Produksi Tembaga Peru

Nilai Produksi Tembaga terbaru untuk Peru

Harga

218.232 Ton metrik

Perubahan +/-

-7.864 Ton metrik

Perubahan Persentase

-3,48 %

Rata-rata

90.778,97 Ton metrik

Tertinggi sepanjang masa

262.452,00 Ton metrik

1/12/2024

Terendah sepanjang masa

5.300,00 Ton metrik

1/11/1988

Nilai terkini dari Produksi Tembaga di Peru adalah 218.232 Ton metrik. Produksi Tembaga di Peru menurun menjadi 218.232 Ton metrik pada 1/6/2026, setelah sebelumnya 226.096 Ton metrik pada 1/5/2026. Dari 1/1/1978 hingga 1/6/2026, rata-rata GDP di Peru adalah 90.778,97 Ton metrik. Rekor tertinggi sepanjang waktu dicapai pada 1/12/2024 dengan 262.452,00 Ton metrik, sementara nilai terendah tercatat pada 1/11/1988 dengan 5.300,00 Ton metrik.

Sumber: Instituto Nacional de Estadística e Informática (INEI)

Produksi Tembaga di Peru turun pada 1/6/2026 dari 226.096 Ton metrik pada 1/5/2026 menjadi 218.232 Ton metrik. Produksi Tembaga di Peru rata-rata 90.778,97 Ton metrik dari 1/1/1978 hingga 1/6/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 262.452,00 Ton metrik pada 1/12/2024, dan rekor terendah 5.300,00 Ton metrik pada 1/11/1988.

Produksi Tembaga

Produksi Tembaga

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Produksi Tembaga
Tanggal
Produksi Tembaga
11 Jan 2025
216.152,00 Tonnes
12 Jan 2025
256.647,00 Tonnes
1 Jan 2026
226.256,00 Tonnes
2 Jan 2026
223.263,00 Tonnes
3 Jan 2026
238.464,00 Tonnes
4 Jan 2026
230.070,00 Tonnes
5 Jan 2026
226.096,00 Tonnes
6 Jan 2026
218.232,00 Tonnes
Akses data ini lewat Eulerpool API

Produksi Tembaga Riwayat

Produksi Tembaga — Riwayat
TanggalNilai
218.232 Ton metrik
226.096 Ton metrik
230.070 Ton metrik
238.464 Ton metrik
223.263 Ton metrik
226.256 Ton metrik
256.647 Ton metrik
216.152 Ton metrik
248.192 Ton metrik
240.995 Ton metrik
...

Apa itu Produksi Tembaga?

