Inggris Raya Upah

Harga

Harga

749 GBP/Week

Perubahan +/-

-5 GBP/Week

Perubahan Persentase

-0,66 %

Nilai saat ini dari Upah di Inggris Raya adalah 749 GBP/Week. Upah di Inggris Raya turun menjadi 749 GBP/Week pada 1/5/2026, setelah sebelumnya sebesar 754 GBP/Week pada 1/4/2026. Dari 1/1/2000 hingga 1/5/2026, rata-rata PDB di Inggris Raya adalah 482,15 GBP/Week. Titik tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/3/2026 dengan 754,00 GBP/Week, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/2/2000 dengan 300,00 GBP/Week.

Sumber: Office for National Statistics

The current value of Upah in Inggris Raya is 749GBP/Week. Upah in Inggris Raya decreased to 749GBP/Week from 754GBP/Week.Upah in Inggris Raya averaged 482,15GBP/Week from 1/1/2000 until 1/5/2026.The all-time high was 754,00GBP/Week (1/3/2026)and the record low was 300,00GBP/Week (1/2/2000).

Upah

Upah

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Upah
Date
Upah
10 Jan 2025
740,00 GBP/Week
11 Jan 2025
740,00 GBP/Week
12 Jan 2025
735,00 GBP/Week
1 Jan 2026
743,00 GBP/Week
2 Jan 2026
747,00 GBP/Week
3 Jan 2026
754,00 GBP/Week
4 Jan 2026
754,00 GBP/Week
5 Jan 2026
749,00 GBP/Week
Access this data via the Eulerpool API

Upah Riwayat

Upah — Riwayat
TanggalNilai
749 GBP/Week
754 GBP/Week
754 GBP/Week
747 GBP/Week
743 GBP/Week
735 GBP/Week
740 GBP/Week
740 GBP/Week
734 GBP/Week
733 GBP/Week
...

Indikator Makro Serupa dengan Upah

Biaya tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
112,5 points
Sebelumnya
111,5 points

Daftar Gaji Non-Pertanian

Bulanan

Saat Ini
-3.864
Sebelumnya
2.834

Jumlah Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
1,68 Juta.
Sebelumnya
1,68 Juta.

Ketenagakerjaan Penuh Waktu

Bulanan

Saat Ini
25,7 Juta.
Sebelumnya
25,66 Juta.

Lowongan Kerja

Bulanan

Saat Ini
712.000
Sebelumnya
710.000

Orang yang Bekerja

Bulanan

Saat Ini
34,48 Juta.
Sebelumnya
34,41 Juta.

Pekerjaan paruh waktu

Bulanan

Saat Ini
8,78 Juta.
Sebelumnya
8,75 Juta.

Pendapatan Rata-rata Tidak Termasuk Bonus

Bulanan

Saat Ini
3,4 %
Sebelumnya
3,4 %

Pendapatan Riil Termasuk Bonus

Bulanan

Saat Ini
0,5 %
Sebelumnya
1,7 %

Pendapatan Riil Tidak Termasuk Bonus

Bulanan

Saat Ini
0,4 %
Sebelumnya
0,5 %

Pertumbuhan Upah

Bulanan

Saat Ini
4,3 %
Sebelumnya
4,4 %

Perubahan dalam Klaim Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
6.700
Sebelumnya
1.300

Perubahan Ketenagakerjaan

Bulanan

Saat Ini
148.000
Sebelumnya
99.000

Populasi

Tahunan

Saat Ini
69,49 Juta.
Sebelumnya
69,28 Juta.

Produktivitas

Kuartal

Saat Ini
99,99 points
Sebelumnya
99,1 points

Rata-rata Jam Kerja per Minggu

Bulanan

Saat Ini
31,9 Hours
Sebelumnya
31,8 Hours

Tingkat Inaktivitas

Bulanan

Saat Ini
20,9 %
Sebelumnya
21 %

Tingkat Kesempatan Kerja

Bulanan

Saat Ini
75,1 %
Sebelumnya
75,1 %

Tingkat partisipasi tenaga kerja

Bulanan

Saat Ini
79,1 %
Sebelumnya
79 %

Tingkat Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
4,9 %
Sebelumnya
4,9 %

Tingkat Pengangguran Pemuda

Bulanan

Saat Ini
14,8 %
Sebelumnya
14,5 %

Upah di Sektor Manufaktur

Bulanan

Saat Ini
812 GBP/Week
Sebelumnya
823 GBP/Week

Upah Minimum

Tahunan

Saat Ini
12,71 GBP/Hour
Sebelumnya
12,21 GBP/Hour

Usia Pensiun Perempuan

Tahunan

Saat Ini
66 Years
Sebelumnya
66 Years

Usia Pensiun Pria

Tahunan

Saat Ini
66 Years
Sebelumnya
66 Years

Upah

Di Inggris, upah diukur menggunakan rata-rata pendapatan mingguan.

Apa itu Upah?

