Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Mesir

Nilai Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terbaru untuk Mesir

Harga

0,5 % of GDP

Perubahan +/-

-1,6 % of GDP

Rata-rata

-1,56 % of GDP

Tertinggi sepanjang masa

8,70 % of GDP

1/1/1992

Terendah sepanjang masa

-8,50 % of GDP

1/1/1984

Nilai terkini dari Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir adalah 0,5 % of GDP. Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir menurun menjadi 0,5 % of GDP pada 1/1/2008, setelah sebelumnya berada di angka 2,1 % of GDP pada 1/1/2007. Dari 1/1/1980 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Mesir adalah -1,56 % of GDP. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/1992 dengan 8,70 % of GDP, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/1984 dengan -8,50 % of GDP.

Sumber: Central Bank of Egypt

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir turun pada 1/1/2008 dari 2,1 % of GDP pada 1/1/2007 menjadi 0,5 % of GDP. Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir rata-rata -1,56 % of GDP dari 1/1/1980 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 8,70 % of GDP pada 1/1/1992, dan rekor terendah -8,50 % of GDP pada 1/1/1984.

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB
Tanggal
Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB
1 Jan 1997
0,20 % of GDP
1 Jan 2002
0,70 % of GDP
1 Jan 2003
2,40 % of GDP
1 Jan 2004
4,30 % of GDP
1 Jan 2005
3,20 % of GDP
1 Jan 2006
1,60 % of GDP
1 Jan 2007
2,10 % of GDP
1 Jan 2008
0,50 % of GDP
Akses data ini lewat Eulerpool API

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Riwayat

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) — Riwayat
TanggalNilai
0,5 % of GDP
2,1 % of GDP
1,6 % of GDP
3,2 % of GDP
4,3 % of GDP
2,4 % of GDP
0,7 % of GDP
0,2 % of GDP
0,6 % of GDP
0,4 % of GDP

Indikator Makro Serupa dengan Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)

Saldo akun berjalan sebagai persentase dari PDB memberikan indikasi tingkat daya saing internasional suatu negara. Biasanya, negara-negara yang mencatat surplus akun berjalan yang kuat memiliki ekonomi yang sangat bergantung pada pendapatan ekspor, dengan tingkat tabungan yang tinggi namun permintaan domestik yang lemah. Di sisi lain, negara-negara yang mencatat defisit akun berjalan memiliki impor yang kuat, tingkat tabungan yang rendah, dan tingkat konsumsi pribadi yang tinggi sebagai persentase dari pendapatan yang dapat dibelanjakan.

Apa itu Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)?

