Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Mozambik

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian terbaru untuk Mozambik

Harga

96,42 miliar MZN

Perubahan +/-

+6,06 miliar MZN

Perubahan Persentase

+6,70 %

Rata-rata

37,77 miliar MZN

Tertinggi sepanjang masa

96,42 miliar MZN

1/6/2026

Terendah sepanjang masa

15,14 miliar MZN

1/12/2016

Nilai saat ini dari Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik adalah 96,42 miliar MZN. Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik meningkat menjadi 96,42 miliar MZN pada 1/6/2026, setelah sebelumnya sebesar 90,37 miliar MZN pada 1/3/2026. Dari 1/3/2008 hingga 1/6/2026, rata-rata Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik adalah 37,77 miliar MZN. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/6/2026 dengan 96,42 miliar MZN, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/12/2016 dengan 15,14 miliar MZN.

Sumber: Instituto Nacional De Estatistica, Mozambique

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik naik pada 1/6/2026 dari 90,37 miliar MZN pada 1/3/2026 menjadi 96,42 miliar MZN. Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik rata-rata 37,77 miliar MZN dari 1/3/2008 hingga 1/6/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 96,42 miliar MZN pada 1/6/2026, dan rekor terendah 15,14 miliar MZN pada 1/12/2016.

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

PDB dari Pertanian
Tanggal
PDB dari Pertanian
9 Jan 2024
65,29 miliar MZN
12 Jan 2024
31,79 miliar MZN
3 Jan 2025
88,42 miliar MZN
6 Jan 2025
94,52 miliar MZN
9 Jan 2025
64,31 miliar MZN
12 Jan 2025
32,36 miliar MZN
3 Jan 2026
90,37 miliar MZN
6 Jan 2026
96,42 miliar MZN
Akses data ini lewat Eulerpool API

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Riwayat

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian — Riwayat
TanggalNilai
96,42 miliar MZN
90,37 miliar MZN
32,36 miliar MZN
64,31 miliar MZN
94,52 miliar MZN
88,42 miliar MZN
31,79 miliar MZN
65,29 miliar MZN
90,47 miliar MZN
90,46 miliar MZN
...

