49,14 miliar NZD (1/8/2026) menjadi 54,4 miliar NZD (1/9/2026).

Berapa rekor tertinggi Cadangan Devisa di Selandia Baru?

Rekor tertinggi Cadangan Devisa di Selandia Baru adalah 60,72 miliar NZD, tercatat pada 1/3/2026.

Berapa rekor terendah Cadangan Devisa di Selandia Baru?

Rekor terendah Cadangan Devisa di Selandia Baru adalah 1,03 miliar NZD, tercatat pada 1/7/1983.

Berapa rata-rata historis Cadangan Devisa di Selandia Baru?

Rata-rata historis Cadangan Devisa di Selandia Baru adalah 15,87 miliar NZD, dihitung dari 1/1/1983 hingga 1/9/2026.

Dari mana data Cadangan Devisa untuk Selandia Baru berasal?

Data Cadangan Devisa untuk Selandia Baru bersumber dari Reserve Bank of New Zealand dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.