Neraca Bank Filipina

Nilai Neraca Bank terbaru untuk Filipina

Harga

1,32 Bio. PHP

Perubahan +/-

+5 miliar PHP

Perubahan Persentase

+0,38 %

Rata-rata

982,28 miliar PHP

Tertinggi sepanjang masa

1,56 Bio. PHP

1/9/2022

Terendah sepanjang masa

459,52 miliar PHP

1/9/1999

Nilai neraca bank saat ini di Filipina adalah 1,32 Bio. PHP. Neraca bank di Filipina meningkat menjadi 1,32 Bio. PHP pada 1/8/2026, setelah sebelumnya sebesar 1,32 Bio. PHP pada 1/7/2026. Dari 1/3/1999 hingga 1/8/2026, rata-rata PDB di Filipina adalah 982,28 miliar PHP. Rekor tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/9/2022 dengan 1,56 Bio. PHP, sementara nilai terendah tercatat pada 1/9/1999 dengan 459,52 miliar PHP.

Sumber: Philippine Central Bank

Neraca Bank di Filipina naik pada 1/8/2026 dari 1,32 Bio. PHP pada 1/7/2026 menjadi 1,32 Bio. PHP. Neraca Bank di Filipina rata-rata 982,28 miliar PHP dari 1/3/1999 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 1,56 Bio. PHP pada 1/9/2022, dan rekor terendah 459,52 miliar PHP pada 1/9/1999.

Neraca Bank

Neraca Bank

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Neraca Keuangan Bank
Tanggal
Neraca Keuangan Bank
1 Jan 2026
1,22 Bio. PHP
2 Jan 2026
1,20 Bio. PHP
3 Jan 2026
1,25 Bio. PHP
4 Jan 2026
1,24 Bio. PHP
5 Jan 2026
1,27 Bio. PHP
6 Jan 2026
1,32 Bio. PHP
7 Jan 2026
1,32 Bio. PHP
8 Jan 2026
1,32 Bio. PHP
Akses data ini lewat Eulerpool API

Neraca Bank Riwayat

Neraca Bank — Riwayat
TanggalNilai
1,32 Bio. PHP
1,32 Bio. PHP
1,32 Bio. PHP
1,27 Bio. PHP
1,24 Bio. PHP
1,25 Bio. PHP
1,2 Bio. PHP
1,22 Bio. PHP
1,21 Bio. PHP
1,24 Bio. PHP
...

Indikator Makro Serupa dengan Neraca Bank

Apa itu Neraca Bank?