"Current Account to GDP" atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai "Neraca Berjalan terhadap PDB" adalah salah satu indikator ekonomi makro yang sangat penting untuk memahami kesehatan ekonomi suatu negara. Sebagai bagian dari makroekonomi, indikator ini memberikan gambaran tentang transaksi ekonomi suatu negara dengan dunia luar, dengan membandingkan neraca berjalannya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut. Pada artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pentingnya "Current Account to GDP," bagaimana cara menghitungnya, serta implikasi dan interpretasinya bagi ekonomi suatu negara. Sebagai situs web profesional yang menampilkan data ekonomi makro, Eulerpool berupaya memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi para penggunanya. "Current Account to GDP" merupakan perbandingan antara neraca berjalan suatu negara dengan total output ekonominya atau PDB. Neraca berjalan mencakup perdagangan barang dan jasa, pendapatan bersih dari luar negeri, dan transfer berjalan seperti bantuan internasional. Hal ini merupakan komponen kunci dalam memahami saldo pembayaran suatu negara, yang meliputi transaksi keuangan dan investasi. Ketika kita membandingkan neraca berjalan dengan PDB, kita mendapatkan perspektif yang jelas tentang seberapa besar ketergantungan ekonomi sebuah negara terhadap perdagangan dan interaksi global. Mengapa "Current Account to GDP" penting? Indikator ini membantu para ekonom, pembuat kebijakan, dan investor untuk memahami posisi keuangan eksternal suatu negara. Neraca berjalan yang positif menunjukkan bahwa suatu negara mengekspor lebih banyak daripada yang diimpornya, yang bisa diartikan sebagai sinyal kuatnya daya saing ekonomi negara tersebut. Sebaliknya, neraca berjalan yang negatif menunjukkan bahwa suatu negara mengimpor lebih banyak daripada yang diekspornya, yang mungkin mencerminkan ketergantungan yang tinggi terhadap barang dan jasa asing. Namun, memiliki neraca berjalan yang surplus atau defisit bukanlah hal yang baik atau buruk secara otomatis. Konteks memainkan peran penting dalam interpretasi data ini. Misalnya, negara yang sedang berkembang mungkin mengalami defisit neraca berjalan karena membutuhkan impor barang modal untuk menopang pertumbuhan ekonominya. Di sisi lain, negara yang memiliki surplus neraca berjalan yang konsisten mungkin mendapati mata uangnya tertekan untuk mengapresiasi, yang bisa memengaruhi daya saing ekspornya. Menghitung "Current Account to GDP" cukup sederhana: kita hanya perlu membagi nilai neraca berjalan dengan nilai PDB, dan hasilnya dinyatakan dalam persentase. Misalnya, jika sebuah negara memiliki neraca berjalan sebesar \$500 juta dan PDB sebesar \$5 miliar, maka "Current Account to GDP" adalah (500 juta / 5 miliar) * 100%, yaitu 10%. Angka ini kemudian bisa dibandingkan dari waktu ke waktu atau dengan negara lain untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang arah dan tren ekonomi. Selain dari angka mentahnya, tren dan dinamika "Current Account to GDP" juga memberikan wawasan penting. Sebagai contoh, tren penurunan persentase ini dalam beberapa tahun mungkin mengindikasikan peningkatan ketergantungan pada impor, yang bisa menjadi perhatian bagi pembuat kebijakan. Sebaliknya, tren peningkatan yang konsisten bisa mengindikasikan penguatan dalam ekspor atau perbaikan dalam ketergantungan energi. Interpretasi lebih lanjut terhadap "Current Account to GDP" juga melibatkan analisis terhadap komponen-komponen penyusun neraca berjalan itu sendiri. Misalnya, surplus atau defisit barang dan jasa, pendapatan sekunder seperti remittance, dan pendapatan primer seperti pembayaran bunga utang luar negeri. Melalui analisis ini, kita bisa memahami lebih mendalam sumber kekuatan atau kelemahan dalam posisi eksternal suatu negara. Kebijakan ekonomi juga bisa dipengaruhi oleh kondisi "Current Account to GDP." Negara dengan defisit besar mungkin perlu menjalankan kebijakan penghematan atau mencari cara untuk meningkatkan daya saing ekspornya. Sebaliknya, negara dengan surplus besar mungkin menghadapi tekanan untuk menyesuaikan nilai tukarnya untuk mengurangi ketidakseimbangan global. Oleh karena itu, data "Current Account to GDP" sering digunakan oleh lembaga-lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia dalam analisis dan rekomendasi kebijakan mereka. Eulerpool sebagai sumber data ekonomi makro menyediakan informasi yang lengkap dan terbaru mengenai "Current Account to GDP" untuk berbagai negara. Dengan data yang terstandarisasi dan bisa diakses dengan mudah, para pengguna bisa menganalisis dan membuat keputusan ekonomi yang lebih informasional. Kami percaya bahwa akses terhadap data yang akurat adalah kunci untuk memahami dan merencanakan ekonomi yang lebih baik. Secara keseluruhan, "Current Account to GDP" merupakan indikator ekonomi makro yang esensial dalam menggambarkan interaksi ekonomi suatu negara dengan dunia luar. Ini memberikan wawasan penting tidak hanya tentang kondisi ekonomi saat ini, tetapi juga tentang arah dan tren masa depan. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang indikator ini, baik para ekonom, pembuat kebijakan, maupun investor dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana, yang pada akhirnya akan membantu pertumbuhan dan stabilitas ekonomi global. Eulerpool, dengan komitmennya terhadap data yang akurat dan mudah diakses, menjadi mitra yang bisa diandalkan dalam pencarian wawasan ekonomi yang mendalam.

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Mesir — FAQ

Berapa Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini di Mesir?

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini di Mesir adalah 0,5 % of GDP per 1/1/2008.

Bagaimana perubahan Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir belakangan ini?

Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir turun dari 2,1 % of GDP (1/1/2007) menjadi 0,5 % of GDP (1/1/2008).

Berapa rekor tertinggi Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir?

Rekor tertinggi Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir adalah 8,70 % of GDP, tercatat pada 1/1/1992.

Berapa rekor terendah Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir?

Rekor terendah Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir adalah -8,50 % of GDP, tercatat pada 1/1/1984.

Berapa rata-rata historis Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir?

Rata-rata historis Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir adalah -1,56 % of GDP, dihitung dari 1/1/1980 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Mesir berasal?

Data Rekening Berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Mesir bersumber dari Central Bank of Egypt dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.