***Upah: Analisis dan Dinamika dalam Ekonomi Makro di Indonesia*** Upah merupakan sebuah komponen vital dalam analisis ekonomi makro yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat serta kestabilan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di laman Eulerpool, kami fokus untuk menyajikan data ekonomi makro yang komprehensif dan akurat, termasuk data upah yang sangat relevan untuk berbagai sektor di Indonesia. Upah, sering kali disebut sebagai gaji atau remunerasi, adalah kompensasi finansial yang diterima oleh pekerja sebagai balasan atas tenaga kerja yang mereka berikan. Dalam konteks ekonomi makro, upah memiliki peran ganda: sebagai pengeluaran bagi perusahaan dan pendapatan bagi pekerja. Pengaruh ganda ini menjadikan analisis upah sangat penting untuk memahami dinamika ekonomi secara keseluruhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah cukup kompleks dan bervariasi. Pertama, penawaran dan permintaan tenaga kerja merupakan elemen mendasar dalam penentuan upah. Di pasar tenaga kerja yang kompetitif, peningkatan permintaan terhadap tenaga kerja berkualitas tinggi dapat mendorong peningkatan upah. Sebaliknya, jika penawaran tenaga kerja melebihi permintaan, upah cenderung menurun. Kedua, tingkat pendidikan dan keahlian pekerja memainkan peranan penting dalam menentukan besaran upah. Pekerja dengan kualifikasi dan keahlian yang lebih tinggi biasanya mendapatkan upah yang lebih baik. Ini karena mereka dianggap mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap produktivitas perusahaan. Maka dari itu, investasi dalam pendidikan dan pelatihan menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global. Beban biaya hidup juga merupakan faktor signifikan yang dapat mempengaruhi tingkat upah. Di daerah dengan biaya hidup yang tinggi, seperti di kota-kota besar di Indonesia, upah cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang memiliki biaya hidup lebih rendah. Ini karena upah harus disesuaikan agar mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja di daerah tersebut. Selain faktor-faktor ekonomi, regulasi pemerintah juga memainkan peran dalam penentuan upah. Di Indonesia, pemerintah menetapkan upah minimum regional (UMR) yang bertujuan untuk melindungi kesejahteraan pekerja. Penetapan UMR ini didasarkan pada kebutuhan hidup layak serta produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kebijakan ini sangat penting dalam mencegah eksploitasi tenaga kerja dan memastikan distribusi pendapatan yang lebih adil. Di sisi lain, dinamika upah juga dipengaruhi oleh hubungan antara buruh dan perusahaan. Serikat pekerja memiliki peranan krusial dalam proses negosiasi upah. Melalui serikat pekerja, buruh dapat menyampaikan aspirasi mereka mengenai kondisi kerja dan besaran upah yang layak. Di beberapa kasus, negosiasi ini dapat menciptakan tensi antara buruh dan manajemen perusahaan, namun jika dikelola dengan baik, dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Tren globalisasi dan investasi asing juga tidak dapat diabaikan dalam analisis upah di Indonesia. Globalisasi membuka pasar tenaga kerja Indonesia kepada pengaruh eksternal, termasuk standar upah dari perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia. Keberadaan perusahaan asing yang memberikan upah lebih tinggi sering kali memicu peningkatan standar upah domestik, karena perusahaan lokal terpaksa menawarkan kompensasi yang kompetitif untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja berkualitas. Namun demikian, ada juga tantangan yang dihadapi dalam konteks globalisasi. Adanya persaingan global memaksa perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas, yang terkadang dapat berujung pada penekanan upah pekerja. Oleh karena itu, perlindungan hak pekerja dan kebijakan ekonomi yang inklusif sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja. Dalam perspektif jangka panjang, dinamika upah juga terkait erat dengan inovasi teknologi dan otomatisasi. Penerapan teknologi canggih di berbagai sektor industri tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mengubah struktur pekerjaan. Pekerjaan yang bersifat rutin dan dapat diotomatisasi mungkin mengalami penurunan permintaan, sementara pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus dalam pengelolaan teknologi akan meningkat. Perubahan ini berimplikasi langsung pada komposisi upah di berbagai sektor. Saat menganalisis upah di Indonesia, penting juga untuk memperhatikan disparitas upah antara gender dan kelompok sosial lainnya. Walaupun telah terjadi kemajuan dalam beberapa dekade terakhir, masih terdapat kesenjangan upah yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Disparitas upah ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sektor pekerjaan yang didominasi oleh gender tertentu, tingkat pendidikan, serta diskriminasi di tempat kerja. Kebijakan yang mendorong kesetaraan gender dan inklusi sosial menjadi kunci dalam mengatasi isu ini. Pada akhirnya, memahami dinamika upah di Indonesia memerlukan pendekatan holistik yang mencakup analisis dari berbagai faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data dan analisis yang tepat guna membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang informatif. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi upah, diharapkan dapat tercipta kebijakan dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Sebagai platform yang menyediakan data ekonomi makro, kami mengundang para pengguna untuk mengeksplorasi lebih lanjut informasi terkait upah dan berbagai indikator ekonomi lainnya yang kami tawarkan. Analisis yang komprehensif dan data yang dapat diandalkan menjadi fondasi penting dalam merumuskan strategi bisnis dan kebijakan ekonomi yang akurat. Melalui kolaborasi dan pemahaman bersama, kita dapat bergerak menuju ekonomi yang lebih adil dan sejahtera bagi semua.

Upah Inggris Raya — FAQ

What is the current Upah in Inggris Raya?

The current Upah in Inggris Raya is 749GBP/Week as of 1/5/2026.

How has the Upah in Inggris Raya changed recently?

The Upah in Inggris Raya decreased from 754GBP/Week (1/4/2026) to 749GBP/Week (1/5/2026).

What is the all-time high for Upah in Inggris Raya?

The all-time high for Upah in Inggris Raya was 754,00GBP/Week, recorded on 1/3/2026.

What is the all-time low for Upah in Inggris Raya?

The all-time low for Upah in Inggris Raya was 300,00GBP/Week, recorded on 1/2/2000.

What is the historical average of Upah in Inggris Raya?

The historical average of Upah in Inggris Raya is 482,15GBP/Week, calculated over the period from 1/1/2000 to 1/5/2026.

Where does the Upah data for Inggris Raya come from?

The Upah data for Inggris Raya is sourced from Office for National Statistics and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.