Indeks Korupsi Kroasia

Nilai Indeks Korupsi terbaru untuk Kroasia

Harga

47 Poin

Perubahan +/-

+0 Poin

Perubahan Persentase

+0,00 %

Rata-rata

43,04 Poin

Tertinggi sepanjang masa

51,00 Poin

1/1/2015

Terendah sepanjang masa

27,00 Poin

1/1/1999

Nilai saat ini dari Indeks Korupsi di Kroasia adalah 47 Poin. Indeks Korupsi di Kroasia menurun menjadi 47 Poin pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 47 Poin pada 1/1/2024. Dari 1/1/1999 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Kroasia adalah 43,04 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2015 dengan 51,00 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/1/1999 dengan 27,00 Poin.

Sumber: Transparency International

Indeks Korupsi di Kroasia turun pada 1/1/2025 dari 47 Poin pada 1/1/2024 menjadi 47 Poin. Indeks Korupsi di Kroasia rata-rata 43,04 Poin dari 1/1/1999 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 51,00 Poin pada 1/1/2015, dan rekor terendah 27,00 Poin pada 1/1/1999.

Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Indeks Korupsi
Tanggal
Indeks Korupsi
1 Jan 2018
48,00 Points
1 Jan 2019
47,00 Points
1 Jan 2020
47,00 Points
1 Jan 2021
47,00 Points
1 Jan 2022
50,00 Points
1 Jan 2023
50,00 Points
1 Jan 2024
47,00 Points
1 Jan 2025
47,00 Points
Akses data ini lewat Eulerpool API

Indeks Korupsi Riwayat

Indeks Korupsi — Riwayat
TanggalNilai
47 Poin
47 Poin
50 Poin
50 Poin
47 Poin
47 Poin
47 Poin
48 Poin
49 Poin
49 Poin

Indikator Makro Serupa dengan Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi memeringkat negara dan wilayah berdasarkan persepsi tingkat korupsi di sektor publik mereka. Skor suatu negara atau wilayah menunjukkan tingkat persepsi korupsi di sektor publik dengan skala dari 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Apa itu Indeks Korupsi?

Corruption Index merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang tingkat korupsi di berbagai negara. Di situs Eulerpool, kami menampilkan data-data ekonomi yang komprehensif dan up-to-date, termasuk di dalamnya Corruption Index yang bisa menjadi panduan bagi investor, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas untuk memahami tren dan situasi korupsi di dunia. Corruption Index biasanya diukur oleh berbagai lembaga internasional, salah satunya Transparency International melalui Corruption Perceptions Index (CPI). Indeks ini mengukur persepsi masyarakat dan pelaku bisnis terhadap tingkat korupsi di sektor publik. Semakin rendah skor CPI suatu negara, semakin tinggi tingkat korupsinya. Sebaliknya, skor yang tinggi menunjukkan tingkat korupsi yang lebih rendah. Data CPI ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi dan kebijakan ekonomi. Korupsi adalah salah satu masalah utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Ketidaktransparanan dalam sektor publik, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik-praktik suap dan kecurangan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang tidak sehat. Hal ini juga memperburuk distribusi kekayaan dan mengurangi efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, Corruption Index menjadi alat yang sangat penting untuk mengukur dan memantau kadar korupsi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik. Di situs Eulerpool, kami menampilkan Corruption Index dalam bentuk yang mudah dipahami dan dianalisis. Data kami diambil dari sumber-sumber yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai situasi terkini. Dengan melihat Corruption Index, pengguna dapat membandingkan tingkat korupsi antar negara dan melihat tren perubahan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah seperti Denmark, Selandia Baru, dan Finlandia biasanya mendapatkan skor CPI yang tinggi. Negara-negara tersebut dikenal memiliki institusi yang kuat, hukum yang tegas, dan budaya yang menentang praktik korupsi. Di sisi lain, negara-negara dengan skor CPI rendah seperti Somalia, Sudan Selatan, dan Suriah menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan politik, konflik bersenjata, dan lemahnya penegakan hukum seringkali memperburuk situasi di negara-negara tersebut. Korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial. Masyarakat yang terlibat dalam korupsi cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, yang dapat mengarah pada ketimpangan sosial dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, memonitor dan memahami Corruption Index menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Melalui situs Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah mengakses Corruption Index dan menggunakan data ini sebagai alat analisis dalam berbagai konteks. Investor, misalnya, dapat menggunakan informasi ini untuk menilai risiko investasi di negara tertentu. Negara dengan skor CPI rendah mungkin menghadapi lebih banyak risiko dalam hal perlindungan hukum dan stabilitas ekonomi, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk menilai efektivitas kebijakan anti-korupsi yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Di sektor akademisi, Corruption Index sangat berguna untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan ekonomi politik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan berbagai indikator makroekonomi lainnya seperti GDP, tingkat pengangguran, dan investasi asing langsung. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih matang dan berbasis data untuk mengatasi masalah korupsi. Eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang transparan dan dapat diandalkan bagi semua pengguna. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada data seperti Corruption Index, kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kami juga mendorong pengguna untuk aktif menggunakan data ini dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan demi terciptanya dunia yang lebih bebas dari korupsi. Kesimpulannya, Corruption Index adalah indikator penting yang membantu menggambarkan tingkat korupsi di berbagai negara. Dengan memahami dan memantau data ini, kita dapat mengidentifikasi masalah, memahami tren, dan mengambil langkah konkret untuk memberantas korupsi. Melalui situs Eulerpool, kami menyediakan akses mudah dan terpercaya untuk data Corruption Index, yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk analisis dan keputusan yang lebih baik. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Indeks Korupsi Kroasia — FAQ

Berapa Indeks Korupsi saat ini di Kroasia?

Indeks Korupsi saat ini di Kroasia adalah 47 Poin per 1/1/2025.

Bagaimana perubahan Indeks Korupsi di Kroasia belakangan ini?

Indeks Korupsi di Kroasia turun dari 47 Poin (1/1/2024) menjadi 47 Poin (1/1/2025).

Berapa rekor tertinggi Indeks Korupsi di Kroasia?

Rekor tertinggi Indeks Korupsi di Kroasia adalah 51,00 Poin, tercatat pada 1/1/2015.

Berapa rekor terendah Indeks Korupsi di Kroasia?

Rekor terendah Indeks Korupsi di Kroasia adalah 27,00 Poin, tercatat pada 1/1/1999.

Berapa rata-rata historis Indeks Korupsi di Kroasia?

Rata-rata historis Indeks Korupsi di Kroasia adalah 43,04 Poin, dihitung dari 1/1/1999 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Indeks Korupsi untuk Kroasia berasal?

Data Indeks Korupsi untuk Kroasia bersumber dari Transparency International dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.