🇫🇯

Fiji Impor

Harga

Harga
702,05 Juta. FJD
Perubahan +/-
+46,61 Juta. FJD
Perubahan Persentase
+7,11 %

Nilai saat ini dari Impor di Fiji adalah 702,05 Juta. FJD. Impor di Fiji meningkat menjadi 702,05 Juta. FJD pada 1/11/2025, setelah sebelumnya adalah 655,44 Juta. FJD pada 1/10/2025. Dari 1/1/2009 hingga 1/11/2025, rata-rata PDB di Fiji adalah 422,71 Juta. FJD. Puncak tertinggi tercapai pada 1/11/2019 dengan 817,50 Juta. FJD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/5/2009 dengan 187,94 Juta. FJD.

Sumber: Fiji Bureau of Statistics

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Impor

Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Impor
Date
Impor
1 Jan 2009
230,32 Juta. FJD
2 Jan 2009
258,15 Juta. FJD
3 Jan 2009
221,28 Juta. FJD
4 Jan 2009
216,42 Juta. FJD
5 Jan 2009
187,94 Juta. FJD
6 Jan 2009
261,77 Juta. FJD
7 Jan 2009
230,28 Juta. FJD
8 Jan 2009
231,91 Juta. FJD
9 Jan 2009
260,78 Juta. FJD
10 Jan 2009
280,02 Juta. FJD
11 Jan 2009
215,20 Juta. FJD
12 Jan 2009
213,88 Juta. FJD
1 Jan 2010
252,19 Juta. FJD
2 Jan 2010
259,61 Juta. FJD
3 Jan 2010
282,21 Juta. FJD
Access this data via the Eulerpool API

Impor Riwayat

Impor — Riwayat
TanggalNilai
702,05 Juta. FJD
655,44 Juta. FJD
630,915 Juta. FJD
618,467 Juta. FJD
668,753 Juta. FJD
583,522 Juta. FJD
606,063 Juta. FJD
524,035 Juta. FJD
558,719 Juta. FJD
484,163 Juta. FJD
...

Impor

Fiji terutama mengimpor bahan bakar, peralatan telekomunikasi, kendaraan rekreasi, beras, gula tebu, gandum, produk farmasi, daging, dan gas alam. Mitra impor utama Fiji adalah Singapura (menyumbang sekitar 57 persen dari total impor). Lainnya termasuk Selandia Baru, Amerika Serikat, Thailand, Jepang, Cina, India, Malaysia, dan Hong Kong.

Apa itu Impor?

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.

Impor Fiji — FAQ

What is the current Impor in Fiji?

The current Impor in Fiji is 702,05 Juta.FJD as of 1/11/2025.

How has the Impor in Fiji changed recently?

The Impor in Fiji increased from 655,44 Juta.FJD (1/10/2025) to 702,05 Juta.FJD (1/11/2025).

What is the all-time high for Impor in Fiji?

The all-time high for Impor in Fiji was 817,50 Juta.FJD, recorded on 1/11/2019.

What is the all-time low for Impor in Fiji?

The all-time low for Impor in Fiji was 187,94 Juta.FJD, recorded on 1/5/2009.

What is the historical average of Impor in Fiji?

The historical average of Impor in Fiji is 422,71 Juta.FJD, calculated over the period from 1/1/2009 to 1/11/2025.

Where does the Impor data for Fiji come from?

The Impor data for Fiji is sourced from Fiji Bureau of Statistics and published on Eulerpool.