Turki Harga Ekspor

Harga

Harga

134,2 Poin

Perubahan +/-

+3,7 Poin

Perubahan Persentase

+2,84 %

Nilai saat ini dari Harga Ekspor di Turki adalah 134,2 Poin. Harga Ekspor di Turki meningkat menjadi 134,2 Poin pada 1/4/2026, setelah sebelumnya mencapai 130,5 Poin pada 1/3/2026. Dari 1/1/1982 hingga 1/4/2026, rata-rata GDP di Turki adalah 87,70 Poin. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/4/2026 dengan 134,20 Poin, sementara nilai terendah tercatat pada 1/10/2001 dengan 58,61 Poin.

Sumber: Turkish Statistical Institute

The current value of Harga Ekspor in Turki is 134,2 Poin. Harga Ekspor in Turki increased to 134,2 Poin from 130,5 Poin.Harga Ekspor in Turki averaged 87,70 Poin from 1/1/1982 until 1/4/2026.The all-time high was 134,20 Poin (1/4/2026)and the record low was 58,61 Poin (1/10/2001).

Harga Ekspor

Harga Ekspor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Harga Ekspor
Date
Harga Ekspor
9 Jan 2025
126,06 points
10 Jan 2025
126,20 points
11 Jan 2025
126,90 points
12 Jan 2025
126,15 points
1 Jan 2026
129,40 points
2 Jan 2026
129,80 points
3 Jan 2026
130,50 points
4 Jan 2026
134,20 points
Access this data via the Eulerpool API

Harga Ekspor Riwayat

Harga Ekspor — Riwayat
TanggalNilai
134,2 Poin
130,5 Poin
129,8 Poin
129,4 Poin
126,15 Poin
126,9 Poin
126,2 Poin
126,06 Poin
125,36 Poin
125,72 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Harga Ekspor

Harga Ekspor

Di Turki, Harga Ekspor merujuk pada tingkat perubahan harga barang dan jasa yang dijual oleh penduduk negara tersebut kepada pembeli asing. Harga Ekspor sangat dipengaruhi oleh nilai tukar.

Apa itu Harga Ekspor?

