🇭🇰

Hong Kong DAK Tiongkok Upah

Harga

Harga
19.683 HKD/Bulan
Perubahan +/-
+118 HKD/Bulan
Perubahan Persentase
+0,6 %

Nilai saat ini dari Upah di Hong Kong DAK Tiongkok adalah 19.683 HKD/Bulan. Upah di Hong Kong DAK Tiongkok meningkat menjadi 19.683 HKD/Bulan pada 1/12/2025, setelah sebelumnya 19.565 HKD/Bulan pada 1/9/2025. Dari 1/3/1999 hingga 1/12/2025, rata-rata PDB di Hong Kong DAK Tiongkok adalah 13.868,75 HKD/Bulan. Rekor tertinggi dicapai pada 1/12/2025 dengan 19.683 HKD/Bulan, sementara nilai terendah tercatat pada 1/3/2005 dengan 10.382 HKD/Bulan.

Sumber: Census and Statistics Department, Hong Kong

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Upah

Upah

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Upah
Date
Upah
3 Jan 1999
11.371 HKD/Month
6 Jan 1999
11.418 HKD/Month
9 Jan 1999
11.407 HKD/Month
12 Jan 1999
11.279 HKD/Month
3 Jan 2000
11.431 HKD/Month
6 Jan 2000
11.403 HKD/Month
9 Jan 2000
11.306 HKD/Month
12 Jan 2000
11.288 HKD/Month
3 Jan 2001
11.356 HKD/Month
6 Jan 2001
11.387 HKD/Month
9 Jan 2001
11.234 HKD/Month
12 Jan 2001
11.362 HKD/Month
3 Jan 2002
10.959 HKD/Month
6 Jan 2002
10.980 HKD/Month
9 Jan 2002
10.970 HKD/Month
Access this data via the Eulerpool API

Upah Riwayat

Upah — Riwayat
TanggalNilai
19.683 HKD/Bulan
19.565 HKD/Bulan
19.395 HKD/Bulan
19.115 HKD/Bulan
19.101 HKD/Bulan
18.925 HKD/Bulan
18.721 HKD/Bulan
18.494 HKD/Bulan
18.402 HKD/Bulan
18.279 HKD/Bulan
...

Indikator Makro Serupa dengan Upah

Upah

Di Hong Kong, gaji diukur menggunakan upah nominal.

Halaman makro untuk negara lain di Asia

Apa itu Upah?

