Impor Gambia

Nilai Impor terbaru untuk Gambia

Harga

21,61 miliar GMD

Perubahan +/-

+6,28 miliar GMD

Perubahan Persentase

+40,95 %

Rata-rata

11,52 miliar GMD

Tertinggi sepanjang masa

21,61 miliar GMD

1/3/2025

Terendah sepanjang masa

6,79 miliar GMD

1/12/2020

Nilai saat ini dari Impor di Gambia adalah 21,61 miliar GMD. Impor di Gambia meningkat menjadi 21,61 miliar GMD pada 1/3/2025, setelah sebelumnya adalah 15,33 miliar GMD pada 1/12/2024. Dari 1/3/2019 hingga 1/3/2025, rata-rata PDB di Gambia adalah 11,52 miliar GMD. Puncak tertinggi tercapai pada 1/3/2025 dengan 21,61 miliar GMD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/12/2020 dengan 6,79 miliar GMD.

Sumber: GBoS - Gambia Bureau of Statistics

Impor di Gambia naik pada 1/3/2025 dari 15,33 miliar GMD pada 1/12/2024 menjadi 21,61 miliar GMD. Impor di Gambia rata-rata 11,52 miliar GMD dari 1/3/2019 hingga 1/3/2025, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 21,61 miliar GMD pada 1/3/2025, dan rekor terendah 6,79 miliar GMD pada 1/12/2020.

Impor

Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • Maks

Impor
Tanggal
Impor
6 Jan 2023
13,64 miliar GMD
9 Jan 2023
13,10 miliar GMD
12 Jan 2023
13,00 miliar GMD
3 Jan 2024
15,77 miliar GMD
6 Jan 2024
16,25 miliar GMD
9 Jan 2024
20,64 miliar GMD
12 Jan 2024
15,33 miliar GMD
3 Jan 2025
21,61 miliar GMD
Akses data ini lewat Eulerpool API

Impor Riwayat

Impor — Riwayat
TanggalNilai
21,61 miliar GMD
15,33 miliar GMD
20,64 miliar GMD
16,25 miliar GMD
15,77 miliar GMD
13 miliar GMD
13,1 miliar GMD
13,64 miliar GMD
11,44 miliar GMD
13,91 miliar GMD

Impor

Impor utama Gambia adalah bahan makanan, bahan bakar, dan mesin. Mitra dagang utama Gambia adalah Pantai Gading (15 persen dari total impor) dan Tiongkok (15 persen). Lainnya termasuk: Amerika Serikat, Jerman, India, dan Britania Raya. Sejak tahun 2009, catatan perdagangan luar negeri Gambia telah disesuaikan untuk cakupan.

Apa itu Impor?

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.

Impor Gambia — FAQ

Berapa Impor saat ini di Gambia?

Impor saat ini di Gambia adalah 21,61 miliar GMD per 1/3/2025.

Bagaimana perubahan Impor di Gambia belakangan ini?

Impor di Gambia naik dari 15,33 miliar GMD (1/12/2024) menjadi 21,61 miliar GMD (1/3/2025).

Berapa rekor tertinggi Impor di Gambia?

Rekor tertinggi Impor di Gambia adalah 21,61 miliar GMD, tercatat pada 1/3/2025.

Berapa rekor terendah Impor di Gambia?

Rekor terendah Impor di Gambia adalah 6,79 miliar GMD, tercatat pada 1/12/2020.

Berapa rata-rata historis Impor di Gambia?

Rata-rata historis Impor di Gambia adalah 11,52 miliar GMD, dihitung dari 1/3/2019 hingga 1/3/2025.

Dari mana data Impor untuk Gambia berasal?

Data Impor untuk Gambia bersumber dari GBoS - Gambia Bureau of Statistics dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.