Harga ekspor adalah aspek penting dalam memahami dinamika ekonomi suatu negara, dan Eulerpool merupakan platform profesional yang menyediakan data makroekonomi termasuk kategori harga ekspor. Harga ekspor merujuk pada harga yang dikenakan pada barang dan jasa yang dijual ke luar negeri. Hal ini memainkan peran esensial dalam menetapkan daya saing suatu negara di pasar internasional dan memiliki dampak yang signifikan terhadap keseimbangan perdagangan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Sebagai landasan utama, harga ekspor adalah indikator yang mencerminkan bagaimana produk domestik bersaing di pasar internasional. Ketika harga ekspor sebuah negara bersaing, produk mereka lebih cenderung diterima dengan baik oleh konsumen global. Hal ini tidak hanya meningkatkan volume ekspor tetapi juga membantu dalam memperkuat cadangan devisa negara tersebut. Sebaliknya, jika harga ekspor suatu negara lebih tinggi dibandingkan dengan pesaingnya, produk mereka mungkin akan kehilangan pangsa pasar. Oleh karena itu, memantau pergerakan harga ekspor dapat memberikan wawasan tentang tren perdagangan internasional dan kesehatan ekonomi secara umum. Fluktuasi harga ekspor sering kali dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi. Salah satu faktor utama adalah nilai tukar mata uang. Ketika mata uang suatu negara melemah terhadap mata uang asing, harga barang dalam mata uang asing menjadi lebih murah. Hal ini dapat meningkatkan daya saing produk ekspor di pasar global. Oleh karena itu, kebijakan moneter yang berdampak pada nilai tukar sangat penting untuk diperhatikan dalam analisis harga ekspor. Kebijakan suku bunga, intervensi di pasar valuta asing, dan stabilitas politik adalah beberapa elemen yang berperan dalam menentukan nilai tukar dan pada akhirnya mempengaruhi harga ekspor. Faktor lain yang memainkan peran penting dalam menentukan harga ekspor adalah biaya produksi. Misalkan tenaga kerja, bahan baku, dan energi menjadi lebih mahal, produsen mungkin akan menaikkan harga produk mereka untuk mempertahankan margin keuntungan. Oleh karena itu, inflasi domestik dan kebijakan yang mempengaruhi biaya operasional seperti pajak dan subsidi juga sangat relevan dalam analisis harga ekspor. Peningkatan efisiensi produksi dan inovasi teknologi juga dapat membantu menekan biaya produksi, memungkinkan produsen untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif di pasar internasional. Selain itu, permintaan pasar global juga mempengaruhi harga ekspor. Ketika permintaan atas suatu barang meningkat di pasar internasional, produsen bisa merespons dengan menaikkan harga ekspor tanpa takut kehilangan pelanggan. Namun, jika permintaan menurun, harga ekspor mungkin harus disesuaikan untuk tetap kompetitif. Faktor-faktor seperti perubahan preferensi konsumen, tren global, dan kondisi ekonomi di negara tujuan ekspor sangat berpengaruh dalam menilai permintaan pasar global. Peran harga ekspor juga tidak dapat dilepaskan dari keseimbangan perdagangan suatu negara. Keseimbangan perdagangan adalah perbedaan antara nilai total ekspor dan impor suatu negara. Jika nilai ekspor meningkat karena harga ekspor kompetitif, hal itu dapat mengurangi defisit perdagangan atau bahkan menciptakan surplus perdagangan. Ini penting karena surplus perdagangan dapat memperkuat mata uang domestik, menurunkan risiko terhadap utang luar negeri, dan meningkatkan kemungkinan investasi asing. Pada gilirannya, hal ini juga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi. Inflasi juga merupakan aspek krusial yang harus diperhatikan dalam konteks harga ekspor. Ketika harga barang ekspor naik, inflasi impor di negara tujuan ekspor dapat meningkat. Hal ini dapat menimbulkan reaksi balik seperti pembatasan impor atau kebijakan proteksionisme oleh negara tersebut. Oleh karena itu, produsen harus hati-hati dalam menetapkan harga ekspor agar tidak menimbulkan dampak negatif pada hubungan dagang internasional. Kebijakan fiskal yang dijalankan oleh pemerintah serta kebijakan tarif dan non-tarif juga bisa mempengaruhi harga ekspor dan perlu dipertimbangkan dalam analisis komprehensif. Eulerpool menyediakan data makroekonomi yang komprehensif dan akurat, termasuk informasi terkini tentang harga ekspor. Melalui platform kami, pengguna dapat mengakses data historis dan real-time terkait harga ekspor dari berbagai sektor dan negara. Informasi ini sangat berharga bagi perusahaan, investor, analis, dan pembuat kebijakan yang ingin membuat keputusan berbasis data yang lebih baik. Dengan berbagai alat analisis dan visualisasi data yang tersedia di Eulerpool, pengguna dapat dengan mudah memahami tren dan pola dalam harga ekspor, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kesimpulannya, harga ekspor adalah indikator yang sangat penting dalam analisis makroekonomi sebuah negara. Berbagai faktor seperti nilai tukar, biaya produksi, permintaan pasar global, dan kebijakan pemerintah semuanya berperan dalam menentukan harga ekspor. Memahami dan menganalisis harga ekspor dapat memberikan wawasan yang berharga dalam mengevaluasi kekuatan ekonomi suatu negara dan strategi perdagangan internasionalnya. Melalui platform Eulerpool, pengguna dapat mengakses data yang akurat dan terkini untuk melakukan analisis yang lebih mendalam dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Harga Ekspor Turki — FAQ

What is the current Harga Ekspor in Turki?

The current Harga Ekspor in Turki is 134,2 Poin as of 1/4/2026.

How has the Harga Ekspor in Turki changed recently?

The Harga Ekspor in Turki increased from 130,5 Poin (1/3/2026) to 134,2 Poin (1/4/2026).

What is the all-time high for Harga Ekspor in Turki?

The all-time high for Harga Ekspor in Turki was 134,20 Poin, recorded on 1/4/2026.

What is the all-time low for Harga Ekspor in Turki?

The all-time low for Harga Ekspor in Turki was 58,61 Poin, recorded on 1/10/2001.

What is the historical average of Harga Ekspor in Turki?

The historical average of Harga Ekspor in Turki is 87,70 Poin, calculated over the period from 1/1/1982 to 1/4/2026.

Where does the Harga Ekspor data for Turki come from?

The Harga Ekspor data for Turki is sourced from Turkish Statistical Institute and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.