Produksi Tembaga merupakan salah satu sektor krusial dalam ranah ekonomi makro yang memegang peranan penting bagi banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Sebagai komoditas logam yang memiliki berbagai aplikasi industri, tembaga sangat penting dalam perkembangan infrastruktur, teknologi, serta banyak sektor lainnya. Situs web kami, eulerpool, menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk data produksi tembaga global dan nasional, yang sangat penting untuk analisis ekonomi dan pengambilan keputusan. Tembaga adalah jenis logam yang digunakan dalam banyak industri karena sifatnya yang luar biasa seperti konduktivitas listrik dan termal yang tinggi, tahan karat, dan mudah diolah. Dalam industri listrik, tembaga adalah bahan utama untuk kabel dan komponen lainnya, karena efisiensi dan daya tahannya. Industri telekomunikasi juga sangat bergantung pada tembaga untuk infrastruktur jaringan dan perangkat keras. Selain itu, tembaga juga digunakan dalam industri konstruksi sebagai bahan pipa, atap, dan komponen struktural lainnya. Dalam konteks makroekonomi, tembaga sering dilihat sebagai indikator kesehatan ekonomi global. Produksi dan konsumsi tembaga dapat mencerminkan tingkat aktivitas industri dan pembangunan infrastruktur di berbagai negara. Ketika produksi atau konsumsi tembaga meningkat, itu sering dianggap sebagai tanda bahwa ekonomi sedang berkembang dan banyak proyek infrastruktur sedang berjalan. Sebaliknya, penurunan dalam produksi atau konsumsi tembaga bisa menjadi tanda perlambatan ekonomi. Indonesia, sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di dunia, memainkan peranan penting dalam pasar global. Sumber daya alam yang melimpah di Indonesia termasuk salah satu tambang tembaga terbesar di dunia, yaitu Grasberg di Papua, yang dioperasikan oleh PT Freeport Indonesia. Produksi tembaga Indonesia tidak hanya berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi domestik tetapi juga memiliki dampak signifikan pada pasar tembaga global. Di eulerpool, kami menyediakan data produksi tembaga yang terperinci, meliputi statistik dari berbagai negara produsen utama, tren produksi dari waktu ke waktu, serta perbandingan antar negara. Data kami mencakup informasi tentang volume produksi, harga tembaga, serta dampak kebijakan ekonomi terhadap industri tembaga. Informasi ini sangat penting bagi para investor, pembuat kebijakan, dan akademisi yang memerlukan analisis mendalam tentang dinamika pasar tembaga. Tren produksi tembaga sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk harga komoditas di pasar internasional, kebijakan pemerintah, serta perkembangan teknologi penambangan dan pengolahan. Misalnya, fluktuasi harga tembaga di pasar global dapat mempengaruhi keputusan investasi perusahaan tambang. Di sisi lain, kebijakan pemerintah terkait dengan lingkungan dan regulasi pertambangan juga dapat mempengaruhi produksi tembaga. Di Indonesia, berbagai kebijakan telah diberlakukan untuk mengatur industri pertambangan, termasuk pembatasan ekspor bahan mentah dan insentif untuk pembangunan smelter lokal. Selain itu, perkembangan teknologi dalam penambangan tembaga juga memainkan peranan krusial. Teknologi baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan dapat meningkatkan kadar produksi serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Hal ini menjadi semakin penting dalam era modern di mana isu-isu lingkungan semakin menjadi fokus utama dalam diskusi global. Tidak hanya itu, permintaan akan tembaga juga dapat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi lainnya, terutama yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan. Misalnya, penggunaan tembaga dalam pembuatan panel surya, turbin angin, dan baterai untuk kendaraan listrik telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memperlihatkan bagaimana dinamika pasar tembaga tidak hanya ditentukan oleh faktor tradisional tetapi juga oleh inovasi-inovasi teknologi yang sedang berkembang. Dalam analisis makroekonomi, penting untuk memahami bahwa produksi tembaga tidak hanya mencerminkan aspek ekonomi tetapi juga sosial dan politik di suatu negara. Industri tembaga sering kali melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara. Oleh karena itu, perubahan dalam industri tembaga dapat memiliki dampak luas tidak hanya terhadap kesejahteraan ekonomi tetapi juga terhadap stabilitas sosial dan politik. Melalui eulerpool, pengguna dapat mengakses data dan analisis terkini mengenai produksi tembaga di berbagai negara. Kami menyediakan laporan yang komprehensif, grafik interaktif, serta alat analisis yang memudahkan para pengguna dalam memahami dinamika industri tembaga. Data yang akurat dan up-to-date adalah kunci bagi para pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang tepat dan strategis dalam konteks ekonomi global yang terus berubah. Sebagai kesimpulan, produksi tembaga adalah aspek penting dalam ekonomi makro yang memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor industri. Dengan memahami tren dan dinamika dalam produksi tembaga, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi ekonomi global. Di eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data yang berkualitas dan analisis yang mendalam untuk membantu pengguna dalam memahami dan memantau perkembangan industri tembaga secara efektif.

Produksi Tembaga Peru — FAQ

Berapa Produksi Tembaga saat ini di Peru?

Produksi Tembaga saat ini di Peru adalah 218.232 Ton metrik per 1/6/2026.

Bagaimana perubahan Produksi Tembaga di Peru belakangan ini?

Produksi Tembaga di Peru turun dari 226.096 Ton metrik (1/5/2026) menjadi 218.232 Ton metrik (1/6/2026).

Berapa rekor tertinggi Produksi Tembaga di Peru?

Rekor tertinggi Produksi Tembaga di Peru adalah 262.452,00 Ton metrik, tercatat pada 1/12/2024.

Berapa rekor terendah Produksi Tembaga di Peru?

Rekor terendah Produksi Tembaga di Peru adalah 5.300,00 Ton metrik, tercatat pada 1/11/1988.

Berapa rata-rata historis Produksi Tembaga di Peru?

Rata-rata historis Produksi Tembaga di Peru adalah 90.778,97 Ton metrik, dihitung dari 1/1/1978 hingga 1/6/2026.

Dari mana data Produksi Tembaga untuk Peru berasal?

Data Produksi Tembaga untuk Peru bersumber dari Instituto Nacional de Estadística e Informática (INEI) dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.