Indeks Korupsi Kamboja

Nilai Indeks Korupsi terbaru untuk Kamboja

Harga

20 Poin

Perubahan +/-

-1 Poin

Perubahan Persentase

-4,76 %

Rata-rata

21,00 Poin

Tertinggi sepanjang masa

24,00 Poin

1/1/2022

Terendah sepanjang masa

18,00 Poin

1/1/2008

Nilai saat ini dari Indeks Korupsi di Kamboja adalah 20 Poin. Indeks Korupsi di Kamboja menurun menjadi 20 Poin pada 1/1/2025, setelah sebelumnya 21 Poin pada 1/1/2024. Dari 1/1/2005 hingga 1/1/2025, rata-rata GDP di Kamboja adalah 21,00 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/1/2022 dengan 24,00 Poin, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/1/2008 dengan 18,00 Poin.

Sumber: Transparency International

Indeks Korupsi di Kamboja turun pada 1/1/2025 dari 21 Poin pada 1/1/2024 menjadi 20 Poin. Indeks Korupsi di Kamboja rata-rata 21,00 Poin dari 1/1/2005 hingga 1/1/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 24,00 Poin pada 1/1/2022, dan rekor terendah 18,00 Poin pada 1/1/2008.

Indeks Korupsi

Indeks Korupsi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Indeks Korupsi
Tanggal
Indeks Korupsi
1 Jan 2018
20,00 Points
1 Jan 2019
20,00 Points
1 Jan 2020
21,00 Points
1 Jan 2021
23,00 Points
1 Jan 2022
24,00 Points
1 Jan 2023
22,00 Points
1 Jan 2024
21,00 Points
1 Jan 2025
20,00 Points

Akses data ini lewat Eulerpool API

100.000 permintaan/bulan gratis · tanpa kartu

Indeks Korupsi Riwayat

Indeks Korupsi — Riwayat
TanggalNilai
20 Poin
21 Poin
22 Poin
24 Poin
23 Poin
21 Poin
20 Poin
20 Poin
21 Poin
21 Poin

Indeks Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi menilai negara dan wilayah berdasarkan persepsi tentang tingkat korupsi di sektor publik mereka. Skor yang diberikan untuk suatu negara atau wilayah menunjukkan tingkat persepsi korupsi sektor publik dengan skala dari 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Apa itu Indeks Korupsi?

Corruption Index merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang tingkat korupsi di berbagai negara. Di situs Eulerpool, kami menampilkan data-data ekonomi yang komprehensif dan up-to-date, termasuk di dalamnya Corruption Index yang bisa menjadi panduan bagi investor, pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas untuk memahami tren dan situasi korupsi di dunia. Corruption Index biasanya diukur oleh berbagai lembaga internasional, salah satunya Transparency International melalui Corruption Perceptions Index (CPI). Indeks ini mengukur persepsi masyarakat dan pelaku bisnis terhadap tingkat korupsi di sektor publik. Semakin rendah skor CPI suatu negara, semakin tinggi tingkat korupsinya. Sebaliknya, skor yang tinggi menunjukkan tingkat korupsi yang lebih rendah. Data CPI ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi dan kebijakan ekonomi. Korupsi adalah salah satu masalah utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Ketidaktransparanan dalam sektor publik, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik-praktik suap dan kecurangan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang tidak sehat. Hal ini juga memperburuk distribusi kekayaan dan mengurangi efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, Corruption Index menjadi alat yang sangat penting untuk mengukur dan memantau kadar korupsi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor publik. Di situs Eulerpool, kami menampilkan Corruption Index dalam bentuk yang mudah dipahami dan dianalisis. Data kami diambil dari sumber-sumber yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai situasi terkini. Dengan melihat Corruption Index, pengguna dapat membandingkan tingkat korupsi antar negara dan melihat tren perubahan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah seperti Denmark, Selandia Baru, dan Finlandia biasanya mendapatkan skor CPI yang tinggi. Negara-negara tersebut dikenal memiliki institusi yang kuat, hukum yang tegas, dan budaya yang menentang praktik korupsi. Di sisi lain, negara-negara dengan skor CPI rendah seperti Somalia, Sudan Selatan, dan Suriah menghadapi tantangan besar dalam memberantas korupsi. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan politik, konflik bersenjata, dan lemahnya penegakan hukum seringkali memperburuk situasi di negara-negara tersebut. Korupsi tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial. Masyarakat yang terlibat dalam korupsi cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, yang dapat mengarah pada ketimpangan sosial dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, memonitor dan memahami Corruption Index menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Melalui situs Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah mengakses Corruption Index dan menggunakan data ini sebagai alat analisis dalam berbagai konteks. Investor, misalnya, dapat menggunakan informasi ini untuk menilai risiko investasi di negara tertentu. Negara dengan skor CPI rendah mungkin menghadapi lebih banyak risiko dalam hal perlindungan hukum dan stabilitas ekonomi, yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk menilai efektivitas kebijakan anti-korupsi yang telah diterapkan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Di sektor akademisi, Corruption Index sangat berguna untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan ekonomi politik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan berbagai indikator makroekonomi lainnya seperti GDP, tingkat pengangguran, dan investasi asing langsung. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih matang dan berbasis data untuk mengatasi masalah korupsi. Eulerpool berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi yang transparan dan dapat diandalkan bagi semua pengguna. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada data seperti Corruption Index, kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kami juga mendorong pengguna untuk aktif menggunakan data ini dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan demi terciptanya dunia yang lebih bebas dari korupsi. Kesimpulannya, Corruption Index adalah indikator penting yang membantu menggambarkan tingkat korupsi di berbagai negara. Dengan memahami dan memantau data ini, kita dapat mengidentifikasi masalah, memahami tren, dan mengambil langkah konkret untuk memberantas korupsi. Melalui situs Eulerpool, kami menyediakan akses mudah dan terpercaya untuk data Corruption Index, yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk analisis dan keputusan yang lebih baik. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Indeks Korupsi Kamboja — FAQ

Berapa Indeks Korupsi saat ini di Kamboja?

Indeks Korupsi saat ini di Kamboja adalah 20 Poin per 1/1/2025.

Bagaimana perubahan Indeks Korupsi di Kamboja belakangan ini?

Indeks Korupsi di Kamboja turun dari 21 Poin (1/1/2024) menjadi 20 Poin (1/1/2025).

Berapa rekor tertinggi Indeks Korupsi di Kamboja?

Rekor tertinggi Indeks Korupsi di Kamboja adalah 24,00 Poin, tercatat pada 1/1/2022.

Berapa rekor terendah Indeks Korupsi di Kamboja?

Rekor terendah Indeks Korupsi di Kamboja adalah 18,00 Poin, tercatat pada 1/1/2008.

Berapa rata-rata historis Indeks Korupsi di Kamboja?

Rata-rata historis Indeks Korupsi di Kamboja adalah 21,00 Poin, dihitung dari 1/1/2005 hingga 1/1/2025.

Dari mana data Indeks Korupsi untuk Kamboja berasal?

Data Indeks Korupsi untuk Kamboja bersumber dari Transparency International dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.