Harga Ekspor Israel

Nilai Harga Ekspor terbaru untuk Israel

Harga

108,5 Poin

Perubahan +/-

+0 Poin

Perubahan Persentase

+0,00 %

Rata-rata

89,31 Poin

Tertinggi sepanjang masa

116,20 Poin

1/6/2022

Terendah sepanjang masa

63,10 Poin

1/6/2002

Nilai Harga Ekspor saat ini di Israel adalah 108,5 Poin. Harga Ekspor di Israel turun menjadi 108,5 Poin pada 1/6/2026, setelah sebelumnya 108,5 Poin pada 1/3/2026. Dari 1/3/1995 hingga 1/6/2026, rata-rata GDP di Israel adalah 89,31 Poin. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/6/2022 dengan 116,20 Poin, sedangkan nilai terendah dicatat pada 1/6/2002 dengan 63,10 Poin.

Sumber: Central Bureau of Statistics, Israel

Harga Ekspor di Israel turun pada 1/6/2026 dari 108,5 Poin pada 1/3/2026 menjadi 108,5 Poin. Harga Ekspor di Israel rata-rata 89,31 Poin dari 1/3/1995 hingga 1/6/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 116,20 Poin pada 1/6/2022, dan rekor terendah 63,10 Poin pada 1/6/2002.

Harga Ekspor

Harga Ekspor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Harga Ekspor
Tanggal
Harga Ekspor
9 Jan 2024
108,10 points
12 Jan 2024
109,60 points
3 Jan 2025
106,80 points
6 Jan 2025
107,40 points
9 Jan 2025
109,20 points
12 Jan 2025
110,80 points
3 Jan 2026
108,50 points
6 Jan 2026
108,50 points
Akses data ini lewat Eulerpool API

Harga Ekspor Riwayat

Harga Ekspor — Riwayat
TanggalNilai
108,5 Poin
108,5 Poin
110,8 Poin
109,2 Poin
107,4 Poin
106,8 Poin
109,6 Poin
108,1 Poin
110,2 Poin
108,3 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Harga Ekspor

Harga Ekspor

Di Israel, Harga Ekspor merujuk pada laju perubahan harga barang dan jasa yang dijual oleh penduduk negara tersebut kepada pembeli asing. Harga Ekspor sangat dipengaruhi oleh nilai tukar.

Apa itu Harga Ekspor?

