Irak Cadangan Emas

Harga

Harga

170,85 Ton metrik

Perubahan +/-

+5,6 Ton metrik

Perubahan Persentase

+3,39 %

Nilai saat ini dari Cadangan Emas di Irak adalah 170,85 Ton metrik. Cadangan Emas di Irak meningkat menjadi 170,85 Ton metrik pada 1/9/2025, setelah sebelumnya berada pada 165,25 Ton metrik pada 1/6/2025. Dari 1/3/2000 hingga 1/9/2025, rata-rata GDP di Irak adalah 53,07 Ton metrik. Rekor tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/9/2025 dengan 170,85 Ton metrik, sementara nilai terendah tercatat pada 1/3/2000 dengan 0,00 Ton metrik.

Sumber: World Gold Council

The current value of Cadangan Emas in Irak is 170,85 Ton metrik. Cadangan Emas in Irak increased to 170,85 Ton metrik from 165,25 Ton metrik.Cadangan Emas in Irak averaged 53,07 Ton metrik from 1/3/2000 until 1/9/2025.The all-time high was 170,85 Ton metrik (1/9/2025)and the record low was 0,00 Ton metrik (1/3/2000).

Cadangan Emas

Cadangan Emas

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Cadangan emas
Date
Cadangan emas
12 Jan 2023
142,58 Tonnes
3 Jan 2024
145,66 Tonnes
6 Jan 2024
151,60 Tonnes
9 Jan 2024
152,72 Tonnes
12 Jan 2024
162,64 Tonnes
3 Jan 2025
162,67 Tonnes
6 Jan 2025
165,25 Tonnes
9 Jan 2025
170,85 Tonnes
Access this data via the Eulerpool API

Cadangan Emas Riwayat

Cadangan Emas — Riwayat
TanggalNilai
170,85 Ton metrik
165,25 Ton metrik
162,67 Ton metrik
162,64 Ton metrik
152,72 Ton metrik
151,6 Ton metrik
145,66 Ton metrik
142,58 Ton metrik
138,44 Ton metrik
132,75 Ton metrik
...

Cadangan Emas

Cadangan Emas adalah aset emas negara yang dimiliki atau dikendalikan oleh bank sentral.

Apa itu Cadangan Emas?