***Upah: Analisis dan Dinamika dalam Ekonomi Makro di Indonesia*** Upah merupakan sebuah komponen vital dalam analisis ekonomi makro yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat serta kestabilan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di laman Eulerpool, kami fokus untuk menyajikan data ekonomi makro yang komprehensif dan akurat, termasuk data upah yang sangat relevan untuk berbagai sektor di Indonesia. Upah, sering kali disebut sebagai gaji atau remunerasi, adalah kompensasi finansial yang diterima oleh pekerja sebagai balasan atas tenaga kerja yang mereka berikan. Dalam konteks ekonomi makro, upah memiliki peran ganda: sebagai pengeluaran bagi perusahaan dan pendapatan bagi pekerja. Pengaruh ganda ini menjadikan analisis upah sangat penting untuk memahami dinamika ekonomi secara keseluruhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah cukup kompleks dan bervariasi. Pertama, penawaran dan permintaan tenaga kerja merupakan elemen mendasar dalam penentuan upah. Di pasar tenaga kerja yang kompetitif, peningkatan permintaan terhadap tenaga kerja berkualitas tinggi dapat mendorong peningkatan upah. Sebaliknya, jika penawaran tenaga kerja melebihi permintaan, upah cenderung menurun. Kedua, tingkat pendidikan dan keahlian pekerja memainkan peranan penting dalam menentukan besaran upah. Pekerja dengan kualifikasi dan keahlian yang lebih tinggi biasanya mendapatkan upah yang lebih baik. Ini karena mereka dianggap mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap produktivitas perusahaan. Maka dari itu, investasi dalam pendidikan dan pelatihan menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global. Beban biaya hidup juga merupakan faktor signifikan yang dapat mempengaruhi tingkat upah. Di daerah dengan biaya hidup yang tinggi, seperti di kota-kota besar di Indonesia, upah cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang memiliki biaya hidup lebih rendah. Ini karena upah harus disesuaikan agar mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja di daerah tersebut. Selain faktor-faktor ekonomi, regulasi pemerintah juga memainkan peran dalam penentuan upah. Di Indonesia, pemerintah menetapkan upah minimum regional (UMR) yang bertujuan untuk melindungi kesejahteraan pekerja. Penetapan UMR ini didasarkan pada kebutuhan hidup layak serta produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kebijakan ini sangat penting dalam mencegah eksploitasi tenaga kerja dan memastikan distribusi pendapatan yang lebih adil. Di sisi lain, dinamika upah juga dipengaruhi oleh hubungan antara buruh dan perusahaan. Serikat pekerja memiliki peranan krusial dalam proses negosiasi upah. Melalui serikat pekerja, buruh dapat menyampaikan aspirasi mereka mengenai kondisi kerja dan besaran upah yang layak. Di beberapa kasus, negosiasi ini dapat menciptakan tensi antara buruh dan manajemen perusahaan, namun jika dikelola dengan baik, dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Tren globalisasi dan investasi asing juga tidak dapat diabaikan dalam analisis upah di Indonesia. Globalisasi membuka pasar tenaga kerja Indonesia kepada pengaruh eksternal, termasuk standar upah dari perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia. Keberadaan perusahaan asing yang memberikan upah lebih tinggi sering kali memicu peningkatan standar upah domestik, karena perusahaan lokal terpaksa menawarkan kompensasi yang kompetitif untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja berkualitas. Namun demikian, ada juga tantangan yang dihadapi dalam konteks globalisasi. Adanya persaingan global memaksa perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas, yang terkadang dapat berujung pada penekanan upah pekerja. Oleh karena itu, perlindungan hak pekerja dan kebijakan ekonomi yang inklusif sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja. Dalam perspektif jangka panjang, dinamika upah juga terkait erat dengan inovasi teknologi dan otomatisasi. Penerapan teknologi canggih di berbagai sektor industri tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mengubah struktur pekerjaan. Pekerjaan yang bersifat rutin dan dapat diotomatisasi mungkin mengalami penurunan permintaan, sementara pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus dalam pengelolaan teknologi akan meningkat. Perubahan ini berimplikasi langsung pada komposisi upah di berbagai sektor. Saat menganalisis upah di Indonesia, penting juga untuk memperhatikan disparitas upah antara gender dan kelompok sosial lainnya. Walaupun telah terjadi kemajuan dalam beberapa dekade terakhir, masih terdapat kesenjangan upah yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Disparitas upah ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sektor pekerjaan yang didominasi oleh gender tertentu, tingkat pendidikan, serta diskriminasi di tempat kerja. Kebijakan yang mendorong kesetaraan gender dan inklusi sosial menjadi kunci dalam mengatasi isu ini. Pada akhirnya, memahami dinamika upah di Indonesia memerlukan pendekatan holistik yang mencakup analisis dari berbagai faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data dan analisis yang tepat guna membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang informatif. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi upah, diharapkan dapat tercipta kebijakan dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Sebagai platform yang menyediakan data ekonomi makro, kami mengundang para pengguna untuk mengeksplorasi lebih lanjut informasi terkait upah dan berbagai indikator ekonomi lainnya yang kami tawarkan. Analisis yang komprehensif dan data yang dapat diandalkan menjadi fondasi penting dalam merumuskan strategi bisnis dan kebijakan ekonomi yang akurat. Melalui kolaborasi dan pemahaman bersama, kita dapat bergerak menuju ekonomi yang lebih adil dan sejahtera bagi semua.

Upah Hong Kong DAK Tiongkok — FAQ

What is the current Upah in Hong Kong DAK Tiongkok?

The current Upah in Hong Kong DAK Tiongkok is 19.683 HKD/Bulan as of 1/12/2025.

How has the Upah in Hong Kong DAK Tiongkok changed recently?

The Upah in Hong Kong DAK Tiongkok increased from 19.565 HKD/Bulan (1/9/2025) to 19.683 HKD/Bulan (1/12/2025).

What is the all-time high for Upah in Hong Kong DAK Tiongkok?

The all-time high for Upah in Hong Kong DAK Tiongkok was 19.683 HKD/Bulan, recorded on 1/12/2025.

What is the all-time low for Upah in Hong Kong DAK Tiongkok?

The all-time low for Upah in Hong Kong DAK Tiongkok was 10.382 HKD/Bulan, recorded on 1/3/2005.

What is the historical average of Upah in Hong Kong DAK Tiongkok?

The historical average of Upah in Hong Kong DAK Tiongkok is 13.868,75 HKD/Bulan, calculated over the period from 1/3/1999 to 1/12/2025.

Where does the Upah data for Hong Kong DAK Tiongkok come from?

The Upah data for Hong Kong DAK Tiongkok is sourced from Census and Statistics Department, Hong Kong and published on Eulerpool.