Harga ekspor adalah aspek penting dalam memahami dinamika ekonomi suatu negara, dan Eulerpool merupakan platform profesional yang menyediakan data makroekonomi termasuk kategori harga ekspor. Harga ekspor merujuk pada harga yang dikenakan pada barang dan jasa yang dijual ke luar negeri. Hal ini memainkan peran esensial dalam menetapkan daya saing suatu negara di pasar internasional dan memiliki dampak yang signifikan terhadap keseimbangan perdagangan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Sebagai landasan utama, harga ekspor adalah indikator yang mencerminkan bagaimana produk domestik bersaing di pasar internasional. Ketika harga ekspor sebuah negara bersaing, produk mereka lebih cenderung diterima dengan baik oleh konsumen global. Hal ini tidak hanya meningkatkan volume ekspor tetapi juga membantu dalam memperkuat cadangan devisa negara tersebut. Sebaliknya, jika harga ekspor suatu negara lebih tinggi dibandingkan dengan pesaingnya, produk mereka mungkin akan kehilangan pangsa pasar. Oleh karena itu, memantau pergerakan harga ekspor dapat memberikan wawasan tentang tren perdagangan internasional dan kesehatan ekonomi secara umum. Fluktuasi harga ekspor sering kali dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi. Salah satu faktor utama adalah nilai tukar mata uang. Ketika mata uang suatu negara melemah terhadap mata uang asing, harga barang dalam mata uang asing menjadi lebih murah. Hal ini dapat meningkatkan daya saing produk ekspor di pasar global. Oleh karena itu, kebijakan moneter yang berdampak pada nilai tukar sangat penting untuk diperhatikan dalam analisis harga ekspor. Kebijakan suku bunga, intervensi di pasar valuta asing, dan stabilitas politik adalah beberapa elemen yang berperan dalam menentukan nilai tukar dan pada akhirnya mempengaruhi harga ekspor. Faktor lain yang memainkan peran penting dalam menentukan harga ekspor adalah biaya produksi. Misalkan tenaga kerja, bahan baku, dan energi menjadi lebih mahal, produsen mungkin akan menaikkan harga produk mereka untuk mempertahankan margin keuntungan. Oleh karena itu, inflasi domestik dan kebijakan yang mempengaruhi biaya operasional seperti pajak dan subsidi juga sangat relevan dalam analisis harga ekspor. Peningkatan efisiensi produksi dan inovasi teknologi juga dapat membantu menekan biaya produksi, memungkinkan produsen untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif di pasar internasional. Selain itu, permintaan pasar global juga mempengaruhi harga ekspor. Ketika permintaan atas suatu barang meningkat di pasar internasional, produsen bisa merespons dengan menaikkan harga ekspor tanpa takut kehilangan pelanggan. Namun, jika permintaan menurun, harga ekspor mungkin harus disesuaikan untuk tetap kompetitif. Faktor-faktor seperti perubahan preferensi konsumen, tren global, dan kondisi ekonomi di negara tujuan ekspor sangat berpengaruh dalam menilai permintaan pasar global. Peran harga ekspor juga tidak dapat dilepaskan dari keseimbangan perdagangan suatu negara. Keseimbangan perdagangan adalah perbedaan antara nilai total ekspor dan impor suatu negara. Jika nilai ekspor meningkat karena harga ekspor kompetitif, hal itu dapat mengurangi defisit perdagangan atau bahkan menciptakan surplus perdagangan. Ini penting karena surplus perdagangan dapat memperkuat mata uang domestik, menurunkan risiko terhadap utang luar negeri, dan meningkatkan kemungkinan investasi asing. Pada gilirannya, hal ini juga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi. Inflasi juga merupakan aspek krusial yang harus diperhatikan dalam konteks harga ekspor. Ketika harga barang ekspor naik, inflasi impor di negara tujuan ekspor dapat meningkat. Hal ini dapat menimbulkan reaksi balik seperti pembatasan impor atau kebijakan proteksionisme oleh negara tersebut. Oleh karena itu, produsen harus hati-hati dalam menetapkan harga ekspor agar tidak menimbulkan dampak negatif pada hubungan dagang internasional. Kebijakan fiskal yang dijalankan oleh pemerintah serta kebijakan tarif dan non-tarif juga bisa mempengaruhi harga ekspor dan perlu dipertimbangkan dalam analisis komprehensif. Eulerpool menyediakan data makroekonomi yang komprehensif dan akurat, termasuk informasi terkini tentang harga ekspor. Melalui platform kami, pengguna dapat mengakses data historis dan real-time terkait harga ekspor dari berbagai sektor dan negara. Informasi ini sangat berharga bagi perusahaan, investor, analis, dan pembuat kebijakan yang ingin membuat keputusan berbasis data yang lebih baik. Dengan berbagai alat analisis dan visualisasi data yang tersedia di Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah memahami tren dan pola dalam harga ekspor, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kesimpulannya, harga ekspor adalah indikator yang sangat penting dalam analisis makroekonomi sebuah negara. Berbagai faktor seperti nilai tukar, biaya produksi, permintaan pasar global, dan kebijakan pemerintah semuanya berperan dalam menentukan harga ekspor. Memahami dan menganalisis harga ekspor dapat memberikan wawasan yang berharga dalam mengevaluasi kekuatan ekonomi suatu negara dan strategi perdagangan internasionalnya. Melalui platform Eulerpool, pengguna dapat mengakses data yang akurat dan terkini untuk melakukan analisis yang lebih mendalam dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Harga Ekspor Israel — FAQ

Berapa Harga Ekspor saat ini di Israel?

Harga Ekspor saat ini di Israel adalah 108,5 Poin per 1/6/2026.

Bagaimana perubahan Harga Ekspor di Israel belakangan ini?

Harga Ekspor di Israel turun dari 108,5 Poin (1/3/2026) menjadi 108,5 Poin (1/6/2026).

Berapa rekor tertinggi Harga Ekspor di Israel?

Rekor tertinggi Harga Ekspor di Israel adalah 116,20 Poin, tercatat pada 1/6/2022.

Berapa rekor terendah Harga Ekspor di Israel?

Rekor terendah Harga Ekspor di Israel adalah 63,10 Poin, tercatat pada 1/6/2002.

Berapa rata-rata historis Harga Ekspor di Israel?

Rata-rata historis Harga Ekspor di Israel adalah 89,31 Poin, dihitung dari 1/3/1995 hingga 1/6/2026.

Dari mana data Harga Ekspor untuk Israel berasal?

Data Harga Ekspor untuk Israel bersumber dari Central Bureau of Statistics, Israel dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.