**Cadangan Emas: Pilar Stabilitas Ekonomi Makro** Cadangan emas memainkan peran penting dalam stabilitas ekonomi sebuah negara. Sebagai situs profesional yang menyediakan data makroekonomi, Eulerpool memahami pentingnya topik ini dalam konteks kebijakan moneter, stabilitas keuangan, dan kepercayaan pasar. Artikel ini akan menyajikan analisis mendalam mengenai cadangan emas dalam konteks ekonomi makro, dengan perhatian khusus pada relevansinya bagi kebijakan publik dan ekonomi global. Cadangan emas, sering kali dilihat sebagai simbol kemakmuran dan kekuatan ekonomi, lebih daripada sekadar aset yang berkilauan. Bank sentral dari berbagai negara menyimpan cadangan emas sebagai bagian dari cadangan devisa mereka. Mengapa demikian? Hal ini karena emas dianggap sebagai penjamin nilai yang tahan terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang dan volatilitas pasar. Dalam skenario ketidakpastian ekonomi, emas menawarkan stabilitas yang dicari oleh bank sentral dan para investor. Sejarah mencatat bahwa emas telah lama digunakan sebagai alat tukar dan standar nilai. Dalam era standar emas, setiap mata uang negara dijamin oleh emas fisik, yang berarti bahwa jumlah uang yang beredar di suatu negara secara langsung berhubungan dengan jumlah emas yang disimpan oleh negara tersebut. Meskipun dunia saat ini menggunakan sistem keuangan fiat yang tidak tergantung pada jaminan emas, logam mulia ini masih memegang peranan esensial dalam cadangan devisa negara. Cadangan emas berfungsi sebagai alat lindung nilai bagi neraca pembayaran suatu negara. Dengan memiliki cadangan emas yang signifikan, pemerintah memiliki lebih banyak opsi ketika menghadapi krisis ekonomi atau tekanan mata uang. Ketika nilai tukar mata uang negara melemah, cadangan emas dapat digunakan untuk menstabilkan nilai tukar tersebut, melindungi perekonomian dari devaluasi yang merugikan. Ini merupakan langkah penting, terutama bagi negara berkembang yang mata uangnya rentan terhadap pergeseran nilai yang tajam. Selain itu, cadangan emas memiliki kontribusi signifikan terhadap kepercayaan pasar. Investor global sering kali memandang cadangan emas yang kuat sebagai tanda stabilitas dan manajemen ekonomi yang bijaksana. Risiko kredit negara juga dipengaruhi oleh besarnya cadangan emas, dimana negara dengan cadangan emas yang banyak cenderung dipandang sebagai lebih mampu memenuhi kewajiban finansialnya terhadap kreditur internasional. Dengan demikian, cadangan emas tidak hanya penting sebagai aset fisik, tetapi juga berperan dalam reputasi dan penilaian finansial suatu negara di mata dunia. Cadangan emas juga berperan dalam diversifikasi portofolio cadangan devisa. Bank sentral, dalam mengelola cadangan devisanya, sering kali berusaha untuk mengurangi risiko dengan menyebarkan investasi ke berbagai jenis aset. Emas, sebagai aset yang tidak berkorelasi langsung dengan mata uang atau sekuritas lainnya, menjadi alat yang efektif untuk diversifikasi. Dengan begitu, bank sentral dapat melindungi portofolionya dari volatilitas pasar finansial. Dalam konteks ekonomi global, cadangan emas juga berperan penting. Negara dengan cadangan emas besar memiliki pengaruh yang lebih signifikan dalam lembaga-lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF). Keputusan mengenai kebijakan moneter global sering kali dipengaruhi oleh posisi cadangan emas negara-negara utama, yang menggarisbawahi pentingnya memiliki cadangan emas yang cukup. Di Indonesia, seperti halnya di banyak negara lain, cadangan emas adalah bagian integral dari kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi. Bank Indonesia, sebagai bank sentral, mengelola cadangan emas sebagai bagian dari strategi cadangan devisa. Langkah-langkah ini membantu dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, memungkinkan kontrol inflasi yang lebih efektif, dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. Dengan mengelola cadangan emas dengan bijaksana, Indonesia dapat memastikan kestabilan ekonomi yang lebih terjaga dalam jangka panjang. Ke depan, peran emas dalam cadangan devisa kemungkinan besar akan terus relevan. Di tengah perubahan dinamika ekonomi global, seperti ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar komoditas, emas tetap menjadi pilihan investasi yang aman. Ketergantungan pada emas sebagai aset cadangan juga bisa meningkat seiring dengan meningkatnya ketidakpercayaan terhadap mata uang digital atau atau aset finansial yang lebih spekulatif. Untuk kesimpulan, cadangan emas adalah lebih dari sekadar tumpukan logam mulia; mereka adalah instrumen penting dalam arsitektur keuangan global yang mempengaruhi tidak hanya keputusan kebijakan moneter tetapi juga stabilitas dan kepercayaan terhadap ekonomi negara. Eulerpool, melalui penyajian data makroekonomi yang akurat, mendukung pemahaman yang lebih baik mengenai elemen penting ini, membantu pembuat kebijakan, akademisi, dan masyarakat umum untuk memperoleh wawasan berharga tentang bagaimana cadangan emas dapat mempengaruhi masa depan ekonomi mereka. Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, penting bagi masyarakat dan pembuat kebijakan untuk terus memantau dan memahami dinamika cadangan emas, baik dalam konteks nasional maupun internasional. Melalui analisis yang mendalam dan pengetahuan yang akurat, kita dapat memastikan bahwa peran emas dalam ekonomi global tetap relevan dan bermanfaat bagi stabilitas ekonomi yang lebih besar. Eulerpool berdedikasi untuk menjadi sumber utama informasi dan analisis mengenai cadangan emas dan semua aspek makroekonomi lainnya yang mempengaruhi dunia kita.

Cadangan Emas Irak — FAQ

What is the current Cadangan Emas in Irak?

The current Cadangan Emas in Irak is 170,85 Ton metrik as of 1/9/2025.

How has the Cadangan Emas in Irak changed recently?

The Cadangan Emas in Irak increased from 165,25 Ton metrik (1/6/2025) to 170,85 Ton metrik (1/9/2025).

What is the all-time high for Cadangan Emas in Irak?

The all-time high for Cadangan Emas in Irak was 170,85 Ton metrik, recorded on 1/9/2025.

What is the all-time low for Cadangan Emas in Irak?

The all-time low for Cadangan Emas in Irak was 0,00 Ton metrik, recorded on 1/3/2000.

What is the historical average of Cadangan Emas in Irak?

The historical average of Cadangan Emas in Irak is 53,07 Ton metrik, calculated over the period from 1/3/2000 to 1/9/2025.

Where does the Cadangan Emas data for Irak come from?

The Cadangan Emas data for Irak is sourced from World Gold Council and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.