Tajuk "Neraca Perbankan" adalah bagian penting dari kategori makroekonomi yang mempengaruhi seluruh sistem keuangan dan ekonomi suatu negara. Di Eulerpool.com, kami menyediakan data yang komprehensif dan akurat mengenai saldo neraca bank. Sebagai platform profesional yang menampilkan data makroekonomi, kami memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana neraca perbankan dapat mempengaruhi berbagai indikator ekonomi dari waktu ke waktu di Indonesia. Neraca perbankan mengacu pada laporan keuangan yang mencerminkan posisi keuangan bank pada suatu waktu tertentu. Neraca ini mencerminkan aset, kewajiban, dan modal bank, serta memberikan informasi penting tentang likuiditas dan solvabilitas bank. Informasi ini sangat penting untuk analisis makroekonomi karena bank berperan penting dalam perekonomian melalui penyaluran kredit, penghimpunan dana, dan penyediaan berbagai layanan keuangan lainnya. Aset dalam neraca perbankan terdiri dari berbagai komponen seperti kas, simpanan di bank sentral, aset pinjaman, investasi dalam surat berharga, dan aset tetap. Setiap komponen aset memiliki karakteristik dan risiko masing-masing. Sebagai contoh, pinjaman adalah komponen yang signifikan namun memiliki risiko kredit yang perlu dikelola dengan baik untuk menjaga kualitas aset keseluruhan bank. Investasi dalam surat berharga juga merupakan komponen penting yang dapat mempengaruhi stabilitas keuangan bank jika tidak dikelola dengan hati-hati. Kewajiban bank meliputi berbagai jenis simpanan nasabah, pinjaman dari lembaga keuangan lain, dan kewajiban lain seperti obligasi yang diterbitkan oleh bank. Simpanan nasabah merupakan sumber dana terbesar bagi sebagian besar bank dan mencerminkan kepercayaan nasabah pada bank tersebut. Kewajiban juga mencakup pinjaman dari Bank Indonesia yang bisa digunakan untuk tujuan likuiditas jangka pendek. Modal adalah selisih antara aset dan kewajiban bank, yang mencerminkan kekuatan finansial bank untuk menanggung kerugian. Modal ini bisa berasal dari kapital yang disetor oleh pemegang saham, laba ditahan, serta berbagai cadangan yang disimpan untuk menutupi potensi kerugian di masa depan. Bagi regulator perbankan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat kecukupan modal adalah salah satu indikator utama yang diawasi untuk memastikan bahwa bank memiliki bantalan yang cukup untuk menghadapi guncangan finansial. Keseimbangan antara aset dan kewajiban dalam neraca perbankan sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan. Ketidakseimbangan, seperti masalah likuiditas atau solvabilitas, dapat menimbulkan risiko terhadap keberlangsungan operasional bank dan dapat berdampak sistemik pada perekonomian secara keseluruhan. Oleh karena itu, analisis mendalam terhadap neraca perbankan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi potensi risiko serta merumuskan kebijakan yang efektif guna menjaga stabilitas keuangan. Di Indonesia, data neraca perbankan biasa diakses oleh berbagai pihak mulai dari regulator, analis keuangan, investor, hingga peneliti ekonomi. Bank Indonesia dan OJK menjadi dua otoritas utama yang memantau dan mengatur kinerja perbankan guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Melalui berbagai peraturan dan kebijakan, kedua lembaga ini terus berupaya memperkuat struktur keuangan bank serta mendorong praktik tata kelola yang baik. Untuk analisis yang komprehensif, di Eulerpool.com, kami menyediakan berbagai data yang bisa diakses dengan mudah. Pengguna dapat melihat tren historis dari komponen-komponen neraca bank, melakukan perbandingan antar bank, serta mengidentifikasi pola yang mungkin muncul. Informasi ini sangat berguna untuk memprediksi arah kebijakan moneter serta memahami dinamika pasar keuangan yang lebih luas. Sumber data yang kami gunakan berasal dari laporan keuangan bank, publikasi resmi dari regulator, serta data sekunder dari berbagai lembaga penelitian keuangan terkemuka. Kehandalan dan akurasi data menjadi prioritas utama kami untuk memastikan bahwa pengguna mendapatkan informasi yang paling up-to-date dan valid. Kami juga menyediakan alat analitik yang memungkinkan pengguna melakukan simulasi dan skenario yang lebih terperinci guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Selain itu, tren ekonomi global seperti suku bunga, inflasi, dan kebijakan fiskal juga dapat mempengaruhi neraca perbankan. Dalam konteks global, bank di Indonesia harus mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan ekonomi internasional. Oleh karena itu, integrasi data internasional menjadi salah satu fitur unggulan kami yang memungkinkan pengguna untuk memahami bagaimana pergerakan global dapat mempengaruhi pasar lokal. Dalam rangka memperkaya wawasan pengguna, kami juga menyediakan berbagai artikel dan analisis dari pakar ekonomi yang membahas isu-isu terkini terkait neraca perbankan. Melalui konten ini, pengguna dapat memperoleh perspektif tambahan yang mungkin tidak ditemukan dalam data mentah. Kombinasi antara data komprehensif dan analisis yang tajam menjadikan Eulerpool.com sebagai sumber informasi yang terpercaya dalam bidang makroekonomi, khususnya neraca perbankan. Sebagai penutup, memahami neraca perbankan adalah kunci dalam memahami kesehatan keuangan bank dan dampaknya terhadap perekonomian. Di Eulerpool.com, kami berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat dan komprehensif guna mendukung analisis dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Dengan menggunakan data kami, pengguna dapat lebih memahami dinamika keuangan yang kompleks dan mencapai wawasan yang lebih mendalam terkait neraca perbankan di Indonesia.

Neraca Bank Filipina — FAQ

Berapa Neraca Bank saat ini di Filipina?

Neraca Bank saat ini di Filipina adalah 1,32 Bio. PHP per 1/8/2026.

Bagaimana perubahan Neraca Bank di Filipina belakangan ini?

Neraca Bank di Filipina naik dari 1,32 Bio. PHP (1/7/2026) menjadi 1,32 Bio. PHP (1/8/2026).

Berapa rekor tertinggi Neraca Bank di Filipina?

Rekor tertinggi Neraca Bank di Filipina adalah 1,56 Bio. PHP, tercatat pada 1/9/2022.

Berapa rekor terendah Neraca Bank di Filipina?

Rekor terendah Neraca Bank di Filipina adalah 459,52 miliar PHP, tercatat pada 1/9/1999.

Berapa rata-rata historis Neraca Bank di Filipina?

Rata-rata historis Neraca Bank di Filipina adalah 982,28 miliar PHP, dihitung dari 1/3/1999 hingga 1/8/2026.

Dari mana data Neraca Bank untuk Filipina berasal?

Data Neraca Bank untuk Filipina bersumber dari Philippine Central Bank dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.