Indikator Makro Serupa dengan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Apa itu Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor pertanian merupakan indikator ekonomi yang sangat penting yang digunakan untuk mengukur kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian suatu negara. Di Indonesia, pentingnya sektor pertanian tidak dapat dipandang sebelah mata, mengingat negara ini dianugerahi dengan keanekaragaman hayati yang kaya dan lahan pertanian yang luas. Melalui artikel ini, mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai PDB dari sektor pertanian di Indonesia dan bagaimana hal ini mempengaruhi berbagai aspek ekonomi nasional. PDB dari sektor pertanian mencakup total nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh kegiatan produksi di subsektor pertanian. Sub-sektor ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Nilai tambah bruto dihasilkan dari selisih antara output bruto dan input antara seperti bahan baku dan biaya produksi. Secara historis, sektor pertanian telah memainkan peran yang sangat vital dalam mendukung perekonomian Indonesia. Pada era awal kemerdekaan hingga tahun 1980-an, sektor ini mendominasi struktur ekonomi Indonesia, menyumbang lebih dari 30 persen terhadap PDB nasional. Kondisi ini tidak terlepas dari karakteristik demografi Indonesia, yang mana sebagian besar penduduknya tinggal di wilayah pedesaan dan mengandalkan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Namun, seiring dengan perkembangan ekonomi dan adanya industrialisasi serta urbanisasi, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB nasional mengalami penurunan secara bertahap. Meski demikian, sektor ini tetap menjadi tulang punggung bagi ketahanan pangan, penyediaan bahan baku industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan wilayah pedesaan. Kontribusi PDB dari sektor pertanian sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal mencakup perubahan iklim, bencana alam, harga komoditas internasional, serta kebijakan perdagangan global. Sementara itu, faktor internal meliputi luas lahan pertanian, sistem irigasi, penggunaan teknologi pertanian, ketersediaan modal dan kredit pertanian, serta kebijakan pemerintah dalam sektor pertanian. Indonesia, dengan iklim tropisnya, memiliki potensi yang sangat besar dalam menghasilkan berbagai jenis produk pertanian seperti padi, jagung, karet, kelapa sawit, kopi, dan kakao. Diversifikasi produksi pertanian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB, sekaligus menjadi komoditas andalan dalam perdagangan internasional. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian di Indonesia tidaklah sedikit. Tantangan ini termasuk ketergantungan pada sektor pertanian subsisten, rendahnya akses terhadap teknologi modern, masalah irigasi, degradasi lahan, serta ketidakpastian harga komoditas. Semua tantangan ini dapat berpengaruh terhadap fluktuasi PDB dari sektor pertanian dari waktu ke waktu. Pemerintah Indonesia menyadari betul pentingnya sektor pertanian bagi perekonomian nasional. Kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor ini antara lain melalui subsidi pupuk, perbaikan infrastruktur pertanian, program kredit usaha tani, hingga upaya dalam mengembangkan sektor agroindustri. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi, sektor pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan stabil terhadap PDB nasional. Salah satu pendekatan yang diambil adalah dengan menerapkan teknologi pertanian modern melalui mekanisasi serta pengembangan penelitian dan inovasi untuk mengoptimalkan hasil produksi. Penggunaan teknologi ini, seperti drone untuk pemetaan lahan dan irigasi pintar, memiliki potensi untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, pasar domestik dan internasional bagi produk pertanian Indonesia juga memainkan peran yang krusial. Ekspor produk pertanian seperti kelapa sawit, kakao, dan kopi terus meningkat, memberikan devisa yang signifikan bagi negara. Namun, persaingan di pasar global memerlukan produk yang berkualitas tinggi dan berdaya saing kuat. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan pengolahan pasca-panen dan sertifikasi produk menjadi aspek penting untuk diperhatikan. Dalam konteks ketahanan pangan, sektor pertanian memiliki mandat untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini mencakup produksi pangan pokok seperti padi, jagung, dan kedelai, yang menjadi dasar konsumsi masyarakat. Ketahanan pangan yang kuat diharapkan dapat membantu menstabilkan harga pangan dan menjaga inflasi tetap rendah. Sebagai penutup, PDB dari sektor pertanian merupakan cerminan dari bagaimana sektor ini berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Dengan berbagai upaya dan kebijakan yang diterapkan, diharapkan kontribusi ini dapat terus meningkat, mendukung ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Eulerpool sebagai website profesional dalam penyajian data makroekonomi, berkomitmen untuk terus menyediakan informasi yang akurat dan terkini mengenai PDB dari sektor pertanian, sehingga dapat menjadi panduan bagi para pengambil kebijakan, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat luas. Eulerpool, dengan tim ahli dan teknologi canggih, memastikan bahwa data yang disajikan selalu relevan dan dapat diandalkan. Kami menyadari bahwa dalam era digital saat ini, informasi dan data yang akurat sangat penting untuk pengambilan keputusan yang tepat. Itulah mengapa kami berusaha untuk menjadi sumber informasi makroekonomi terpercaya, termasuk data PDB dari sektor pertanian di Indonesia. Kami mengundang Anda untuk terus mengikuti update terkini dari Eulerpool guna mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang perekonomian Indonesia dan sektor-sektor penting lainnya.

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Mozambik — FAQ

Berapa Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian saat ini di Mozambik?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian saat ini di Mozambik adalah 96,42 miliar MZN per 1/6/2026.

Bagaimana perubahan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik belakangan ini?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik naik dari 90,37 miliar MZN (1/3/2026) menjadi 96,42 miliar MZN (1/6/2026).

Berapa rekor tertinggi Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik?

Rekor tertinggi Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik adalah 96,42 miliar MZN, tercatat pada 1/6/2026.

Berapa rekor terendah Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik?

Rekor terendah Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik adalah 15,14 miliar MZN, tercatat pada 1/12/2016.

Berapa rata-rata historis Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik?

Rata-rata historis Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Mozambik adalah 37,77 miliar MZN, dihitung dari 1/3/2008 hingga 1/6/2026.

Dari mana data Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian untuk Mozambik berasal?

Data Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian untuk Mozambik bersumber dari Instituto Nacional De Estatistica, Mozambique dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.